Daftar kabupaten dan kota di Kalimantan Utara menurut IPM tahun 2015

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Sebuah perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menggunakan metode baru dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur dari tahun 2014 hingga sekarang. Berikut ini akan disajikan penjelasan, sejarah, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Kalimantan Utara menurut IPM tahun 2015.

Penjelasan[sunting | sunting sumber]

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.[1]

Dimensi dasar IPM[2][sunting | sunting sumber]

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki tiga dimensi yang digunakan sebagai dasar perhitungannya:

  1. Umur panjang dan hidup sehat yang diukur dengan angka harapan hidup saat kelahiran
  2. Pengetahuan yang dihitung dari angka harapan sekolah dan angka rata-rata lama sekolah
  3. Standar hidup layak yang dihitung dari Produk Domestik Bruto/PDB (keseimbangan kemampuan berbelanja) per kapita

Manfaat IPM[2][sunting | sunting sumber]

Menurut Badan Pusat Statisitik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki beberapa manfaat:

  • IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk)
  • IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara
  • Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja Pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU)

Cara Menghitung Indeks Komponen[2][sunting | sunting sumber]

Setiap komponen IPM distandardisasi dengan nilai minimum dan maksimum sebelum digunakan untuk menghitung IPM. Rumus yang digunakan sebagai berikut.

Dimensi Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Keterangan:

I : indeks komponen

AHH : angka harapan hidup

AHHmin : angka harapan hidup terendah

AHHmaks: angka harapan hidup tertinggi

Dimensi Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Keterangan:

I : indeks komponen

HLS : harapan lama sekolah

HLSmin : harapan lama sekolah terendah

HLSmaks: harapan lama sekolah tertinggi

Keterangan:

I : indeks komponen

RLS : rata-rata lama sekolah

RLSmin: rata-rata lama sekolah terendah

RLSmaks: rata-rata lama sekolah tertinggi

I : indeks komponen

HLS: harapan lama sekolah

RLS: rata-rata lama sekolah

Dimensi Pengeluaran[sunting | sunting sumber]

Keterangan:

I : indeks komponen

In : indeks komponen

pengeluaranmin : pengeluaran terendah

pengeluaranmaks: pengeluaran tertinggi

Cara Menghitung Indeks Pembangunan Manusia[sunting | sunting sumber]

Keterangan:

IPM: indeks pembangunan manusia

I : indeks komponen

Data[3][sunting | sunting sumber]

Data di bawah ini merupakan data perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur. IPM masih dihitung oleh BPS Kalimantan Timur karena belum terbentuknya BPS Kalimantan Utara pada saat perhitungan IPM. Namun, laporan ini dipublikasikan oleh BPS Kalimantan Utara karena setelah perhitungan selesai, BPS Kalimantan Utara sudah terbentuk.

Peringkat Lambang Kabupaten dan Kota IPM Perubahan Perbandingan dengan IPM Laporan UNDP

Tahun 2016 untuk Perkiraan IPM Tahun 2015[4]

Pembangunan manusia tinggi
1 Steady Lambang Kota Tarakan.gif Kota Tarakan 74,70 (0,747) 0,10 (0,001)  Makedonia (82)
2 Steady Lambang Kabupaten Malinau.jpeg Kabupaten Malinau 70,15 (0,701) 0,15 (0,001)  Maladewa dan  Uzbekistan (105)
Pembangunan manusia sedang
-  Indonesia 69,55 (0,695)[5] 0,65 (0,006)  Gabon (109)
3 Steady Lambang Kabupaten Bulungan.png Kabupaten Bulungan 69,37 (0,693) 0,12 (0,001)  Paraguay (110)
-  Kalimantan Utara 68,76 (0,687) 0,12 (0,001)  Indonesia (113)
4 Steady Lambang Kabupaten Tana Tidung.jpg Kabupaten Tana Tidung 64,92 (0,649) 0,22 (0,002)  Irak (121)
5 Steady Lambang Kabupaten Nunukan.gif Kabupaten Nunukan 63,35 (0,633) 0,22 (0,002)  Guyana dan  Mikronesia (127)

Kesimpulan[sunting | sunting sumber]

  1. Kabupaten atau kota dengan IPM tertinggi adalah Kota Tarakan dengan IPM sebesar 74,70.
  2. Kabupaten atau kota IPM terendah adalah Kabupaten Nunukan dengan IPM sebesar 63,35.
  3. Ketimpangan antara kabupaten atau kota dengan IPM tertinggi dan kabupaten atau kota dengan IPM terendah adalah 11,35.
  4. Performa terbaik diraih oleh Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan dengan peningkatan IPM sebesar 0,22.
  5. Performa terburuk diraih oleh Kota Tarakan dengan peningkatan IPM sebesar 0,10.
  6. Menurut BPS Kalmantan Timur, IPM Kalmantan Utara adalah 68,76 (0,687) dan masih menempati status sedang.

Referensi[sunting | sunting sumber]