Banjir Jakarta 2015

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Banjir Jakarta 2015
Tanggal9 Februari 2015 - Maret 2015
LokasiDKI Jakarta
Tewasbelum diketahui

Banjir Jakarta 2015 adalah bencana banjir yang melanda Daerah Khusus Ibukota Jakarta sejak 9 Februari 2015.[1] Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak 8 Februari 2015 sore.[2]

Lokasi banjir[sunting | sunting sumber]

Tercatat sedikitnya 52 titik banjir tersebar seantero Jakarta.[3] Beberapa kawasan terparah yang sempat tergenang air berada di kawasan Kelapa Gading, Mangga Dua, dan Grogol. Di Grogol, titik terparah banjir berada di Jalan S. Parman depan Universitas Trisakti dan Universitas Tarumanagara. Ketinggian air di kawasan tersebut sempat mencapai 60 cm.[4][5] Di Kelapa Gading, ketinggian banjir hingga mencapai 80 cm menghambat akses masuk ke beberapa tempat di kawasan tersebut.[6] Di Mangga Dua, banjir setinggi 40 cm memenuhi Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara. Sejumlah pusat perbelanjaan yang berada di sepanjang jalan tersebut tutup.[7] Genangan air juga membanjiri kawasan Jalan Medan Merdeka yang melingkupi kompleks Istana Negara dan Balai Kota DKI Jakarta.[8][9]

Dampak[sunting | sunting sumber]

Akibat banjir, beberapa perjalanan KA Commuter Jabodetabek terhambat karena genangan air yang melanda Stasiun Jakarta Kota, Sudirman, dan Kampung Bandan.[10] Banjir tersebut juga membuat delapan koridor Transjakarta berhenti beroperasi sementara.[11] Untuk mengantisipasi sengatan aliran listrik karena banjir, Perusahaan Listrik Negara melakukan pemadaman sedikitnya 469 gardu listrik di beberapa wilayah barat Jakarta dan Kota Tangerang.[12] Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta Sarman Simanjorang menaksir kerugian akibat banjir tahun 2015 sebesar Rp1,5 triliun rupiah.[13]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "BNPB Nyatakan Jakarta Banjir". Kompas.com. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  2. ^ "Waspadai Banjir, Ada 49 Titik Genangan di Jakarta". BNPB. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  3. ^ "Banjir makin meluas di Jakarta, 52 titik tergenang". Merdeka.com. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  4. ^ "Terendam Banjir, Kampus Trisakti Liburkan Mahasiswa Sepekan". Liputan 6. 10 Februari 2015. Diakses tanggal 12 Februari 2015. 
  5. ^ "Di Depan Trisakti, Air Setinggi Dada". JPNN. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 12 Februari 2015. 
  6. ^ "Kawasan Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir". Metro TV. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 12 Februari 2015. 
  7. ^ "Banjir di Mangga Dua, Pusat Perbelanjaan Tutup". RTV. 10 Februari 2015. Diakses tanggal 12 Februari 2015. 
  8. ^ "Banjir Sampai Masuk ke Dalam Kompleks Istana Kepresidenan". Kompas.com. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  9. ^ "Kantor Ahok Kebanjiran". Kompas.com. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  10. ^ "Stasiun Kota, Kampung Bandan, dan Sudirman Banjir". Kompas.com. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  11. ^ "Jam Pulang Kantor, Hanya 4 Koridor Busway Beroperasi". Detik. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  12. ^ "Malam Hari, Pemadaman Listrik Akibat Banjir di Jakarta Makin Parah". Detik. 9 Februari 2015. Diakses tanggal 9 Februari 2015. 
  13. ^ "Banjir Jakarta, Kerugian Sehari Capai Rp 1,5 T". Detik. 11 Februari 2015. Diakses tanggal 12 Februari 2015. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]