Bahasa Kreol Mauritius

Kreol Mauritius atau Morisien (sebelumnya dieja Morisyen; nama asli: kreol morisien) adalah sebuah bahasa kreol berbasis Prancis yang dituturkan di Mauritius. Kata-kata dari bahasa Inggris juga disertakan dalam versi baku bahasa ini. Selain itu, para budak dan pekerja kontrak dari berbagai budaya di Afrika dan Asia meninggalkan warisan bahasa yang beragam di negara tersebut. Kata-kata yang digunakan oleh kelompok-kelompok ini juga telah diintegrasikan ke dalam Morisien kontemporer.
Kreol Mauritius merupakan lingua franca Republik Mauritius, yang memperoleh kemerdekaan dari Britania Raya pada tahun 1968. Bahasa Inggris dan bahasa Prancis sama-sama digunakan sebagai alternatif selain Kreol Mauritius. Bahasa Inggris terutama digunakan untuk keperluan administrasi dan pendidikan, sedangkan bahasa Prancis digunakan oleh media serta sebagai bahasa kedua.
Masyarakat Mauritius cenderung menggunakan Kreol Mauritius di rumah, bahasa Prancis di tempat kerja, dan bahasa-bahasa Asia leluhur pada acara budaya dan keagamaan. Bahasa Prancis dan Inggris diajarkan di sekolah-sekolah, sementara Kreol Mauritius dan bahasa-bahasa Asia leluhur ditawarkan sebagai pilihan. Meskipun penduduk Mauritius berasal dari berbagai latar etnis (termasuk India, Afrika, Eropa, dan Tionghoa), Kreol Mauritius secara bertahap telah menggantikan bahasa-bahasa leluhur sebagian besar penduduk dan menjadi bahasa utama yang digunakan di rumah. Saat ini, sekitar 1,3 juta orang menuturkan bahasa ini.
- ↑ Templat:Ethnologue19
- ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Morisyen". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
- ↑ "Bahasa Kreol Mauritius". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
