Lompat ke isi

Artemisia abrotanum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Artemisia abrotanum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus: Artemisia
Spesies:
A. abrotanum
Nama binomial
Artemisia abrotanum
Sinonim[1]
  • Artemisia altissima Ehrh. ex DC.
  • Artemisia anethifolia Fisch. ex DC.
  • Artemisia elatior Klokov
  • Artemisia elegans Fisch. ex Ledeb.
  • Artemisia foeniculacea Steven ex DC.
  • Artemisia herbacea Ehrh. ex Willd.
  • Artemisia paniculata Lam.
  • Artemisia procera Willd.
  • Artemisia proceriformis Krasch.
  • Artemisia tenuissima Spreng. ex Besser

Artemisia abrotanum merupakan spesies tanaman berbunga dari famili Asteraceae yang berasal dari wilayah Eurasia dan Afrika,[2] tetapi kini telah dinaturalisasi di berbagai lokasi di Amerika Utara.[3][4] Tanaman ini dikenal memiliki aroma kuat menyerupai kapur barus dan secara tradisional dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan alami maupun ramuan tabur. Bentuknya berupa semak kecil yang padat dan sering dibudidayakan karena nilai estetikanya di taman. Daunnya berwarna abu-abu kehijauan, berukuran kecil, sempit, serta ditutupi bulu halus, sementara bunganya berwarna kuning dan berukuran kecil. A. abrotanum dapat diperbanyak dengan mudah melalui stek batang atau pembelahan akar. Berkat keindahan dan kemudahan perawatannya, tanaman ini telah dianugerahi Award of Garden Merit oleh Royal Horticultural Society.[5]

Deskripsi

[sunting | sunting sumber]

Artemisia abrotanum merupakan tanaman herba menahun berbentuk semak dari famili Asteraceae atau suku aster. Tanaman ini memiliki cabang tegak dengan daun berwarna abu-abu kehijauan yang tersusun rapat membentuk gumpalan padat. Daunnya berukuran sekitar 1–3 inci panjang dan kurang dari satu inci lebar,[6] serta dikenal memiliki aroma khas menyerupai kapur barus. Spesies ini umumnya ditemukan di wilayah Baltik, tetapi juga tersebar di Eurasia, Amerika Utara, dan Afrika. Di beberapa daerah Amerika Utara, tanaman ini bahkan tumbuh liar sebagai gulma. A. abrotanum tumbuh optimal di iklim panas dan kering, tetapi tidak tahan terhadap kondisi lembap.[7] Tingginya dapat mencapai 3–4 kaki dengan lebar sekitar 2–3 kaki. Bunganya berwarna putih atau kuning, muncul pada musim panas hingga gugur, berbentuk seperti cangkir kecil berdiameter kurang dari satu inci. Ketika disentuh, tanaman ini mengeluarkan aroma segar yang menyerupai lemon atau jeruk keprok dengan nuansa kapur barus yang kuat. Selain itu, tanaman ini diketahui mengandung senyawa aktif seperti aprotinin, suatu alkaloid yang memiliki aktivitas antibakteri.[8]

Catatan mengenai penggunaan Artemisia abrotanum telah ditemukan sejak awal abad ke-16 dalam literatur pengobatan Denmark dan Swedia, ketika tanaman ini digunakan sebagai obat untuk manusia maupun hewan.[8] Dalam pengobatan tradisional di wilayah timur dan utara Bosnia dan Herzegovina, uap hasil perebusan tanaman tersebut dimanfaatkan untuk mengobati penyakit kuning.[9]

Selain nilai medisnya, A. abrotanum juga memiliki kegunaan praktis lainnya. Cabang-cabangnya dapat menghasilkan pewarna kuning yang digunakan untuk mewarnai wol, sedangkan daun keringnya kerap dipakai untuk mengusir ngengat dari lemari pakaian. Kandungan minyak asiri yang mudah menguap pada daunnya menghasilkan aroma kuat dan menyengat yang efektif menolak serangga. Kebiasaan menempatkan tangkai tanaman di antara pakaian atau menggantungkannya di lemari menjadi asal mula nama Prancis untuk tanaman ini, garderobe, yang berarti “pelindung pakaian.” Dalam sejarah Eropa, para hakim diketahui membawa seikat A. abrotanum dan inggu sebagai penangkal penyakit menular dari tahanan, sementara sebagian jemaat gereja memanfaatkan aroma tajam tanaman ini untuk membantu mereka tetap terjaga selama khotbah yang panjang.[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Artemisia abrotanum". The Global Compositae Checklist (GCC) via The Plant List.
  2. Altervista Flora Italiana, Abrotano, Artemisia abrotanum L. includes photos + European distribution map
  3. "Artemisia abrotanum in Flora of North America". Efloras.org. Diakses tanggal 2022-03-30.
  4. "Distribution map" (PNG). Bonap.net. Diakses tanggal 2022-03-30.
  5. "RHS Plant Selector Artemisia abrotanum AGM / RHS Gardening". Apps.rhs.org.uk. Diakses tanggal 2012-11-07.
  6. "Artemisia abrotanum (Boy's Love, Garderobe, Lad's Love, Maid's Love, Old Man, Sitherwood, Southernwood, Southern Wormwood) | North Carolina Extension Gardener Plant Toolbox". plants.ces.ncsu.edu. Diakses tanggal 2024-11-21.
  7. "How to Grow Southernwood". The Spruce (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-11-21.
  8. 1 2 Svanberg, Ingvar; de Vahl, Erik (2020-08-28). ""It may also have prevented churchgoers from falling asleep": southernwood, Artemisia abrotanum L. (fam. Asteraceae), in the church bouquet, and its contemporary presence as a heritage plant in Sweden". Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine (dalam bahasa Inggris). 16 (1): 49. doi:10.1186/s13002-020-00401-4. ISSN 1746-4269. PMC 7456030. PMID 32859227.
  9. Tewari D, Mocan A, Parvanov ED, Sah AN, Nabavi SM, Huminiecki L, Ma ZF, Lee YY, Horbańczuk JO, Atanasov AG. Ethnopharmacological Approaches for Therapy of Jaundice: Part I. Front Pharmacol. 2017, August 15; doi: 10.3389/fphar.2017.00518.
  10. Alice Morse Earle (1851-1911), The Sabbath in Puritan New England, chapter 4.