Camunda
| Camunda | |
|---|---|
Dewi perang, wabah, paceklik, dan bencana lainnya[1] | |
| Anggota Matrika | |
| Gender | wanita |
| Afiliasi | Durga, Adiparasakti, Mahakali, Parwati |
| Kediaman | tempat kremasi atau pohon ara |
| Mantra | Oṁ aiṁ hrīṁ klīṁ cāmuṇḍāyai vicce |
| Warna kulit | merah |
| Senjata | trisula dan pedang |
| Wahana | kerbau,[2] ajak,[3] atau Preta |
| Dipuja umat | Hindu India |
| Aliran | Sakta, Tantra |
Camunda (Dewanagari: चामुण्डा; IAST: Cāmuṇḍā), disebut pula Camundeswari, Camundi, atau Carcika, adalah dewi berwajah menyeramkan dalam agama Hindu, yang merupakan manifestasi dari Candi, Mahadewi, dan merupakan satu di antara tujuh Matrika.[4]
Nama Camunda sendiri merupakan gabungan dari kata Canda dan Munda, dua asura yang dibinasakan oleh sang dewi. Camunda juga dipuja sebagai satu di antara para Yogini utama, yaitu kelompok dewi Tantra yang berjumlah enam puluh empat atau delapan puluh satu, dan menjadi pengiring Dewi Parwati.[5] Ia memiliki hubungan yang erat dengan Dewi Mahakali atau Durga.
Camunda sering digambarkan berdiam di tempat pembakaran jenazah, atau di dekat pohon ara (tin). Sang dewi dipuja dengan persembahan kurban hewan dan minuman anggur. Namun praktik pengorbanan hewan mulai berkurang akibat pengaruh aliran Waisnawa.[6][7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Nalin, David R. (15 June 2004). "The Cover Art of the 15 June 2004 Issue". Clinical Infectious Diseases. 39 (11): 1741–1742. doi:10.1086/425924. PMID 15578390.
- ↑ "Goddess Chamundi".
- ↑ "Sapta Matrika | 7 Matara – Seven Forms of Goddess Shakti".
- ↑ Wangu p.72
- ↑ Wangu p.114
- ↑ "About Goddess Chamunda Maa: Story, History & Significance – Rudra Centre". rudraksha-ratna.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-05-02.
- ↑ OmniMaster (2020-05-25). "Hinduism: Shaivism". omnilogos.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-05-02.