Asidosis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Asidosis
Klasifikasi dan rujukan luar
ICD-10 E87.2
ICD-9-CM 276.2
DiseasesDB 87
MedlinePlus 001181

Asidosis adalah proses peningkatan kadar asam di dalam darah atau jaringan tubuh lainnya. Dalam kata lain, terjadi proses peningkatan konsentrasi ion hidrogen. Istilah ini khususnya mengacu kepada kadar asam di dalam plasma darah.

Istilah "asidemia" mendeskripsikan kadar pH darah yang rendah, sementara "asidosis" mendeskripsikan proses yang mengakibatkan hal tersebut. Meskipun begitu, kedua istilah ini seringkali digunakan secara bergantian.

Asidosis terjadi ketika pH serum lebih rendah dari 7,35 (kecuali pada fetus, sementara lawannya, alkalosis, terjadi apabila pH lebih tinggi dari 7,45. Tes gas darah arterial dan tes-tes lainnya diperlukan untuk memisahkan penyebab utamanya.

Tingkat aktivitas metabolis seluler mempengaruhi dan pada saat yang sama dipengaruhi oleh pH dalam cairan tubuh. Dalam hewan mamalia, pH darah arteri yang normal berkisar antara 7,35 hingga 7,50 (sementara pada manusia berkisar antara 7,35 hingga 7,45). Perubahan pH darah arteri di luar rentang ini dapat mengakibatkan kerusakan sel.[1]

Beberapa gejala yang terkait dengan asidosis adalah sakit kepala, rasa lelah, tremor, mengantuk, asteriksis dan disfungsi otak besar yang dapat memicu koma apabila tidak segera ditanggulangi.[2]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Needham, A. 2004. Comparative and Environmental Physiology. Acidosis and Alkalosis.
  2. ^ Yee AH, Rabinstein AA (February 2010). "Neurologic presentations of acid-base imbalance, electrolyte abnormalities, and endocrine emergencies". Neurol Clin. 28 (1): 1–16. doi:10.1016/j.ncl.2009.09.002. PMID 19932372.