Bahasa Slavonia Gerejawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pengalihan nama bahasa.svg
Slavonia Gerejawi
Slavia Gerejawi
Црькъвьнословѣньскъ ѩзыкъ
Kiev psalter.jpg
Sebuah halaman dari Mazmur Kyiv 1397 dalam bahasa Slavonia Gerejawi
WilayahEropa Tenggara dan Timur
Punahdituturkan hanya sebagai bahasa keagamaan
Bentuk awal
Slavonia Gerejawi Kuno
  • Slavonia Gerejawi
Alfabet Glagol dan Alfabet Kiril
Kode bahasa
ISO 639-1cu
ISO 639-2chu
ISO 639-3chu (termasuk Slavonia Gerejawi Kuno)
Glottologchur1257  (Slavia Gerejawi)[1]
Linguasfer53-AAA-a
Globe of letters.svg Portal Bahasa
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA

Bahasa Slavonia Gerejawi (bahasa Slavonia Gerejawi Kuno: црькъвьнословѣньскъ ѩзыкъ, translit. crĭkŭvĭnoslověnĭskŭ językŭ), juga dikenal sebagai bahasa Slavia Gerejawi,[2] Slavonia Gerejawi Baru atau Slavia Gerejawi Baru, adalah suatu bahasa Slavia keagamaan yang digunakan oleh Gereja Ortodoks Timur di Belarus, Bulgaria, Makedonia Utara, Polandia, Ukraina, Rusia, Ceko dan Slowakia, dan negara-negara bekas Yugoslavia. Bahasa ini juga terkadang digunakan oleh Gereja Ortodoks Rusia di Luar Rusia, Keuskupan Ortodoks Karpatia-Rusia di Amerika, dan Gereja Kristen Ortodoks di Amerika.

Selain itu, bahasa ini digunakan oleh beberapa gereja yang menganggap diri sebagai Ortodoks tetapi tidak tergabung dalam persekutuan resmi Gereja Ortodoks, seperti Gereja Ortodoks Montenegro dan Gereja Ortodoks Sejati Rusia. Para Pemercaya Lama dan Edinoverie juga menggunakan bahasa Slavonia Gerejawi.

Bahasa ini juga digunakan oleh Gereja Katolik Yunani di negara-negara penutur bahasa Slavia, seperti Serbia-Kroasia, Slowakia, dan Gereja Katolik Yunani Ruthenia.

Di masa lalu, bahasa Slavonia Gerejawi juga digunakan oleh Gereja-Gereja Ortodoks di daerah-daerah penutur bahasa Rumania hingga awal abad ke-18,[3] serta Gereja Katolik Roma di Kroasia pada Abad Pertengahan Awal.

Perkembangan[sunting | sunting sumber]

Bahasa Slavonia Gerejawi merupakan tahap selanjutnya dari bahasa Slavonia Gerejawi Kuno, dan merupakan bahasa keagamaan yang diperkenalkan oleh dua bersaudara dari Tesalonika bernama Kirilos dan Metodios pada abad ke-9 di Nitra, suatu kota utama dan pusat keagamaan dan ilmiah di Moravia Raya (kini Slowakia). Di sana, kitab suci dan naskah-naskah berbahasa Yunani Koine diterjemahkan ke dalam bahasa Slavia untuk pertama kalinya.

Setelah penyebaran Kristen di Bulgaria pada tahun 864, Santo Klemens dari Ohrid dan Naum dari Preslav merupakan tokoh-tokoh penting Gereja Ortodoks Timur yang menulis naskah keagamaan di Kekaisaran Bulgaria Pertama. Keberhasilan mengkristenisasi bangsa Bulgaria menandai peran penting awal Kekristenan Ortodoks terhadap bangsa Slavia lainnya, terutama masyarakat Rus, leluhur dari bangsa Belarus, Ukraina, dan Rusia.[4] Peristiwa penting lainnya dalam perkembangan bahasa ini adalah pengembangan Alfabet Kiril di Bulgaria, tepatnya di Sekolah Sastra Preslav pada abad ke-9. Alfabet dan bahasa ini juga terkadang disebut Bulgaria Kuno, dinyatakan resmi di Bulgaria pada tahun 893.[5][6][7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Slavia Gerejawi". Glottolog 4.1. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. 
  2. ^ Hammarström, Harald; Forke, Robert; Haspelmath, Martin; Bank, Sebastian, ed. (2020). "Church Slavic". Glottolog 4.3. 
  3. ^ Petre P. Panaitescu, Studii de istorie economică și socială (dalam bahasa Rumania)
  4. ^ Aco Lukaroski. "St. Clement of Ohrid Cathedral – About Saint Clement of Ohrid". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-05-16. Diakses tanggal 5 March 2015. 
  5. ^ Dvornik, Francis (1956). The Slavs: Their Early History and Civilization. Boston: American Academy of Arts and Sciences. hlm. 179. The Psalter and the Book of Prophets were adapted or "modernized" with special regard to their use in Bulgarian churches, and it was in this school that glagolitic writing was replaced by the so-called Cyrillic writing, which was more akin to the Greek uncial, simplified matters considerably and is still used by the Orthodox Slavs. 
  6. ^ Florin Curta (2006). Southeastern Europe in the Middle Ages, 500–1250. Cambridge Medieval Textbooks. Cambridge University Press. hlm. 221–222. ISBN 978-0-521-81539-0. 
  7. ^ J. M. Hussey, Andrew Louth (2010). "The Orthodox Church in the Byzantine Empire". Oxford History of the Christian Church. Oxford University Press. hlm. 100. ISBN 978-0-19-161488-0. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]