Bahasa Kven

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kven
kvääni
Dituturkan diNorwegia
Penutur bahasa
2.000–8.000  (2005?)[1]
Status resmi
Bahasa resmi di
Norwegia
(bahasa minoritas)
Diatur olehDewan Bahasa Kven
Kode bahasa
ISO 639-3fkv
Glottologkven1236[2]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode.

Bahasa Kven adalah sebuah bahasa Finik yang dituturkan di Norwegia oleh orang Kven. Bahasa Kven memperoleh status sebagai bahasa minoritas pada tahun 2005 melalui Piagam Bahasa Daerah dan Minoritas Eropa. Secara linguistik, bahasa Kven dipandang sebagai sebuah dialek dari bahasa Finlandia dan dikelompokkan di dalam rumpun dialek Peräpohjola bersama dialek lainnya seperti Meänkieli, yang dituturkan di Lembah Torne di Swedia.

Bahasa Kven kini telah banyak memiliki kata serapan dari bahasa Norwegia. Beberapa contoh di antaranya adalah tyskäläinen yang berarti "Jerman", berasal dari bahasa Norwegia tysk sementara bahasa Finlandianya adalah saksalainen. Bahasa Kven di sisi lain juga masih menggunakan beberapa kata lama yang kini tidak lagi dipakai di bahasa Finlandia.

Terdapat sekitar 1.500 hingga 10.000 penutur asli bahasa Kven. Mayoritas dari seluruh penutur berusia di atas 60 tahun. Hal ini menjadi perhatian khusus karena seiring dengan menuanya populasi penutur, terdapat kekhawatiran bahwa bahasa Kven akan mati. Penutur yang berusia menengah masih dapat berbicara dalam bahasa Kven namun mereka hanya menggunakannya kadang-kadang dan tidak cukup untuk membuat bahasa Kven keluar dari ancaman kepunahan. Masyarakat berusia di bawah 30 tahun nyaris tidak menuturkan bahasa ini sama sekali. Upaya untuk mendidik bahasa Kven kepada anak-anak telah dilakukan dengan di Børselv dengan memasukkan pelajaran bahasa Kven di sekolah-sekolah dasar.[3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kepustakaan mengenai bahasa Kven sangat jarang dan masih sedikit sehingga menyulitkan bahasa Kven untuk dipelajari. Sebuah majelis dibentuk pada tahun 2007 yang berencana untuk membuat standar tertulis bagi bahasa Kven. Istilah "Kven" muncul pertama kali di hikayat Othere dari tahun 800-an bersamaan dengan istilah "Finn" dan "Norwegia". Wilayah yang dihuni oleh orang Kven disebut sebagai Kvenland. Dari Kvenland, orang Kven juga memperluas wilayah permukimannya ke dataran di sekitar Teluk Bothnia. Ketika negara Norwegia mulai mengenakan pajak bagi orang Kven, sejak itulah istilah "Kven" menjadi istilah legal.[4] Pengesahan Piagam Bahasa Daerah dan Minoritas Eropa pada tahun 1992 (yang bertujuan untuk melindungi bahasa daerah dan minoritas) membuat bahasa Kven diklasifikasikan sebagai sebuah bahasa minoritas yang dilindungi.[5]

Organisasi[sunting | sunting sumber]

Organisasi Kven Norwegia didirikan pada tahun 1987. Organisasi ini berkewajiban untuk memberikan laporan kepada pemerintah Norwegia menegenai sejarah dan hak-hak orang Kven. Para anggota organisasi juga berupaya untuk mempublikasikan Kven melalui media-media serta mengkampanyekan agar pemerintah Norwegia mendirikan badan resmi untuk urusan Kven untuk menjaga pertumbuhan dan konservasi bahasa dan kebudayaan Kven. Organisasi ini juga menangani wacana mengenai pemasukan bahasa Kven ke taman kanak-kanak serta jenjang pendidikan lainnya.[6]

Mata kuliah budaya dan bahasa Kven tersedia di Universitas Tromsø sejak semester musim semi 2005.[7] Dewan Bahasa Kven dibentuk tahun 2007 di Institut Kven, pusat kebudayaan dan bahasa Kven yang berlokasi di Børselv. Penyusunan ortografi bahasa Kven dilakukan oleh dewan bahasa yang didasarkan dari ortografi bahasa Finlandia.[8]

Fonologi[sunting | sunting sumber]

Fonologi bahasa Kven secara umum serupa dengan bahasa Finlandia. Akan tetapi, bahasa Kven masih memiliki bunyi /ð/ yang sudah berubah menjadi /d/ di bahasa Finlandia. Contoh seperti pada kata meiđän ('milik kami') di bahasa Kven dibandingkan dengan meidän di bahasa Finlandia.

Vokal[sunting | sunting sumber]

Bahasa Kven memiliki 16 vokal, termasuk panjang vokal.

Depan Belakang
Bulat Tidak bulat Bulat Tidak bulat
Tertutup i iː y yː u uː
Tengah e eː ø øː o oː
Terbuka æ æː ɑ ɑː

Di dalam penulisan, panjang vokal ditulis dengan huruf ganda seperti yy untuk /yː/ dan öö untuk /øː/.

Bunyi /ø/, /æ/, dan /ɑ/ masing-masing ditulis dengan huruf ö, ä, dan a.

Konsonan[sunting | sunting sumber]

Bahasa Kven memiliki 14 konsonan asli dan 4 konsonan serapan.

Bilabial Labiodental Dental Alveolar Postalveolar Palatal Velar Glottal
Dengung m n ŋ
Plosif tak bersuara p t k
bersuara b d ɡ
Frikatif tak bersuara f s ʃ h
bersuara ð
Getar r
Approximant ʋ l j

/b, d, ɡ, ʃ/ hanya ditemukan di kata serapan.

/ʋ/, /ʃ/, dan /ð/ masing-masing ditulis dengan huruf v, š, dan đ.

/ŋ/ ditulis dengan huruf n yang diikuti /k/, sementara ng adalah bunyi panjangnya. Sehingga, nk adalah /ŋk/ dan ng adalah /ŋː/.

Konsonan panjang ditulis dengan dua huruf seperti mm untuk bunyi /mː/ dan ll untuk bunyi /lː/.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kainun Institutti
  2. ^ Nordhoff, Sebastian; Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2013). "Kven Finnish". Glottolog. Leipzig: Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology. 
  3. ^ "Did you know Kven Finnish is severely endangered?". Endangered Languages. Diakses tanggal 2017-04-30. 
  4. ^ "Kven language and culture (En) | Norske Kveners Forbund". kvener.no. 
  5. ^ "The European Charter for Regional or Minority Languages is the European convention for the protection and promotion of languages used by traditional minorities". Dewan Eropa. Diakses tanggal 2017-04-30. 
  6. ^ Pietikäinen, Sari; Huss, Leena; Laihiala-Kankainen, Sirkka; Aikio-Puoskari, Ulla; Lane, Pia (2010-06-01). "Regulating Multilingualism in the North Calotte: The Case of Kven, Meänkieli and Sámi Languages". Acta Borealia. 27 (1): 1–23. doi:10.1080/08003831.2010.486923. ISSN 0800-3831. 
  7. ^ Lane, Pia (2011). "The birth of the Kven language in Norway: emancipation through state recognition" (PDF). International Journal of the Sociology of Language. 209: 57–74. doi:10.1515/IJSL.2011.021. 
  8. ^ Andreassen, Irene: Et nytt skriftspråk blir til

Pranala luar[sunting | sunting sumber]