Ayub 28

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 27       Ayub 28       pasal 29
Leningrad Codex Job

Kitab Ayub lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008.
Kitab: Kitab Ayub
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 18
Kategori: Ketuvim

Ayub 28 (disingkat Ayb 28) adalah bagian dari Kitab Ayub di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama dalam Alkitab Kristen. Kitab ini menceritakan riwayat Ayub, seorang yang saleh, dan pencobaan yang dialaminya.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

  • Naskah sumber utama: Masoretik, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
  • Pasal ini terdiri dari 28 ayat.
  • Merupakan babak ketiga percakapan antara Ayub dengan ketiga sahabatnya, yang dicatat dalam pasal 22 sampai 31.
  • Berisi jawaban Ayub atas perkataan ketiga Bildad, orang Suah, mengenai pencobaan yang dialami Ayub.

Struktur[sunting | sunting sumber]

Ayat 28[sunting | sunting sumber]

"Tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi."[3]
Bahasa Ibrani: ויאמר ׀ לאדם הן יראת אדני היא חכמה וסור מרע בינה׃ ס
Transliterasi Ibrani: wa·yo·mer la·'a·dam hen yir·'at a·do·nai hi ḥāk·māh we·sur me·ra bi·nah. (s)

Takut akan dan hormat terhadap Allah merupakan landasan hubungan seorang percaya dengan Allah (Mazmur 61:6; Amsal 1:7).

  • 1) Takut akan Allah membuat kita prihatin dan waspada supaya tidak menyakiti hati Allah yang kudus. Tanpa landasan ini, tidak ada hikmat yang sejati dan tidak ada pengalaman penebusan yang akan bertahan terhadap ujian waktu dan pencobaan.
  • 2) Takut akan Allah dan hikmat alkitabiah sejati menyebabkan kita menjauhi kejahatan dan menghasilkan dorongan dari Roh Kudus (lihat Kis 9:31).
  • 3) Takut akan Allah dan terus berbuat dosa adalah suatu kemustahilan moral. Orang yang mengakui keagungan Allah dan menyadari bahwa Ia menentang kejahatan akan diketahui dengan usahanya yang gigih, tegas, dan terus terang untuk memisahkan diri dari dosa (Mazmur 4:5; Amsal 3:7; Amsal 8:13; 16:6; Yesaya 1:16) dan mengikuti firman Allah (Mazmur 112:1; Mazmur 119:63; Amsal 14:2,16; 2 Korintus 7:1; Efesus 5:21; 1 Petrus 1:17).[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  2. ^ (Indonesia) WS Lasor, Pengantar Perjanjian Lama 2, sastra dan nubuatan. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994.
  3. ^ Ayub 28:28
  4. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]