Bahasa Armeno-Kipchak
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022) |
| Bahasa Armeno-Kipchak
Xıpçaχ tili, bizim til, Tatarça | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Wilayah | Krimea | ||||
Penutur | |||||
| |||||
| Kode bahasa | |||||
| ISO 639-3 | – | ||||
| Glottolog | ada Tidak ada[1] | ||||
Bahasa Armeno-Kipchak (Xıpçaχ tili, bizim til, Tatarça)[2] adalah sebuah bahasa yang tergolong ke dalam rumpun bahasa Turk cabang Kipchak. Bahasa ini pernah dituturkan di Krimea pada abad ke-14 hingga ke-15. Keberadaan bahasa ini diketahui dari peninggalan sastra abad ke-16 hingga ke-17 yang ditulis dalam aksara Armenia. Bahasa Armeno-Kipchak menyerupai bahasa yang digunakan dalam Codex Cumanicus, yang disusun pada abad ke-13.[3]
Asal mula bahasa Armeno-Kipchak masih dipertentangkan. Penutur bahasa ini kadang dianggap sebagai orang Armenia yang terasimilasi secara bahasa (Armeno-Kipchak), walaupun ada juga yang menduga bahwa bahasa ini mungkin dituturkan oleh orang Kipchak setempat yang menjadi penganut Kekristenan Armenia. Diyakini orang Armeno-Kipchak menganggap diri mereka sebagai orang Armenia.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Armeno-Kipchak". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History.
{{cite book}}: ; ; - 1 2 Kasapoğlu Çengel, Hülya (2013). "Comparative Phonology of Historical Kipchak Turkish and Urum Language". Gazi Türkiyat (dalam bahasa Inggris). 13: 29–43. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juli 2021. Diakses tanggal 25 Juli 2021.
- ↑ Abdurrazak Peler, Gökçe Yükselen (2015). "Tarihte Türk – Ermeni Temasları Sonucunda Ortaya Çıkmış Bir Halk: Ermeni Kıpçakları veya Gregoryan K" [A People Emerged as A Result of Historical Turkic – Armenian Contact: The Armeno-Kipchaks or Gregorian Kipchaks]. Journal of Turkish Studies (dalam bahasa Turki). 10 (8): 253–253. doi:10.7827/turkishstudies.8215.