Apresiasi musik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Apresiasi musik adalah mengajarkan orang-orang apa maksud mendengarkan musik dan mengapresiasi berbagai jenis musik. Biasanya, kelas apresiasi musik mencakup pelajaran sejarah untuk menjelaskan mengapa orang-orang dari zaman tertentu menyukai musik yang mereka buat.[1] "Apresiasi", dalam hal ini berarti memahami nilai dan keistimewaan setiap gaya musik.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah apresiasi mempunyai arti: kesadaran terhadap nilai-nilai seni dan budaya dan penilaian/penghargaan terhadap sesuatu. Dengan berlandaskan pada keterangan tersebut dapatlah kiranya ditarik suatu benang merah antara istilah apresiasi dan apresiasi musik. Karena dalam apresiasi diperlukan adanya kesadaran terhadap nilai-nilai seni, sudah sewajarnya bila didalam apresiasi musik juga diperlukan adanya kesetaraan nilai-nilai seni dalam disiplin seni musik. Penginderaan tentang kesadaran nilai-nilai seni musik dapat dengan menggunakan pendekatan musikologi untuk mengetahui bobot kesadaran yang dimilikinya.

Pengertian Apresiasi Menurut Para Ahli:[2][sunting | sunting sumber]

1. Hornby

Menurut Hornby, dalam Sayuti, pengertian apresiasi mengacu kepada pengertian pengenalan dan pemahaman yang tepat, pertimbangan, penilaian, dan pernyataan yang memberikan penilaian.

2. Aminiddin

Aminuddin, apresiasi mengandung makna pengenalan melalui perasaan ataupun kepekaan batin dan pengakuan terhadap unsur-unsur keindahan yang diungkapkan oleh pengarangnya.

3. Elliyati

Menurut Elliyanti, apresiasi merupakan setiap kegiatan mengakrabi karya sastra secara bersungguh-sungguh. Berkaitan dengan hal itu, apresiasi membutuhkan kesungguhan penikmat sastra untuk mengenali, menghargai, dan menghayati, sehingga ia dapat menemukan penjiwaan yang benar-benar dalam.

4. Effendi

Menurut Effendi, pengertian apresiasi merupakan aktivitas menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis, dan kepekaan perasaan yang baik terhadap karya sastra.

5. Albert R. Candler

Menurut Albert R. Candler, apresiasi merupakan kegiatan mengartikan serta menyadari sepenuhnya seluk beluk karya seni, serta menjadi sensitif mengenai gejala estetis dan artistik, sehingga dapat menikmati dan menilai karya tersebut secara semestinya. Dalam aktivitas mengapresiasi, seorang penghayat melaksanakan aktivitas pencarian pengalaman estetis, sehingga motivasi yang timbul adalah motivasi pengalaman estetis (berupa kepuasan kontemplatif dan intuitif).

6. Prayogi

Menurut Prayogi, apresiasi merupakan setiap aktivitas penghargaan yang dilakukan sebagai hasil penggunaan, peresapan, dan penilaian seseorang terhadap sebuah karya sastra ataupun karya seni tertentu. Apresiasi juga dapat diartikan sebagai bentuk rasa kagum ataupun kekaguman yang keluar dari diri pengguna ataupun penikmat karya seni ataupun karya sastra tertentu.

Dalam mengapresiasi suatu karya seni, adapaun sikap atau kegiatan yang digolongkan sebagai berikut:[3][sunting | sunting sumber]

  • Apresiasi empatik, yaitu sikap apresiasi yang menilai suatu karya seni sebatas tangkapan indrawi.
  • Apresiasi estetis, yaitu apresiasi menilai karya seni dengan melibatkan pengamatan dan penghayatan yang mendalam.
  • Apresiasi kritik, yaitu apresiasi karya seni dengan mengklasifikasi, mendeskripsi, menjelaskan, menganalisis, menafsirkan dan mengevaluasi serta menyimpulkan hasil pengamatannya. Sikap apresiasi ini dapat dilakukan secara langsung dengan mengamati suatu benda.

Tahapan Apresiasi:[3][sunting | sunting sumber]

  • Persepsi, yaitu memberikan gambaran-gambaran tentang bentuk-bentuk karya seni di Indonesia, contohnya memperkenalkan tarian-tarian, musik, dan lain-lain.
  • Pengetahuan, yaitu pada tahap ini, kita mempresentasekan pengetahuan-pengetahuan yang telah di miliki baik sejarah ataupun yang lainnya.
  • Pengertian, pada tingkat ini, harapan dapat membantu menerjemahkan tema ke dalam berbagai wujud seni, berdasarkan pengalaman, dalam kemampuannya dalam merasakan musik.
  • Analisis, pada tahap ini, kita mulai mendeskripsikan seni yang telah di pelajari.
  • Penilaian, yaitu memberikan sebuah saran ataupun kritkan terhadap suatu karya seni.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Music Appreciation: A universal language for all ages". National Association for the Education of Young Children. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-01-15. Diakses tanggal 2008-01-24. 
  2. ^ Ibrahim, Adzikra (2016-03-02). "Pengertian Apresiasi Menurut Pendapat Para Ahli". Pengertian dan Definisi (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-22. 
  3. ^ a b "Apresiasi Seni Musik dan Sikap Apreasi Seni Musik". Diakses tanggal 2019-02-22. 

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Roger Kamien, "Music: An Appreciation" (2004). ISBN 0-07-290200-0
  • Samuel Lipman, The House of Music: Art in an Era of Institutions, published by D.R. Godine, 1984. ISBN 0-87923-501-2
  • Percy A Scholes, Music Appreciation: Its History and Technics (2005). ISBN 1-4179-9595-5

Pranala luar[sunting | sunting sumber]