Bidadari (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bidadari
GenreKekerasan
Penindasan
PembuatTripar Multivision Plus
PemeranMarshanda
Ayu Azhari
Angel Karamoy
Marini Zumarnis
Maudy Wilhelmina
Marcellino Lefrand
Gracia Indri
Penggubah lagu temaAndi Rianto
Lagu pembuka"Bidadari", Marshanda (Season 1)
"Bidadari", Nadia Vega (Season 2 – Season 3)
Lagu penutup"Bidadari", Marshanda (Season 1)
"Bidadari", Nadia Vega (Season 2 – Season 3)
PenggubahAndi Rianto
Negara Indonesia
BahasaIndonesia
Jumlah musim3 musim
Jumlah episode238 episode (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutifManoj Punjabi
Raam Punjabi
ProduserRaam Punjabi
LokasiKota Jakarta
KameraIik A. Flood
Durasi1 jam (19:00-20:00 WIB)
Rumah produksiTripar Multivision Plus
DistributorTripar Multivision Plus
Rilis
Jaringan penyiarRCTI.svg (2000-2005)
TV 7new.png (2005-2006)
INDOSIAR Logo.png (2012)
Antv logo(2009).png (2016)
Format visualSDTV (480i4:3)
PAL (576i 4:3)
UHF (Digital DVB-T)
HDTV (1080i 16:9)
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Datasat Digital 5.1
Sony Digital 5.1
Tayang perdanaMinggu, 5 November 2000
Tanggal rilisMinggu, 5 November 2000 – Minggu, 31 Juli 2005
Kronologi
Diawali olehYiska Dan Chellya
Dilanjutkan olehKurindu Jiwaku
Acara terkaitBoneka Poppy

Bidadari merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan oleh RCTI dan diproduksi oleh Tripar Multivision Plus, ditayangkan setiap hari Minggu pukul 19.00 WIB dari tanggal 05 Nopember 2000 hingga 31 Juli 2005. Sinetron ini mengudara pertama kali pada tanggal 5 November 2000 dan berakhir tanggal 17 Juli 2005, dengan jumlah 237 episode dalam 3 musim. Pemeran utama sinetron ini adalah Marshanda yang bermain hanya 2 season, Cecep Reza, Maudy Wilhelmina, Ayu Azhari yang bermain hanya sampai episode 52, dan Marcellino Lefrand. Pada episode 53, tokoh Ibu Peri diperankan oleh Marini Zumarnis, sedangkan tokoh Lala diperankan oleh Angel Karamoy mulai season 3.

Lagu tema[sunting | sunting sumber]

Bidadari: Original Soundtrack
Album musik tema karya Marshanda & Nadia Vega
Dirilis5 November 2000
Direkam5 November 2000
GenreSoundtrack
LabelMultivision Plus Music
ProduserMultivision Plus

Original Soundtrack Bidadari adalah album musik kompilasi yang diproduksi oleh Multivision Plus Music. Album ini merupakan soundtrack dari sinetron. Lagu-lagu bergenre pop ini, dinyanyikan oleh Marshanda dan Nadia Vega dalam sinetron Bidadari

No. JudulArtist Durasi
1. "Bidadari (season 1)" (Lagu Tema (Utama))   
2. "Ratu Dansa" (Marshanda)Marshanda  
3. "Gantungkan Cita Citamu" (Marshanda)Marshanda  
4. "Surga" (Marshanda)Marshanda  
5. "Bidadari (season 2 season 3)" (Lagu Tema (Ke 2))Nadia Vega  

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Bidadari 1[sunting | sunting sumber]

Episode 1 – Episode 81

Bidadari 2[sunting | sunting sumber]

Episode 82 – Episode 157

Bidadari 3[sunting | sunting sumber]

Episode 158 – Episode 237 (Tamat)

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Bidadari Season 1[sunting | sunting sumber]

Lala (Marshanda) masih sedih atas kematian ibu kandungnya, Pak Bagus (Marcellino Lefrandt) menenangkan Lala yang sedang menatap bintang-bintang di beranda kamarnya, saat ada bintang jatuh Lala berdoa kepada Tuhan agar memberikan ketenangan kepada almarhumah ibundanya. Setiap hari Lala selalu dijahili oleh saudara tirinya, yaitu Bombom (Cecep Reza) yang selalu mengadu yang pada akhirnya Lala selalu ditampar oleh mama Rika (Moudy Wilhelmina). Tak berapa lama akhirnya Lala bertemu dengan seorang Peri (Ayu Azhari) yang menyamar sebagai merpati putih yang sedang terluka dan diselamatkan oleh Lala. Setiap hari hidup Lala selalu dirundung sedih karena kejahilan Bombom dan gengnya di sekolah, belum lagi di rumah yang selalu dimarah-marahi dan dimaki-maki oleh Mamah Rika. Disisi lain ada Om Boyke (Sultan Djorghi) dan Tante Gita (Deasy Novianti) yang selalu mendukung, memotivasi dan menemani Lala kemana ia pergi. Pada akhir musim pertama di Episode 81, Lala, Bombom dan kawan-kawan lulus dari SD, sekolah mereka pun mengadakan perpisahan kelulusan dengan meriah. Lala dan Bombom kompak untuk memberikan sebuah hadiah kepada wali kelas mereka, akhirnya semua menangis terharu karena mereka akan berpisah dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Bidadari Season 2[sunting | sunting sumber]

Akhirnya Lala (Marshanda), Bombom (Cecep Reza) dan geng Bombom masuk ke SLTP/SMP yang sama. Pada awalnya mereka yang mendapat kelas 1A (kelas unggulan) harus satu kelas kembali dengan Lala yang mutasi dari kelas 1B, itulah yang membuat Bombom dan geng merasa sial dan terawasi oleh kehadiran Lala sama seperti mereka saat SD dulu yang selalu satu kelas. Pada awal Bidadari musim 2 Lala yang beranjak dewasa sudah mulai lepas kendali, sekarang ia mudah sekali terpengaruh oleh lingkungannya. Lala jadi berani berbohong kepada orang tuanya. Akibatnya, Lala membuat kecewa Pak Bagus, ayah kandung Lala. Dan yang paling parah lagi, Lala menjadi tidak bisa melihat teman spesialnya yaitu Ibu Peri.

Di sisi lain, Putri (Dea Imut) dan Ari (Haykal Kamil) baru saja kehilangan ibu kandungnya dan ayah mereka akan menikah kembali. Maka, mereka pun akan memiliki seorang ibu tiri yang dibayangan mereka ibu tiri adalah seorang wanita kejam, suka menyiksa anak-anak, dan mencubit. Tentu saja semua anggapan Putri dan Ari dipengaruhi oleh Tante Dela (Vicky Burky) yang tinggal bersama mereka, ia tak setuju apabila Lisa (Bintang Maharani) akan menjadi istri adiknya, Rizal (Rizal Djibran) sekaligus ibu tiri Putri dan Ari karena ia ingin menguasai seluruh harta adiknya/Rizal.

Masalah pun bertambah parah saat Lala mendapat musuh baru dan lebih kejam dibandingkan Bombom yang jahil dan Mama Rika yang kasar, Lala dikeroyok oleh kakak kelasnya yang duduk di kelas 3 SLTP, Jesika (Gracia Indri) dan gengnya karena iri melihat kedekatan Lala dengan Randy (Rangga Yudha), teman kelas mereka sekaligus merupakan ketua OSIS. Terlebih pada saat Jesika bersekutu dengan iblis betina yang terkurung dalam sebungkus cepuk, Ratu Ayu (Nova Soraya) yang pada awalnya cepuk itu ditemukan oleh Randy di vila keramat saat Jesika merayakan ulang tahunnya namun karena membandel dan nekat membuka cepuk, akhirnya Jesika berteman dengan iblis betina sekaligus kekuatan baru yang dimanfaatkan Jesika untuk mencelakakan Lala.

Di saat Lala mulai kembali berubah seperti dirinya sendiri yang semakin dewasa dan aktif dalam kegiatan OSIS, Lala mempunyai musuh baru selain Jesika yaitu Indah (Angela Prisa) teman sekolah Damar (Nicky Tirta) yang merupakan ketua OSIS sekolah sebelah, SMP Garuda. Indah bergabung dengan Jesika untuk mencelakakan Lala, terlebih setelah Indah dikeluarkan dari SMP Garuda lalu satu sekolah dan satu kelas pula dengan Lala. Kemarahan indah memuncak saat kelas mereka mengadakan praktikum pelajaran di laboratorium, Indah menyiram air keras ke muka Lala yang mengakibatkan melepuh dan terbakar. Lala dibawa ke Rumah sakit, namun pada akhirnya Lala dilarikan ke RS luar negeri di Singapura untuk dilakukan operasi plastik.

Bidadari 3[sunting | sunting sumber]

Saat kembali dari luar negeri, Lala menutupi wajahnya dengan kipas pada saat mulai bersekolah, wajahnya masih diperban. Pada Bidadari musim 3, Lala sudah tidak diperankan lagi oleh (Marshanda) dan digantikan oleh (Angel Karamoy). Perubahan peran dimulai saat perban Lala dilepas.

Lala (Angel Karamoy) baru saja selesai operasi plastik setelah mukanya disiram air keras oleh Indah. Lala pun memiliki muka yang belum sempurna. Bombom (Cecep Reza) sebagai saudara Lala pun turut bersedih namun bahagia karena Lala tidak mengalami kecacatan yang fatal. Pak Bagus ( Marcellino Lefrandt) dan Mama Rika ( Moudy Wilhelmina) mencoba untuk mengembalikan wajah Lala seperti dahulu tanpa kecacatan. Berbagai Operasi pun kembali dilakukan, Ibu Peri (Marini Zumarnis) turut membantu untuk kesembuhan Lala. Lala yang belum sembuh sempurna wajahnya dijauhi oleh Randy (Rangga Yudha), selain itu banyak orang yang takut terhadap Lala hal ini membuat Lala sedih. Namun, Damar (Nicky Tirta) memberikan semangat agar Lala tetap tabah dan tawakal untuk menerima cobaan ini.

Sementara itu, Jesika (Gracia Indri) merasa bahagia karena usahanya berhasil menghasut Indah. Disisi lain, Indah sangat menyesali perbuatannya terhadap Lala dan juga menyesal berteman dengan Jesika, pada akhirnya Indah dijebloskan ke dalam penjara. Wajah Lala kian membaik dan dapat dipulihkan kembali, mendengar kabar itu Jesika meminta bantuan pada Ratu Ayu (Nova Soraya) untuk menggagalkan Operasi Lala. Namun, berkat perlindungan Ibu Peri, Lala terhindar dari niat jahat Jesika sihir Ratu Ayu.

Bombom yang ditinggal Hellen (Nia Ramadhani) kembali mengusili Lala dan bergabung dengan Jesika. Di rumah, Lala juga kerap diperlakukan kasar kembali oleh Mama Rika terlebih setelah Lala sehat. Putri (Dhea Imut) dan Ari (Haykal Kamil) harus berpisah dengan ibu tirinya yang mereka sayangi, Lisa (Bintang Maharani ). Ayah mereka, Rizal (Rizal Gibran) berhasil dihasut oleh Tante Della (Vicky Burky).

Hari demi hari, kehidupan Lala tetap sulit, terutama saat Randy dan teman-teman Jesika lulus SLTP/SMP sedangkan Jesika gagal EBTANAS/UN yang akhirnya membuat Jesika kecewa terhadap semuanya terlebih Lala, meskipun pada kenyataannya ini semua hasil dari perbuatan Jesika yang hanya mengandalkan kekuatan Ratu Ayu dan ini merupakan tahun kedua Jesika gagal UN. Pada akhirnya, Jesika satu kelas dengan Lala, musuh bebuyutannya sejak awal Lala masuk SMP, teman-teman di kelas tidak ada yang berani terhadap Jesika karena mereka tahu Jesika itu siswi biang kerok keributan dan mantan kakak kelas mereka yang beda 2 tahun dari kebanyakan murid di kelas. Lala dan Bombom yang kini duduk dikelas 3 SMP, begitu pula Jesika yang semakin jahat setelah sekelas dengan Lala dan hadirnya Rivan, cowok yang menyukai Lala namun membenci Jesika karena sifatnya yang kasar.

Jesika menganggap Lala merebut semua yang disukai Jesika. Ibu Peri pun dihadapkan pada Musuh baru yaitu sekutu Ratu Ayu yang berusaha mencelakai Lala dan Putri yang bernama Ratu Sima (Theresya Hertikasari) dan lebih sakti dari Ratu Ayu yang kini mulai meninggalkan Jesika.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]