Dinasti Buriyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dinasti Burid adalah dinasti keturunan Arab yang menguasai Damaskus pada awal abad ke-12.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pemimpin pertama dinasti ini, Toghtekin, memulai sebagai budak untuk pemimpin Seljuk di Damaskus, Duqaq. Setelah kematian Duqaq tahun 1104, ia menguasai kota untuk dirinya. Keluarganya menguasai kota tersebut sampai tahun 1154, ketika kota ini direbut oleh pemimpin Zengid dari Aleppo, Nur ed-Din.[1] Orang Burid bukan pemimpin yang kuat, terutama setelah kematian Toghtekin, dan mencari akomodasi dengan Kerajaan Yerusalem di barat. Dinasti Burid kalah dari Tentara Salib dalam pertempuran Marj al-Saffar (1126), tetapi mampu mencegah pasukan Perang Salib Kedua merebut Damaskus.

Emir Burid dari Damaskus[sunting | sunting sumber]

  • Toghtekin (Saif-ul-Islam Zahir ud-Din Toghtekin) 1104-1128
  • Buri (Taj ul-Mulk Buri) 1128-1132
  • Ismail (Shams ul-Mulk Isma'il) 1132-1135
  • Mahmud (Shihab ud-Din Mahmud) 1135-1139
  • Muhammad (Djamal ud-Din Muhammad) 1139-1140
  • Unur (Regent) 1140-1149
  • Mujir ud-Din (Mujir ud-Din Abaq) 1140 (1149)-1154

Referensi[sunting | sunting sumber]


  1. ^ Meri, Josef W., ed. (2005-10-31). Medieval Islamic Civilization. Routledge. ISBN 978-1-135-45596-5.