Bockadam emas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bockadam emas
Cerberus rynchops sundarban.JPG
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Homalopsidae
Genus: Cerberus
Spesies: C. rynchops
Nama binomial
Cerberus rynchops
(Schneider, 1799)

Bockadam emas atau yang juga disebut Bockadam Asia Tenggara (South-east Asian Bockadam atau Common dog-faced watersnake) adalah jenis ular air yang tersebar luas di Asia Selatan hingga Asia Tenggara. Dinamai "bockadam emas" kaeran tubuh ular ini yang berwarna keemasan atau kuning kusam agak kecokelatan seperti emas. Ular ini sering dijumpai di hutan bakau, di rawa-rawa berlumpur pantai, atau tambak.

Pengenalan[sunting | sunting sumber]

Cerberus rynchops Andamans.jpg

Ular ini termasuk ular berbisa menengah, taring bisanya terletak di rahang bagian belakang. Panjang tubuhnya sekitar 0,8 hingga 1 meter. Tubuh bagian atas berwarna kuning tua kecokelatan seperti emas, cokelat kelabu agak kekuningan, atau hijau lumut, dengan bercak-bercak garis putus berwarna hitam berselang-seling di punggung dan di sisi badan dari leher hingga ekor.

Bockadam emas dapat dijumpai di perairan dataran rendah hingga dekat pantai, biasanya di tepian hilir sungai dekat muara, rawa-rawa, hutan bakau, kolam alami, muara sungai yang berlumpur, serta di daerah tambak ikan. Meskipun ular ini dapat memanjat, ular ini menghabiskan sebagian besar waktunya di tanah atau perairan. Makanan utamanya adalah ikan kecil dan terkadang belut kecil. Ular ini berkembangbiak dengan melahirkan (ovovivipar), jumlah anaknya antara 8 hingga 30 ekor.

Penyebaran[sunting | sunting sumber]

Ular ini tersebar luas di India bagian selatan, tenggara, dan timur, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapura, dan Indonesia barat (Sumatra, Nias, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Riau, Bangka-Belitung, Jawa, dan Kalimantan bagian barat).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Murphy, J (2009). "Cerberus rynchops". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2011.1. International Union for Conservation of Nature. 

  • Boulenger, George A. 1890 The Fauna of British India, Including Ceylon and Burma. Reptilia and Batrachia. Taylor & Francis, London, xviii, 541 pp.
  • Karns,D.R.; O'Bannon,A.; Voris,H.K. & Weigt,L.A. 2000 Biogeographical implications of mitochondrial DNA variation in the Bockadam snake (Cerberus rynchops, Serpentes, Homalopsinae) in Southeast Asia. J. Biogeography 27: 391–402
  • Schneider, J. G. 1799 Historiae Amphibiorum narturalis et literariae. Fasciculus primus, continens Ranas. Calamitas, Bufones, Salamandras et Hydros. Jena, 266 S.