Berkas log

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Berkas Log pada Sistem Operasi Windows 11 yang diakses menggunakan perangkat lunak Event Viewer
Berkas log pada Sistem Operasi Windows 11 yang diakses menggunakan perangkat lunak Event Viewer.

Berkas log dalam ilmu komputer adalah berkas atau dokumen yang berisi catatan semua aktivitas suatu sistem yang berjalan, baik sistem operasi maupun perangkat lunak aplikasi.[1] Berkas log juga dapat berisi catatan atau rekaman dari dari dua buah sistem atau lebih yang saling berkomunikasi.

Berkas ini merupakan salah satu berkas yang penting karena memungkinkan admin memeriksa kembali apa saja yang telah terjadi pada sebuah sistem sehingga admin dapat mengidentifikasi sumber permasalahan seperti sumber galat, sumber penyerangan atau kegagalan sistem yang terjadi secara lebih mudah.[2] Selain itu, berkas log juga dapat memberikan gambaran mendetail mengenai performa dari sebuah sistem.[3][4]

Pencatatan atau perekaman aktivitas pada sistem disebut logging. Banyak sistem operasi, framework perangkat lunak dan aplikasi yang telah menggunakan sistem logging, salah satunya yang paling banyak digunakan adalah Syslog seperti yang telah terncantum pada Internet Engineering Task Force (IETF) RFC 5424. Syslog memungkinkan sebuah subsistem standar untuk menghasilkan, menyaring, merekam dan menganalisa pesan log. Hal ini mempermudah programer untuk tidak membangun sistem logging sendiri. [5]

Log aktivitas[sunting | sunting sumber]

Log aktivitas atau event logs adalah berkas log yang dihasilkan dari eksekusi sebuah aktivitas sistem yang berjalan dalam rangka memberikan catatan untuk penelusuran sumber masalah atau diagnosa. Berkas log ini sangat penting pada sistem yang besar dan kompleks, terlebih apabila sistem tersebut memiliki interaksi yang sedikit dengan pengguna seperti sistem pada server.[6]

Log aktivitas juga berguna untuk mengombinasikan berkas log dari sumber yang berbeda. Melalui cara kombinasi ini, dapat dilakukan analisis statistik yang bisa menunjukkan korelasi aktivitas yang seakan-akan tidak terlihat namun sebenarnya saling mempengaruhi di antara berbagai aktivitas server berbeda. Cara lainnya adalah menggunakan perintah bahasa kueri dalam jaringan.[7][8]

Log transaksi[sunting | sunting sumber]

Dalam sistem basis data, terdapat sistem log transaksi yang tujuan utamanya bukan untuk penelusuran masalah dan juga tidak ditujukan untuk dibaca oleh manusia. Log ini digunakan untuk menyimpan data sehingga basis data dapat dipulihkan apabila terjadi kerusakan atau kesalahan pengolahan data serta menjaga data yang disimpan tetap konsisten. Biasanya sistem basis data memiliki log aktivitas dan juga log transaksi. Log transaksi mendukung beberapa operasi diantaranya:[9]

  • Pemulihan transaksi individu
  • Pemulihan semua transaksi yang belum selesai atau gagal
  • Mengembalikan basis data, berkas, grup berkas atau halaman ke titik kegagalan
  • Mendukung duplikasi transaksi
  • Mendukung ketersedian data dan solusi pemulihan pasca bencana

Log Transaksi merupakan sistem penting dalam basis data sehingga log transaksi tidak boleh rusak. Setiap modifikasi basis data dan terjadi transaksi, perubahan ditulis ke log transaksi secara berurutan.[10]

Analisis log transaksi[sunting | sunting sumber]

Data transaksi yang disimpan dalam log dari mesin pencari, intranet dan website dapat memberikan wawasan yang beharga untuk memahami perilaku pengguna mesin pencari secara online. Hal-hal yang bisa diketahui dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan desain sistem informasi, antar muka, dan arsitektur informasi untuk pengumpulan konten. [11]

Log server[sunting | sunting sumber]

Berkas log server otomatis dihasilkan dan dikelola oleh server yang terdiri dari daftar aktivitas yang dijalankan. Pada umumnya sebuah web server memiliki riwayat dari halaman yang diakses pengguna. W3C mengatur format standar untuk berkas web server yaitu Common Log Format, namun berbagai format lainnya juga ada. Catatan aktivitas baru akan ditulis di akhir berkas. Informasi yang diminta atau diakses pengguna biasanya meliputi alamat IP pengguna, waktu atau tanggal, halaman yang diakses, kode HTTP, dan referensi. Data ini bisa disatukan dalam satu file, atau bisa dipisahkan ke dalam berbagai berkas log yang berbeda, seperti log akses, log galat dan log referensi. Walaupun demikian, log server biasanya tidak menyimpan informasi spesifik pengguna.[8]

Hanya seorang webmaster atau administrator yang bisa mengakses berkas log server. Analisis statistik dari log server biasanya digunakan untuk menentukan pola trafik dari waktu ke waktu, hari ke hari, referensi trafik, atau user agent. Pengelolaan website yang efisien, penggunaan sumber daya server yang pas dan penekanan biaya perbaikan dapat dicapai dari hasil analisis log web server.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "LOG FILE | meaning in the Cambridge English Dictionary". Cambridge Business English Dictionary. Diakses tanggal 2022-06-13. 
  2. ^ "Log". IDCloudHost. Diakses tanggal 2022-06-13. 
  3. ^ "12 Critical Linux Log Files You Must be Monitoring -". 2020-04-19. Diakses tanggal 2022-06-13. 
  4. ^ a b Mutai, Josphat (2021-08-25). "Log monitoring explained: The benefits of tracking events in apps & infrastructure | ComputingForGeeks". computingforgeeks.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-13. 
  5. ^ Sammons, Nate (2001-04-06). "Robust event logging with Syslog". InfoWorld (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-13. 
  6. ^ "Windows Event Logging and Forwarding | Cyber.gov.au". www.cyber.gov.au. Diakses tanggal 2022-06-13. 
  7. ^ MashaMSFT. "Log File Viewer - SQL Server". docs.microsoft.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-13. 
  8. ^ a b "Extended Log File Format". www.w3.org. Diakses tanggal 2022-06-13. 
  9. ^ MashaMSFT. "The Transaction Log (SQL Server) - SQL Server". docs.microsoft.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-13. 
  10. ^ "Log file dan checkpointing pada database". School of Information Systems. Diakses tanggal 2022-06-13. 
  11. ^ Dumais, Susan; Jeffries, Robin; Russell, Daniel M.; Tang, Diane; Teevan, Jaime (2014). Olson, Judith S.; Kellogg, Wendy A., ed. Understanding User Behavior Through Log Data and Analysis (dalam bahasa Inggris). New York, NY: Springer New York. hlm. 349–372. doi:10.1007/978-1-4939-0378-8_14. Periksa nilai |doi= (bantuan). ISBN 978-1-4939-0377-1.