Batujajar, Bandung Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Batujajar
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBandung Barat
Pemerintahan
 • CamatDrs. H. Dedi Kusniadi
Populasi
 • Total97,962 jiwa (BPS 2.017) jiwa
Kode Kemendagri32.17.09 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahan7
Jembatan di Batujajar pada tahun 1920-an

Batujajar (Aksara Sunda Baku: ᮘᮒᮥᮏᮏᮁ) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 18 Kilometer dari ibu kota kabupaten Bandung Barat ke arah selatan. Pusat pemerintahannya berada di Desa Batujajar Timur. Wilayah kecamatan Batujajar dahulu sangat luas memanjang dari Timur (batas Margaasih) ke Barat (Saguling), akan tetapi semakin berkurang setelah sebagian wilayahnya dimasukan dalam wilayah baru ketika dibentuknya kota administratif (kotif) Cimahi sekitar tahu 70-an. Pada dekade 1980-an dengan beroperasinya Waduk Saguling yang menggenangi sebagian wilayah Kecamatan Batujajar membuat luas wilayah daratannya semakin menyempit, dan mengakibatkan sebagian desa (terutama bagian Timur Batujajar) menjadi susah dijangkau dikarenakan banyak akses jalan dan jembatan yang terputus direndam luapan sungai Cihaur yang menjadi waduk Saguling. Sehingga pada tahun 2011 kecamatan ini mengalami pemekaran wilayah, membentuk Kecamatan Saguling

Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Batujajar berperan penting sebagai daerah basis militer yang dikembangkan oleh Belanda. Hingga kini dimanfaatkan menjadi Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). [1]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Padalarang
Timur Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung
Selatan Kecamatan Cihampelas
Barat Kecamatan Saguling

Desa/ kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Batujajar Barat
  2. Batujajar Timur
  3. Cangkorah
  4. Galanggang
  5. Giriasih
  6. Pangauban
  7. Selacau

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

  1. Kolam Renang Roung Tirta Yudha, Desa Pangauban[2]
  2. Danau Wakabol, Desa Giriasih[3]
  3. Vila Prancis
  4. Jembatan Apung Surapati

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]