Badai (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Badai
Genre
PembuatMD Entertainment
PengarangDono Indarto
Penulis skenarioDono Indarto
Sutradara
  • Diki Redi
  • Fidel Sukawidianto
Pemeran
Penggubah lagu temaAdly Fairuz
Lagu pembuka"Badai Cinta" — Adly Fairuz
Lagu penutup"Badai Cinta" — Adly Fairuz
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode40
Produksi
Produser eksekutifRaam Punjabi
Produser
KameraMulti-kamera
Durasi60 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMNC Media
Rilis
Jaringan asliMNCTV
Tanggal tayang asli17 November 2014 (2014-11-17) –
4 Januari 2015 (2015-1-4)
Pranala luar
Situs web produksi

Badai adalah sinetron Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana 17 November 2014 pada pukul 18.30 WIB di MNCTV. Sinetron ini disutradarai oleh Diki Redi dan Fidel Sukawidianto serta dibintangi oleh Adly Fairuz, Anggika Bolsterli, Ikbal Fauzi dan Sonya Fatmala.[1]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Badai (Adly Fairuz) adalah sosok cowok yang pandai bergaul, lucu dan pintar pelajaran ilmu pasti (fisika, matematika, kimia). Badai sejak kecil memendam rasa cintanya pada Karin (Anggika Bolsterli), tapi mereka akhirnya terpisah karena melanjutkan sekolah di tempat berbeda. Sampai suatu ketika, Karin pindah ke sekolah Badai. Tentu saja Badai bahagia dengan kenyataan tersebut. Namun sayang, Karin sudah memiliki kekasih, yaitu Raditya (Ikbal Fauzi).

Raditya adalah salah satu anggota kelompok magician/ ilusionist ngetop. Kelompok itu bernama Iluzio. Ternyata Iluzio mendapatkan keahlian dan kekuatannya dari Arum (Zora Vidyanata), seorang sakti yang terperangkap di dalam cermin. Arum meminta Iluzio untuk mencari gelang Naga yang bisa membebaskannya dari cermin. Iluzio pun mencari-cari gelang Naga tersebut.

Selama ini gelang Naga ada di pergelangan tangan Badai. Dulu semasa kecil, Badai ditemukan oleh Bayu Aji (Hengky Kurniawan) yang memberikan gelang Naga warisan Agung Seto. Gelang itu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Awalnya Badai tidak ingin berurusan dengan kekuatan yang dimiliki oleh gelangnya. Namun berkali-kali Badai berusaha membuangnya tapi tidak pernah bisa.

Hubungan Badai dan Karin semakin dekat, tapi Karin hanya menganggap Badai sebagai sahabat. Suasana menjadi semakin pelik karena Iluzio kemudian masuk sebagai murid di sekolah yang sama dengan Badai. Badai jadi bulan-bulanan Raditya dan gank Iluzio. Hal itu malah membuat Kay semakin lama semakin simpati dengan Badai.

Suatu kali, Bayu Aji hadir dalam bentuk bayangan dan mengajarkan Badai bagaimana mengembangkan kemampuannya. Bayu Aji mengingatkan Badai untuk mempergunakan kekuatannya bagi kemaslahatan umat manusia dan melindungi manusia dari pengaruh jahat Arum.

Iluzio terus mencari-cari gelang Naga. Raditya juga semakin menunjukkan kekuasaannya di sekolah dan selalu mencari cara untuk menganiaya Badai. Badai geram, tetapi berusaha menahan diri untuk tidak menunjukan kekuatannya. Badai juga harus memendam perasaan cintanya yang terus tumbuh kepada Karin. Betapa sengsaranya Badai saat harus melihat Raditya yang sengaja menunjukkan kemesraannya dengan Karin di depan Badai.

Apakah akhirnya Karin menyadari ketulusan hati Badai? Bagaimanakah perjalanan kisah cinta segitiga antara Badai-Karin-Raditya? Apakah akhirnya Iluzio mengetahui bahwa gelang Naga yang selama ini mereka cari, ternyata ada pada Badai? Apakah yang terjadi selanjutnya antara Badai dan Iluzio? Siapakah yang akhirnya memiliki gelang Naga tersebut? Apakah Badai sanggup menyelamatkan dunia dari pengaruh jahat Arum?”

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Adly Fairuz Badai
Anggika Bolsterli Karin
Hengky Kurniawan Bayu Aji
Zora Vidyanata Arum
Ikbal Fauzi Raditya
Sonya Fatmala Aura
Riza Syah Dimas
Setiawan Min Lintang
Talitha Curtis Winn Fara
Yova Gracia Ningsih
Uwen Imoet Aufar
Adi Bing Slamet Papi Badai
Rheina Maryana Mimi Badai
Yadi Sembako Yako
Tessa Kaunang N/A
Armando Jordy Rasyya
Akbar Kurniawan Jagarana
Keterangan
  • N/A: Not Available

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Ini Promo Sinetron Badai". tabloidbintang.com. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]