Karakter-karakter dan Faksi dalam seri Modern Warfare

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Karakter-karakter dan faksi ini muncul dari tahun 1996 sampai 2017 dalam 3 permainan dalam seri Modern Warfare, termasuk film pendek Find Makarov: Operation Kingfish (atau Operation Kingfish/Op Kingfish singkatnya). 3 tokoh yang muncul dalam ketiga seri tersebut adalah John Price, anggota Special Air Service dan Task Force 141; John 'Soap' MacTavish, mantan tentara SAS dan murid Price; dan 'Nikolai', informan dan teman lama Price. Faksi protagonis utama adalah Task Force 141, sementara antagonis utama adalah Partai Ultranasionalis Rusia.

John Price[sunting | sunting sumber]

Kapten (dulu Letnan) John Price/Bravo 6, pemimpin Tim Bravo SAS (Billy Murray dalam Modern Warfare 1-3, David Kinsman dalam Operation Kingfish) dari Inggris adalah protagonis kedua, bersama dengan Soap dalam seri ini. Dia mempunyai banyak kemiripan dengan Kapten Price dalam Call of Duty 1 dan 2, dan memang, John Price adalah cucu dari Price. Sosok ini menjadi terkenal dan dianggap sebagai ikon Infinity Ward karena dalam setiap seri Call of Duty buatan Infinity Ward, Kapten Price selalu ada. Termasuk dalam Call of Duty: Ghosts dimana ia termasuk dalam DLC 1, Price Legend Pack.

Dalam awal Call of Duty 4, Price tidak begitu yakin akan kemampuan Soap dengan berkata "Bagaimana badut sepertimu bisa lolos dari seleksi.". Tetapi, Price segera menjadi respek akan kemampuan Soap dan menggabungkannya dalam tim Bravo SAS yang menyerbu kapal kargo yang membawa paket nuklir untuk Khaled Al-Asad. Kemudian, Price, Gaz, Soap mengekstrasi Nikolai, informan Price yang akan dieksekusi Ultranasionalis dari sebuah desa yang dikuasai mereka di Rusia dengan saling memberikan bantuan kepada Loyalis Rusia yang ingin menguasai kembali desa tersebut. Tetapi dalam perjalanan, helikopter mereka ditembak jatuh dan dengan bantuan AC-130 'Wildfire', mereka lolos dari kejaran pasukan Ultranasionalis. Setelah mendapatkan informasi dari Nikolai tentang rumah persembunyian Khaled Al-Asad di Azerbaijan, Price, Gaz dan Soap dengan bantuan seorang Loyalis dan helikopter penyerang Mi-28 'Havoc' 'Mosin 2-5' menangkap dan menginterograsi Al-Asad, tetapi Price membunuhnya karena sudah mengetahui pengirim bom nuklir, Imran Zakhaev, Pemimpin Ultranasionalis yang Price kira sudah tewas 15 tahun yang lalu.

Price menceritakan masa lalunya bersama Kapten MacMillan, mentor Price dalam suatu misi pembunuhan terhadap Zakhaev dari Inggris 15 tahun yang lalu di Pripyat, Ukraina. Mereka berdua menyelinap, melewati setidaknya dua konvoi Ultranasionalis dan beberapa penjaga dalam pakaian ghillie (kamuflase daun). Di Hotel Polisya, mereka menunggu 3 hari untuk membunuh Zakhaev yang sedang berdagang senjata, tetapi Price hanya berhasil memutuskan lengan kirinya dan mereka dievakuasi setelah kaki MacMillan patah tertimpa helikopter.

Selanjutnya, Tim Bravo SAS berusaha kabur dari serbuan pasukan Ultranasionalis dan diselamatkan oleh Tim Bravo USMC. Untuk membunuh Imran Zakhaev, Tim Bravo (SAS dan USMC) dan Loyalis berusaha menangkap putra Zakhaev, Viktor Zakhaev, namun gagal karena Viktor bunuh diri. Marah, Zakhaev meluncurkan Rudal Balistik Antar Benua tepat ke Pantai Timur Amerika Serikat. Tim Bravo berusaha menghentikan rudal tersebut dan berhasil, tetapi dalam perjalanan kabur, mereka tersudut oleh sepasukan tentara Ultranasionalis yang dipimpin langsung oleh Zakhaev. Ia membunuh Gaz dan anak buahnya membunuh Griggs dan 2 orang lainnya. Sebelum bisa membunuh Soap, Price menyerahkan pistolnya kepada Soap, yang membunuh Zakhaev dan kedua anak buahnya. Price pingsan dan ketika berusaha dibangunkan, nama Price (Cpt. Price) tidak muncul (diperkirakan tewas). Tetapi Price dan Soap berhasil selamat dari peristiwa itu.

2 tahun kemudian, mereka bergabung dalam Task Force 141, unit multibangsa anti-teroris bentukan Letnan Jenderal Shepherd. Bersama Ghost, Rocah, Sandman dan Frost, mereka berusaha membunuh teroris Rusia, dan pemimpin Ultranasionalis serta mantan murid Zakhaev, Vladimir Makarov. Tetapi operasi itu berjalan gagal dan Price ditangkap untuk menyelamatkan 5 orang lainnya. 3 tahun kemudian, di tengah Invasi Rusia ke Pantai Timur AS, Price ternyata ditahan di suatu gulag di dekat Petropavlosk, Rusia sebagai Tahanan 627, orang yang bisa membuat Makarov takut. Soap segera mengembalikan pistol Price dan menyelamatkan mereka, Roach dan Worm dari gulag.

Kemudian, Price berusaha mencapai sebuah pangkalan kapal selam nuklir di Petropavlosk dengan bantuan Roach, Ghost, Soap (melalui radio) dan yang lain meskipun ditentang Shepherd. Price meluncurkan roket nuklir ke atas Washington, D.C., menghancurkan semua peralatan elektronik Rusia dan AS, serta membalikkan keadaan menjadi kemenangan Amerika Serikat. Shepherd kemudian memecah Task Force 141 ke dua lokasi berbeda yang kemungkinan adalah lokasi dimana Makarov berada. Ghost, Roach dan beberapa tentara 141 pergi menuju perbatasan Rusia-Georgia di Pegunungan Kauskaus, lokasi rumah persembunyian Makarov. Price, Soap dan tentara yang lain pergi menuju sebuah tempat rongsokan kendaraan Amerika Serikat di dekat Kandahar, Afghanistan, tempat perdagangan senjata orang-orang Makarov akan dilaksanakan.

Price dan Soap mulai diserang oleh Shadow Company, tentara pribadi Shepherd yang awalnya menemani mereka, Price memperingatkan Ghost dan Roach, tetapi terlambat. Ia dan Rook menyelamatkan Soap dan kabur dengan bantuan Nikolai. Mereka berempat berhasil kabur, tetapi Rook tewas tertembak, dan esoknya, Price dan Soap berusaha membunuh Shepherd secara diam-diam dalam misi bunuh diri di Site Hotel Bravo, markas Shadow Company di dekat Kandahar, Afghanistan. Mereka hampir berhasil tetapi segera kabur ketika Shepherd menghancurkan sendiri markasnya, Price dan Soap segera menaiki perahu dan mengejar Shepherd yang kabur juga dengan perahu. Price melawan tentara Shadow Company sementara Soap mengendarai kapal, akhirnya Price memutus jaringan bahan bakar Pave Low milik Shepherd dan menjatuhkannya, meskipun mereka juga jatuh dari air terjun karena arus yang terlalu deras.

Price kemudian menyelamatkan Soap yang hampir ditembak oleh Shepherd dan segera bertarung dengan tangan kosong. Shepherd, meskipun melawan 2 orang kapten SAS kemudian mulai mengalahkan keduanya, menjatuhkan Price dan mulai meninjunya. Soap segera mengambil pisau yang ditancapkan Shepherd ke dada kanannya dan melemparnya, membunuh Shepherd tepat di mata kirinya. Price kemudian siuman dan mengobati Soap, kemudian Nikolai datang menyelamatkan mereka, meskipun Price sudah melarangnya. Mereka bertiga kemudian terbang menuju markas Loyalis di Himachal Pradesh, India untuk merawat Soap yang terluka parah. Tetapi anak buah Makarov menyerbu Himachal Pradesh dan mereka bertiga berhasil selamat dengan bantuan anak buah Nikolai, Yuri.

2 bulan kemudian, Price menghubungi Sandman, mengatakan dirinya masih hidup meskipun intel mengatakan Price tewas. Kemudian Price Yuri dan Soap yang sudah sembuh berusaha menghentikan pengiriman kargo milik Makarov yang Yuri katakan akan sampai ke London. Tetapi mereka gagal, dan kargo itu, sebuah bom beracun, dipakai untuk melemahkan hampir semua negara di Eropa, dan pasukan Rusia dengan mudah menginvasi Eropa. Price kemudian meminta bantuan mentornya, Mayjen MacMillan sebagai balas jasa di Pripyat, untuk memberitahu akar pengiriman bom tersebut. Mac mengatakan bahwa Warabee, seorang pemimpin bajak laut Somalia dan penguasa kota Bosaso bekerja sama dengan Makarov dalam pengiriman bom tersebut. Menyadari itu adalah satu-satunya jalan memburu Makarov, 141 dan anak buah Nikolai menyerbu Bosaso dan berhasil menangkap Warabee. Price menginterogasinya dengan melempar bom beracun, dan menawarkan masker gas sebagai ganti informasi tentang Makarov. Warabee memberitahunya tentang Volk, CEO dari Fregata Industries, yang memproduksi bom Makarov. Price memberinya masker gas, dan satu peluru di kepalanya, untuk teman-temannya di Hereford. Ia dan timnya kemudian dievakuasi Nikolai, tetapi kabur menggunakan jip setelah helikopter Nikolai ditembak jatuh anak buah Warabee.

Setelah TIm Metal menangkap dan menginterogasi Volk, Price, Soap dan Yuri menyelinap ke Praha, Ceko untuk membunuh Makarov ketika ia dan anggota tertinggi Lingkaran Dalam melakukan pertemuan di Hotel Lustig besok paginya. Teman lamanya, Kamarov membantu mereka bertiga dengan membawa Pasukan Perlawanan Ceko untuk mengalihkan perhatian tentara Rusia sementara Soap dan Yuri sampai di gereja seberang hotel. Paginyamereka berusaha membunuh Makarov, tetapi Makarov yang mengetahuinya dari awal, mengirim Kamarov yang diikat ke kursi dan ditempeli bom C4 melalui lift. Price yang terkejut kabur setelah Kamarov meminta maaf dan Makarov mengatakan kepada Price, "Kapten Price, neraka menunggumu.", sebagai balasan dari Price yang mengatakan hal yang sama di Kandahar.

Bom di hotel dan gereja meledak, membunuh Kamarov dan melukai Soap, Price dan Yuri berusaha menolongnya dengan membawa Soap ke markas Pasukan Perlawanan. Tetapi Soap meninggal di tangan Price karena kehabisan darah, Price mengambil jurnalnya dan meletakkan pistol M1911 miliknya (pistol yang dipakai untuk membunuh Al-Asad, Zakhaev dan menyelamatkan nyawa Soap dan Price) di dada Soap. Tetapi kata-kata terakhirnya, "Makarov kenal Yuri.", membuat Price mengamuk dan meninju Yuri sampai ke dasar basemen, kemudian menuntut Yuri memberitahukan segala hubungan Makarov dengan Yuri di masa lalu. Menyadari bahwa Yuri adalah teman Makarov yang berbalik karena muak dengan sikap Makarov, Price melepaskan Yuri, meskipun ia tak lagi percaya kepada Yuri.

Price dan Yuri menyelinap ke benteng Lingkaran Dalam di dekat Praha, mencari keberadaan Makarov, tetapi malah menemukan tempat dimana putri Presiden Rusia, Alena Vorshevsky berlindung. Mereka kabur karena ketahuan musuh, tetapi selamat setelah berhasil menghindari blokade musuh. Price, Yuri dan Tim Metal kemudian berusaha menyelamatkan Presiden Rusia dan putrinya setelah Lingkaran Dalam membawa Alena kabur ke sebuah tambang di Siberia. Presiden dan putrinya selamat, tetapi Tim Metal tewas tertimbun tambang yang runtuh. 3 bulan kemudian, Price dan Yuri akhirnya menyerbu markas Makarov di Hotel Oasis, Dubai dengan bantuan Nikolai untuk misi balas dendam. Price berhasil mengejar Makarov yang berusaha kabur dengan helikopter dan menjatuhkan mereka berdua di atap hotel.

Price siuman dan melihat Makarov keluar dari bangkai helikopter, ia bangun dan berusaha meraih pistol di depannya, tetapi Makarov menginjak tangannya dan mengambil pistol itu, kemudian berdiri dan bersiap mengeksekusi mati Price. Tetapi Yuri menembak Makarov, menyelamatkan Price, tetapi segera ditembak tewas oleh Makarov sendiri. Price langsung menerjang Makarov, meninju, mencekik dan meliltkan tali helikopter ke leher Makarov, dengan sekali dorong, Price menggantung Makarov dan jatuh terduduk di dinding lantai di bawahnya. Ia lalu menyalakan cerutu dan menghisapnya, seraya suara sirene polisi Dubai terdengar di bawah.

John 'Soap' MacTavish[sunting | sunting sumber]

Kapten (dulu Sersan) John 'Soap' MacTavish (Kevin McKidd dalam ketiga seri, Jon Morgan dalam Operation Kingfish) dari Skotlandia, adalah protagonis utama dalam seri ini. Pada permainan pertama, Soap menjadi sersan dan membantu Kapten Price, pemimpin dari Tim Bravo Resimen 22 SAS (penembak jitu dan ahli peledak). Soap menjalani latihan dan tes serangan jarak dekat (Close-Quarter Battle) dan langsung dipercaya Price menjadi anggota Tim Bravo SAS menyerbu kapal kargo. Selanjutnya, Tim Bravo SAS bersama Loyalis Rusia manguasai kembali sebuah desa yang dikuasai oleh Ultranasionalis sekaligus menyelamatkan Nikolai yang akan dieksekusi tentara Ultranasionalis dengan memberikan bantuan sebagai penembak jitu. Tim Bravo SAS dan Nikolai selamat dan pergi dari sana. Tetapi helikopter mereka jatuh dan mereka berusaha kabur dengan menyelinap sementara pasukan musuh (Ultranasionalis) mencari mereka.

Setelah selamat dan mengamankan Nikolai di Hamburg, Jerman, Tim Bravo diberitahu Nikolai tentang persembunyian al-Asad di sebuah desa di Azerbaijan. Mereka menyerbu desa itu, menginterogasi dan membunuh Al-Asad serta kabur dari penyerbuan kepada mereka oleh pasukan Ultranasionalis dan bergabung dengan tim Bravo USMC untuk membunuh Imran Zakhaev yang akhirnya dilakukan oleh Soap untuk menyelamatkan Price. Setelah tewasnya Zakhaev, Soap bersama Price, Roach, Ghost, Sandman dan Frost melakukan operasi membunuh teroris Rusia dan mantan murid Zakhaev, Vladimir Makarov. Dalam ekstrasi pada misi yang gagal tersebut, Price mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan mereka semua, terutama Soap yang terluka parah karena tembakan RPG.

3 tahun kemudian, Soap - yang dipromosikan sebagai kapten - dan Roach, anggota Task Force 141, Unit Multibangsa Anti-Teroris menyusup ke pangkalan udara di Pegunungan Tian Shan, Kazakhstan untuk mengambil Modul Sistem Karakterisasi Serangan dari sebuah satelit Amerika Serikat yang jatuh di sana. Mereka berhasil mendapatkannya dan langsung kembali ke markas. Setelah pembantaian massal di Bandara Internasional Zakhaev, Moskow, Soap, Roach, dan lainnya mencari Alejandro Rojas, pedangang senjata yang menyuplai pembantaian massal di bandara itu di Rio de Janeiro, Brazil. Mereka mendapat informasi darinya bahwa musuh besar Makarov, Tahanan 627 ditahan di sebuah Gulag di Petropavlosk, Rusia.

TF-141 segera melaksanakan 2 tahap untuk mengekstrasi 627, pertama menetralkan sebuah penambangan minyak lepas pantai yang digunakan sebagai tempat Rudal SAM oleh Ultranasionalis. Kedua, menerobos Gulag itu sendiri dan menyelamatkan 627 yang tidak lain adalah Kapten John Price, mentor dan teman dari Soap. Lusanya, mereka berdua dengan anggota TF-141 dan anak buah Shepherd, Shadow Company (SC) diutus ke Afghanistan untuk membunuh Makarov. Tetapi Shepherd dan SC mengkhianati mereka, dan dengan bantuan Nikolai, Soap dan Price berhasil lolos. Price dan Soap diantar menuju Site Hotel Bravo, markas Shadow Company di Kandahar untuk membunuh Shepherd. Price dan Soap mencari Shepherd secara diam-diam sampai mereka ditemukan oleh SC. Mereka mengalahkan SC, tetapi Shepherd mengebom markasnya dan kabur dengan perahu. Price dan Soap selamat, mengejar Shepherd dan berhasil menghancurkan Pave Low-nya.

Tetapi mereka terjatuh dari air terjun dan Soap pingsan, ia segera tersadar dan bangkit mencari reruntuhan helikopter Shepherd. Ia membunuh 2 tentara SC dan berhasil menemukan Shepherd, hanya untuk dipukul dan ditikam di dada kanannya. Shepherd menceritakan alasannya membangkang, 30 ribu marinirnya tewas dalam sekejap mata 5 tahun lalu. Shepherd kemudian akan menembak Soap, hanya untuk ditonjok oleh Price sebelum ia sempat melakukannya. Soap berusaha meraih pistol Shepherd, tetapi ia segera diinjak olehnya dan pingsan. Soap kemudian melihat Price mulai kalah oleh Shepherd, kemudian ia menarik pisau yang Shepherd tancapkan di dadanya dan berhasil. Soap kemudian melempar pisau itu menuju Shepherd dan mengenainya, tepat di mata kirinya, menyelamatkan Price yang segera membawanya bersama Nikolai menuju India.

Ketika mereka bertiga sampai di markas Loyalis untuk merawat Soap, Makarov menyerbu tempat tersebut. Tetapi dengan bantuan Yuri, mereka berempat berhasil kabur. Di Jurnal Soap, selama 2 bulan ia menyembuhkan diri di Afrika, dan keempat anggota Task Force 141 - Dibubarkan tersebut (Yuri dan Nikolai termasuk 141) menjadi tentara bayaran untuk bertahan hidup. Pada Oktober 2016, Price, Soap dan Yuri menyelinap menuju sebuah gedung di Sierra Leone untuk mencari 'kargo Makarov', berdasarkan informasi dari Yuri. Tetapi, barang tersebut kabur dan mereka gagal mencegah 'kargo Makarov', yang ternyata sebuah bom beracun dipakai di kota-kota besar dan markas utama tentara di Eropa, membuka jalan untuk invasi Rusia ke Eropa, mengawali Perang Dunia Ketiga.

Berdasarkan informasi dari MacMillan, TF-141 dan anak buah Nikolai menyerbu Bosaso yang diduduki oleh Warabee, yang dibayar oleh Makarov untuk membantu pengapalan 'kargo Makarov'. Soap mengingatkan Price dan Yuri untuk cepat karena badai pasir mendekati mereka, tetapi setelah menginterogasi dan membunuh Warabee, mereka bertiga terjebak dalam badai karena helikopter Nikolai ditembak jatuh. Tetapi mereka dan anak buah Nikolai menyelamatkannya dan kabur, menunggu informasi dari Sandman.

Lusanya, Soap, Price dan Yuri menyelinap melalui pelabuhan sampan, tempat pasukan Rusia mengeksekusi beberapa anggota Pasukan Perlawanan Ceko. Mereka bertiga bertemu dengan Kamarov, Soap memarahinya karena anak buah Kamarov (Pasukan Perlawanan) dieksekusi musuh. Soap dan Yuri menyelinap melalui kota, termasuk sebuah konvoi musuh. Tetapi ketika usaha mereka terhambat oleh banyaknya pasukan, Price dan Kamarov yang mengawasi mereka membawa Pasukan Perlawanan dan memicu Pemberontakan Praha sebagai pengalihan terhadap pasukan Rusia agar Soap dan Yuri bisa sampai ke tujuan mereka, menara gereja di seberang hotel.

Paginya, Soap dan Yuri mengawasi keadaan, ketika konvoi Makarov datang, Soap mengira Makarov melihat tepat ke arah mereka. Mereka kemudian menembaki musuh di lantai 2, tempat pertemuan dilaksanakan. Tetapi Kamarov muncul, terluka parah, terikat ke kursi dan tertempel dengan bom C4 di lift hotel, bom meledak dan hampir membunuh Price yang sempat kabur. Makarov kemudian meledakkan bom di menara gereja setelah mengatakan, "Yuri, temanku, kau seharusnya tak pernah kesini....". Soap yang mendorong Yuri keluar, terkena ledakan bom dan terluka parah. Yuri menolongnya dan Price melindunginya sampai ke belakang sebuah toko. Kemudian mereka bertukar peran sampai ke markas Pasukan Perlawanan.

Yuri memegangi luka Soap sementara Price memanggil medis, tetapi Soap kemudian menarik Price, dan mengatakan, "Makarov... kenal... Yuri....". Kemudian ia tewas di tangan Price, Price terus memanggil Soap agar bangun, tetapi ia kemudian meletakkan pistol M1911.45 miliknya dan mengatakan, "Maafkan aku.", kemudian mengambil jurnal dan tanda pengenal Soap. Kematiannya menjadi alasan terbesar Price untuk segera membunuh Makarov, bahkan ketika sebelum menyerbu Hotel Oasis, Price mengatakan, "Ini untuk Soap." menjelaskan motivasinya.

'Nikolai'[sunting | sunting sumber]

Rusia: 'Николай' (Sven Holmberg) - Sersan Senior (dulunya) Kodenama: Nikolai (sebutan Kapten Price baginya) adalah nama samaran dari informan Ultranasionalis bagi Kapten Price yang diselamatkan Tim Bravo SAS dengan bantuan Loyalis pada misi "Blackout" saat ia akan dieksekusi karena samarannya terbongkar oleh tentara Ultanasionalis. Tidak banyak yang diketahui selanjutnya, selain ia membantu Tim Bravo SAS dan Loyalis tentang persembunyian Al-Asad di Azerbaijan. Dalam Call of Duty: Modern Warfare 2, Nikolai dihubungi Soap yang bersama timnya sedang dikejar militia Brazil di Rio de Janeiro, Brazil. Nikolai menyelamatkan mereka dan kabur dari sana.

Selanjutnya, Nikolai mengekstrasi Price dan Soap (dan Rook yang sudah tewas) pergi dari perang segitiga antara Ultranasionalis Makarov, Shadow Company Shepherd dan Task Force 141 di Afghanistan. Ketika datang melihat suasana tempat itu, Nikolai mengomel dalam bahasa Rusia "Вот дерьмо! Нет, мне явно недоплачивают за эту работу! Одни ракеты сколько стоят! Твою мать! Пиз**! / Vot dyermo! Net, mnye yavno nedoplachivayut za etu rabotu! Odni rakyety skolko stoyat! Tvoyu mat! Piz**! (Oh sial! Tidak, aku jelas tidak dibayar untuk pekerjaan ini! Beberapa rudal berterbangan dimana-mana! Ib***! Persetan!)". Setelah menyelamatkan mereka, Nikolai mengantar mereka tepat di atas Site Hotel Bravo, dekat Kandahar, Afghnistan. Price melarang Nikolai untuk menjemput mereka, tetapi setelah Shepherd tewas, Nikolai melawan larangan Price dan menjemput mereka berdua.

Bersama Price, Nikolai mengantar Soap yang terluka parah ke Himachal Pradesh, India, markas Loyalis. Tetapi pasukan Makarov menyerbu mereka dan setelah perlawanan sengit dengan bantuan Yuri, orang kepercayaan Nikolai, mereka berempat kabur dari India. Sekarang, mereka berempat dikenal sebagai Tim Bravo TF-141 Disavowed (TF-141 Dis.). Dua bulan setelah itu, Price, Soap dan Yuri berusaha mencegah pengiriman 'Kargo Makarov', yaitu bom gas kimia biologis untuk menghancurkan Eropa. Price meminta jemputan Nikolai secepatnya setelah gagal menangkapnya. TF-141 Dis. dengan bentuan anak buah Nikolai menyerang pelabuhan di Bossaaso, Somalia untuk mendapatkan informasi tentang asal bom beracun itu sebelum badai pasir datang.

Sialnya, proses ekstrasi terganggu dan helikopter Nikolai jatuh, mereka semua mengekstrasi Nikolai dan pergi dari sana. Selanjutnya, Nikolai menjemput Price dan Yuri (Soap tewas dibom oleh Makarov) di Praha, Ceko dan menyusun rencana selanjutnya untuk membunuh Makarov. Nikolai menjemput mereka berdua setelah mereka menyusup ke dalam Kastil Karlstejn dekat Praha. 3 bulan kemudian (setelah perjanjian damai AS-Rusia), Price dan Yuri menyerbu Hotel Oasis (kemungkinan besar Burj al-Arab) di Jazirah Arab (kemungkinan besar Dubai, UEA) dengan Nikolai menyadap kamera dan lift hotel tersebut. Nikolai terakhir kali terdengar ketika memberikan arahan kepada Price untuk menggapai helikopter Makarov.

Call of Duty 4: Modern Warfare[sunting | sunting sumber]

Berkisah pada tahun 2011, Partai Ultranasionalis Rusia yang dipimpin oleh Imran Zakhaev memulai Perang Saudara Rusia kedua melawan Loyalis Rusia. Untuk mengalihkan perhatian Barat, Zakhaev memerintahkan sekutunya, Khaled Al-Asad, pemimpin gerakan pemberontak atau Opposing Force/OpFor untuk mengkudeta sebuah negara di Jazirah Arab dan melawan Amerika Serikat. Tetapi, seorang Kapten Tim Bravo dari Resimen ke-26 SAS, Kapten John Price menyadari gerakan tersebut. Maka ia dan rekan-rekannya akan menghentikan usaha Zakhaev untuk menguasai Rusia. Akankah mereka berhasil menghentikan Zakhaev?

Faksi-faksi[sunting | sunting sumber]

Protagonis[sunting | sunting sumber]

  • Special Air Service - Kelompok protagonis utama dari permainan ini. Karakter utama permainan ini, John 'Soap' MacTavish berasal dari Tim Bravo, Resimen Ke-26 (Penembak jitu dan Peledak) SAS yang dipimpin oleh Kapten Price. Mereka berperan besar dalam permainan, seperti mengungkap kargo nuklir rahasia yang dikirimkan Imran Zakhaev kepada Khaled Al-Asad, mengevakuasi informan SAS, anggota Loyalis yang menyamar di Ultranasionalis beralias Nikolai. Mereka juga membunuh Al-Asad, menghentikan ancaman Zakhaev dan membunuhnya.
  • United States Marine Corps/Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) - Amerika Serikat mengutus 1st Force Recon menuju Jazirah Arab untuk menangkap Khaled Al-Asad. Awalnya, mereka meginvasi Kuwait untuk menangkap Al-Asad di stasiun TV nasional yang dikuasai OpFor. Selanjutnya, tim Bravo yang dipimpin oleh Letnan Vasquez menyelamatkan serta mengantar 'War Pig', sebuah tank M1 Abrams yang terjebak di rawa di Al Qunfudhah, Arab Saudi. Akhirnya, 30.000 orang dari 1st Force Recon menyerbu ibukota OpFor di Ahvaz, Iran untuk menangkap Al-Asad, tetapi mereka semua tewas karena bom nuklir yang diledakkan di pusat kota. Staf Sersan Griggs bergabung dengan Tim Bravo SAS untuk membunuh Imran Zakhaev, tetapi Griggs tewas dibunuh anak buah Zakhaev.

Antagonis[sunting | sunting sumber]

  • Partai Ultranasionalis - Kelompok antagonis utama dalam permainan ini, didirikan oleh Imran Zakhaev beberapa tahun sebelum permainan dimulai. Partai ini memberontak melawan pemerintah Rusia karena dinilai terlalu condong ke Barat. Misi utama Ultranasionalis adalah berusaha untuk mengembalikan kejayaan Rusia kembali ke masa-masa Uni Soviet. Dalam Perang Saudara Rusia Kedua, Ultranasionalis berhasil menguasai berbagai wilayah Rusia dan terlibat pertempuran sengit dengan Loyalis. Tetapi meskipun Loyalis dan SAS berhasil membunuh Zakhaev dan putranya, Ultranasionalis menang dan berhasil menguasai Rusia.
  • Opposing Force (OpFor) - Dipimpin oleh Khaled Al-Asad, OpFor mengkudeta pemerintahan demokratis yang dipimpin oleh Yasir Al-Fulani. Imran Zakhaev menyuruh Al-Asad melakukan ini supaya perhatian Barat tertuju ke Timur Tengah sehingga tidak ada penghalang bagi kemenangan Ultranasionalis di Perang Saudara Rusia Kedua. Al-Asad mengeksekusi Al-Fulani terlebih dahulu, memicu pasukan USMC menyerbu Jazirah Arab yang sudah dikuasai OpFor. OpFor terdesak sampai ke ibu kota mereka di Ahvaz, Iran, dan dalam pertempuran terakhir, Al-Asad meledakkan bom nuklir yang membunuh sekitar 30 ribu Marinir dan mengklaim kemenangan. Tetapi pemimpin mereka, Al-Asad dibunuh oleh tentara SAS dan mereka terdesak sampai ke Afghanistan.

Karakter[sunting | sunting sumber]

Protagonis[sunting | sunting sumber]

Special Air Service[sunting | sunting sumber]
  • Letnan 'Gaz' - (Craig Fairbrass) Tangan kanan dari Price. Ia adalah seseorang yang mungkin mempunyai rasa humor yang buruk ketika ia menganggap Perang Saudara Rusia sebagai kabar baik dan sebaliknya tentang John "Soap" MacTavish, tentara rekrutan asal Skotlandia. Tewas dibunuh Zakhaev dalam misi terakhir.
  • (Terluka) Kapten MacMillan - (Zach Hanks) Mentor dari Price dalam 2 misi masa lalu "All Ghillied Up" dan "One Shot, One Kill". Awalnya, ia dan Price menyusup ke tempat pertemuan Imran Zakhaev di Pripyat, Ukraina. Mereka berdua berhasil menembak Zakhaev, tetapi hanya tangan kirinya yang putus. Mereka kabur dari kejaran tentara Zakhaev, tetapi ketika menjatuhkan sebuah helikopter, kaki MacMillan terluka. Mereka berdua selamat setelah menunggu evakuasi dari SAS. Ia kembali sebagai Baseplate, pemimpin dari SAS dalam Modern Warfare 3.
  • Sersan Wallcroft dan Prajurit Griffen - (Craig Fairbrass untuk Wallcroft) Dua tentara SAS yang membantu Soap dalam misi pertamanya di Selat Bering. Mereka kembali di Modern Warfare 3 sebagai rekan pemain.
  • Mac - (Gideon Emery) Tentara SAS yang dalam versi panjang "F.N.G.", melatih Soap dalam latihan halang rintang. Ia ikut dalam penyerbuan malam SAS ke tempat persembunyian Khaled Al-Asad di Azerbaijan, tetapi tewas esok paginya karena tertembak musuh dan tidak sempat diselamatkan.
United States Marine Corps[sunting | sunting sumber]
  • Sersan Paul Jackson - Karakter yang dimainkan dalam kampanye USMC. Ia pertama kali hadir saat pasukan USMC menyerbu pusat televisi nasional yang menyebarkan pidato Al-Asad (kemungkinan besar di Kuwait). Kemudian Jackson dan timnya berusaha menyelamatkan sebuah tank M1A2 Abrams 'Warpig' yang terjebak dan rusak di suatu rawa (kemungkinan di Al Qunfudhah, Arab Saudi). Bersama Warpig, mereka berhasil menguasai Al Qunfudhah dan pergi menuju ibukota OpFor (Ahvaz, Iran) untuk menangkap Al-Asad bersama kurang lebih 30.000 Marinir. Sayangnya, mereka semua tewas dalam misi "Shock and Awe". Jackson sempat bertahan melihat kota yang hancur dan teman-temannya yang tewas sebelum akhirnya tewas karena luka parah dan radiasi nuklir.
  • Letnan 'Devil Dog' Vasquez - (David Sobolov) Pemimpin dari Tim Bravo USMC (Vasquez, Griggs dan Jackson). Pertama kali muncul ketika memimpin timnya membersihkan Kuwait dari OpFor. Kemudian menyelamatkan 'Warpig' di Al Qunfudhah dan menguasai kota tersebut. Vasquez tewas dalam ledakan nuklir pada misi "Shock and Awe" setelah menyelamatkan Pelayo yang helikopternya ditembak jatuh. Mayatnya tergeletak di dekat kokpit helikopter pada misi "Aftermath".
  • Staf Sersan Griggs - (Mark Grigsby) Anggota Marinir yang semula membantu Tim Bravo USMC dalam mencari Al-Asad di Kuwait. Kemudian mereka mengevakuasi dan mengantar 'War Pig' sekaligus menaklukkan Al Qunfudhah. Kemudian saat Marinir menyerbu Ahvaz, Griggs kemungkinan tidak ikut dalam penyerbuan, atau ikut dan bisa lolos dari radius ledakan bom nuklir yang menewaskan 30.000 marinir. Kemudian Griggs dan beberapa marinir bergabung dengan Tim Bravo SAS setelah mengevakuasi mereka dari pasukan besar Ultranasionalis yang ingin membunuh mereka. Kemudian, Tim Bravo (gabungan) bersama dengan Loyalis berusaha menangkap Viktor Zakhaev, putra Imran Zakhaev. Tetapi Viktor bunuh diri dan memicu kemarahan ayahnya, Zakhaev mengancam Tim Bravo untuk pergi atau Pantai Timur Amerika Serikat akan dibom nuklir. Tim Bravo menyusup ke Pegunungan Altai, Rusia untuk menghentikan ancaman Zakhaev, tetapi sempat tertunda ketika Griggs tertangkap. Mereka menyelamatkan Griggs dan berhasil masuk ke fasilitas peluncuran rudal balistik, dan menghancurkan kedua rudal yang sudah meluncur terlebih dahulu. Tim Bravo kabur dari Ultranasionalis yang mengejar, tetapi tersudut dan jatuh pingsan karena ledakan truk tangki. Griggs diperlihatkan membawa Soap yang tidak sadarkan diri ke tempat yang aman sebelum tewas ditembak. Soap menerima pistol Price dan membunuh Zakhaev dan kedua anak buahnya, membalaskan kematian Griggs, Gaz dan 2 tentara SAS lain.
  • Kapten 'Deadly' Pelayo - (Anna Graves) Pilot AH-1W Super Cobra yang tampil dalam misi "Charlie Don't Surf" membantu serbuan Marinir di Kuwait untuk menangkap Al-Asad. Ia juga muncul dalam misi "Shock and Awe" membantu Outlaw 2-5 (helikopter Tim Bravo USMC) mengatasi OpFor di Ahvaz. Ketika helikopternya jatuh tertembak, kakinya patah dan kopilotnya tewas, Tim Bravo memutuskan untuk mengevakuasinya dan pergi dari kota itu karena ada ancaman bom nuklir. Malangnya, bom meledak dan Outlaw 2-5 jatuh, menewaskan Volker, Vasquez dan Pelayo serta melukai Jackson. Mayatnya tergeletak di luar helikopter.
  • Letnan Volker - Ia adalah kru dari Outlaw 2-5 yang bertugas menjaga helikopter tersebut ketika Tim Bravo USMC menyelamatkan skuad yang diserang di Ahvaz pada misi "Shock and Awe". Ketika bom nuklir meledak, Outlaw 2-5 berputar kencang dan membuat Volker terlempar keluar dan langsung tewas, atau terjatuh, luka parah dan tewas karena bom nuklir.
Loyalis Rusia[sunting | sunting sumber]
  • Sersan Kamarov - (Mark Ivanir) Teman lama Price dan Gaz, dan pernah berperang bersama di Beirut (kemungkinan pada Perang Saudara Lebanon). Tetapi, tujuan tim mereka sangat berbeda. Loyalis ingin menguasai kembali desa yang dikuasai oleh Ultranasionalis di Pegunungan Kaukasus, sementara SAS ingin membebaskan Nikolai segera sebelum ia dieksekusi oleh Ultranasionalis karena tuduhan pengkhianatan. Akhirnya, kedua tim sepakat, Loyalis mengamankan desa sementara SAS membantu mereka dengan penembak jitu. Tetapi, karena dianggap mengulur waktu, Gaz mengancam akan menjatuhkan Kamarov dari jurang jika ia tidak memberitahukan lokasi Nikolai. Kamarov kemudian menyerahkan lokasi Nikolai di ujung desa dan terduduk lemas sementara tim SAS menyelamatkan Nikolai dan mengakhiri perang dengan kemenangan Loyalis. Kamarov kemudian muncul lagi pada misi terakhir, "Game Over", menawarkan bantuannya kepada Tim Bravo SAS-USMC yang dikejar musuh di Pegunungan Altai, Rusia. Loyalis datang dengan menghancurkan helikopter Ultranasionalis, mengalihkan perhatian Imran Zakhaev dan kedua pengawalnya dari Soap dan Price. Setelah Soap membunuh mereka bertiga dengan pistol Price, Kamarov datang dan menaikkan Soap ke helikopter untuk segera dirawat. Kamarov muncul lagi sebagai anggota Pasukan Perlawanan Ceko di Praha dalam Call of Duty: Modern Warfare 3, kurang lebih 5 tahun setelah kemenangan Ultranasionalis Rusia.

Antagonis[sunting | sunting sumber]

Antagonis dalam permainan ini disebut sebagai 'The Four Horsemen/4 Penungang Kuda'. Mereka adalah:

  • Imran Zakhaev (Rusia: Имран Захаев) - Penunggang Kuda Keempat, adalah antagonis utama Modern Warfare dan pemimpin dari Partai Ultranasionalis. Pada tahun 1996 (15 tahun sebelum misi pertama), ia sedang menjual senjata ketika tim SAS yang terdiri atas MacMillan dan Price berusaha membunuhnya. Namun tembakan Price hanya memutuskan bahu kirinya dan Zakhaev selamat. Ia memimpin Ultranasionalis sampai terjadinya Perang Sipil Rusia Kedua, tujuannya untuk membebaskan Rusia dari pengaruh Barat. Untuk mengalihkan perhatian Barat, Zakhaev memerintahkan Khaled al-Asad, temannya untuk melaksanakan kudeta di Jazirah Arab. Ketika Al-Asad tewas, Zakhaev mengirimkan sepasukan besar Ultranasionalis untuk membunuh Tim Bravo SAS, tetapi gagal, maka Zakhaev bersembunyi untuk beberapa saat. Saat Viktor tewas bunuh diri saat akan ditangkap untuk memperoleh informasi tentang ayahnya, Zakhaev mengancam Tim Bravo untuk pergi dari Rusia atau meluncurkan rudal nuklir untuk menghancurkan Amerika Serikat dan Inggris. Tim Bravo berusaha menghentikan peluncuran rudal nuklir dan berhasil. Zakhaev berusaha membunuh mereka dengan mengirimkan beberapa truk dan helikopter Ultranasionalis. Akhirnya, Zakhaev, dikawal 2 orang membunuh satu persatu anggota Tim Bravo, dan ia sendiri membunuh Gaz, segera, helikopter mereka dihancurkan helikopter Loyalis yang muncul untuk menyelamatkan Tim Bravo. Price memberikan Soap pistolnya, memberikan kesempatan membunuh Zakhaev. Soap membunuh Zakhaev, juga 2 pengawalnya. Tetapi Loyalis kalah, Ultranasionalis berganti pemimpin dengan Boris Vorshevsky sebagai pemimpin baru, sementara Vladimir Makarov, Penunggang Kuda Pertama menjadi ketua Ekstremis. Zakhaev dianggap sebagai martir, patungnya didirikan di Red Square Moskow dan namanya diabadikan sebagai nama baru Bandara Internasional Sheremetyevo, Moskow dalam Modern Warfare 2.
  • Khaled al-Asad (Arab: خالد الأسد) - Penunggang Kuda Kedua, teman Zakhaev dan pemimpin dari OpFor. Ia mengeksekusi Al-Fulani dan menyebarkan video eksekusinya dalam saluran televisi nasional. Pasukan USMC mencari Al-Asad di berbagai tempat di Kuwait pada misi 'Charlie Don't Surf', tetapi tidak menemukannya. Ketika USMC menyerbu Ahvaz untuk menangkapnya, alih-alih menangkapnya, bom nuklir meledak, menewaskan 30.000 marinir. Tim Bravo SAS dengan informasi Nikolai berhasil menangkap Al-Asad untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ketika Kapten Price menanyai Al-Asad soal asal bom nuklir tersebut, handphonenya menyala, ketika Price menjawabnya, mengenal penelpon, Price membunuh Al-Asad. Ketika Gaz bertanya siapa sang penelpon, Price hanya menjawab "Zakhaev..., Imran Zakhaev...."
  • Viktor Zakhaev (Rusia: Виктор Захаев) - Penunggang Kuda Ketiga, putra dari Imran Zakhaev dan komandan lapangan dari Ultranasionalis. Ia mengantar Al-Fulani ke tempat pengeksekusiannya. Kemudian ketika ia berusaha ditangkap oleh Tim Bravo, ia bunuh diri. Kematiannya membuat ayahnya marah dan mengultimatum seluruh pasukan Amerika dan Inggris pergi dari Rusia, atau negara mereka akan menderita.

Call of Duty: Modern Warfare 2[sunting | sunting sumber]

5 tahun kemudian, Ultranasionalis menang, Amerika dan Rusia terlibat perang dingin baru. Makarov menghasut Amerika Serikat dan Rusia sehingga mereka berperang. Apakah Task Force 141 berhasil menghentikan perang dan mengungkap konspirasi dibaliknya?

Faksi - faksi[sunting | sunting sumber]

Protagonis[sunting | sunting sumber]

  • Task Force 141 - Satuan unit elit tentara internasional antiteroris yang anggotanya mencakup tentara-tentara hebat dari seluruh dunia. Anggotanya mayoritas berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Misi utama mereka adalah memburu teroris Rusia Vladimir Makarov, tetapi hampir semua anggota mereka dibunuh maupun ditahan setelah dikhianati oleh pemimpin mereka sendiri, Letjen Shepherd karena dianggap mempunyai hubungan dengan Makarov dan Joseph Allen, anggota baru mereka.
  • U.S. Army Rangers - Pasukan elit AS yang bertugas menghadang serangan Rusia ke Pantai Timur Amerika Serikat sepanjang permainan. Awalnya, Sersan Foley dan Pratu Joseph Allen melatih Pasukan Nasional Afghanistan di Fire Base Phoenix, Afghanistan. Selanjutnya, mereka berdua, Kopral Dunn, dan beberapa tentara Rangers dan Afghanistan menyerang sebuah kota yang dikuasai oleh OpFor. Pasukan mereka kemudian dipulangkan esok harinya, dan ketika Rusia menginvasi AS esok harinya, Rangers langsung berperang melawan mereka. Foley, Dunn dan Prajurit James Ramirez bertempur melawan pasukan Rusia, termasuk VDV dan Spetznas di Virginia dan Washington, D.C., dan akhirnya setelah pertempuran yang sengit dan ledakan EMP yang mematikan seluruh Pantai Timur, Rangers berhasil menguasai kembali Gedung Putih.
  • U. S. Army - Pasukan Angkatan Darat Amerika Serikat yang dipimpin oleh Overlord, basis pasukan AS secara keseluruhan. Ketika Rusia menyerang Pantai Timur AS, AD terdesak karena serangan mendadak dan hampir kalah sebelum ledakan EMP terjadi, membalikkan keadaan, dan berhasil menguasai kembali sebagian besar Pantai Timur dari serangan Rusia.

Antagonis[sunting | sunting sumber]

  • Federasi Rusia - Antara tahun 2011 sampai 2016, terjadi pergantian tampuk kepemimpinan dari Imran Zahaev yang sudah tewas ke Vladimir Makarov (setelah kematian Imran Zakhaev, partai ini sempat mengalami kebingunan dan segera digantikan dengan diangkatnya Makarov sebagai pemimpin mereka). Mereka memenangi Perang Saudara Rusia Kedua dan menempatkan Boris Vorshevsky sebagai presiden berikutnya. Kemudian partai ini terpecah menjadi dua karena perbedaan tujuan Vorshevsky dan Makarov, yaitu:
    1. Sayap Politik - Dipimpin oleh Boris Vorshevsky, Presiden Rusia. Lebih menginginkan perdamaian daripada perang dan berusaha memperbaiki hubungan dengan Loyalis maupun Barat. Tetapi berbalik menyerang Amerika Serikat setelah diadu domba oleh Makarov dalam misi "No Russian". Pasukan Rusia menyerbu Pantai Timur AS setelah mengecoh satelit militer yang menyatakan mereka menyerbu Pantai Barat. Segera, Washington, D.C., New York dan berbagai wilayah lain dikuasai Rusia. Tetapi setelah EMP menghantam kedua pihak, Amerika Serikat mulai membalikkan keadaan dan berhasil merebut kembali Gedung Putih.
    2. Sayap Ekstremis/Lingkaran Dalam - Dipimpin oleh Vladimir Makarov, Penunggang Kuda Pertama, 'Bayangan Zakhaev'. Melakukan berbagai aksi terorisme di dalam maupun luar Rusia setlah dikeluarkan dari Ultranasionalis. Pada tahun 2016, mereka melakukan pembantaian massal di Bandara Internasional Zakhaev, Moskow dan memicu Perang Rusia-Amerika. Selanjutnya, mereka berusaha mempertahankan sebuah tambang minyak lepas pantai di dekat Petropavlosk (gagal), mempertahankan Gulag Petropavlosk (gagal), mempertahankan sebuah markas kapal selam di Petropavlosk (gagal), mempertahankan rumah Makarov (gagal, tetapi akhirnya berhasil), berusaha membunuh Ghost dan Roach (gagal) dan akhirnya melawan Shadow Company dan Task Force 141 di dekat Kandahar, Afghanistan (tidak diketahui). Setelah itu, Makarov bersembunyi selama 2 bulan.
  • Shadow Company - Unit militer yang dibentuk dan dipimpin oleh Letnan Jenderal Shepherd untuk membunuh TF-141 dan Lingkaran Dalam secara bersamaan. Anggotanya hanya mematuhi Shepherd dan loyal kepadanya. Setelah Shepherd tewas, statusnya tidak diketahui.
  • Militia Brasil - Geng bersenjata yang dipimpin oleh Alejandro Rojas, mereka terlibat dalam perdagangan senjata gelap dan menyuplai tim Makarov yang melakukan pembantaian massal di Moskow. Mereka menganggap Task Force 141 adalah tentara bayaran polisi Brasil karena tidak bisa menghentikan mereka. Muncul dalam 2 misi di Rio, yaitu "Takedown" dan "The Hornet's Nest".

Karakter[sunting | sunting sumber]

Protagonis[sunting | sunting sumber]

Task Force 141[sunting | sunting sumber]
  • Letnan Simon 'Ghost' Riley - (Craig Fairbrass) Letnan misterius dari Inggris yang menjadi tangan kanan dari Soap (kemudian Price) dan atasan dari Roach. Sedikit yang diketahui darinya kecuali Ghost adalah ahli dalam komputer dan senjata taktis. Kemunculan pertamanya adalah di misi "Takedown" ketika Soap, Roach dan Ghost serta beberapa anggota TF-141 lainnya berusaha menangkap Alejandro Rojas, pedagang senjata gelap di Rio de Janeiro. Kemunculan terakhirnya adalah dalam misi "Loose Ends" ketika Ghost dan Roach dikhianati dan dibunuh Shepherd setelah mengambil data penting Makarov.
  • Sersan Gary 'Roach' Sanderson - Karakter yang dimainkan dalam sebagian besar permainan ini. Anggota Task Force 141 dari Skotlandia dan bawahan dari Kapten John "Soap" MacTavish yang terlibat sepanjang perburuan terhadap Vladimir Makarov. Ia dimainkan dari misi "Cliffhanger" ketika Ia dan Soap menyeludup ke markas Ultranasionalis di Kazakhstan. Penampilan terakhirnya adalah di misi "Loose Ends" ketika Ghost, Roach, Scarecrow, Ozone, Archer dan Toad berusaha membunuh Makarov di rumah persembunyiannya di perbatasan Georgia-Rusia. Sebaliknya, tim tersebut mendapatkan 'Pedoman Operasi' Makarov dan Roach menyalinnya. Ketika ekstrasi, Roach terluka dan ditolong Ghost ke Pave Low. Malangnya, Roach dan Ghost dikhianati dan dibunuh Shepherd dengan ditembak, lalu dibakar.
  • 'Meat' dan 'Royce', 'Scarecrow' dan 'Ozone', 'Archer' dan 'Toad', 'Rook' - 'Meat' dan 'Royce' adalah sepasang anggota TF-141 yang terlibat dalam misi "Takedown". Setelah Meat memperingatkan warga Brazil yang tinggal di favela, Meat, Royce dan Roach segera terlibat adu tembak dengan Militia Brazil. Keduanya terbunuh sementara Roach selamat. Scarecrow dan Ozone adalah sepasang anggota TF-141 yang muncul dalam misi "Loose Ends". Keduanya tewas ketika berusaha melindungi perangkat penyalin yang dipasang Roach untuk menyalin semua file yang berhubungan dengan Makarov. Archer dan Toad adalah sepasang penembak jitu anggota TF-141 yang bertugas melindungi Ghost, Roach, Scarecrow dan Ozone. Keduanya diperkirakan tewas ataupun berhasil lolos ketika Shepherd membunuh Ghost dan Roach sementara anggota Shadow Company mencari mereka berdua. Rook adalah anggota TF-141 dari Australia yang mengendarai jip untuk sarana Price, Soap dan dia kabur dari pertarungan antara Ekstremis Makarov dan Shadow Company Shepherd. Rook dibunuh anggota Shadow Company dalam ekstrasi dan Soap mengendalikan setir jip karena kaki Rook yang menginjak pedal gas sebelum ia tewas.
Army Rangers[sunting | sunting sumber]
  • Prajurit James Ramirez - Karakter yang dimainkan dalam sebagian besar kampanye US Army Rangers dari mempertahankan Pantai Timur AS sampai kemenangan di Gedung Putih. Pertama dimainkan dalam misi "Wolverines!" ketika Ia, Foley dan Dunn berusaha melindungi Raptor, informan Amerika Serikat. Kemudian mereka bertiga membantu evakuasi sekitar 2.000 orang yang terkepung diPenampilan terakhirnya ketika di misi "Whiskey Hotel", atau disingkat WH/White House (Gedung Putih) ketika ketiganya mencegah bom karpet oleh USAF (Angkatan Udara Amerika Serikat) terhadap Washington, D.C.
  • Prajurit Kelas Satu/Pratu Joseph Allen/'Alexei Borodin (Rusia: Алексей Бородин)' - (Troy Baker) Lahir di Ithaca, New York pada tahun 1993/94. Dimainkan pada 2 misi pertama dan misi keempat. Pertama dimainkan di misi "S.S.D.D." ketika Allen, Foley, Dunn dan Shepherd melatih pasukan Afghan National Army (ANA) di Afghanistan. Penampilan terakhirnya adalah di misi kontrovesial "No Russian" ketika Ia, Makarov, Viktor, Lev dan Kiril melakukan pembunuhan massal di Bandara Internasional Zakhaev. Allen kemudian dibunuh Makarov karena identitasnya sudah diketahui olehnya untuk dijadikan perlindungan aksi Makarov di bandara tersebut. Penemuan mayat Allen oleh FSB membuat Rusia berpikir bahwa kejadian tersebut didalangi/didukung oleh Amerika Serikat. Sebagai balasan, Rusia menginvasi Amerika Serikat, dan akan membalas '1.000 orang setiap orang yang terbunuh di Moskow'.
  • Sersan Foley - (Keith David) Ketua tim Hunter 2-1 yang beranggotakan ia, Dunn, dan Allen (kemudian Ramirez) dan beberapa tentara lain. Ia muncul di misi pertama ketika Ia, Dunn dan Allen mengajari ANA , selanjutnya tim Hunter 2-1 dan Hunter 2-3 membantu ANA menguasai kembali kota yang dikuasai OpFor "Team Player". Kemudian ia, Dunn dan semua tentara dipindahkan ke AS untuk menghadapi invasi Rusia. Ramirez bergabung dalam Hunter 2-1 menjadi bawahan dari Foley. Akhir kemunculannya ketika mereka bertiga (Foley, Dunn dan Ramirez) membantu tentara Amerika Serikat dalam usaha menguasai kembali Gedung putih. Sepanjang misi "Wolverines" sampai "Whiskey Hotel" ia terus memberi perintah kepada Ramirez lebih banyak daripada yang lain. Itupun dijadikan meme yang cukup terkenal di dunia maya. Meme tersebut biasanya diawali dengan "Ramirez!" kemudian dilanjutkan dengan perintah yang biasanya aneh dan tidak mungkin. Misalnya: "Ramirez! Hancurkan AC-130 itu dengan pisang!!!", "Ramirez, ini pisaunya, sekarang hancurkan helikopter itu!!!", dll.
  • Kopral Dunn - (Barry Pepper) Anggota Hunter 2-1 dengan posisi tangan kanan dari Foley sekaligus medis. Kemunculan pertamanya adalah di misi "S.S.D.D." ketika Ia menyuruh Allen mengajari ANA. Ia mempunyai rasa humor yang sarkastik dan mengomentari hal-hal yang menyebalkan. Seperti ketika dia mengomentari Allen tentang pekerjaan yang diterimanya yang 'tidak sebanding' dengan usaha rekan-rekannya, juga Foley ketika permintaan bantuan udara mereka ditolak. Ia juga panik ketika berada dalam situasi yang tidak seharusnya, seperti ketika ia menghindari kendaraan terbang yang jatuh karena Gelmbang Elektromagnetik. Ia peduli dengan temannya dan bahkan ia tidak menyukai Shepherd karena sifatnya yang tidak peduli terhadap bawahannya. Sebagai medis, ia pernah ditugaskan untuk mengawasi kondisi Raptor pada misi "Wolverines!" dan memastikan keadaan seorang tentara (yang sudah tewas) pada misi "Second Sun". Dunn sangat membenci Rusia sejak misi "Wolverines!" sampai kemunculan terakhirnya di misi "Whiskey Hotel" ketika Hunter 2-1 berhasil menguasai kembali Gedung Putih. Ia berharap mungkin nanti akan ada serangan balasan ke Moskow dan dia akan meratakannya dengan tanah ketika itu terjadi.
  • Overlord - Kode nama dari Basis Komando Tentara AS yang memberikan komando dan informasi tentang suatu objektif dan kekuatan musuh sepanjang kampanye Amerika Serikat.

Antagonis[sunting | sunting sumber]

  • Letnan Jendral 'Gold Eagle' Shepherd - (Lance Henriksen, David Brandon George di Operation Kingfish) Protagonis, kemudian Antagonis utama dalam permainan. Komandan dari US Army Rangers, TF-141 dan Shadow Company (SC). Ia pertama kali terlihat saat ia melihat kemampuan Allen pada misi "S.S.D.D.", Ia juga terlihat memimpin dan bertarung bersama USMC pada misi "Team Player"". Terkesan akan kemampuan Allen, Shepherd memasukkannya kedalam Task Force 141, organisasi unit multibangsa anti-teroris terbesar di dunia. Ia juga memerintahkan Hunter 2-1 untuk mencari HVI pada misi "Exodus". Ia memerintahkan pencarian Tahanan 627 dengan bantuan Angkatan Laut Amerika Serikat. Pada misi "Second Sun", ia mendapatkan cek kosong dari pemerintah AS untuk membunuh Makarov. Di misi "Loose Ends", Shepherd dan Shadow Company (SC) membunuh anggota TF-141 yang terbagi 2 di Afghanistan dan perbatasan Georgia-Rusia. Setelah kegagalannya untuk membunuh Price dan Soap, Shepherd mendeklarasikan semua anggota TF-141 sebagai pengkhianat dan kriminal dunia. Banyak anggota TF-141 yang ditangkap aupun dibunuh karena aksinya dan Shepherd menjadi pahlawan perang Amerika-Rusia. Pada misi "Just Like Old Times", Price dan Soap berusaha membunuh Shepherd di Basis SC di jaringan gua di Afghanistan. Shepherd segera menghancurkannya dan kabur dengan perahu motor dikawal konvoi perahu motor yang berisi ratusan anggota SC. Price dan Soap selamat dan berusaha membunuh Shepherd pada misi "Endgame". Tetapi ketika Soap akan membunuhnya, Shepherd menusuk dadanya dengan pisau.

Disini terungkap kalau Shepherd adalah komandan dari 30.000 pasukan USMC yang tewas dalam ledakan nuklir saat melawan OpFor. Marah dan kecewa atas kekuatan Amerika Serikat yang lemah dan dunia internasional yang tidak menghiraukan ancaman dari Rusia yang dikuasai Ultranasionalis, Ia segera membangun unit militernya yang hanya loyal kepadanya, Shadow Company untuk memburu Vladimir Makarov, teroris Rusia dan pemimpin Partai Ultranasionalis sayap Ekstremis dan Task Force 141. Ia mengutus Allen melalui CIA sengan nama samaran "Alexei Borodin" untuk mengikuti Makarov yang telah terikat suatu perjanjian dengannya. Dalam sepanjang permainan, terungkap bahwa Shepherd yang bertanggung jawab atas pembunuhan massal di Bandara Internasional Zakhaev. Misinya adalah untuk membuat Amerika Serikat sekali lagi menjadi kekuatan global yaang tak tertandingi dan membuat dirinya sendiri pahlawan yang membuat semua itu. Akhirnya, Price menyelamatkan Soap dari Shepherd, tetapi saat Price sendiri pingsan, Soap menyelamatkan Price dengan melempar pisau tepat ke mata kiri Shepherd, otomatis membunuhnya.

  • Vladimir Makarov (Rusia: Влади́мир Мака́ров) - (Roman Varshavsky) Antagonis kedua yang pertama dikenalkan dalam permainan. Pemimpin Partai Ultranasionalis sayap Ekstremis, pembunuh psikopat yang marah atas kematian Imran Zakhaev dan bersumpah akan membunuh Price dan Soap, orang yang membunuh Zakhaev. Dalam 5 tahun antara CoD4: MW dan CoD: MW2, ia berhasil memenangkan Perang Sipil Rusia Kedua dan menyingkirkan pengaruh Loyalis dengan menaruh Boris Vorshevsky, pemimpin Partai Ultranasionalis sayap Politik menjadi Presiden Rusia. Kemudian hubungan Ekstremis dan Politik dalam Ultranasionalis putus setelah Makarov menimbulkan perang dingin baru antara Amerika Serikat dan Rusia. Dalam misi kontrovesial "No Russian", Makarov, Viktor, Lev, Kiril dan Allen membantai penduduk sipil, polisi dan FSB/Tentara Rusia, Makarov yang menyadari identitas asli Allen membunuhnya dan membuat Rusia mengira AS mendukung pembantaian tersebut. Terakhir kali terdengar dalam misi "The Enemy of My Enemy" ketika ia memberitahu Price dan Soap lokasi basis rahasia SC di Afghanistan. Makarov kemudian kembali sebagai antagonis utama dalam Call of Duty: Modern Warfare 3.
  • Viktor, Lev dan Kiril - 3 anggota Ekstremis yang membantu Makarov dalam "No Russian". Viktor, Makarov, dan Anatoly selamat dalam misi tersebut sementara Lev dan Kiril tewas karena dibunuh FSB. Viktor kemudian ditemukan tewas dalam misi "Exodus" saat Foley, Dunn dan Ramirez mencoba mengevakuasi HVI. Mereka terlambat karena Viktor dan HVI telah tewas karena saling membunuh.
  • Alejandro 'Alex the Red' Rojas - Pedagang senjata gelap dari Brasil yang mensuplai Makarov dan teman-temannya dalam misi "No Russian". Pada misi "Takedown", Soap dan anggota TF-141 lainnya menangkapnya dalam favela di Rio de Janeiro. Ia bisa dibunuh atau dibiarkan untuk mati oleh Roach di misi "The Hornet's Nest".

Find Makarov: Operation Kingfish[sunting | sunting sumber]

Find Makarov: Operation Kingfish (atau Operasi Kingfish) adalah sebuah film pendek kedua yang dibuat oleh We Can Pretend dan didanai oleh Activision sebagai respon dari film pendek pertama, Find Makarov. Menjelaskan tentang misi Task Force 141 dan Delta Force untuk menangkap Kingfish, yang diketahui sebagai Vladimir Makarov pada tanggal 8 Oktober 2013. Juga menjelaskan alasan Price berada di gulag di Petropavlosk-Kamchatsky, Rusia dalam misi "The Gulag".

Faksi[sunting | sunting sumber]

  • Task Force 141 - Tim utama yang beranggotakan Price, Soap, Ghost dan Roach, mereka bertugas menangkap Kingfish. Tetapi, setelah membobol kamar target, itu hanya jebakan Kingfish untuk membalas dendam terhadap Soap dan Price yang membunuh Zakhaev.
  • Delta Force - Tim penembak jitu yang beranggotakan Sandman Dan Frost. Mereka membantu 141 membunuh penjaga rumah Makarov dan melarikan diri menuju tempat evakuasi. Ketika Soap terluka, Frost menarik Soap kedalam helikopter dan Sandman mendesak pilot agar tidak meninggalkan Price. Tetapi helikopter semakin terancam dan Delta Force serta Task Force 141 meninggalkan Price.
  • Inner Circle/Lingkaran Dalam - Anak buah Makarov menjaga rumahnya di Ukraina. Ketika 141 berhasil menguasai tempatnya, mereka mengejar 141 dan Delta Force, menghancurkan AC-130 bantuan Delta Force, melukai Soap dan menangkap Price.

Karakter[sunting | sunting sumber]

  • Kapten John 'Soap' MacTavish - (Jon Morgan (aktor), Fraser Jardine (suara)) Anggota tim 141 yang juga bertugas menangkap Kingfish. Ia diperlihatkan sedang mengisi magasin peluru, kemudian ia menceritakan kepada Shepherd tentang Operasi Kingfish. Ia, Price, Ghost dan Roach menyusup ke rumah Kingfish dengan bantuan Sandman dan Frost. Mereka menaklukkan rumah Kingfish dan mendobrak ruang kerjanya. Soap memanggil Price dan mereka melihat kalau mereka diburu oleh Kingfish. Mereka kabur, tetapi musuh semakin mendekat, Soap kemudian terkena ledakan RPG dan terluka cukup parah. Roach dan Sandman menariknya, tetapi Soap bersikeras ingin menolong Price yang menahan serangan musuh. Price tertangkap sementara Soap dan yang lain selamat karena pengorbanannya.
  • Jenderal Shepherd - (David Brandon George (aktor), Don Berns (suara)) Ia menyuruh Soap menceritakan tentang Operasi Kingfish dan Price. Sesudah Soap menceritakan misinya yang gagal, ia menyerahkan profil Kingfish kepada Soap.
  • (Ditangkap) Kapten Price - (David Kinsman) Pemimpin dari Tim Task Force 141 yang bertugas menangkap Kingfish. Setelah memastikan bahwa ia tidak ada, Price dan Soap melihat kalau mereka adalah target dari Makarov karena mereka yang membunuh Imran Zakhaev. Segera ia, Soap dan timnya kabur karena mereka sudah dikepung tentara Kingfish. Ia melindungi evakuasi teman-temannya dan ditangkap oleh musuh. Price ditahan di gulag di Petropavlosk-Kamchatsky dan diselamatkan Soap 3 tahun kemudian.
  • Kingfish/Vladimir Makarov - Target dalam Operasi Kingfish. Ketika tim gabungan Task Force 141 dan Delta Force menyerbu markasnya, ia tidak ada. Ruang kerjanya telah dipasangi sebuah bom yang C4 berbunyi dan mereka semua keluar sebelum bom itu meledak. Kemudian, anak buahya menyerbu mereka, memaksa mereka kabur dengan tim Delta Force dan menangkap Price.

Call of Duty: Modern Warfare 3[sunting | sunting sumber]

Dalam permainan ini, Task Force 141 dibubarkan karena Shepherd. Anggota yang tersisa berusaha mencari Makarov sambil menghindari kejaran seluruh dunia dengan dibantu teman-teman lama mereka. Tindakan Makarov semakin jauh dengan menculik Presiden Rusia dan menyerang Eropa. Sekarang, nasib dunia hanya tergantung oleh usaha sisa-sisa Task Force 141 dan Delta Force.

Faksi[sunting | sunting sumber]

Protagonis[sunting | sunting sumber]

  • Task Force 141 Disavowed (Ditiadakan) (TF-141 Dis.) - Shepherd mengklaim Price dan Soap sebagai penjahat paling dicari oleh dunia, membekukan Task Force 141 dan memerintahkan pembunuhan atau penangkapan anggota TF-141 lainnya. Mereka muncul dalam berbagai misi dalam usaha untuk membunuh Makarov.
  • Delta Force - Pasukan khusus Amerika Serikat yang dalam misi kedua "Black Tuesday" berusaha mempertahankan New York dari pasukan Rusia. Kemudian saat Invasi Rusia ke Eropa, mereka membantu mempertahankan berbagai kota besar di Eropa sambil melakukan misi penting seperti di Hamburg, Jerman untuk menyelamatkan Wapres AS; Paris, Perancis untuk menangkap dan mengekstrasi teroris Rusia, Volk dan Berlin, Jerman untuk menyelamatkan putri Presiden Rusia, Alena. Akhirnya, mereka berhasil menyelamatkan Presiden Rusia dan putrinya dari sebuah tambang di Siberia Timur, Rusia meskipn Tim Metal tewas dalam ekstrasi.
  • Special Air Service - Dalam misi "Mind The Gap", tim Bravo 6 dan 9 yang dikomandani oleh Wallcroft menyerbu sebuah pelabuhan di tepi Sungai Thames, London untuk menghentikan pengiriman paket bom ke seluruh London. Misi ini berakhir dengan kegagalan karena (tergantung pilihan anda di awal misi) bom meledak tepat di depan mereka atau di tempat lain. Selanjutnya Komandan SAS atau "Baseplate", Mayjen MacMillan membantu Price dalam operasi pencarian Makarov meskipun Price sedang diburu oleh pemerintah.
  • Federal Protective Service - (Rus: Федеральной службы охраны/Federal'noy sluzhby okhrany) Pasukan khusus pengawal tokoh-tokoh politik penting Rusia termasuk Presiden Rusia, Boris Vorshevsky yang muncul pada misi "Turbulence". Andrei Harkov, anggota FSO, dipimpin oleh Leonid Pudvokin melindungi Presiden Vorshevsky saat Pesawat Kepresidenan dibajak oleh Ekstremis. Meskipun mereka menyelamatkan Alena, putri Vorshevsky, Harkov dkk. gagal menyelamatkan Vorshevsky untuk diculik Makarov.
  • Pasukan Perlawanan Ceko - Pasukan pemberontak yang dibentuk oleh rakyat Ceko setelah negaranya dijajah Rusia dalam awal Perang Dunia Ketiga Front Eropa. Diketuai Pemimpin Pemberontakan (di Praha), misi utama mereka adalah untuk membebaskan Ceko lagi dari genggaman Rusia. Mereka muncul dalam misi "Eye of The Storm" dan "Blood Brothers". Mereka membantu TF-141 Dis. untuk mencapai menara gereja di Praha dalam upaya membunuh Makarov. Mereka juga membantu tim TF-141 Dis. membantu Soap yang terluka parah meskipun akhirnya tewas. Akhirnya mereka membantu Price dan Yuri keluar dari Praha meskipun mereka semua akhirnya terbunuh.
  • GIGN - Pasukan Spesial Prancis yang membantu Tim Metal mencari Volk pada misi "Bag and Drag".Ketika Makarov menyerang Eropa dengan bom beracun, markas mereka di Satory juga dibom. Banyak orang tewas termasuk Komandan Morel, pemimpin GIGN. Ketika Tim Metal datang, hanya 7 orang tersisa (termasuk yang luka) dari mereka di Paris. 4 dari mereka menemani Tim Metal dan ketika sampai kedalam katakombe, hanya Sabre dan Faucon yang selamat. Mereka berdua kemudian melindungi Tim Metal yang berusaha menaiki kendaraan untuk mengejar Volk yang kabur.

Antagonis[sunting | sunting sumber]

  • Lingkaran Dalam/Ekstremis - Langkah kelompok ini semakin mendalam dengan menculik Presiden Rusia, Boris Vorshevsky dan mengomando pasukan Rusia untuk menguasai Eropa. Mereka juga menculik Wapres AS dan putri Vorshevsky, Alena meskipun semua usaha mereka gagal. Aksi mereka diketahui ketika Volk diinterogasi dan informasi dari TF-141 Dis., membantu pasukan AS mengakhiri perang. Akhirnya, pemimpin mereka, Makarov dibunuh oleh Price.
  • Militia Afrika - Dibayar oleh Makarov untuk bekerjasama dengan Fregata, perusahaan yang menyebarkan paket bom beracun ke seluruh kota besar di Eropa. Dilawan oleh Price, Soap dan Yuri di Sierra Leone, dan dilawan lagi oleh mereka, Nikolai dan anak buahnya di Somalia dalam usaha menangkap Waraabe, pemimpin mereka.
  • Staf Hotel Oasis - Dibayar oleh Makarov untuk menjaga markasnya di Dubai, dilawan oleh Price dan Yuri dalam misi "Dust to Dust". Mereka gagal dan akhirnya Makarov dibunuh oleh Price.
  • Pasukan Rusia - Terdiri dari Pasukan Khusus Rusia (Spetsnaz), Angkatan Darat, Laut dan Udara Rusia dan Pasukan Parasutis Rusia. Berperang dengan tentara Amerika Serikat (normalnya) dan Eropa (setelah Vorshevsky diculik). Mereka dikendalikan oleh Makarov - yang menculik Vorshevsky - secara rahasia. Akhirnya mereka berhenti berperang setelah konfrensi perdamaian dibuat antara pemerintah Amerika Serikat dan Rusia.

Karakter[sunting | sunting sumber]

Protagonis[sunting | sunting sumber]

  • Task Force 141 Disavowed

Yuri (Rusia: Юрий) - (Brian Bloom) Mantan prajurit Spetsnaz yang dikatakan Nikolai 'lebih membenci Makarov daripada Price'. Yuri, Price, Soap dan Nikolai segera melakukan usaha untuk membunuh Makarov di Sierra Leone dan dengan bantuan anak buah Nikolai di Somalia. Setelah teman Makarov, Volk ditangkap di Prancis dan diinterogasi, mereka berempat memasuki Praha, Ceko untuk membunuh Makarov. Tetapi usaha mereka gagal dan Soap meninggal dengan mengungkap hubungan Makarov dengan Yuri.

Price meninju Yuri dan mendesaknya untuk memberitahukan segala sesuatu tentang Makarov atau Price akan membunuhnya. Yuri mengungkapkan bahwa 15 tahun yang lalu, ia bertemu Makarov dan berteman dengannya. Bersama, mereka menyelamatkan Imran Zakhaev ketika berusaha dibunuh oleh Price dan MacMillan. Ia juga menemani Makarov saat dia menyuruh orang-orangnya untuk meledakkan bom nuklir yang membunuh 30 ribu prajurit USMC. Percaya Makarov telah berubah, Yuri memberitahu FSB, polisi Rusia tetapi ia segera ditangkap Makarov dan teman-temannya. Yuri ditembak dan ditinggalkan untuk mati, tetapi ia masih hidup dan bermaksud membunuh Makarov sebelum ia jatuh pingsan kehabisan darah. Yuri diselamatkan oleh petugas medis dan sejak itu berusaha membunuh Makarov dengan cara apapun.

Mereka berdua menyusup ke sebuah benteng yang digunakan sebagai markas operasi Makarov untuk menguasai Eropa. Setelah mendapatkan informasi tentang keberadaan Vorshevsky, Price dan Yuri serta tim Metal menyelamatkan Vorshevsky dan putrinya. 3 bulan kemudian, Price, Yuri dan Nikolai berusaha membunuh Makarov di Dubai. Yuri mengorbankan dirinya dibunuh oleh Makarov untuk memberi Price waktu untuk menbunuhnya.

  • Delta Force - Satuan khusus dari Amerika Serikat. Tokoh-tokoh utama dari Delta Force berasal dari Tim Metal.
  1. Tim Metal - Kelompok utama dalam bagian kampanye Delta Force. Beranggotakan 4 sersan, yaitu 'Sandman', 'Truck', 'Grinch' dan 'Frost'.
    • Master Sersan 'Sandman' - (William Fichtner di MW3, Ray Davids di Operation Kingfish) Pemimpin dari Tim Metal dan teman lama Price. Ia hanya satu dari segelintir orang yang masih percaya kepada Price saat Price dan Soap dicap sebagai kriminal oleh Shepherd. Pertama kali muncul ketika Tim Metal berusaha meruntuhkan menara anti-radio Rusia di New York, kemudian ia dan Frost membajak kapal selam Rusia yang selanjutnya dipakai untuk menghancurkan armada AL Rusia.
    • Sertu 'Truck' - (Idris Elba) Tangan kanan dari Sandman dan pemegang senjata otomatis. Seorang keturunan Afrika-Amerika yang menjadi bagian dari Tim Metal. Ikut bagian dalam Invasi Rusia ke Eropa ketika Tim Metal menyelamatkan Wapres AS yang disandera di Hamburg, Jerman. Kemudian ikut dalam misi ekstrasi Volk di Paris dan misi evakuasi Alena Vorshevsky, putri Presiden Rusia di Berlin yang gagal. Truck, Sandman dan Grinch tewas setelah berhasil menyelamatkan Alena dan menahan serangan musuh yang berusaha menjatuhkan helikopter Price, Yuri dan Presiden Rusia di tambang Siberia.
    • Sertu 'Grinch' - (Timothy Olyphant) Anggota Tim Metal yang bekerja sebagai penembak jitu dalam tim. Ia mempunyai beberapa kemiripan dengan 'Gaz', diantaranya memakai topi, rasa humor yang buruk dan kata-kata yang keras. Beraksen AS bagian Selatan. Hal yang paling diingat ketika ia, Sandman dan Truck melindungi evakuasi Presiden Rusia, ia memegang dua Desert Eagle dan menembaknya ke arah yang berbeda.
    • Staf Sersan Derek 'Frost' Westbrook - (Justin Major di Operation Kingfish) Anggota dengan pangkat terendah dari Tim Metal, bekerja sebagai penembak granat. Ia menjadi karakter yang dimainkan sepanjang misi-misi Tim Metal. Ia hanya tidak hadir saat Delta Force dan TF-141 menyelamatkan Presiden Rusia dan putrinya yang berujung pada kematian ketiga rekannya.
  2. 'Grizzly' atau 'Battle Captain' - Salah satu anggota Delta Force yang berperan penting dalam permainan. Pertama kali muncul ketika ia melaporkan situasi perang kepada Overlord. Ia maju ke medan perang di New York sebagai ketua Tim Anvil dalam misi "Black Tuesday". Ia membantu Tim Metal untuk menghancurkan menara 'jammer' Rusia di pusat bursa saham New York. Ia muncul lagi di misi "Hunter Killer" ketika ia melaporkan penarikan pasukan Rusia dari pantai Timur AS. Muncul terakhir kalinya di misi "Scorched Earth" ketika ia menghubungkan Alena Vorshevsky dan Sandman.
  3. 'Gator'- Anggota Delta Force yang bersama Tim Metal membawa Volk pergi dari Paris pada mission "Iron Lady".
  4. Tim Granit - Ditugaskan untuk menjemput Alena Vorshevsky di Berlin, Jerman. Tim Metal membantu mengamankan tempat pendaratan mereka dari musuh. Tetapi setelah sampai di tempat target, Tim Granit tekepung dan tewas karena suatu ledakan.
  • Special Air Service
    1. Mayor Jenderal 'Baseplate' MacMillan - (Tony Curran) Kembali dari Call of Duty 4: Modern Warfare, (dulunya Kapten) MacMillan sekarang menjadi pemimpin komando dari seluruh anggota SAS. Ia pertama kali terdengar pada misi "Mind the Gap" saat ia mengomando pasukan SAS yang berusaha menghentikan serangan bom kimia di London. Tetapi mereka gagal dan bom meledak di 4 tempat di kota London. Ia segera dihubungi oleh John Price, murid dan rekan lamanya di Resimen ke-22 SAS. Percaya bahwa bukan Price yang memulai Perang Dunia Ketiga, MacMillan segera memberitahukan informasi tentang Waraabe, yang ada hubungannya dengan Makarov. Terdengar terakhir pada misi "Stronghold", MacMillan, yang juga ingin Makarov tewas, memberi lokasi Benteng Karlstejn, pusat komando operasi Makarov di Eropa dan menyuplai peralatan untuk Price dan Yuri. Kemungkinan setelah itu, ia membantu Price membersihkan nama baiknya, mengembalikan status Task Force 141 dan membantu menyuplai senjata dan pakaian Juggernaut untuk Price dan Yuri pada misi "Dust to Dust".
    2. Letnan Wallcroft - (Craig Fairbass) Anggota SAS Bravo 6 yang kembali dari Modern Warfare. Pemimpin dari tim Bravo 6, ia, Griffen dan Burns menyelinap menuju Canary Wharf, London. Setelah tim Bravo lain menyerang, Wallcroft dan yang lain ikut menyerang tentara Lingkaran Dalam. Tetapi SAS tidak menemukan apa-apa dan segera diserang balik oleh Lingkaran Dalam. Bravo 6 dan 9 mengejar mereka sampai kabur menggunakan kereta bawah tanah, kedua tim Bravo mengejar dengan 2 jip. Wallcroft yang duduk di kursi penumpang meminta bantuan AH-6 Little Bird menembaki kereta. Tetapi jip Bravo 9 hancur dan menabrak lokomotif setelah ban depan mereka ditembak, menghancurkan rangkaian kereta dan menabrak jip Bravo 6, menewaskan Griffen. Wallcroft dan Burns selamat dan sampai ke Stasiun Westminster dimana Ekstremis sudah menguasai stasiun. Wallcroft dan Burns menumpas mereka dan bertemu dengan Bravo 2 di atas, dekat Istana Westminster. Kedua tim menghentikan truk bom kedua, tetapi sebelum sempat diketahui isinya, truk meledak, menewaskan banyak tentara SAS bersama dengan 3 truk lainnya di London. Tetapi Wallcroft selamat dan mengabarkan dalam misi selanjutnya, bahwa jalan Downing (tempat rumah Perdana Menteri Inggris) termasuk zona terkontaminasi gas beracun.
    3. Sergeant Marcus 'Michael' Burns - Anggota SAS Bravo 6 dan karakter yang dimainkan dalam misi "Mind the Gap". Dibawah komando Wallcroft, mereka berusaha mencari kargo misterius di sebuah tempat pengepakan di London. Ketika serangan Lingkaran Dalam pertama berhasil ditumpas, Burns membuka pintu truk sasaran, tetapi tidak ada apapun di dalamnya. Kemudian saat Lingkaran Dalam menyerang lagi, Burns dan yang lainnya menekan musuh sampai mereka kabur melalui jaringan kereta bawah tanah London. Burns, Griffen dan Wallcroft menaiki jip dengan Burns sebagai penembak dan Griffen sebagai pengemudi. Tetapi kereta menabrak jip mereka setelah rangkaian kereta hancur ditabrak jip Bravo 9. Wallcroft dan Burns yang selamat berhasil bertemu dengan Bravo 2 dan berusaha menghentikan truk bom yang dikejar Polisi Metropolitan London. Tetapi bom meledak di depan mereka semua, bersama dengan 3 bom lain di London dan menyebarkan bom beracun, membunuh banyak tentara SAS dalam peristiwa tersebut. Meskipun begitu, Wallcroft dan Burns selamat.
    4. Kopral Griffen - (Michael Cudlitz) Anggota SAS Bravo 6 yang juga kembali dari Modern Warfare. Ia bersama dengan Bravo 6 dan beberapa tentara SAS menyerbu markas Ekstremis untuk mencegah pemakaian 'Kargo Makarov' di London. Ketika Ekstremis mundur dan menumpang sebuah rangkaian kereta bawah tanah, Griffen mengendarai jip yang ditumpangi oleh Bravo 6. Tetapi, jip teman mereka, Bravo 9 hancur menabrak lokomotif, menghancurkan rangkaian dan menabrak jip Bravo 6. Griffen tewas sementara Wallcroft dan Burns selamat.
  • FSO
  1. Komandan Leonid Pudovkin (Rusia: Леонид Пудовкин) - (Boris Kievsky) Pemimpin dari Tim FSO yang mengamankan Pesawat Kepresidenan dan Presiden Rusia, juga ketiga tim agen FSO yang berada di dalam pesawat kepresidenan. Mengawal Presiden saat Lingkaran Dalam membajak Pesawat Kepresidenan ke tempat yang aman, tetapi terpisah dari Presiden ketika pesawat mendarat darurat. Ia tewas dibunuh Makarov.
  2. Agen Andrei Harkov (Rusia: Андрей Харков) - Anggota FSO Tim 1, Pengawal Presiden Rusia dan anak buah Pudovkin. Mengawal Presiden dan menyelamatkan putrinya ketika tentara Lingkaran Dalam membajak pesawat. Ia dan Pudovkin berusaha menyelamatkan Presiden yang berada di sisi lain reruntuhan pesawat. Meskipun berhasil menyelamatkan Presiden, ia membuka pintu helikopter evakuasi yang ditumpangi oleh Makarov. Ia ditembak oleh Makarov, dan Presiden ditangkap, ketika Harkov berusaha mengambil pistol, Makarov membunuhnya.
  3. Sersan Anton Fedorov - (Rusia: Антон Фëдоров) - Anggota lain FSO Tim 1 dan rekan dari Andrei. Ia tewas setelah terjatuh dari pesawat yang terbelah saat mendarat darurat.
  • Pemerintahan Rusia
  1. Boris Vorshevsky (Rusia: Борис Воршевский) - (David Anthony Pizzuto) Presiden Federasi Rusia yang menyerukan perang kepada AS pada prekuel permainan ini. Ketika Rusia kalah, ia mengumumkan sebuah pertemuan antara dirinya dengan Wapres AS tentang perdamaian antara Rusia dengan AS. Tetapi pada misi "Turbulence", ia diculik oleh Makarov dan semua pengawalnya - kecuali yang mengawal Alena - tewas. Kemudian pada misi "Stronghold", ia disiksa Makarov untuk menyerahkan kode peluncuran nuklir Rusia yang akan digunakan Makarov untuk menaklukkan dunia. Ia berusaha lepas ketika keberadaan Alena diketahui. Kemudian pada misi "Down The Rabbit Hole", Vorshevsky dan Alena diselamatkan oleh tim gabungan Delta Force dan Task Force 141 Disavowed. Meskipun Tim Metal tewas, perdamaian AS dan Rusia dibentuk dan status Price, Yuri dan Soap akhirnya dibersihkan atas jasa-jasa mereka berdua.
  2. Alena Borisovna Vorshevsky (Rusia: Алёна Борисовна Воршевская) - (Anna Graves) Putri dari Presiden Rusia, Boris Vorshevsky. Pada misi "Turbulence", ia tidak setuju dengan Vasili Zhukov karena sikapnya. Juga ia takut kalau hal yang akan disampaikan oleh ayahnya tidak disetujui oleh Vasili. Meskipun ayahnya diculik, ia berhasil selamat dan dievakuasi menuju Berlin. Tetapi sebelum pasukan Delta Force menyelamatkannya, Alena sudah diculik terlebih dahulu oleh pasukan Makarov yang menyusup dalam pasukan Rusia. Akhirnya ia dan ayahnya diselamatkan tim gabungan Delta FOrce dan Task Force 141 Disavowed meskipun Tim Metal tewas mengorbankan diri bagi mereka berempat (Boris, Alena, Price dan Yuri).
  3. Vasili Zhukov (Rusia: Василий Жуков) - Anggota Kabinet Rusia (kemungkinan Perdana Menteri) yang berada dalam pertemuan bersama dengan Presiden Vorshevsky. Vorshevsky menjelaskan kepada Alena, bahwa Vasili adalah orang yang tidak disukai sikapnya, tetapi itulah yang membuatnya lebih baik dalam pekerjaannya. Dalam misi "Turbulence", ia secara terang-terangan menolak usul perdamaian yang dilakukan oleh Vorshevsky. Setelah usaha evakuasi yang dilakukan Leonid dan Andrei, Vorshevsky diculik oleh Makarov dan Zhukov, Leonid dan Andrei dibunuh.
  • Pasukan Perlawanan Ceko
    1. Sersan Kamarov - (Mark Ivanir) Muncul lagi setelah 5 tahun yang lalu menyelamatkan Soap di Rusia, Kamarov memimpin sebuah grup perlawanan di kota Praha. Ia dan anak buahnya menolong Soap dan Yuri pergi menuju menara gereja sementara Price mengawasi dari jauh bersama Kamarov. Paginya, Kamarov ditugaskan menjadi orang dalam di pertemuan di Hotel Lustig, tetapi Makarov mengetahuinya dan menyiksa Kamarov, memaksanya memberitahukan seluruh detail rencana pembunuhan terhadap Makarov. Ketika Price sampai di tempat pertemuan, Kamarov, yang diikat ke kursi dan ditempeli C4 muncul di lift, dan meminta maaf karenanya, Price (menurutnya), Soap dan Yuri akan tewas segera. Ketika bom meledak menewaskan Kamarov, Price berhasil lolos.
    2. Pemimpin Pemberontakan - Ia membantu Price, Soap dan Yuri ketika mereka bertiga terkepung oleh BTR dan tentara Rusia. Anak buahnya menghancurkan BTR sementara 2 orang membawa Soap masuk kedalam markas terdekat sementara ia menyiapkan meja untuk tempat Soap ditidurkan. Setelah Soap meninggal, orang tersebut menyuruh Price dan Yuri pergi karena pasukan musuh yang mendekat, tetapi Price menolaknya, sebelum ia dapat memberi penghormatan terakhir dengan menaruh pistol M1911.45 miliknya ke dada Soap dan mengambil tanda pengenal serta jurnal Soap. Pasukan Rusia datang dan menyerbu mereka, Price dan Yuri lolos melalui selokan sementara sang pemimpin dan anak buahnya tewas.
  • GIGN
    1. Komandan Morel - Salah satu pemimpin GIGN, ia terbatuk-batuk ketika serangan gas terjadi karena ia terlambat memakai topeng gas. Tetapi ia sempat memberitahu Overlord tentang serangan tersebut sebelum tewas.
    2. Komandan 'Sabre' - (Jean-Michel Richaud) Pemimpin GIGN yang tersisa di Paris. Ia dan 2 orang tentaranya membantu Tim Metal mencari Volk, kemudian ia dan Faucon melindungi Tim Metal ketika mereka mengejar Volk yang kabur.
    3. Faucon dan Tueur - Anak buah Sabre, mereka membantu Tim Metal menangkap Volk di Paris. Faucon membantu Sabre melindungi Tim Metal menaiki kendaraan, mengejar Volk yang kabur, sedangkan Tueur tewas sebelum kedua rekannya dan Tim Metal menyusup ke Katakombe Paris.

Antagonis[sunting | sunting sumber]

  • Vladimir Makarov (Rusia: Влади́мир Мака́ров) - (Roman Varshavsky) Terungkap sebagai Sang Penunggang Kuda Pertama. Kembali dari Modern Warfare 2, ia berusaha membunuh sisa-sisa TF-141 Dis. dengan mengirim tentara Lingkaran Dalam ke markas Loyalis di Himachal Pradesh, India dalam misi "Persona Non Grata". Ia kemudian berencana menguasai Eropa dengan pertama-tama menculik Vorshevsky dan memerintahkan pencarian untuk Alena agar Vorshevsky menyerahkan kode peluncuran nuklir sebagai ganti nyawa Alena pada misi "Turbulence". Kemudian Makarov dengan bantuan Volk menyebarkan gas beracun di seluruh Eropa dan memerintahkan (secara rahasia) tentara Rusia untuk menguasai Eropa. Wakil Presiden Amerika Serikat hampir saja diculik juga oleh Makarov, terima kasih untuk usaha Delta Force dan tim Metal dalam serangan balasan ke Hamburg, Jerman di misi "Goalpost". Kemudian ia akan menghadiri sebuah pertemuan di Praha, Ceko bersama para bawahannya, TF-141 Dis. berusaha membunuhnya dengan bantuan Pasukan Perlawanan Ceko. Tetapi Makarov menyiksa Kamarov, mengetahui rencana tersebut dan membunuh Soap serta Kamarov (dan nyaris saja, Price) pada misi "Blood Brothers". Kemudian Makarov menanyakan situasi perang dan keberadaan Alena kepada anak buahnya di Ceko dari suatu tempat dalam misi "Stronghold". Rencana Makarov benar-benar gagal setelah keluarga Vorshevsky diselamatkan di sebuah tambang berlian di Siberia dalam misi "Down the Rabbit Hole". 4 bulan kemudian setelah menyelamatkan Boris dan Alena, Price - dengan bantuan TF-141 - berhasil membunuhnya dengan menggantung Makarov dengan tali helikopter meskipun Yuri tewas dibunuh Makarov dalam misi "Dust to Dust".
  • Waraabe - Pemimpin bajak laut/penguasa di kota Bosaso, Somalia, ia melindungi operasi pengiriman bom gas beracun Makaorv ke seluruh kota besar di Eropa. Dibunuh oleh Price sesudah ia memberitahukan lokasi Volk dalam misi "Return to Sender"sebagai balasan atas seluruh kematian tentara SAS karena bom tersebut.
  • (Tahanan Perang/†) Viktor 'Volk' Khristenko (Rusia: Виктор "Вoлк" Христéнко) - Pemimpin dari Fregata, perusahaan yang menyamarkan pengiriman bom beracun Makarov melalui kargo-kargonya. Ia ditangkap oleh tim Metal di Paris dalam misi "Bag and Drag" dan kemudian memberitahukan lokasi pertemuan Makarov di Praha, Ceko. Kemungkinan ia menjadi tahanan perang maupun dihukum mati atas aksinya.

Refrensi[sunting | sunting sumber]

[1] - Karakter Call of Duty 4: Modern Warfare

[2] - Karakter Call of Duty: Modern Warfare 2

[3] - Karakter Find Makarov: Operation Kingfish

[4] - Karakter Call of Duty: Modern Warfare 3