BeritaSatu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari BeritaSatu TV)
Lompat ke: navigasi, cari
BeritaSatu
PT First Media News
Logo BeritaSatu TV.png
Diluncurkan 1998 (sebagai Q Channel)
2005 (sebagai QTV)
3 September 2011 (sebagai BeritaSatu)
Pemilik BeritaSatu Media Holdings
Tokoh penting Peter F. Gontha
Slogan Sebagai Q Channel
Executive Television
(1998-2005)
Sebagai QTV
Watch.Know.Decide
(2005-2011)
Sebagai BeritaSatu
The Channel for Decision Makers
(2011-sekarang)
Negara  Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia
Nama sebelumnya QTV (2005-2011)
Q Channel (1998-2005)
Saluran saudara BeritaSatu News Channel
BeritaSatu World
Jakarta Globe News Channel
BeritaSatu Sports
Situs web www.beritasatu.tv
Ketersediaan
Terestrial
Banda Aceh 52 UHF
Bandar Lampung 59 UHF
Banjarmasin 44 UHF (melalui Duta TV)
Bontang 26 UHF (melalui PKTV)
Jakarta 24 UHF (melalui BSTV)
Medan 61 UHF
Makassar 61 UHF (melalui VE Channel)
Bandung 26 UHF (melalui I Channel
Manado 55 UHF (melalui Manado TV)
Palembang 42 UHF (melalui PAL TV)
Surabaya 48 UHF
Langsa 56 UHF (melalui Langsa TV)
Denpasar 44 UHF
Satelit
Palapa D 4140/V/30000 (SD)
Big TV Saluran 4 (HD)
TransVision Saluran 150 (SD)
Saluran 111 (HD)
Skynindo Saluran 48 (SD)
OrangeTV Saluran 217 (HD)
K-Vision Saluran 135 (SD)
Kabel
First Media Saluran 1 (HD)
Televisi Internet
UseeTV BeritaSatu

BeritaSatu (sebelumnya bernama QTV dan Q Channel) adalah salah satu stasiun televisi swasta berjaringan di Indonesia. Saluran ini juga berguna sebagai saluran khusus untuk mengenai soal-soal keuangan dan informasi.

Saluran ini hanya bisa disaksikan melalui satelit dan kabel dan juga siaran digital terestrial DVB-T2 yang bisa disaksikan via Set Top Box DVB-T2 atau Nexmedia. Target pemirsanya adalah kalangan menengah ke atas.

Pemilik dan pendirinya adalah Peter F. Gontha.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Q Channel diluncurkan tahun 1998. Acara pertama digelar ialah Q Inspiration. Sejak tahun 2005, nama saluran ini diubah ke QTV.

Pada tanggal 1 September 2011, QTV bertransformasi lagi menjadi BeritaSatu. Peluncurannya secara resmi digelar pada tanggal 3 September 2011. BeritaSatu merupakan saluran televisi berita, sehingga menjadi pesaing MetroTV, tvOne, iNews TV, Kompas TV, dan CNN Indonesia.

Pada awalnya, saluran ini akan bersiaran selama empat jam perhari, yang akan ditingkatkan menjadi 7-8 jam perhari mulai bulan Januari 2012. Kini, BeritaSatu tayang selama 24 jam.

BeritaSatu menjadi anggota dari BeritaSatu Media Holdings yang dimiliki oleh Lippo Group.[2][3]

BeritaSatu HD[sunting | sunting sumber]

BeritaSatu merupakan stasiun TV pertama di Indonesia yang mengadopsi teknologi gambar beresolusi tinggi atau High Definition (HD). Saat ini BeritaSatu HD sudah hadir di TransVision, OrangeTV, First Media dan BiG TV. BeritaSatu juga dapat dinikmati melalui internet.

Jaringan[sunting | sunting sumber]

Jaringan terestrial[sunting | sunting sumber]

BeritaSatu memegang beberapa stasiun televisi bersiaran lokal yang ada di Indonesia, diantaranya adalah:

Redaksi[sunting | sunting sumber]

Struktur redaksi BeritaSatu saat ini adalah sebagai berikut:

No Nama Jabatan
1 Don Bosco Selamun Pemimpin Redaksi
2 Nunung Setiyani Wakil Pemimpin Redaksi
3 Claudius Boekan Wakil Pemimpin Redaksi
4 Muzakkir Husein Kepala Departemen Peliputan dan Pemberitaan
5 Adi Prasetya Kepala Departemen Current Affairs dan Website
6 Rike Amru Kepala Departemen Talen (Presenter)
7 Hamdani Rukiah Kepala Departemen Produksi News

Acara[sunting | sunting sumber]

Distribusi jangkauan[sunting | sunting sumber]

BeritaSatu menjangkau lebih dari 500.000 pelanggan rumah tangga yang tercatat dengan jumlah penonton lebih dari 2 juta orang di atas umur 10 tahun di seluruh Indonesia dengan menggunakan operator Aora, First Media, K-Vision, TransVision, Big TV, viva+, dan Skynindo. BeritaSatu juga dapat diakses dengan menggunakan Set Top Box DVB-T2 atau TV Digital. TV ini telah dapat diakses oleh 2 juta penduduk dan kalangan ekspatriat yang tinggal di Indonesia dengan pengeluaran rumah tangganya mencapai Rp 4.000.000.

Penyiar[sunting | sunting sumber]

Penyiar tetap[sunting | sunting sumber]

Mantan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]