Bukit Igwisi
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Bukit Igwisi | |
|---|---|
![]() |
Perbukitan Igwisi adalah sebuah lapangan vulkanik yang terletak di Distrik Kaliua, Wilayah Tabora, Tanzania. Di kawasan ini terdapat tiga kerucut tuf (tuff cones), salah satunya dihubungkan dengan aliran lava. Igwisi Hills merupakan salah satu dari sedikit lokasi di dunia yang diketahui memiliki aliran lava yang mungkin bersifat kimberlitik, suatu jenis batuan vulkanik langka yang biasanya mengandung mineral berharga seperti berlian.
Geologi
[sunting | sunting sumber]Perbukitan Igwisi terbentuk dari tiga kerucut tuf di tengah Kraton Tanzania. Ketiga kerucut ini menjulang sekitar 70 meter di atas permukaan sekitarnya dan menampilkan morfologi karst dengan kawah berumput. Formasi ini berdiri di atas punggungan rendah yang kemungkinan merupakan hasil tahap awal letusan.
Kerucut timur laut memiliki dua kawah, salah satunya terbuka sehingga memungkinkan terbentuknya aliran lava sepanjang 500 meter, yang diperkirakan terjadi ketika danau lava di dalam kawah meluap melalui celah tersebut.[1][2] Gunung di bagian tengah memiliki kubangan lava (lava coulee) dan kerucut tephra di dalam kawahnya. Diameter kawah di wilayah ini berkisar antara 200 hingga 400 meter, dengan total volume kerucut yang sangat kecil kurang dari 0,001 km³.[3] Aktivitas letusan diperkirakan bersifat lemah dan eksplosif ringan, dimulai dari kerucut timur laut dan berakhir di kerucut barat daya, sebelum akhirnya menghasilkan aliran lava.
Komposisi Batuan
[sunting | sunting sumber]Perbukitan Igwisi merupakan satu-satunya tempat di dunia di mana aliran lava kimberlitik kemungkinan pernah terjadi,[4] dalam bentuk lava kalsit-olivin. Selain itu, ditemukan pula tuf kimberlitik, yang merupakan jenis batuan langka dan sangat mudah tererosi. Umumnya, kimberlite sejati merupakan batuan vulkanik yang sangat tua dan sebagian besar struktur permukaannya telah hilang akibat erosi. Namun, kimberlite Igwisi menunjukkan karakteristik letusan yang relatif tidak eksplosif.[5]
Beberapa peneliti berpendapat bahwa lava Igwisi mungkin bukan kimberlite sejati, karena kandungan alkalinya yang rendah, meskipun karakter ini juga ditemukan pada kimberlite Benfontein di Afrika Selatan. Jika benar merupakan kimberlite, maka Igwisi Hills adalah kimberlite termuda di dunia, dengan selisih usia lebih dari 30 juta tahun dibandingkan contoh kimberlite termuda lainnya. Penanggalan isotop helium-3 pada olivin menunjukkan usia letusan sekitar 11.200 ± 7.800 tahun hingga 12.400 ± 4.800 tahun, sementara penanggalan U-Pb yang tidak pasti menunjukkan usia sekitar 0 ± 29 juta tahun.[6]
Batuan dasar wilayah ini termasuk dalam urutan Dodoman, yang berumur sekitar 2,5 miliar tahun. Secara tektonik, terbentuknya gunung berapi ini kemungkinan dipengaruhi oleh tekanan kerak bumi dari Sistem Celah Afrika Timur (East African Rift System), meskipun letaknya terpencil dari gunung berapi aktif lainnya di Tanzania.[7]
Rujukan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Brown, R. J.; Manya, S.; Buisman, I.; Fontana, G.; Field, M.; Niocaill, C. M.; Sparks, R. S. J.; Stuart, F. M. (2012-06-01). "Eruption of kimberlite magmas: physical volcanology, geomorphology and age of the youngest kimberlitic volcanoes known on earth (the Upper Pleistocene/ Holocene Igwisi Hills volcanoes, Tanzania)". Bulletin of Volcanology (dalam bahasa Inggris). 74 (7). doi:10.1007/s00445-012-0619-8. ISSN 0258-8900.
- ↑ Dawson, J. Barry (1980). "Distribution and Tectonic Setting of Kimberlites". Kimberlites and Their Xenoliths. Minerals and Rocks. Vol. 15. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg. p. 9. doi:10.1007/978-3-642-67742-7_2. ISBN 978-3-642-67742-7.
- ↑ Mitchell, Roger H. (1986). Kimberlites: Mineralogy, Geochemistry, and Petrology. New York, NY: Springer. ISBN 978-1-4899-0568-0.
- ↑ Mitchell, Roger Howard (1995). Kimberlites, orangeites, and related rocks. New York: Springer Science+Business Media, LLC. ISBN 978-1-4613-5822-0.
- ↑ Brooker, Richard A.; Sparks, R. Stephen J.; Kavanagh, Janine L.; Field, Matthew (8 September 2011). "The volatile content of hypabyssal kimberlite magmas: some constraints from experiments on natural rock compositions". Bulletin of Volcanology. 73 (8): 959–981. Bibcode:2011BVol...73..959B. doi:10.1007/s00445-011-0523-7.
- ↑ Dawson, John Barry (1980). Kimberlites and their xenoliths. Minerals and Rocks. Berlin, Heidelberg, [Germany] ; New York: Springer-Verlag. ISBN 978-3-642-67742-7.
- ↑ Willcox, A.; Buisman, I.; Sparks, R.S.J.; Brown, R.J.; Manya, S.; Schumacher, J.C.; Tuffen, H. (2015-06). "Petrology, geochemistry and low-temperature alteration of lavas and pyroclastic rocks of the kimberlitic Igwisi Hills volcanoes, Tanzania". Chemical Geology (dalam bahasa Inggris). 405: 82–101. doi:10.1016/j.chemgeo.2015.04.012.
