Bobodolan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Bobodolan adalah salah satu pemukiman di Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Bobodolan terdiri dari 3 RW dari total 13 RW di Rancaekek Kulon, dan menyumabangkan luas 80% dari total wilayah Rancaekek Kulon karena diselatan wilayah Bobodolan merupakan ladang persawahan. selama 3 dekade terakhir atau sekitar 5 masa jabatan kepala desa Rancaekek Kulon selalu berasal dari Bobodolan

Sejarah Nama[sunting | sunting sumber]

Bobodolan berasal dari kata Bedol yang diambil dari basa sunda yang berarti Jebol, dikarenakan wilayah ini sering diterjang banjir akibat jebol serta luapan sungai cikeruh yang berada di wilayah utara Bobodolan, nama lain Bobodolan adalah Neglasari merujuk pada nama jalannya.

Pembagian Wilayah[sunting | sunting sumber]

Bobodolan terdiri dari 3 RW yakni RW 09, 10 & 13, Bobodolan terbagi dalam beberapa pemukiman yakni;

  • Bobodolan Kaler (RW 09)
  • Bobodolan Wetan (RW 10 dan Sebagian RW 09)
  • Bobodolan Kidul (RT 01 RW 13)
  • Bobodolan Kulon (RT 04 RW 10)
  • Babakan Dacun (RT 02 & 03 RW 13)
  • Babakan Adar (RT 04 & 05 RW 13)

Rencanya Babakan Adar akan dimekarkan mejadi RW baru yakni RW 14.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk Bobodolan adalah orang Sunda yang menganut agama Islam Sunni hanya ada beberapa orang yang menganut agama Kristen ataupun Sunda Wiwitan, selain suku sunda di Bobodolan juga terdapat orang jawa, makassar dan Minang. Bahasa yang digunakan warga Bobodolan adalah bahasa sunda.

Fasilitas Umum[sunting | sunting sumber]

Sekolah[sunting | sunting sumber]

  • SMP YPS Rancaekek
  • SDN 5 Rancaekek
  • SDN 9 Rancaekek
  • R.A. Hassanudin
  • PAUD Kober Ceria

Tempat Ibadah[sunting | sunting sumber]

  • Masjid Jami Bobodolan
  • Masjid Al Hidayah
  • Masjid Al Barokah

Tempat Olah Raga[sunting | sunting sumber]

  • GOR Bobodolan

Infastruktur[sunting | sunting sumber]

Jalanan di Bobodolan bisa dikatakan rusak parah akibat dari banjir yang kerap melanda pada musim hujan. akses sendiri cukup strategis karena hanya 1 km dari stasiun Rancaekek dan 3 km dari Terminal dan Tol Cileunyi.