Kereta api Argo Wilis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Argo Wilis)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Argo Wilis
LiveryPapanStasiun 2020.svg
KA ARGO WILIS
BANDUNG - SURABAYA GUBENG (PP)
KA Argo Wilis 1.jpg
Kereta api Argo Wilis saat melintas di Tikungan Kalimenur, Kulon Progo, Yogyakarta
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
Mulai beroperasi8 November 1998
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.300 penumpang per hari
Lintas pelayanan
Stasiun awalBandung
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSurabaya Gubeng
Jarak tempuh696 km
Waktu tempuh reratasekitar 12 jam
Frekuensi perjalananSekali pulang pergi sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif
Pengaturan tempat duduk50 tempat duduk disusun 2-2
kursi dapat direbahkan dan diputar
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, lubang colokan jack 3.5 mm, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelanting
  • Lokomotif CC206
  • Delapan kereta penumpang kelas eksekutif (K1 0 18/19)
  • Satu kereta makan (M1)
  • Satu kereta pembangkit (P)
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal1-2
Peta rute
Lintas KA Jalur Selatan
Untuk KA:
Ke Kertosono via Kediri
Malang
Lawang
Ke Pasuruan, Banyuwangi
Bangil
Ke Tarik
Sidoarjo
Ke SBI, SB Kota
Surabaya Gubeng, Wonokromo
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Sepanjang
Kedinding
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Caruban
Madiun
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jembatan Kali Opak
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Ke Purworejo
Kutoarjo
Kebumen
Gombong
Terowongan Ijo
Ijo
Kroya
Ke Purwokerto, Cirebon
Maos
Jembatan Kali Serayu
ke Cilacap
Jeruklegi
Sidareja
Meluwung
Banjar
Karangpucung
Ciamis
Jembatan Cirahong
Tasikmalaya
Cipeundeuy
Ke Garut
Cibatu
Jembatan Sungai Cimanuk
Leles
Cicalengka
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi
Kiaracondong
Bandung
Cimahi
Ke Bogor via Cianjur, Sukabumi
Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang
Jembatan Cibisoro
Jembatan Cikubang
Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang
Terowongan Sasaksaat
Purwakarta
Ke Cirebon
Bekasi Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Ke Pasar Senen
Ke Tanah Abang
Ke Bogor
Gambir Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Ke Jakarta Kota

Keterangan:

  • Argo Wilis, Turangga, Pasundan berterminus di Stasiun Surabaya Gubeng
  • Argo Parahyangan berterminus di Stasiun Bandung
  • Pangandaran berterminus di Stasiun Banjar
  • Pasundan, Galunggung dan Argo Parahyangan (38/42/7030A) berterminus di Stasiun Kiaracondong
  • Stasiun Cipeundeuy Wajib berhenti untuk Kereta api Jarak Jauh ataupun Kereta Lokal
  • Turangga dan Pasundan juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah ataupun hitam
  • Mutiara Selatan juga berhenti di stasiun bertanda bolong hitam
  • Pasundan juga berhenti di stasiun yang ditulis miring
  • Argo Wilis hanya berhenti di stasiun yang bertuliskan besar
  • KA 104/105 Mutiara Selatan dan Turangga tidak berhenti di Stasiun Maos
  • Hanya KA 37A/43/47/7001A Argo Parahyangan yang mengawali perjalanannya di Stasiun Kiaracondong
  • Hanya KA 37A/43/49 Argo Parahyangan yang berhenti di Stasiun Purwakarta
  • Hanya KA 38/43 Argo Parahyangan yang berhenti di Stasiun Cikampek
  • Hanya KA 7006 Pangandaran (arah Banjar) yang berhenti di Stasiun Bekasi dan Stasiun Purwakarta

Kereta api Argo Wilis merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melayani lintas BandungSurabaya Gubeng melalui TasikmalayaYogyakarta dan sebaliknya. Kereta api ini menempuh perjalanan sejauh 696 km dalam waktu sekitar 12 jam, meninggalkan stasiun awal pada pagi hari dan tiba di stasiun akhir pada malam hari. Saat ini, ia memiliki nomor kereta api tertinggi untuk Pulau Jawa.[1]

Nama "Wilis" diambil salah satu pegunungan di Jawa Timur, Gunung Wilis, yang memiliki ketinggian 2.169 m dari permukaan laut dengan puncak tertingginya berada di kawasan Ngliman, Nganjuk, Jawa Timur.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Awal pengoperasian (1998–2018)[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Wilis saat melintas di Stasiun Geneng, sekitar 2009

Kereta api Argo Wilis diluncurkan pada 8 November 1998 untuk melayani lintas SurabayaBandung, diresmikan oleh Menteri Perhubungan, Giri Suseno Hardihardjono di Stasiun Surabaya Gubeng dan Gubernur Jawa Barat, R. Nana Nuriana di Stasiun Bandung.[2] Pada awalnya, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta buatan PT. INKA keluaran 1998 yang dilengkapi bogie NT-60 (K8) dan terdapat satu perjalanan fakultatif yang beroperasi pada malam hari. Pada awal pengoperasian hingga sekitar 2017, kereta api ini sering ditarik menggunakan lokomotif CC203 maupun CC201.[2]

Karena memiliki tingkat okupansi yang rendah pada sekitar 2008, kereta api ini pernah dijalankan sebagai kereta api fakultatif, bahkan sempat muncul wacana adanya penghapusan layanan kereta api Argo Wilis.[2]

Pada 2017, kereta api ini mulai beroperasi dengan membawa delapan atau sembilan kereta kelas eksekutif seiring peningkatan tingkat okupansi yang mengakibatkan lokomotif CC206 dijadikan sebagai lokomotif penarik untuk menggantikan lokomotif CC203/CC201.[2]

Pengoperasian saat ini (2018–sekarang)[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Wilis beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat mulai 2018

Sejak 8 Juni 2018, kereta api Argo Wilis beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan PT INKA keluaran 2018 maupun 2019 beserta kereta makan dan kereta pembangkit,[3] sementara rangkaian kereta lamanya (K1 1998) disimpan di Dipo Kereta Bandung maupun dilakukan mutasi ke Yogyakarta, Cirebon, Sidotopo, dan Surabaya Pasarturi untuk pengoperasian kereta api penumpang dan Divisi Regional I Sumatra Utara untuk pengoperasian kereta api Sribilah.[4]

Dengan dikeluarkannya grafik perjalanan kereta api oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT KAI per 1 Desember 2019, lintas pelayanan kereta api Argo Wilis diperpanjang hingga Stasiun Gambir serta pemeliharaan sarananya dialihkan ke Dipo Kereta Jakarta Kota.[5]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan BandungSurabaya Gubeng pp. (melalui TasikmalayaYogyakarta)
Lokomotif CC206
Susunan rangkaian kereta
Kereta nomor 1 2 3 4 Kereta makan (M1) 5 6 7 8 Kereta pembangkit (P)
Keterangan Kereta penumpang kelas eksekutif (K1 0 18/19) Kereta penumpang kelas eksekutif (K1 0 18/19)
Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp230.000,00–Rp1.050.000,00 tergantung pada layanan kelas, jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta yang dapat sebelum hari keberangkatan.Pada hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional akan ditambahkan layanan kereta priority/imperial.

Selain itu, terdapat tarif khusus yang berlaku dua jam sebelum keberangkatan :

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Argo Wilis per 1 September 2020 (revisi Gapeka 2019).

KA 1 Argo Wilis
(Surabaya Gubeng–Bandung)
KA 2 Argo Wilis
(Bandung–Surabaya Gubeng)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Gubeng - 07.00 Bandung - 08.40
Jombang 07.53 07.55 Cipeundeuy 10.31 10.41
Kertosono 08.10 08.12 Tasikmalaya 11.29 11.33
Madiun 09.08 09.13 Banjar 12.20 12.33
Solo Balapan 10.28 10.35 Kroya 14.00 14.10
Yogyakarta 11.22 11.35 Kebumen 14.52 15.00
Kutoarjo 12.28 12.38 Kutoarjo 15.26 15.30
Kebumen 13.05 13.07 Yogyakarta 16.23 16.30
Kroya 13.49 14.02 Solo Balapan 17.17 17.22
Banjar 15.25 15.31 Madiun 18.37 18.42
Tasikmalaya 16.18 16.23 Kertosono 19.39 19.41
Cipeundeuy 17.12 17.30 Jombang 19.57 20.00
Bandung 19.34 - Surabaya Gubeng 20.54 -

Pada budaya populer[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Wilis bersama kereta api lainnya diangkat menjadi lagu campur sari karya Cak Diqin, "Sepur Argo Lawu", yang menyebutkan nama-nama kereta api seperti Argo Lawu, Argo Dwipangga, Argo Wilis, Argo Muria, Argo Bromo Anggrek, dan Sri Tanjung.[6]

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada 4 Februari 2013, kereta api Argo Wilis yang ditarik lokomotif CC201 menabrak mobil Toyota Avanza di Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Satu orang selamat, sedangkan lima orang luka parah.[7]
  • Pada 20 Desember 2013, terjadi kerusakan rel di km 393+8//9 antara Maos-Sikampuh. Seorang warga berhasil menghentikan kereta api Argo Wilis yang melaju kencang sehingga dapat berhenti sebelum melewati rel tersebut.[8]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]