David Ausubel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

David Paul Ausubel (25 Oktober 1918 - 9 Juli 2008) adalah seorang psikolog asal Amerika Serikat. Kontribusinya yang paling signifikan adalah di bidang psikologi pendidikan, ilmu kognitif, dan pembelajaran pendidikan sains pada pengembangan dan penelitian tentang "Advance Organizer" sejak tahun 1960. Lahir 25 Oktober 1918, dibesarkan di Brooklyn, New York Amerika Serikat, dan wafat, 9 Juli 2008.[1]

Biografi[sunting | sunting sumber]

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Ausubel menikah dengan istrinya Pearl, dan dikaruniai dua anak. Ia merupakan keponakan dari sejarawan Yahudi Nathan Ausubel.[1]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

David Ausubel belajar di University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dan lulus dengan pujian (cumlaude) meraih gelar sarjana psikologi pada tahun 1939. Setelah itu, Ausubel lulus dari sekolah kedokteran pada tahun 1943 di Universitas Middlesex tempat ia melanjutkan dan menyelesaikan magang di Rumah Sakit Gouverneur, yang terletak di sisi timur bawah Manhattan, New York.[1] Setelah berdinas militer di bagian Layanan Kesehatan Masyarakat AS, Ausubel mendapatkan gelar MA dan Ph.D. dalam psikologi perkembangan dari Universitas Columbia pada tahun 1950.  Ia menjadi guru besar (profesor) di beberapa sekolah pendidikan.

Profesi Psikiater[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1973, Ausubel pensiun dari kehidupan akademik dan mengabdikan dirinya berpraktik sebagai psikiater. Selama praktik sebagai seorang psikiater, Ausubel menerbitkan banyak buku serta artikel di jurnal psikiatris dan psikologis. Pada tahun 1976, ia menerima Penghargaan Thorndike dari American Psychological Association untuk "Kontribusi Psikologis Terhadap Pendidikan".[1]

Penulis[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1994, di usianya ke-75, Ausubel pensiun dari seluruh kehidupan profesionalnya dan mengabdikan diri sepenuhnya untuk menulis. Ia kemudian menerbitkan empat buku:[2]

  1. Pengembangan Ego dan Psikopatologi (1996),
  2. Akuisisi dan Retensi Pengetahuan (2000),
  3. Teori dan Masalah Perkembangan Remaja (2002), dan
  4. Kematian dan Kondisi Manusia (2002),

Dalam Kematian dan Kondisi Manusia, ia menulis tentang psikologi kematian dan mengesankan pemikiran psikologis, teologis, dan filosofis pribadinya tentang sifat dan implikasi kehidupan setelah kematian,[2]  mengonseptualisasikan kematian dari sudut pandang kepercayaan Kristen maupun tidak, mengungkapkan pandangannya bahwa "relevansi dan nilai iman seharusnya tidak boleh direndahkan atau diperlakukan secara merendahkan, seperti yang cenderung dilakukan oleh ateis, agnostik, dan rasionalis."[3]

Pengaruh[sunting | sunting sumber]

Ausubel dipengaruhi oleh ajaran Jean Piaget. Mirip dengan ide-ide Piaget tentang skema konseptual, Ausubel menghubungkan ini dengan penjelasannya tentang bagaimana orang memperoleh pengetahuan. Ausubel percaya bahwa pemahaman konsep, prinsip, dan ide dicapai melalui penalaran deduktif.[4]

Ia percaya pada ide pembelajaran yang bermakna sebagai kebalikan dari menghafal. Dalam kata pengantar bukunya Educational Psychology: A Cognitive View, dia mengatakan bahwa "Jika [dia] harus mengurangi semua psikologi pendidikan menjadi hanya satu prinsip, [dia] akan mengatakan ini: Faktor tunggal yang paling penting yang mempengaruhi pembelajaran adalah apa yang pelajar sudah tahu. Pastikan ini dan ajarkan dia sesuai "(Ausubel, 1968, p. vi).[5] Melalui keyakinannya akan pembelajaran yang bermakna, Ausubel mengembangkan teorinya tentang Advance Organizer.

David Ausubel mengemukakan pula tentang pembelajaran bermakna yang merupakan suatu proses mengaitkan informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang. Inti teori Ausubel tentang belajar adalah belajar bermakna.[6]

Menurut Ausubel faktor utama yang memengaruhi belajar bermakna adalah struktur kognitif yang telah ada, stabilitas, kejelasan pengetahuan dalam suatu bidang studi, dan pada waktu tertentu.[6] Sifat-sifat struktur kognitif menentukan validitas dan kejelasan arti-arti yang timbul pada waktu informasi baru masuk ke dalam struktur kognitif itu, demikian pula sifat proses interaksi yang terjadi.

Dalam menerapkan teori belajar Ausubel dalam mengajar perlu memperhatikan konsep-konsep atau prinsip-prinsip, yaitu pengatur awal, diferensiasi progresif, penyesuaian integratif, dan belajar superordinat.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "DausubelIndex". www.davidausubel.org. Diakses tanggal 2020-04-04. 
  2. ^ a b Ausubel, David (2002). Death and the Human Condition (dalam bahasa Inggris). iUniverse. ISBN 978-0-595-23197-3. 
  3. ^ Ausubel, David (2002). Death and the Human Condition (dalam bahasa Inggris). iUniverse. hlm. p.46. ISBN 978-0-595-23197-3. 
  4. ^ Woolfolk, A.E., Winne, P.H., Perry, N.E., &, Shapka, J. (2010). Educational Psychology (4th ed). Toronto: Pearson Canada. ISBN 978-0-205-75926-2. 
  5. ^ Ausubel, David Paul (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart & Winston. 
  6. ^ a b c Dahar, Ratna Wilis (1996, cetakan kedua). Teori-Teori Belajar. Jakarta: Erlangga.