Arik Air

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Arik Air
Arik Air Logo.png
IATA ICAO Kode panggil
W3 ARA ARIK
Didirikan 2002
Mulai beroperasi 30 Oktober 2006
Penghubung
Armada 25
Tujuan 27
Slogan Wings of Nigeria
Perusahaan induk Ojemai Investments, Nigeria
Kantor pusat Arik Air Aviation Center
Bandar Udara Internasional Murtala Muhammed
Ikeja, Lagos, Nigeria
Tokoh utama
  • Sir Joseph Arumemi-Ikhide (Chairman)
  • Michael Arumemi-Ikhide (CEO)
Situs web Arik Air

Arik Air adalah maskapai penerbangan swasta terbesar di Nigeria. Didirikan atas kekecewaan publik terhadap pelayanan maskapai lokal. Memang harus di akui, maskapai yang ada di Nigeria memang belum terlalu bisa di percayai terkait efisiensi manajemen dan keamanan maskapai, tetapi Arik Air yang muncul dari ketidak pastian di bidang aviasi telah berusaha untuk menjadikan diri mereka sebagai salah satu dari maskapai terdepan dan terbaik di Afrika dan tentunya, di Nigeria sendiri.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pendirian[sunting | sunting sumber]

Arik Air didirikan oleh Sir Joseph Arumemi-Ikhide, maskapai ini berdiri atas pengalaman pahitnya dalam perjalanan bisnisnya menuju Abuja dalam rangka menanadatangani kontrak bisnis di bidang konstruksi dan energi, tetapi, tanda tangan pada kontrak tersebut agak tertunda, karena penundaan penerbangan. Kecewa, Sir Joseph sejak saat itu, tidak pernah lagi percaya dengan kualitas maskapai yang ada dan untuk menghadapi kejadian yang serupa, Ia mendatangkan pesawat bisnis Hawker 850 XP, awalnya pesawat tersebut ia gunakan untuk melakukan perjalanan bisnisnya. Lama kelamaan, Ia menyewakan pesawat yang ia miliki kepada teman bisnisnya yang juga kecewa dengan maskapai yang ada. Lantaran semakin banyak yang menyewa pesawtanya, Sir Joseph mendatangkan pesawat kedua yang sama seperti sebelumnya dan di sisi lain, Sir Joseph tampaknya melirik usaha yang lebih besar dari sebelumnya, mendirikan maskapai.

Transportasi udara di Nigeria merupakan salah satu transportasi penting yang dibutuhkan di negeri ini karena, ketiadaan fasilitas transportasi yang lengkap seperti Kereta Api dan jalan yang baik, otomatis membuat para penduduk yang ingin berpergian harus mempertaruhkan nyawa dan keselamatan mereka dalam perjalanan yang tidak nyaman dan lebih parahnya, Pemerintah Nigeria belum memiliki wacana untuk merevitalisasi fasilitas dan perlengkapan yang ada di negera tersebut dan sangat kekurangan dalam pembiayaan, barulah pada bulan Januari 2006, Sir Joseph resmi mendirikan maskapai yang bernama "Arik Air" yang merupakan kepanjangan dari ARumemi-IKhide. Pembentukkan manajemen pun dimulai, Sir Joseph bersama rekanan sesama pengusaha maskapai mengajak orang terbaik mereka untuk bergabung di manajemen Arik dan bersama mencari pesawat yang tepat untuk mengisi jalur rute yang berkembang di Afrika Barat dengan mengambil alih aset maskapai penerbangan nasional yang bangkrut, yakni Nigeria Airways termasuk fasilitas yang ada di Bandara Internasional Murtala Muhammed. Manajemen yang di terapkan oleh Arik Air sangat ketat, terutama dalam bidang rekruitmen armada dan revitalisasi bangunan lama dengan biaya yang cukup besar.

Sejarah kini[sunting | sunting sumber]

Setelah pembentukkan manajemen perusahaan ditetapkan,pada tanggal 16 Oktober 2006, maskapai ini mendapat sertifikat AOC (Air Operation Certificate) yang diperoleh dari Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria dan dua minggu kemudian, maskapai meluncurkan penerbangan menuju Lagos, Abuja & Port Harcourt yang terkenal sebagai "Golden Triangle" (karena banyaknya pertambangan minyak) menggunakan pesawat Bombardier CRJ900 dan Boeing 737-300 dan diikuti dengan peresmian rute menuju Calabar. Rute menuju Enugu dan Kota Benin dibuka pada 7 Januari 2007.

Pemerintah Nigeria menetapkan batas waktu 30 April 2007 untuk semua maskapai yang beroperasi di negara itu untuk membangun kembali atau memberhentikan penerbangan untuk upaya untuk memastikan layanan dan keamanan yang lebih baik. Dalam hal kapitalisasi ulang maskapai ini, Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria (NCAA) dan maskapai ini diregistrasi untuk operasionalnya. Pada 4 April 2008 maskapai ini diizinkan terbang ke Amerika Serikat oleh Departemen Transportasi Amerika Serikat.[1]

Pada 6 Agustus 2010 maskapai membukukkan pengangkutan penumpang sebanyak 5 juta penumpang,[2] dan meningkat menjadi 10 juta penumpang pada 18 September 2012 dalam penerbangan Johanesburg-Lagos.[3]

Pada 20 September 2012 Arik Air menghentikan seluruh operasi domestiknya karena kantornya di Lagos digerebek oleh petinggi penerbangan negara itu.[4]. 3 hari setelahnya, maskapai ini kembali menlanjutkan operasinya[5].

Armada[sunting | sunting sumber]

Armada Arik air adalah sebagai berikut: (September 2014)[6][7]

Arik Air Airbus A330-200 5N-JIC (Joseph of the Holy Family)
Arik Air Boeing 737–86N 5N-MJN (Eddington)
Armada Arik Air
Pesawat Total Pesanan Passengers Notes
C Y Total
Airbus A330-200 2 30 187 217 Disewa dari Pembroke Group
Digunakan dalam rute London dan Dubai
Airbus A340-500 2 36 201 237 Disewa dari Hi Fly
Digunakan dalam rute Lagos-New York route
Boeing 737-700 8 12
16
0
119
132
149
131
148
149
4 dimiliki, 2 disewa dari GECAS, 2 disewa dari Boeing
3 pesawat dilengkapi ETOPS
Boeing 737-800 4 8 16
20
132
126
148
146
2 dimiliki, 2 disewa dari GECAS
Boeing 747-8I 2
Boeing 787-9 7
Bombardier CRJ900ER 4 10 66 76
Bombardier CRJ1000 1 2 0 100 100
Bombardier Dash 8 Q400 4 2 10 62 72
Total 25 22

Arik Air juga pernah memesan Boeing 777-300ER yang pesanannya dibatalkan pada 2011.[8] Rumor yang beredar Airik Air akan memesan Boeing 747-8I dan memesan kembali 777-300ER pada 2013, namun tidak ada konfirmasi atau pembatalan dari kedua pihak. Pesanan untuk 2 747-8I tetap tercatat oleh pihak Boeing.[9][10]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]