Bahasa Ibrani Samaria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ibrani Samaria
עברית 'Ivrit
WilayahSyam
Punahk. abad ke-2 M[1]
sekarang hanya digunakan dalam peribadatan
Bentuk awal
Ibrani Alkitabiah
  • Ibrani Samaria
Abjad Samaria
Kode bahasa
ISO 639-3smp
Glottologsama1313[2]
Linguasfer12-AAB
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA

Bahasa Ibrani Samaria (bahasa Ibrani: עברית שומרונית‎) adalah bentuk pengucapan yang digunakan oleh orang Samaria untuk membaca bahasa Ibrani yang ada di Taurat Samaria, berbeda dengan kaidah Tiberias yang umum digunakan untuk membaca naskah-naskah Ibrani.

Bagi orang-orang Samaria, bahasa Ibrani Kuno tidak lagi menjadi bahasa sehari-hari yang dituturkan dan digantikan oleh bahasa Aram Samaria, yang juga kemudian tidak lagi menjadi bahasa lisan antara abad ke-10 dan ke-12, sehingga digantikan oleh bahasa Arab (dengan dialek bahasa Arab Samaria).

Fonologi bahasa Ibrani Samaria mirip dengan bahasa Arab Samaria, dan digunakan oleh orang Samaria dalam doa.[3] Saat ini, orang Samaria umumnya menuturkan bahasa Ibrani Modern (yang bermukim di Holon, Israel) dan Arab Palestina (yang bermukim di Sikhem, terutama di Nablus).

Sejarah dan penemuan pada zaman modern[sunting | sunting sumber]

Bahasa Ibrani Samaria pertama kali dikenal secara meluas oleh dunia Barat dengan ditunjukkan sebuah naskah Taurat Samaria pada tahun 1631 oleh Jean Morin.[4] Pada tahun 1616, pengelana asal Roma bernama Pietro della Valle telah membeli salinan naskah tersebut di Damsyik, dan naskah aslinya ini, sekarang dikenal sebagai Codex B, disimpan di sebuah perpustakaan Paris.[5]

Sekitar tahun 1957 hingga 1977, Ze'ev Ben-Haim menerbitkan dalam lima jilid karya terkenal Ibraninya tentang tradisi Ibrani dan Aram orang Samaria. Ben-Haim, yang pandangannya berlaku saat ini, membuktikan bahwa bahasa Ibrani Samaria modern tidak jauh berbeda dengan Samaria Kuil Kedua, yang merupakan bahasa yang digunakan bersama dengan penduduk lain di daerah itu sebelum digantikan oleh bahasa Aram.[6]

Ortografi[sunting | sunting sumber]

Perincian Taurat Samaria Nabul dalam bahasa Ibrani Samaria.

Bahasa Ibrani Samaria ditulis dalam abjad Samaria, yang diturunkan langsung dari abjad Ibrani Kuno, yang juga merupakan turunan langsung dari abjad Fenisia.

Abjad Samaria mirip dengan huruf-huruf yang muncul pada banyak koin dan prasasti Ibrani Kuno.[7] Sebaliknya, semua jenis bahasa Ibrani lainnya, seperti yang ditulis oleh orang Yahudi, menggunakan abjad "persegi" yang sebenarnya merupakan ragam dari abjad Aram yang mulai digunakan sejak pembuangan ke Babel setelah runtuhnya kerajaan Yehuda pada abad ke-6 SM. Selama abad ke-3 SM, orang-orang Yahudi mulai menggunakan bentuk "persegi" yang umumnya digunakan oleh Kekaisaran Akhemeniyah untuk menulis bahasa Aram Baku Kuno,[8] sedangkan orang Samaria tetap dan terus menggunakan abjad Ibrani Kuno, yang berkembang menjadi abjad Samaria.

Di zaman modern, sebuah ragam kursif dari abjad Samaria terkadang digunakan sebagai tanda tangan.

Pelafalan[sunting | sunting sumber]

Konsonan

Nama Alaf Bit Gaman Dalat Iy Baa Zen It Tit Yut Kaaf Labat Mim Nun Singaat In Fi Tsaadiy Quf Rish Shan Taaf
Huruf Samaria
Huruf Ibrani (Asyur) א ב ג ד ה ו ז ח ט י כ ל מ נ ס ע פ צ ק ר ש ת
Pelafalan [ʔ] [b] [ɡ] [d] [ʔ] [b], [w] [z] [ʔ], [ʕ] [] [j] [k] [l] [m] [n] [s] [ʔ], [ʕ] [f], [b] [] [q], [ʔ] [r] [ʃ] [t]

Vokal

Niqqud dengan ࠌ / מ Sam voc a.jpg Sam voc e.jpg Sam voc i.jpg Sam voc o.jpg Sam voc dagesh.jpg Sam voc ayinpatah1.jpg, Sam voc ayinpatah2.jpg, Sam voc ayinpatah3.jpg
fonem /a/, /ɒ/ /e/ /e/, /i/ /o/, /u/ (pemanjangan konsonan) /ʕa/

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ibrani Samaria di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Samaritan". Glottolog 4.1. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. 
  3. ^ Ben-Ḥayyim 2000, hlm. 29.
  4. ^ Exercitationes ecclesiasticae in utrumque Samaritanorum Pentateuchum, 1631
  5. ^ Flôrenṭîn 2005, hlm. 1: "When the Samaritan version of the Pentateuch was revealed to the Western world early in the 17th century... [footnote: 'In 1632 the Frenchman Jean Morin published the Samaritan Pentateuch in the Parisian Biblia Polyglotta based on a manuscript that the traveler Pietro Della Valle had bought from Damascus sixteen years previously.]"
  6. ^ Flôrenṭîn 2005, hlm. 4: "A completely new approach which prevails today was presented by Ben-Hayyim, whose scientific activity was focused on the languages of the Samaritans - Hebrew and Aramaic. Years before the publication ol his grammar, with its exhaustive description of SH, he indicated several linguistic phenomena common to SH on the one hand, and Mishnaic Hebrew (MH) and the Hebrew of the Dead Sea Scrolls (HDSS), on the other. He proved that the language heard today when the Torah is read by the Samaritans in their synagogue is not very different from the Hebrew which once lived and flourished among the Samaritans before, during and after the time of the destruction of the Second Temple. The isoglosses common to SH. MH and HDSS led him to establish that the Hebrew heard in the synagogue by modernday Samaritans is not exclusively theirs, but rather this Hebrew or something resembling it, was also the language of other residents of Eretz Israel before it was supplanted by Aramaic as a spoken language."
  7. ^ Wikisource-logo.svg Herbermann, Charles, ed. (1913). "Samaritan Language and Literature". Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company. 
  8. ^ A History of the Hebrew Language. Cambridge, England: Cambridge University Press. 1993. ISBN 0-521-55634-1. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]