Bantaeng, Bantaeng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bantaeng
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
KabupatenBantaeng
Pemerintahan
 • CamatAndi Mappatoba, S.Pd, M.Si.
Populasi
 • Total40.544 jiwa
 • Kepadatan1.405/km2 (3,640/sq mi)
Kode pos
92411 - 92415
Kode Kemendagri73.03.02 Edit the value on Wikidata
Luas28,85 km²
Desa/kelurahan1 desa
8 kelurahan

Bantaeng adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Bantaeng, provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kecamatan Bantaeng juga merupakan ibu kota kabupaten Bantaeng, sementara ibu kota kecamatan Bantaeng terletak di Kelurahan Pallantikang. Secara administrasi, Kecamatan Bantaeng terdiri dari 8 kelurahan dan 1 desa.[1][2]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Pesisir pantai[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bantaeng memiliki wilayah pesisir pantai dengan kontur tanah yang datar. Kemiringan lereng pada wilayah pesisir pantai Kecamatan Bantaeng antara 0–2%.[3]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Populasi dan kepadatan penduduk[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2021, jumlah penduduk di Kecamatan Bantaeng sebanyak 40.544 jiwa. Tingkat kepadatan penduduk di Kecamatan Bantaeng pada tahun tersebut adalah 1.405 jiwa/km².[1]

Keagamaan[sunting | sunting sumber]

Kemudian, presentase penduduk Kecamatan Bantaeng berdasarkan agama yang dianut yakni Islam 98,49% dan kemudian Kekristenan sebesar 1,28%. Kekristenan terbagi menjadi Protestan sebesar 0,92% dan Katolik sebesar 0,36%. Selebihnya Buddha yakni 0,21% dan kepercayaan lainnya sebesar 0,02%.[2] Rumah ibadah yang ada di kecamatan ini yakni 63 masjid dan 3 gereja Protestan.[2]

Pemanfaatan lahan[sunting | sunting sumber]

Budidaya rumput laut[sunting | sunting sumber]

Lahan yang ada di Kecamatan Bantaeng dimanfaatkan salah satunya untuk budidaya rumput laut. Kecamatan Bantaeng termasuk dalam salah satu dari empat kecamatan penghasil rumput laut di Kabupaten Bantaeng. Lahan budidaya rumput laut seluas 170 ha di Kabupaten Bantaeng dibagi oleh Kecamatan Bantaeng bersama dengan tiga kecamatan lainnya.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 Agustus 2021. 
  2. ^ a b c "Kabupaten Bantaeng Dalam Angka 2021" (pdf). www.bantaengkab.bps.go.id. hlm. 7, 66, 151. Diakses tanggal 23 Agustus 2021. 
  3. ^ Purnamasari, D. I., Wunas, S., dan Arifin, M. (2015). "Konsep Penataan Permukiman Produktif Berbasis Industri Rumput Laut (Desa Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten)" (PDF). Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2015: C 038. 
  4. ^ Tahir, Rahmawati (2019). "Peran Perempuan pada Usaha Pembudidaya Rumput Laut di Kabupaten Bantaeng (Studi Kasus Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng)". Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan. 7 (2): 135.