Belanak gerita
| Belanak gerita
| |
|---|---|
| Mugil cephalus | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 135567 |
| Taksonomi | |
| Superkerajaan | Holozoa |
| Kerajaan | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Actinopteri |
| Ordo | Mugiliformes |
| Famili | Mugilidae |
| Genus | Mugil |
| Spesies | Mugil cephalus Linnaeus, 1758 |
| Tata nama | |
| Sinonim takson |
|
Belanak gerita [1] (Mugil cephalus) adalah sejenis ikan tangkapan yang penting dari suku Mugilidae. Umum disebut belanak (saja), ikan ini juga dikenal sebagai blaneut (Aceh), gerita (Mly.), gereh atau gerpuh (Jw.) dan lain-lain.[1] Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Flathead grey mullet atau Grey mullet saja. Ikan ini dijumpai di perairan pesisir tropika dan subtropika di seluruh dunia.[1] Panjang tubuhnya biasanya 30 hingga 75 sentimeter (12 hingga 30 in).
Punggung ikan berwarna hijau zaitun, bagian samping berwarna keperakan dan berwarna putih hingga bagian perut.[1] Ikan ini mungkin memiliki enam hingga tujuh garis horizontal lateral yang khas. Bibirnya tipis.[1] Ikan belanak tidak mempunyai gurat sisi. Panjang yang umum adalah sekitar 50 sentimeter (20 in), dan panjang maksimumnya adalah 100 sentimeter (39 in) .[1] Beratnya bisa mencapai maksimal delapan kilogram (18 pon) .[2]
Pengenalan
[sunting | sunting sumber]
Ikan yang berukuran sedang, panjang total hingga 91 cm, tetapi umumnya hanya sekitar 35 cm. Kepala lebar dan datar di sisi atasnya, tingginya lebih daripada lebarnya. Moncongnya kurang lebih menumpul. Rahang atas dan sisi depan tulang preorbital (tulang kecil di depan mata) kurang lebih lurus, tidak membengkok. Ujung belakang tulang preorbital ramping meruncing. Pelupuk lemak transparan yang melindungi mata meluas hingga menutupi iris.[3]
Sisir saring pada lengan bawah lengkung insang yang pertama berisi 50-90 helai. Titik awal sirip punggung kedua yang ditegakkan, terletak tepat di belakang (garis vertikal maya) awal sirip anal; kedua sirip itu hanya bersisik di pangkalnya. Sirip punggung kedua dengan 9 jari-jari lunak (bercabang). Sirip anal dengan III jari-jari keras (duri) dan 8 (jarang 9) jari-jari lunak. Sirip ekor menggarpu. Sirip dada dengan I duri dan 15-17 jari-jari lunak, panjangnya lk 16-21% dari panjang tubuh standar (standard length, yakni panjang tanpa helai sirip ekor), atau 61-83% panjang kepala, dan tidak mencapai pangkal sirip punggung yang pertama.[3]
Sisik-sisik ktenoid dalam 36-44 deret (biasanya 38-42 deret) memanjang tubuh, dan 13-15 (jarang 16) deret miring melintang dari pangkal sirip perut hingga pangkal sirip punggung pertama. Terdapat sebanyak 25 atau 26 deret sisik di depan awal sirip punggung kedua, dan 19-21 deret sisik yang melingkari batang ekor.[3]
Ketika baru ditangkap dari laut, punggung ikan ini berwarna hijau zaitun, sisi tubuh mengkilap keperakan, dan putih di bagian perut. Ada sekitar 7 buah garis gelap memanjang di sisi tubuh, sejalan dengan deretan-deretan sisiknya, yang di bagian bawah semakin memudar. Ikan-ikan yang berasal dari estuaria berwarna lebih kusam. Sirip dada bertepi keputihan, dan terdapat bintik ungu gelap yang jelas di pangkalnya. Sirip punggung biru keabu-abuan, sementara sirip anal dan ekor hijau kekuningan.[3]
Perikanan dan budidaya perikanan
[sunting | sunting sumber]Ikan belanak gerita adalah ikan bahan pangan yang penting di seluruh bagian dunia, di mana ikan ini ditangkap dan dibudidayakan. Hasil tangkapan ikan di seluruh dunia yang dilaporkan pada tahun 2012 adalah sekitar 130.000 ton dan produksi perikanan budidaya adalah 142.000 ton.[4]
Masakan
[sunting | sunting sumber]Telur ikan belanak ini diasinkan, dikeringkan, dan dikompres untuk dijadikan makanan khas di seluruh dunia, seperti avgotaraho Yunani, Wuyutsu Taiwan, eoran Korea, karasumi Jepang, bottarga Italia, poutargue Prancis, Haviar Turki, dan batarekh Mesir. Di Mesir, ikannya sendiri diasinkan, dikeringkan, dan diasamkan untuk membuat fesikh .[butuh rujukan]</link>[ <span title="This claim needs references to reliable sources. (January 2021)">kutipan diperlukan</span> ]
Di pantai Florida Barat Laut dan Alabama, ikan belanak ini, yang disebut ikan belanak belang atau ikan belanak hitam, sering kali menjadi makanan khas restoran makanan laut. Ikan belanak goreng adalah yang paling populer, tetapi ikan belanak yang diasap, dipanggang, dan kalengan juga dimakan. Nelayan setempat biasanya menangkap ikan belanak dengan menggunakan jaring, meskipun sebagian besar menggunakan jaring pukat di darat. Mullet merupakan makanan lezat di daerah ini dan paling sering dikonsumsi di rumah. Mullet biasanya diiris, dan sisa kerangkanya digunakan untuk kaldu ikan, digunakan dalam sup krim dan semur.[5] Namun ikan belanak yang paling umum dikonsumsi di Florida adalah ikan belanak putih ( Mugil curema ), karena preferensinya terhadap air yang lebih bersih memberikan rasa yang lebih bersih dan tidak terlalu berlumpur.[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2006). "Mugil cephalus" di situs FishBase. Versi April 2006.
- ↑ Minckley, W.L. 1973.
- 1 2 3 4 Harrison, I.J. & H. Senou (2001). "Mugilidae". in Kent E. Carpenter & Volker H. Niem (Eds.). FAO Species Identification Guide: The Living Marine Resources of The Western Pacific. Vol. 4: 2096. Rome: Food and Agriculture Organization.
- ↑ "FAO Fisheries & Aquaculture - Species Fact Sheets - Mugil cephalus (Linnaeus, 1758)". fao.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-05. Diakses tanggal 2016-04-30.
- ↑ "Instituto Veneto di scienze, lettere ed arti environmental database on the pool of Venice". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-10-13. Diakses tanggal 2007-05-23.
- ↑ McKee, David (2008). Fishes of the Laguna Madre. College Station, Tx: Texas A&M University Press. hlm. 196. ISBN 978-1-60344-028-8.