Blandongan, Banjarharjo, Brebes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Blandongan
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenBrebes
KecamatanBanjarharjo
Kodepos52265
Kepadatan5,73 %

DESA BLANDONGA yang meliputi kampung cikamining,pasir bitung,parenca,bulaklega,caruy adalah desa di kecamatan [[Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Blandongan terletak sekitar 3,5 km ke arah timur dari desa Bandungsari dan berjarak +/- 17 Km dari Banjarharjo, +/- 47 km dari ibukota kabupaten Brebes. mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian berkebun dan petani, bahkan sering disebut sebagai penjajah karen lahan pertanian di sekitar desa tetangga seperti desa Sindangheula dan desa Bandungsari sebagian besar digarap oleh warga desa Blandongan baik melalui sistem beli ataupun gadai. Sebagai sampingan banyak warga yang memelihara sapi ataupun kambing. Selain itu banyak juga yang merantau ke daerah JABODETABEK untuk mencari pekerjaan, mereka akan kembali ke kampung halaman ketika musim panen tiba, hari raya dan musim hajatan.

Batas[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayah desa Blandongan yaitu:

  • Sebelah Utara : Desa Kertasari Kecamatan Banjarharjo
  • Sebelah Selatan : Desa Sindangheula Kecamatan Banjarharjo
  • Sebelah Timur : Desa Pamedaran Kecamatan Ketanggungan
  • Sebelah Barat : Desa Bandungsari Kecamatan Banjarharjo

Geografi[sunting | sunting sumber]

Desa blandongan terletak di pinggiran hutan yang di apit oleh 2 gunung yaitu gunung kumbang dan gunung canggah.

Banyak masyarakat memanfaatkan hutan Pamedaran untuk di jadikan tempat bercocok tanam karena kondisi hutan yang di rusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab sehinggga hutanpun menjadi gundul.seharusnya sebagai warga negara yang masyarakat desa blandongan hsrus berterima kasih pada perhutani yang memperbolehkan lahan hutannya itu untuk di garap oleh masyarakat desa blandongan karena sangan menopang kondisi perekonomiannya. Untuk itu warga desa blandongan menjaga dan memelihara hutan mereka,

Demografi[sunting | sunting sumber]

Banyak orang yang menyangka bahwa desa blandongan adalah desa kumuh yang jauh dari kemodernan Ternyata perekonomian di desa blandongan kini kian maju dengan hasil pertaniannya yaitu jagung dan padinya.

Adapun kondisi sosial budaya masyarakat desa blandongan yaitu masih banyak sebagian yang percaya kepada sistem nenek moyangnya yaitu masalah sesaji sejaji yag di haruskan ketika acara-acara adat,tetapi walaupun begitu masyarakat desa blandongan ramah tamah pada setiap tamu yang datang.

Potensi wisata[sunting | sunting sumber]

Di desa blandongan untuk saat ini ada suatu tempat yang lumayan sediit jauh dari perkampungan yang sering di kunjungi oleh masyarakat sekitar orang-orang sering mengatakannya pemakaman KI BUYUT yaitu sebuah tempat untuk berjiaroh tetapi banyak yang menyalahgunakannya untuk tempat pemujaan.

Referensi[sunting | sunting sumber]