Belahan Bumi timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Belahan Bumi timur, ditunjukkan oleh area berwarna kuning.
Belahan Bumi timur

Belahan Bumi timur, atau disebut belahan timur,[1][2] adalah istilah geografi untuk setengah bagian Bumi yang terletak di timur meridian utama (yang melintasi Greenwich, London Raya, Britania Raya) dan barat antimeridian (yang melintasi Samudera Pasifik dan daratan yang relatif sedikit).[3] Istilah ini juga digunakan untuk merujuk pada Benua Afro-Eurasia dan Australia, berkebalikan dengan belahan Bumi barat yang meliputi Benua Amerika secara keseluruhan. Selain itu, istilah ini juga digunakan dalam hal budaya atau geopolitik sebagai sinonim dari "Dunia Lama".

Geografi[sunting | sunting sumber]

Lingkaran yang hampir sempurna (Bumi adalah sferoid pepat yang lebih gemuk di sekitar khatulistiwa), yang ditandai dengan garis untuk membagi belahan timur dan barat harus menjadi ketentuan yang diputuskan dan dipublikasikan sendiri (karena tidak ada kaidah khusus untuk itu), tidak seperti khatulistiwa (garis imajiner yang mengelilingi Bumi dan berjarak kurang lebih sama dari kutub Bumi) yang membelah belahan Bumi utara dan Selatan. Meridian utama pada garis bujur 0° dan antimeridian pada garis bujur 180° adalah batas yang diterima secara umum, karena kedua garis tersebut membagi bujur timur dari bujur barat. Konvensi ini diciptakan pada tahun 1884 oleh Konferensi Meridian Internasional yang diadakan di Washington, D.C. di mana konsep waktu standar dari insinyur kereta api Kanada, Sir Sandford Fleming, diadopsi. Masalahnya, pembagian belahan Bumi menurut konvensi ini tidak cocok dengan benua yang sudah ada. Sebagian dari Eropa Barat, Afrika Barat, Oseania, dan Rusia timur laut jauh termasuk dalam belahan Bumi barat yang memisahkan daerah tersebut dari benua utama. Hal ini menjadi batu uji bagi sebagian besar konsep geopolitik mengenai "Barat" dan "Timur".

Akibatnya, garis meridian pada 20°BB dan lawannya secara diametris pada 160°BT juga sering digunakan di luar hal-hal fisika dan navigasi,[4][5] yang mencakup semua daratan Eropa dan Afrika, tetapi juga mencakup sebagian kecil dari Greenland timur laut (biasanya dianggap sebagai bagian dari Amerika Utara), dan mengecualikan lebih banyak wilayah dari Rusia timur dan Oseania (misalnya, Selandia Baru). Sebelum penggunaan waktu standar secara global diberlakukan, meridian utama diputuskan oleh setiap negara di mana waktu ditentukan oleh siang hari di wilayah masing-masing (dengan demikian, meridian lokal).

Pusat belahan Bumi timur terletak di Samudra Hindia di titik pertemuan antara khatulistiwa dan meridian timur ke-90, terletak pada 910 km sebelah barat Indonesia di Ninety East Ridge. Daratan terdekat adalah Pulau Simeulue pada koordinat 2°35′LU 96°05′BT.

Massa daratan di belahan Bumi timur lebih besar daripada belahan Bumi Barat dan memiliki beragam habitat.

Demografi[sunting | sunting sumber]

82% dari populasi manusia tinggal di belahan Bumi timur, dan 18% di belahan Bumi barat.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Oxford Dictionary of English, 2nd ed., rev. 2006. London, UK: Oxford University Press, p. 548.
  2. ^ Merriam Webster's Online Dictionary (based on Collegiate vol., 11th ed.) 2006. Springfield, MA: Merriam-Webster, Inc.
  3. ^ Latitude and Longitude at britannica.com, accessed 2008-05-24
  4. ^ Olson, Judy M. "Projecting the hemisphere", ch. 4 from Matching the map projection to the need; Robinson, Arthur H. & Snyder, John P., eds. 1997. Bethesda, MD: Cartography and Geographic Information Society, American Congress on Surveying and Mapping.
  5. ^ "Eastern Hemisphere". Merriam-Webster's Geographical Dictionary, 3rd ed. 2001. Springfield, MA: Merriam-Webster, Inc., p. 340.
  6. ^ How Much of Humanity is in Your Hemisphere? - Brilliant Maps

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 0°S 90°E / -0°N 90°E / -0; 90