Asam perbromat
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. |
| Penanda | |
|---|---|
Model 3D (JSmol) |
|
| ChEBI | |
| ChemSpider | |
| Nomor EC | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| |
| Sifat | |
| HBrO 4 | |
| Massa molar | 144,91 g·mol−1 |
| Penampilan | Cairan nirwarna |
| Titik lebur | Terdekomposisi sebelum mencair, tidak stabil dalam bentuk padat |
| Basa konjugat | Perbromat |
| Bahaya | |
| Bahaya utama | Oksidator kuat |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Asam perbromat adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia HBrO
4. Asam perbromat dicirikan sebagai cairan nirwarna yang tidak memiliki bau khas. Asam perbromat merupakan suatu asam okso dari bromin, dengan bilangan oksidasi +7. Asam perbromat merupakan sebuah asam kuat dan oksidator kuat, meskipun larutan asam perbromat encer merupakan oksidator lambat. Asam perbromat merupakan asam okso halogen(VII) yang paling tidak stabil. Asam perbromat akan terdekomposisi cepat jika bereaksi dengan asam bromat dan oksigen, yang akan melepaskan uap bromin berwarna cokelat yang beracun. Asam perbromat dapat digunakan dalam sintesis garam perbromat, melalui reaksi dengan suatu basa.
Asam perbromat tidak stabil dan tak dapat dibentuk dengan cara menggantikan klorin dari asam perklorat, sebagaimana asam periodat dibuat; asam perbromat hanya dapat dibuat melalui protonasi ion perbromat. Asam perbromat stabil dalam larutan berair dengan konsentrasi tidak lebih besar dari 6 M. Larutan asam perbromat yang lebih besar dari 6 M tidak stabil di udara, tempat terjadinya dekomposisi autokatalitik senyawa ini. Logam seperti Ce4+ dan Ag+
juga dapat mengkatalisis senyawa ini.
Penemuan
[sunting | sunting sumber]Asam perbromat ditemukan melalui peluruhan sampel selenat radioaktif, SeO2−
4, di mana kristal bromin terkena radiasi gama.
Keamanan
[sunting | sunting sumber]Asam perbromat bersifat korosif dan dapat mengiritasi, oleh karena itu sangat berbahaya bagi kulit, mata, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan. Paparan yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai efek seperti sesak napas pada paru-paru, kehilangan kesadaran, dan kematian. Karena toksisitasnya, paparan yang berkepanjangan atau berulang juga dapat menyebabkan kerusakan organ melalui paru-paru, ginjal, dan usus.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Bacaan lebih lanjut
[sunting | sunting sumber]- Appelman, Evan H. (1969). "Perbromic acid and perbromates: synthesis and some properties". Inorganic Chemistry. 8 (2): 223–227. doi:10.1021/ic50072a008.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Appelman, Evan H. (1969). "Perbromic acid and perbromates: synthesis and some properties". Inorganic Chemistry. 8 (2): 223–227. doi:10.1021/ic50072a008.
- Perbromic acid (HBrO4): properties, risks and uses - science - 2023. warbletoncouncil. https://warbletoncouncil.org/acido-perbromico-12549#menu-3.