Degradasi dan retrogesi tanah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Degradasi tanah adalah suatu proses yang menjelaskan fenomena penurunan kapasitas tanah pada saat ini atau yang akan datang. Secara umum, degradasi tanah berarti penurunan kualitas tanah, dalam arti lain juga menghilangnya satu atau lebih fungsi tanah. Kualitas tanah dapat dinilai berdasarkan fungsi tanah yang berhubungan dengan ekologi, dan fungsi tanah yang berhubungan dengan aktivitas manusia.

Degradasi tanah oleh proses erosi permukaan (sheet erosion) terus berlangsung sangat intensif dan meluas di Indonesia.

Hal ini dikarenakan beberapa faktor antara lain:

  1. Curah hujan yang tinggi
  2. Lahan berlereng curam
  3. Tanah peka erosi
  4. Praktik pertanian tanpa upaya pengendalian erosi.[1]

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Adi, A. (2003). "Degradasi Tanah Pertanian Indonesia Tanggung Jawab Siapa" (PDF). Tabloid Sinar Tani. 11.