Demografi Slovenia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Basilika Perawan Maria di Brezje, juga dikenal sebagai Kuil Nasional Slovenia, adalah situs ziarah Katolik yang paling banyak dikunjungi di Slovenia
Populasi historis
Tahun Jumlah
Pend.
  
±%  
1922 1.306.529—    
1930 1.373.082+5.1%
1940 1.448.991+5.5%
1950 1.459.622+0.7%
1960 1.580.535+8.3%
1970 1.719.906+8.8%
1980 1.893.064+10.1%
1990 1.996.337+5.5%
2000 1.987.775−0.4%
2010 2.046.976+3.0%
2017 2.065.895+0.9%
Sumber: [1]

Artikel demografi Slovenia ini adalah tentang informasi kependudukan Slovenia, termasuk jumlah penduduk, kelompok etnis, tingkat pendidikan, kesehatan masyarakat, status ekonomi, afiliasi keagamaan dan aspek lainnya.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Dengan 101 penduduk per kilometer persegi (262 / sq & nbsp; mi), Slovenia berada di antara negara-negara Eropa dengan kepadatan penduduk cukup tinggi,(dibandingkan dengan 402 / km² (1042 / sq & nbsp; mi) untuk Belanda atau 195 / km² (505 / sq & nbsp; mi) untuk Italia). Statistik di wilayah Littoral-Inner Carniola ini memiliki kepadatan penduduk terendah di Slovenia sedangkan Central Slovenia Statistical Region memiliki tingkat kepadatang penduduk tertinggi .[2]

Menurut sensus 2002, kelompok etnis meyoritas di Slovenia adalah Slovenes (83%). Sedikitnya 13% penduduknya adalah imigran dari bagian lain Bekas Yugoslavia dan keturunannya.[3] Mereka biasanya bermukim terutama di kota-kota dan daerah pinggiran kota.[4] Ada beberapa komunitas minoritas yakni orang Hungaria dan Italia, akan tetapi hak mereka tetap mendapat perlindungan dari pemerintahan Slovenia.[5]

statistik Kependudukan [6] (2010-2016)[sunting | sunting sumber]

Rata-rata (x 1000) Lahir Hidup Meninggal Perubahan Rata-rata Kelahiran (per 1000) Rata-rata Kematian (per 1000) Perubahan (per 1000) Tingkat Kesuburan
2010 2 050 22 343 18 609 3 734 10.9 9.1 1.8 1.57
2011 2 054 21 947 18 799 3 248 10.7 9.2 1.6 1.56
2012 2 058 21 938 19 257 2 681 10.7 9.4 1.3 1.58
2013 2 060 21 111 19 245 1 866 10.3 9.4 0.9 1.55
2014 2 062 21 165 18 886 2 279 10.3 9.1 1.2 1.58
2015 2 063 20 641 19 834 807 10.0 9.6 0.4 1.57
2016 2 064 20 345 19 689 656 9.9 9.5 0.3 1.58

Perubahan Saat Ini [7][sunting | sunting sumber]

  • Jumlah Kelahiran dari Januari–Juni 2016 = 9,890
  • Jumlah Kelahiran dari Januari–Juni 2017 = 9,798
  • Jumlah Kematian dari Januari–Juni 2016 = 10,097
  • Jumlah Kematian dari Januari–Juni 2017 = 10,806
  • Tingkat Pertumbuhan dari Januari–Juni 2016 = -207
  • Tingkat Pertumbuhan dari Januari–Juni 2017 = -1,008

Etnis[sunting | sunting sumber]

Mayoritas populasi Slovenia adalah orang Slovene (83,06%). Keturunan Hungaria dan Italia menjadi etnis minoritas pribumi, namun Konstitusi Slovenia menjamin mereka untuk mendapat kursi di Majelis Nasional. Sebagian besar kelompok minoritas lainnya, terutama yang berasal dari bagian lain bekas Yugoslavia (kecuali komunitas pribumi Serbia dan Kroasia), dipindahkan setelah Perang Dunia II karena alasan ekonomi. Sekitar 12,4% penduduk Slovenia lahir di luar negeri..[8]

Menurut data dari tahun 2008, ada sekitar 100.000 warga negara non-UE yang tinggal di Slovenia, atau sekitar 5% dari keseluruhan penduduk Slovenia.[9] Jumlah tertinggi berasal dari Bosnia dan Herzegovina, diikuti oleh imigran dari Serbia, Makedonia, Kroasia dan Kosovo. Jumlah orang yang pindah ke Slovenia terus meningkat dari tahun 1995; dan semakin meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sejak Slovenia bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2004, arus masuk para imigran tahunan meningkat dua kali lipat pada tahun 2006 dan meningkat tiga kali lipat pada tahun 2009.[10] Pada tahun 2007, Slovenia adalah salah satu negara dengan tingkat migrasi tertinggi di Uni Eropa.

Penduduk Slovenia berdasarkan kelompok etnis (1948-2002)1
kelomopok
etnis
sensus 1948 sensus 1953 sensus 1961 sensus 1971 sensus 1981 sensus 1991 census 2002
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Slovenes 1,350,149 97.0 1,415,448 96.5 1,522,248 95.6 1,578,963 94.0 1,668,623 90.8 1,689,657 88.3 1,631,363 83.1
Serbia 7,048 0.5 11,225 0.8 13,609 0.9 20,209 1.2 41,695 2.3 47,401 2.5 38,964 2.0
Kroasia 16,069 1.2 17,978 1.2 31,429 2.0 41,556 2.5 53,882 2.9 52,876 2.8 35,642 1.8
Negara Muslim 179 0.0 1,617 0.1 465 0.0 3,197 0.2 13,339 0.7 26,577 1.4 10,467 0.5
Bosnia 21,542 1.1
Hungaria 10,579 0.8 11,019 0.8 10,498 0.7 8,943 0.5 8,777 0.5 8,000 0.4 6,243 0.3
Albania 216 0.0 169 0.0 282 0.0 1,266 0.1 1,933 0.1 3,534 0.2 6,186 0.3
Makedonia 366 0.0 640 0.0 1,009 0.1 1,572 0.1 3,227 0.2 4,371 0.2 3,972 0.2
Rumania 46 0.0 1,663 0.1 158 0.0 951 0.1 1,393 0.1 2,259 0.1 3,246 0.2
Montenegro 521 0.0 1,356 0.1 1,384 0.1 1,950 0.1 3,175 0.2 4,339 0.2 2,667 0.1
Italia 1,458 0.1 854 0.1 3,072 0.2 2,987 0.2 2,138 0.1 2,959 0.2 2,258 0.1
Lainnya/Tidak tercatat 5.242 0.4 4,456 0.3 7,369 0.5 19,212 1.1 40,199 2.2 79,374 4.1 201,486 10.3
Total 1,391,873 1,466,425 1,591,523 1,679,051 1,838,381 1,913,355 1,964,036
1 Sumber: [1].

Agama[sunting | sunting sumber]

Gereja Lutheran di Bodonci wilayah Prekmurje
Circle frame.svg

Agama di Slovenia (2002 census[11][12])

  Katolik Roma (57.8%)
  Tidak Menyatakan (15.7%)
  Ateis (10.2%)
  Tidah diketahui (7.1%)
  Percaya Tuhan, tapi tidak beragama (3.5%)
  Islam (2.4%)
  Kristen Ortodoks (2.3%)
  Lutheran (0.8%)
  Agama Lainnya (0.2%)

Secara tradisional, penduduk Slovenia sebagian besar menganut agama Katolik Roma. Sebelum Perang Dunia II, 97% orang Slovenia dinyatakan sebagai orang Katolik Roma, sekitar 2,5% adalah Lutheran, dan hanya sekitar 0,5% dari denominasi lainnya. Katolik adalah agama penting di kehidupan sosial dan politik di Slovenia pra-Komunis. Setelah 1945, negara tersebut mulai mengarah ke sekularisasi secara perlahan namun berkelanjutan. Setelah satu dekade melakukan penganiayaan terhadap agama-agama mayoritas, rezim Komunis mengadopsi sebuah kebijakan toleransi terhadap gereja-gereja, namun membatasi fungsi sosial mereka. Setelah tahun 1990, Gereja Katolik Roma mendapatkan kembali sebagian dari pengaruhnya, namun penduduk Slovenia tetap merupakan masyarakat yang sekuler. Menurut sensus 2002, 57,8% penduduknya adalah Katolik Roma. Seperti di tempat lain di Eropa, afiliasi dengan Katolik Roma menurun: pada tahun 1991, 71,6% menyatakan diri sebagai orang Katolik, yang berarti penurunan lebih dari 1% per tahun.[13] Sebagian besar umat Katolik Slovenia termasuk dalam Ritus Latin. Sejumlah kecil Gereja Katolik Timur, yakni Katolik Yunani, yang tinggal di wilayah Karniola Putih.[14]

Meskipun jumlah penganut agama Kristen Protestan yang relatif kecil (kurang dari 1% pada tahun 2002), namun warisan Protestan sangat penting dalam historisnya, karena dasar bahasa Slovenia dan literatur Slovenia ditetapkan oleh Reformasi Protestan pada abad ke-16. Saat ini, kelompok minoritas dari Gereja Lutheran umumnya tinggal di wilayah paling timur Prekmurje, di mana mereka mewakili sekitar seperlima penduduknya dan dipimpin oleh seorang uskup, tepatnya di Murska Sobota.[15]

Selain dua denominasi Kristen ini, sebuah komunitas kecil Yahudi masih ada di Slovenia. Terlepas dari kerugian yang diderita kaum Yahudi selama Holocaust, Yudaisme masih ada berjumlah ratusan pengikut, sebagian besar tinggal di Ljubljana, yang memiliki sinagoga, itulah yang tersisa di negara ini setelah masa Holocaust.[16]

Menurut sensus 2002, Islam adalah denominasi agama terbesar kedua dengan sekitar 2,4% populasi. Sebagian besar Muslim Slovenia berasal dari Bosnia, Kosovo, dan Makedonia.[17] Denominasi terbesar ketiga, dengan sekitar 2,2% populasi, adalah Kristen Ortodoks, dengan sebagian besar merupakan anggota Gereja Ortodoks Serbia, sementara sebagian kecil adalah Gereja Ortodoks Makedonia dan gereja Ortodoks lainnya.

Pada tahun 2002, sekitar 10% orang Slovenia menyatakan diri mereka sebagai atheis, 10% lainnya tidak menganut denominasi tertentu, dan sekitar 16% memutuskan untuk tidak menjawab pertanyaan tentang afiliasi keagamaan mereka.,[18]

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Bahasa resmi di Slovenia adalah bahasa Slovenia, yang merupakan anggota dari bahasa Slavia Selatan. Pada tahun 2002, bahasa Slovenia adalah bahasa tutur untuk sekitar 88% populasi Slovenia, dan menurut sensus tersebut, lebih dari 92% penduduk Slovenia menggunakan bahasa Slovenia di lingkungan atau keluarga mereka.[19]

Distribusi pengguna bahasa di Slovenia tahun 2002: Bahasa Slovenia 87.7%, Bahasa Serbia 8%, Bahasa Hungaria 0.4%, Bahasa Albania 0.4%, Bahasa Makedonia 0.2%, Bahasa Romani 0.2%, Bahasa Italia 0.2%, German 0.1%, lainnya 0.1% (Rusia, Bahasa Ceko, Bahasa Ukrainia, Inggris, Bahasa Slovakia, Bahasa Polandia, Bahasa Rumania, Bahasa Turki, Perancis, Bahasa Bulgaria, Bahasa Arab, Bahasa Spanyol, Bahasa Belanda, Vlach, Rusyn, Bahasa Yunani, Bahasa Swedia, Bahasa Denmark atau Bahasa Armenia), tidak tercatat 2.7% (2002).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Number of population and natural change of population by YEAR and MEASURES". Statistical Office. Diakses tanggal 18 June 2017. 
  2. ^ "Napaka 404". www.stat.si. 
  3. ^ Medvešek, Mojca (2007). "Kdo so priseljenci z območja nekdanje Jugoslavije" [Who Are the Immigrants from the Area of Former Yugoslavia] (PDF). Razprave in gradivo (dalam bahasa Slovenian) (53–54). Institute for Ethnic Studies. hlm. 34. 
  4. ^ Repolusk, Peter (2006). "Narodnostno neopredeljeno prebivalstvo ob popisih 1991 in 2002 v Sloveniji" [Ethnically Undeclared Population in Slovenian Population Censuses 1991 and 2002] (PDF). Dela (dalam bahasa Slovenian and English). 25. Anton Melik Geographical Institute. hlm. 87–96. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 6 March 2012. 
  5. ^ "International Mother Language Day 2010". Statistical Office of the Republic of Slovenia. 19 Februari 2010. Diakses tanggal 29 Januari 2011. 
  6. ^ "Napaka 404". www.stat.si. 
  7. ^ "In the first quarter of 2017 pronouncedly negative natural increase: –1,455". Statistics of Slovenia. Republic of Slovenia - Statistical Office. Diakses tanggal 30 Juli 2017. 
  8. ^ Vsak osmi prebivalec Slovenije priseljenec :: Prvi interaktivni multimedijski portal, MMC RTV Slovenija. Rtvslo.si. Diambil pada tanggal 26 Desember 2010.
  9. ^ Odgovor na pisno poslansko vprašanje v zvezi z nastanitvijo tujcev v Sloveniji – Računovodja.com. Racunovodja.com. Retrieved on 26 December 2010.
  10. ^ http://arquivo.pt/wayback/20160515211029/http://www.stat.si/pxweb/Database/Dem_soc/05_prebivalstvo/20_selitve/01_05563_meddrzavne_selitve/01_05563_meddrzavne_selitve.asp. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-05-15. Diakses tanggal 2012-04-24.  Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)
  11. ^ Slovenia Statistical Office. Population by religion, statistical regions, Census 2002.
  12. ^ Črnič, Aleš; Komel, Mirt; Smrke, Marjan; Šabec, Ksenija; Vovk, Tina (2013). "Religious Pluralisation in Slovenia". Teorija in praksa. University of Ljubljana, Faculty of Sociology, Political Sciences and Journalism. 50 (1): 205–232, 264. ISSN 0040-3598. Templat:COBISS. 
  13. ^ Source: Statistical Office of the Republic of Slovenia, Census of Population, Households and Housing, 2002
  14. ^ Uskoška dediščina Bele krajine na RTVS|Ljudje|Lokalno aktualno. Lokalno.si. Diambil pada 26 Desember 2010.
  15. ^ Predstavitev Archived 10 June 2012 at the Wayback Machine.. Evang-cerkev.si. Diambil pada 26 Desember 2010.
  16. ^ "Slovenia Virtual Jewish History Tour". www.jewishvirtuallibrary.org. 
  17. ^ "Islamska skupnost v Republiki Sloveniji". www.islamska-skupnost.si. 
  18. ^ "Eurobarometer on Social Values, Science and technology 2005 – page 11" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 24 May 2006. Diakses tanggal 5 May 2007. 
  19. ^ Slovenščina materni jezik za 88 odstotkov državljanov Archived 16 May 2012 at the Wayback Machine.. SiOL.net (19 February 2009). Diambil pada 26 Desember 2010.