Dinitrogen difluorida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dinitrogen difluorida[1]
Cistrans-Distickstoffdifluorid.png
cis-Dinitrogen difluorida (kiri) dan trans-dinitrogen difluorida (kanan)
Molekul cis-dinitrogen difluorida
Molekul trans-dinitrogen difluorida
Nama
Nama IUPAC
cis- atau trans-dinitrogen difluorida
Nama lain
cis- atau trans-difluorodiazena
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Sifat
N2F2
Massa molar 66,010 g/mol
Penampilan gas tak berwarna
Densitas 2,698 g/L
Titik lebur cis: < −195 °C (−319,0 °F; 78,1 K)
trans: −172 °C
Titik didih cis: −105,75 °C (−158,35 °F; 167,40 K)
trans: −111,45 °C
cis: 0,16 D
trans: 0 D
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) cis: 69,5 kJ/mol
trans: 82,0 kJ/mol
Senyawa terkait
Kation lainnya
senyawa azo
diazena
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Dinitrogen difluorida adalah senyawa kimia dengan rumus N2F2. Ia berbentuk gas pada suhu ruang, dan pertama kali diidentifikasi pada tahun 1952 sebagai produk dekomposisi termal azida N3F. Senyawa ini memiliki struktur F−N=N−F dan terdapat dalam bentuk cis- dan trans-.

Isomer[sunting | sunting sumber]

Konfigurasi cis memiliki simetri C2v dan bentuk trans memiliki simetri C2h. Kedua isomer ini dapat saling tukar sesuai suhu tetapi dapat dipisahkan melalui fraksionasi suhu rendah. Bentuk trans secara termodinamika kurang stabil tetapi dapat disimpan dalam bejana kaca. Bentuk cis menyerang kaca dalam waktu sekitar 2 pekan membentuk silikon tetrafluorida dan dinitrogen monoksida:[2]

Preparasi[sunting | sunting sumber]

Hampir seluruh preparasi dinitrogen difluorida menghasilkan campuran kedua isomer, tetapi mereka dapat dibuat terpisah.

Metode basah melibatkan N,N-difluorourea dengan kalium hidroksida pekat. Ini memberikan rendemen 40% dengan isomer trans tiga kali lebih banyak.[3]

Difluoroamina membentuk senyawa padat tak stabil dengan kalium fluorida (atau rubidium fluorida atau sesium fluorida) yang terdekomposisi menjadi dinitrogen difluorida.[3]

Reaksi[sunting | sunting sumber]

Dinitrogen difluorida bentuk cis akan bereaksi dengan akseptor ion fluorida kuat seperti antimon pentafluorida membentuk kation N2F+.

Pada fase padat, panjang ikatan N=N dan N−F yang teramati pada kation N2F+ masing-masing 1,089(9) dan 1,257(8) Å, termasuk yang terpendek dari ikatan N−N dan N−F yang pernah diamati.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Lide, David R. (1998). Handbook of Chemistry and Physics (edisi ke-87th). Boca Raton, FL: CRC Press. hlm. 4–73, 5–15, 9–46. ISBN 0-8493-0594-2. 
  2. ^ Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (edisi ke-2nd), Oxford: Butterworth-Heinemann, ISBN 0-7506-3365-4 
  3. ^ a b Sykes, A. G. (1989-07-17). Advances in Inorganic Chemistry. Academic Press. hlm. 171. ISBN 9780080578828. Diakses tanggal 21 June 2014.