Billboard (perusahaan rekaman Indonesia)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PT Bahtera Musik Indonesia
Label rekaman
IndustriMusik dan Hiburan
Didirikan1982
Kantor
pusat
Jalan Permai 1 Nomor 15 Jakarta
,
Wilayah operasi
Nasional
IndukWarner Music Group
Situs webSitus Bllboard Indonesia

Buletin adalah sebuah perusahaan rekaman Indonesia yang sempat merajai pasar kaset musik Barat di Indonesia pada tahun 1980-an. Kaset-kaset Barat yang dirilis Billboard pada era tersebut merupakan rekaman bajakan yang tidak membayarkan royalti kepada pemilik hak ciptanya, tetapi pemerintah Indonesia sendiri menarik cukai dari kaset rekaman lagu barat tersebut.[butuh rujukan]

Berakhirnya rekaman tak berlisensi[sunting | sunting sumber]

Pemegang lisensi asli memprotes perusahaan rekaman di Indonesia, terutama setelah digelarnya konser amal Live Aid pada tahun 1985 yang rekamannya diedarkan dalam bentuk kaset. Rekaman bajakan konser amal yang diedarkan di Indonesia tanpa membayarkan kontribusi memicu protes dari para pemegang lisensi. Hal ini membuat pemerintah Indonesia bergerak melarang perekaman tanpa lisensi.

Menjelang peraturan pemerintah Indonesia yang mengharuskan peredaran kaset barat berlisensi/bayar royalti, Billboard yang tadinya hanya menerbitkan kaset Barat akhirnya mulai menerbitkan kaset dengan penyanyi Indonesia atau gabungan lagu Barat dengan lagu Indonesia.

Daftar artis[sunting | sunting sumber]

  1. Hendri Rotinsulu
  2. Husein Alatas
  3. Kotak
  4. Donita
  5. Iwan Fals
  6. Shanty
  7. Sheila Dara Aisha
  8. Michael Jakarimilena
  9. Bamboo (bersama Irama Tara)
  10. Cokelat
  11. Seventeen (bersama GP Records)
  12. Luna Maya
  13. Ahmad Dhani
  14. Berlian Hutauruk (bersama Purnama Records) (mulai 2015-sekarang)
  15. Shelomita Diah
  16. Opick (bersama Forte Records)
  17. Angham (bersama GP Records, Forte Records, dan Universal Music Indonesia)
  18. Asma Lmnawar (bersama GP Records, Forte Records, dan Universal Music Indonesia)
  19. Maher Zain (bersama Forte Records)
  20. Lyla (bersama Magic No 7 Music)
  21. Tegar Septian (bersama MD Music, Halo Entertainment Indonesia, Bali Record dan MSC Plus)
  22. James Victor Lekatompessy (bersama GP Records dan MD Music)
  23. Sutan Hutasoit (bersama Tanama Record dan Sinar Tenggara Record)
  24. Arlida Putri (bersama Sakuranada, Nagaswara dan Andromeda Record)
  25. Alma Primasanti (bersama Alma Records, Universal Music Indonesia dan Indo Semar Musik)
  26. Oet Eno, (bersama JK Records dan Flower Sound)
  27. Jaja Miharja (bersama 3D Entertainment, Gajah Mada Record, VMC Music, Alunan Senada Record dan RANS Music)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]