Lompat ke isi

Danau Valencia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lake Valencia
  • Lago de Valencia  (Spanyol)
  • Lago Tacarigua  (Spanyol)
Lake Tacarigua
Lake Valencia di Venezuela
Lake Valencia
Lake Valencia
Koordinat10°11′N 67°44′W / 10.183°N 67.733°W / 10.183; -67.733
Jenis perairanendorheic
Aliran masuk utamaAragua River (main tributary)
Wilayah tangkapan air2,646 km2 (1,022 sq mi)
Terletak di negaraVenezuela
Area permukaan350 km2 (140 sq mi)
Kedalaman rata-rata18 m (59 ft)
Kedalaman maksimal39 m (128 ft)
Ketinggian permukaan410 m (1.350 ft)
Peta
Peta

Danau Valencia (bahasa Spanyol: Lago de Valencia), sebelumnya dikenal sebagai Danau Tacarigua, adalah sebuah danau yang terletak di negara bagian Carabobo dan Aragua di wilayah utara Venezuela.

Danau Valencia merupakan danau terbesar ketiga di Venezuela, setelah Danau Maracaibo dan Waduk Guri. Danau ini terletak di salah satu lembah Aragua, di antara sub-Serranía del Interior yang sejajar dalam sistem Pegunungan Pesisir Tengah Venezuela. Sebagai danau endoreik, ketinggian aliran keluar alaminya berada pada 427 meter di atas permukaan laut, tetapi permukaan air menurun di bawah tinggi tersebut sekitar 250 tahun yang lalu. Saat ini, permukaan danau berada pada 410 meter di atas permukaan laut, membentang sepanjang sekitar 30 km dengan luas sekitar 350 km². Kedalaman maksimumnya mencapai 39 meter, sementara kedalaman rata-rata 18 meter. Danau ini memiliki beberapa pulau kecil, beberapa di antaranya dihuni.[1] Cekungan drainase Danau Valencia seluas 2.646 km². Sungai terpenting yang mengalir ke danau ini adalah Sungai Aragua. Sungai lainnya meliputi Sungai El Limón, Sungai Guacara, Sungai Güigüe, Sungai Mariara, dan Sungai Turmero, yang mengalir melalui atau dekat kota-kota masing-masing, yaitu El Limón, Guacara, Güigüe, Mariara, dan Turmero.

Danau Valencia terbentuk sekitar 2–3 juta tahun yang lalu akibat patahan bumi dan penyumbatan Sungai Cabriales. Selama sejarah geologisnya, danau ini pernah mengalami periode kering total beberapa kali.

Alexander von Humboldt mengunjungi danau ini pada 1800. Ia mencatat dampak negatif aktivitas pertanian penduduk sekitar terhadap ekosistem, termasuk deforestasi dan pengalihan air untuk irigasi, yang secara signifikan menurunkan permukaan air dan menyebabkan kekeringan di Danau Valencia. Di sinilah Humboldt mengembangkan konsep perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia.[2]

Humboldt menulis bahwa ketika hutan dihancurkan, seperti yang terjadi di Amerika oleh para petani Eropa, sumber mata air mengering atau menjadi lebih sedikit. Aliran sungai yang sebelumnya kering sebagian tahun berubah menjadi deras saat hujan lebat. Tanah yang longgar terbawa air hujan dari lereng bukit, menyebabkan banjir mendadak yang merusak wilayah sekitarnya. Sejak 1976, permukaan air Danau Valencia meningkat akibat pengalihan air dari cekungan drainase sekitarnya. Saat ini, danau berfungsi sebagai waduk bagi kota-kota di sekitarnya, termasuk Maracay dan Valencia.[3]

Danau Valencia mengalami ledakan alga akibat aliran limbah yang tidak diolah dari kawasan perkotaan, pertanian, dan industri di sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan eutrofikasi berkelanjutan, kontaminasi, dan peningkatan salinitas di danau.

Meskipun terletak di antara Pegunungan Pesisir Utara dan Serranía del Interior di selatan, kualitas air Danau Valencia yang buruk membatasi peluang pariwisata dan kegiatan rekreasi. Polusi dan perubahan yang disebabkan manusia membuat hampir 60 persen spesies ikan asli hilang antara 1960 dan 1990. Beberapa ikan di danau antara lain tetra berlian, yang umum dipelihara di akuarium, serta dua spesies lele, Lithogenes valencia dan Pimelodella tapatapae, yang sepenuhnya endemik di cekungan danau.[4] Program pembersihan danau yang dibiayai oleh IDB telah diterapkan, termasuk pengelolaan beban polusi, peluang penggunaan kembali air, serta pembangunan infrastruktur pengumpulan dan pengolahan limbah yang dilakukan antara 1991 dan 2002.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Chisholm, Hugh, (22 Feb. 1866–29 Sept. 1924), Editor of the Encyclopædia Britannica (10th, 11th and 12th editions)". Who Was Who. Oxford University Press. 2007-12-01.
  2. Wulf, Andrea (2015). The invention of nature: Alexander von Humboldt's new world (Edisi First American Edition). New York: Vintage Books. ISBN 978-0-385-35066-2.
  3. Humboldt, Alexander von; Bonpland, Aimé; Williams, Helen Maria (1814). Personal narrative of travels to the equinoctial regions of the New Continent, during the years 1799-1804, by Alexander de Humboldt, and Aimé Bonpland. London: Printed for Longman, Hurst, Rees, Orme, and Brown.
  4. "Freshwater Ecoregions Of the World". www.feow.org. Diakses tanggal 2025-11-06.
  5. Lansdell, Mark; Carbonell, Luis M. (1991-11-01). "Wastewater Treatment and Reuse Aspects of Lake Valencia, Venezuela". Water Science and Technology. 24 (9): 19–30. doi:10.2166/wst.1991.0232. ISSN 0273-1223.