Lompat ke isi

Bahasa Huizhou

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Huizhou
徽州話 / 徽州话
Dituturkan diTiongkok
WilayahHuizhou, Anhui bagian selatan, dan sebagian Zhejiang dan Jiangxi
Penutur
5,4 juta (2021)[1]
Dialek
Kode bahasa
ISO 639-3czh
Glottologhuiz1242[2]
Linguasfer79-AAA-da
IETFczh
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
C10
Kategori 10
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
C9
Kategori 9
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
C8b
Kategori 8b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
C8a
Kategori 8a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
C7
Kategori 7
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
C6b
Kategori 6b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
C6a
Kategori 6a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
C5
Kategori 5
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
C4
Kategori 4
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
C3
Kategori 3
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
C2
Kategori 2
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
C1
Kategori 1
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
C0
Kategori 0
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6a Vigorous
Bahasa Huizhou dikategorikan sebagai C6a Vigorous menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini masih dituturkan dan digunakan oleh sebagian wilayah
Referensi: [3]
Lokasi penuturan
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
 Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Bahasa Huizhou
Hanzi sederhana: 徽州
Hanzi tradisional: 徽州話
Pinyin: Huīzhōuhuà
nama alternatif
Hanzi sederhana:
Hanzi tradisional: 徽語

Bahasa Huizhou (Hanzi: 徽州话), atau hanya disebut Hui (Hanzi: 徽语), adalah suatu bahasa Tionghoayang dituturkan di dan sekitar wilayah bersejarah Huizhou (yang menjadi asal namanya), di sekitar sepuluh xian pegunungan di Anhui bagian selatan, ditambah beberapa xian lagi di Zhejiang dan Jiangxi.

Meskipun wilayah Hui relatif kecil dibandingkan dengan kelompok bahasa Tionghoa lainnya, bahasa ini menunjukkan tingkat keragaman internal yang sangat tinggi, dan bahasa ini juga terletak di dekat banyak ragam yang tidak saling dimengerti, sehingga penggolongannya menjadi sulit.[4] Sebelumnya bahasa ini dikelompokkan dengan Huai, Wu, dan Gan, dan beberapa bahkan percaya bahwa dialek ini bahkan bukan merupakan satu rumpun bahasa yang tunggal.[5]

Penggolongan

[sunting | sunting sumber]

Bahasa Huizhou awalnya digolongkan sebagai bahasa Mandarin Yangtze Hilir, tetapi saat ini digolongkan secara terpisah darinya.[6] Akademi Ilmu Sosial Tiongkok mendukung pemisahan Huizhou dari bahasa Mandarin Yangtze Hilir pada tahun 1987.[7] Penggolongannya masih diperdebatkan, dengan beberapa pakar bahasa, seperti Matisoff mencoba menggolongkan bahasa ini sebagai bahasa Wu, yang lain seperti Bradley (2007) menggolongkan bahasa ini sebagai Gan, dan yang lainnya lagi memisahkannya sebagai cabang utama bahasa Tionghoa.

Rekonstruksi bahasa Proto-Huizhou oleh Coblin menemukan bahwa kelompok bahasa kemungkinan bersifat kawasan saja, bukan kelompok ragam yang "berhubungan secara genetis", dan hanyalah kategori yang berguna untuk mengumpulkan ragam yang sulit digolongkan ini. Dia mencatat bahwa mereka tidak termasuk dalam kelompok tingkat atas lainnya karena kurangnya inovasi bersama dengan kelompok manapun, dan bahwa tidak memiliki inovasi bersama di dalam kelompok sendiri. Dia juga mencatat bahwa kesimpulan di atas akan menyiratkan bahwa rekonstruksinya bukanlah sistem proto atau leluhur, melainkan "perangkat analitis atau templat".[5]

Selama dinasti Ming dan Qing, penutur bahasa Mandarin Yangtze Hilir pindah ke daerah bahasa Huizhou.[8]

Beberapa karya sastra yang dihasilkan di Yangzhou, seperti Qingfengzha, sebuah novel, mengandung fitur bahasa Mandarin Yangtze Hilir. Orang-orang di Yangzhou dikenal berdasarkan dialek yang mereka gunakan, penduduk setempat berbicara dialek tersebut, berbeda dengan pendatang yang berbicara ragam lain seperti Huizhou atau Wu. Hal ini menyebabkan terbentuknya identitas berdasarkan dialek seseorang. Sejumlah besar pedagang dari Huizhou bermukim di Yangzhou dan secara efektif bertanggung jawab untuk menjaga kelangsungan kota.[9] Para pedagang pada masa kekaisaran akhir juga menyokong opera dan pertunjukan dalam bahasa Huizhou.[10]

Bahasa dan dialek

[sunting | sunting sumber]

Zhengzhang Shangfang membagi bahasa Hui menjadi lima subkelompok, yang juga digunakan dalam Atlas Bahasa Tiongkok:[11][12]

Ji–She (績歙)
dituturkan di Jixi, She, Huizhou, Jingde (Daerah Hongchuan di barat), dan Ningguo (Daerah Hongmen di selatan), provinsi Anhui, serta Chun'an (Tangcun di barat), provinsi Zhejiang.
mengandung pengaruh bahasa Wu yang cukup besar. Jixihua adalah ragam utama Ji-She.
Xiu–Yi (休黟)
dituturkan di Tunxi, Taiping (Guocun di barat daya), Xiuning, Yi, dan Qimen (di sekitar Fufeng di tenggara), serta Wuyuan, provinsi Jiangxi.
Tunxihua adalah ragam utama Xiu-Yi.
Qi–De (祁德)
dituturkan di Qimen dan Dongzhi (sebagian), provinsi Anhui, serta Fuliang, Dexing, dan Wuyuan, provinsi Jiangxi.
sangat dipengaruhi oleh bahasa Gan di sekitarnya.
Yanzhou (嚴州)
dituturkan di Chun'an dan Jiande (dahulu Prefektur Yanzhou), provinsi Zhejiang.
sangat dipengaruhi oleh bahasa Wu.
Jing–Zhan (旌占)
dituturkan di Jingde, Qimen (di dan sekitar Anling, Chengan, dan Chiling), Shitai (daerah Zhanda), Yi (Meixi, Kecun, dan kota-kota kecil di utara), dan Ningguo, provinsi Anhui.
membentuk koridor tipis di sepanjang tepi utara kelompok Huizhou, membawa pengaruh dari bahasa Wu Xuanzhou.

Ragam Huizhou berbeda dari satu kota ke kota lainnya.[13] Orang-orang di berbagai kota (bahkan dalam satu kabupaten) seringkali tidak dapat berkomunikasi dan memahami satu sama lain.

Secara fonologis, Hui terkenal karena hilangnya sebagian besar akhiran suku kata, termasuk -i, -u, dan konsonan sengau:

KarakterArtiHuizhou
(Tunxi)
Wu
(Shanghai)
Yangtze
(Hefei)
Putonghua
bakar/ɕiɔ//sɔ//ʂɔ//ʂɑu/
kayu bakar/sa//za//tʂʰɛ//tʂʰai/
garis/siːɛ//ɕi//ɕĩ//ɕiɛn/
lembar/tɕiau//tsɑ̃//tʂɑ̃//tʂɑŋ/
web/mau//mɑ̃//wɑ̃//wɑŋ/
ambang/kʰɔ//kʰɛ//kʰã//kʰan/

Banyak dialek Huizhou memiliki difthong dengan vokal tinggi yang lebih panjang. Sebagai contoh, ("ucapan") adalah /uːɜ/ di Xiuning (/xuɑ/ dalam Putonghua), ("halaman") adalah /yːɛ/ in Xiuning (/yɛn/ dalam Putonghua); ("knot") adalah /tɕiːaʔ/ di Yi (/tɕiɛ/ dalam Putonghua), ("perjanjian") adalah /iːuʔ/ di Yi (/yɛ/ dalam Putonghua). Beberapa daerah mengambil ini secara ekstrem. Misalnya, Likou di Qimen memiliki /fũːmɛ̃/ untuk ("nasi") (/fan/ dalam Putonghua), dengan /m/ muncul langsung sebagai hasil dari penyengauan /ũː/.

Karena konsonan sengau di akhir kata sebagian besar telah hilang, Huizhou menggunakan kembali akhiran /-r/ sebagai bentuk diminutif. Misalnya, dalam dialek Tunxi "tali" muncul sebagai /soːn/ dari /soʔ/ + /-r/.

  1. Huizhou at Ethnologue (26th ed., 2023) Akses tertutup
  2. Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Hui Chinese". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
  3. "Bahasa Huizhou". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  4. Li, Rong (2012), 中國語言地圖集 [Language Atlas of China] (Edisi 2), The Commercial Press, ISBN 978-7-100-07054-6.
  5. 1 2 Coblin, W. South (2007). "Comparative Phonology of the Huīzhōu Dialects". Bulletin of Chinese Linguistics. 2 (1). University of Iowa. Pemeliharaan CS1: Postscript (link)
  6. Barbara F. Grimes, ed. (2000). Ethnologue, Volume 1 (Edisi 14th). SIL International. hlm. 404. ISBN 1-55671-103-4. Formerly considered to be part of the Jianghuai dialect of Mandarin, but now considered by many to be a separate major variety of Chinese. Dialects are reported to differ greatly from each other. Different from the Huizhou dialect of...
  7. Xiao-bin Ji, ed. (2003). Facts About China (Edisi illustrated). H.W. Wilson. hlm. 70. ISBN 0-8242-0961-3. For this reason, the Chinese Academy of Social Science suggested in 1987 that two new groups, the Jin and the Hui, be separated from the northwestern and the Jiang-Huai Mandarin subgroups. Distinctive Features: Mandarin dialects are...
  8. Hilary Chappell, ed. (2004). Chinese Grammar: Synchronic and Diachronic Perspectives (Edisi illustrated, reprint). Oxford University Press. hlm. 17. ISBN 0-19-927213-1. According to Hirata, however, Hui is composed of many layers: its dialects are spoken in an area originally occupied by the Yue i* tribe, suggestive of a possible substrate, later to be overlaid by migrations from Northern China in the Medieval Nanbeichao period and the Tang and Song dynasties. This was followed by the Jiang-Huai Mandarin dialects of the migrants who arrived during the Ming and Qing periods, and more recently by Wu dialects in particular, acquired by peripatetic Hui merchants who have represented an active...
  9. Margaret B. Wan (2009). "Local Fiction of the Yangzhou Region: Qingfengzha". Dalam Lucie B. Olivová; Vibeke Børdahl (ed.). Lifestyle and Entertainment in Yangzhou. Issue 44 of NIAS studies in Asian topics, Nordisk Institut for Asienstudier København (Edisi illustrated). NIAS Press. hlm. 184. ISBN 978-87-7694-035-5. Some grammatical features of Yangzhou dialect are shared with Jianghuai Mandarin. Others may be of more limited usage but are used in Dingyuan County (the setting of Qingfengzha), which belongs to the same subgroup of Jianghuai.
  10. Guo, Qitao (2005). Ritual Opera and Mercantile Lineage: The Confucian Transformation of Popular Culture in Late Imperial Huizhou. Stanford, Calif.: Stanford University Press. ISBN 0804750327.
  11. Yan, Margaret Mian (2006). Introduction to Chinese Dialectology. LINCOM Europa. hlm. 222–223. ISBN 978-3-89586-629-6.
  12. Kurpaska, Maria (2010). Chinese Language(s): A Look Through the Prism of "The Great Dictionary of Modern Chinese Dialects". Walter de Gruyter. hlm. 69. ISBN 978-3-11-021914-2.
  13. 孟庆惠; 安徽省地方志编纂委员会 [Anhui Place Almanac Compilation Committee]. 安徽省志 方言志 - 第五篇 皖南徽语 (PDF). 方志出版社. hlm. 412. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-05-30. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Templat:Navbox