Desa gay

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Desa gay di Le Marais, Paris
Desa gay di Schöneberg, Berlin
Desa gay di Soho, London
Stasiun metro di distrik Desa Gay di Montreal

Desa gay (juga dikenal sebagai wilayah gay, tempat gay, ghetto gay, distrik gay, gay mecca atau gayborhood) adalah sebuah wilayah geografi dengan perbatasan yang disahkan pada umumnya, dimana sejumlah besar orang lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) tinggal atau datang. Desa gay biasanya berisi sejumlah tempat yang berorientasi gay, seperti bar gay dan pub, klub malam, rumah permandian, restoran, butik dan toko buku. Beberapa dari desa gay yang terkenal adalah Soho di London, Church and Wellesley di Toronto, Chelsea di New York, Castro di San Francisco, Schöneberg di Berlin, Jalan Kanal di Manchester dan Le Marais di Paris.

Di Amerika Utara juga ada yakni West Hollywood di Wilayah Los Angeles, Gayborhood di Philadelphia, Lingkar Dupont di Washington D.C., Boystown di Chicago, Desa Le di Montreal, Montrose di Houston, Hillcrest di San Diego, wilayah St Leo di San Jose.

Populasi LGBT[sunting | sunting sumber]

Populasi LGBT teratas di kota-kota Brasil[sunting | sunting sumber]

Bagian LGBT dari Pantai Ipanema di Rio de Janeiro, Brasil.

Pada 2009, sebuah survei yang dilakukan oleh Universitas São Paulo dalam 10 ibukota negara Brasil, memperkirakan bahwa 7.8% dari populasi laki-laki Brasil adalah gay dan 2.6% adalah biseksual (total 10.4%), sementara 4.9% dari populasi perempuan diperkirakan adalah lesbian dan 1.4% biseksual (total 6.3%).[1]

Di kota Rio de Janeiro 19.3% dari populasi laki-laki diperkirakan adalah gay atau biseksual. Di antarapopulasi perempuan di Manaus, 10.2% diperkirakan adalah lesbian atau biseksual.[1]

Peringkat Kota Persentase
Populasi
Kota
Populasi GLB
peringkat
1 Rio de Janeiro 14.30% 1
2 Fortaleza 9.35% 2
3 Manaus 8.35% 3
4 São Paulo 8.20% 4
5 Salvador 8.05% 5
6 Brasília 7.95% 6
7 Belo Horizonte 6.85% 7
8 Curitiba 6.55% 8
9 Porto Alegre 5.95% 9
10 Cuiabá 5.65% 10

Populasi LGBT teratas di AS[sunting | sunting sumber]

Kota AS dengan populasi gay tertinggi adalah New York dengan sekitar 272,493 penduduk gay.[2] Los Angeles berada di peringkat kedua dengan angka 154,270, disusul oleh Chicago dengan angka 114,449 dan San Francisco dengan angka 94,234.

Menurut kota AS[sunting | sunting sumber]

Peringkat Kota Persentase
Populasi
Kota
Populasi GLB
populasi peringkat
1 New York City 4.5% 272,493 1
2 Los Angeles 5.6% 154,270 2
3 Chicago 5.7% 114,449 3
4 San Francisco 15.4% 94,234 4
5 Phoenix 6.4% 63,222 5
6 Houston 4.4% 61,976 6
7 San Diego 6.8% 61,945 7
8 Dallas 7.0% 58,473 8
9 Seattle 12.9% 57,993 9
10 Boston 12.3% 50,540 10
11 Philadelphia 4.2% 43,320 11
12 Atlanta 12.8% 39,085 12
13 San Jose 5.8% 37,260 13
Peringkat Kota Persentase
Populasi
Kota
Populasi GLB
populasi peringkat
1 San Francisco 15.4% 94,234 4
2 Seattle 12.9% 57,993 9
3 Atlanta 12.8% 39,805 12
4 Minneapolis 12.5% 34,295 16
5 Boston 12.3% 50,540 10
6 Sacramento 9.8% 32,108 20
7 Portland 8.8% 35,413 14
8 Denver 8.2% 33,698 17
9 Washington 8.1% 32,599 18
10 Orlando 7.7% 12,508 36
11 Salt Lake City 7.6% 14,201 32

Menurut wilayah metropolitan AS[sunting | sunting sumber]

Peringkat Wilayah Metro Persentase
Populasi
Metro
Populasi GLB
populasi peringkat
1 San Francisco 8.2% 256,313 4
2 Seattle 6.5% 156,051 11
3 Boston 6.2% 201,344 5
4 Portland 6.1% 94,027 21
5 Tampa 5.9% 119,044 16
6 Austin 5.9% 61,732 29
7 Denver 5.8% 99,027 19
8 Minneapolis 5.7% 130,472 15
9 Orlando 5.7% 81,272 24
10 Hartford 5.6% 49,000 33
Rank Consolidated Metropolitan Statistical Area GLB GLB%
population
1 New York City – Northern New Jersey – Long Island, New York 568,903 2.6%
2 Los Angeles – Long Beach, California – Santa Ana, California 442,211 2.7%
3 Chicago–Naperville–Joliet, Illinois 288,478 3.1%
4 San Francisco – Oakland – Fremont, California 256,313 3.6%
5 Boston – Cambridge, Massachusetts – Quincy, Massachusetts 201,344 3.4%
6 Washington Metropolitan Area 191,959 2.5%
7 Dallas – Fort Worth – Arlington, Texas 183,718 3.5%
8 Miami – Pantai Miami – Fort Lauderdale 183,346 4.7%
9 Atlanta – Marietta, Georgia – Sandy Springs, Georgia 180,168 4.3%
10 Philadelphia – Camden, New Jersey – Wilmington, Delaware 179,459 2.8%

Menurut negara bagian AS[sunting | sunting sumber]

Peringkat Negara bagian Persentase
Populasi
Negara Bagian
Populasi GLB
populasi peringkat
1 California 5.2% 1,338,164 1
2 Florida 4.6% 609,219 2
3 New York 4.2% 592,337 3
4 Texas 3.6% 579,968 4
5 Illinois 3.8% 345,395 5
6 Ohio 4.0% 335,110 6
7 Pennsylvania 3.5% 323,454 7
8 Georgia 4.3% 278,943 8
9 Massachusetts 5.7% 269,074 9
10 Washington 5.7% 266,983 10
Peringkat Negara Bagian Populasi GLB
Persentase
Populasi
Negara Bagian
populasi
1 Distrik Columbia 8.1% 47,651
2 New Hampshire 6.6% 81,561
3 Washington 5.7% 335,964
4 Massachusetts 5.7% 361,898
5 Maine 5.2% 66,295
6 California 5.2% 1,895,792
7 Colorado 5.1% 219,364
8 Vermont 5.1% 31,050
9 New Mexico 4.9% 99,085
10 Minnesota 4.7% 231,215

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Mosaic Brazil Sexuality Project". MundoMais. Diakses tanggal 28 Maret 2011. (bahasa Portugis)
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Williams

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Cante, Richard C. (March 2008). Gay Men and the Forms of Contemporary US Culture. London: Ashgate Publishing. ISBN 0-7546-7230-1. ISBN 0-7546-7230-1. 
  • Castells, Manuel 1983. The City and the Grassroots: A Cross-Cultural Theory of Urban Social Movements. Berkeley, Los Angeles: University of California Press.
  • D'Emilio, John 1992. Making Trouble: Essays on Gay History, Politics, and the University. New York, London: Routledge.
  • Escoffier, Jeffrey 1998. American Homo: Community and Perversity. Berkeley, Los Angeles, London: University of California Press.
  • Florida, Richard 2002. The Rise of the Creative Class: And How It's Transforming Work, Leisure, Community and Everyday Life. New York: Perseus Books Group.
  • Forest, Benjamin (1995). "West Hollywood as Symbol: The Significance of Place in the Construction of a Gay Identity". Environment and Planning D: Society and Space. 13 (2): 133–157. doi:10.1068/d130133. 
  • Kenney, Moira Rachel 1998. "Remember, Stonewall was a Riot: Understanding Gay and Lesbian Experience in the City" Chapter 5, pp. 120–132 in: Leoni Sandercock (ed) Making the Invisible Visible. Berkeley, Los Angeles, London: University of California Press.
  • Lauria, Mickey; Knopp, Lawrence (1985). "Toward an Analysis of the Role of Gay Communities in the Urban Renaissance". Urban Geography. 6 (2): 152–169. doi:10.2747/0272-3638.6.2.152. 
  • Levine, Martin P. 1979. "Gay Ghetto" pp. 182–204 in: Martin Levine (ed) Gay Men: The Sociology of Male Homosexuality. New York, Hagerstown, San Francisco, London: Harper & Row.
  • Ray, Brian and Damaris Rose 2000. "Cities of the Everyday: Socio-Spatial Perspectives on Gender, Difference, and Diversity" pp. 507–512 in: Trudi Bunting and Pierre Filion (eds). Canadian Cities in Transition: The Twenty-First Century. 2nd ed. Oxford: Oxford University Press.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]