Apple Inc.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Apple Inc)
Jump to navigation Jump to search

Koordinat: 37°19′55″LU 122°01′52″BB / 37,33182°LU 122,03118°BB / 37.33182; -122.03118

Apple Inc.
Sebelumnya
  • Apple Computer Company
    (1976–1977)
  • Apple Computer, Inc.
    (1977–2007)
Terbuka
Simbol saham
ISIN US0378331005
Sektor
Didirikan 1 April 1976; 42 tahun lalu (1976-04-01)
Pendiri
Markas 1 Apple Park Way, Cupertino, California, A.S.
Cabang
500 toko (2018)
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
Produk
Jasa
Pendapatan US$229.234 miliar[1] (2017)
US$61.344 miliar[1] (2017)
US$48.351 miliar[1] (2017)
Total aset US$375.319 miliar[1] (2017)
Total ekuitas US$134.047 miliar[1] (2017)
Karyawan 123.000[1] (2017)
Anak
Situs web apple.com

Apple Inc. adalah perusahaan teknologi multinasional yang berpusat di Cupertino, California, yang merancang, mengembangkan, dan menjual barang elektronik konsumen, perangkat lunak komputer, dan layanan daring. Perangkat keras yang diproduksi Apple meliputi telepon pintar iPhone, komputer tablet iPad, komputer pribadi Mac, pemutar media portabel iPod, jam pintar Apple Watch, pemutar media digital Apple TV, dan pengeras suara pintar HomePod. Perangkat lunak yang diproduksi Apple meliputi sistem operasi macOS dan iOS, pemutar media iTunes, penjelajah web Safari, dan perangkat kreativitas dan produktivitas iLife dan iWork, serta berbagai aplikasi profesional seperti Final Cut Pro, Logic Pro, dan Xcode. Layanan daringnya meliputi iTunes Store, iOS App Store dan Mac App Store, Apple Music, dan iCloud.

Apple didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne pada April 1976 untuk mengembangkan dan menjual komputer pribadi Apple I buatan Wozniak. Perusahaan ini resmi berdiri dengan nama Apple Computer, Inc. pada Januari 1977. Penjualan komputer-komputernya, termasuk Apple II, menandai pertumbuhan perusahaan ini. Dalam kurun beberapa tahun, Jobs dan Wozniak mempekerjakan banyak perancang komputer dan memiliki lini produksi. Apple menjadi perusahaan terbuka pada tahun 1980 dan meraup laba yang sangat besar. Selama beberapa tahun berikutnya, Apple memproduksi komputer-komputer baru yang memiliki antarmuka pengguna grafis inovatif seperti Macintosh pertama tahun 1984. Iklan produk Apple mendapat banyak pujian. Namun, harga produknya yang mahal dan perangkat lunak yang sedikit menjadi sumber perpecahan antara petinggi perusahaan. Pada tahun 1985, Wozniak keluar dari Apple dan Jobs mengundurkan diri. Jobs memboyong sejumlah karyawan Apple dan mendirikan perusahaan baru pada tahun berikutnya, NeXT.

Seiring berkembangnya pasar komputer pribadi, angka penjualan komputer Apple menurun karena para pesaingnya menjual produk yang lebih murah, terutama komputer yang menggunakan sistem operasi Microsoft Windows. Perombakan petinggi Apple terus berlangsung sampai CEO Gil Amelio memutuskan pada tahun 1997 untuk membeli NeXT dan mengajak Jobs kembali ke Apple. Jobs kembali memimpin perusahaan dan diangkat menjadi CEO tidak lama kemudian. Ia mulai membangun kembali status Apple dengan membuka toko ritel pada tahun 2001, mengakuisisi sejumlah perusahaan perangkat lunak untuk membangun portofolio perangkat lunak Apple, dan mengubah sebagian perangkat keras yang dipakai oleh komputer-komputernya. Apple kembali sukses dan untung besar. Pada Januari 2007, Jobs mengumumkan bahwa Apple Computer, Inc. berganti nama menjadi Apple Inc. untuk mencerminkan peralihan fokus perusahaan ke barang elektronik konsumen. Ia juga meluncurkan iPhone, telepon pintar yang mendapat banyak pujian dan laris terjual. Pada Agustus 2011, Jobs mundur dari jabatannya sebagai CEO karena masalah kesehatan dan digantikan oleh Tim Cook. Dua bulan kemudian, Jobs meninggal dunia. Kematiannya menjadi awal era baru bagi perusahaan ini.

Pendapatan tahunan global Apple mencapai $229 miliar pada tahun fiskal 2017. Apple merupakan perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia menurut pendapatan dan produsen telepon genggam terbesar ketiga di dunia setelah Samsung dan Huawei.[5] Pada Agustus 2018, Apple menjadi perusahaan terbuka A.S. pertama yang nilainya di atas US$1 triliun.[6][7] Perusahaan ini mempekerjakan 123.000 karyawan purnawaktu[8] dan memiliki 504 toko ritel di 24 negara hingga 2018.[9] Apple mengoperasikan iTunes Store, penjual musik terbesar di dunia. Hingga Januari 2018, lebih dari 1,3 miliar produk Apple dipakai secara aktif di seluruh dunia.[10] Perusahaan ini memiliki pelanggan dengan kesetiaan merek yang sangat tinggi dan berkali-kali diberi gelar merek paling bernilai di dunia. Namun, Apple mendapat banyak kritik atas praktik tenaga kerja oleh para kontraktornya, dampak lingkungan dan praktik bisnisnya, termasuk sikap anti-persaingan, serta sumber bahan-bahan produknya.

Pra-pendirian[sunting | sunting sumber]

Sebelum membantu mendirikan Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker elektronik. Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer time pada bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call Computer, sebuah perusahaan timesharing. Terminal komputer pada saat itu mayoritas berbasis kertas; thermal printer seperti Texas Instruments Silent 700 adalah terminal yang paling maju. Wozniak melihat sebuah artikel di majalah bernama Popular Electronics edisi 1975 yang berisikan bagaimana cara untuk membuat terminal komputer sendiri. Menggunakan alat-alat yang dapat dibeli di toko, Wozniak merancang dan membuat komputer bernama Computer Conversor, sebuat video teletype yang bisa dipakai untuk mengakses minicomputer di Call Computers. Disainnya kemudian dibeli oleh Call Computers dan beberapa unit terjual.

Pada tahun 1975 Wozniak mulai menghadiri pertemuan sebuah klub bernama Homebrew Computer Club. Microcomputer baru seperti Altair 8800 dan IMSAI menginspirasinya untuk memasang sebuah mikroprosesor pada video teletype-nya untuk menjadikannya sebuah unit komputer yang lengkap.

Pada saat itu CPU yang banyak tersedia adalah Intel 8080 seharga $US 179 dan Motorola 6800 seharga $US 170. Wozniak lebih tertarik pada Motorola 6800 tetapi harganya terlalu mahal. Dia pun kemudian sadar dan hanya mendisain komputer di atas kertas.

Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan harga $US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut dan mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Chip 6502 didisain oleh orang yang sama yang telah mendisain Motorola 6800. Wozniak kemudian berhasil membuat komputer tersebut dan membawanya ke pertemuan-pertemuan Homebrew Computer Club untuk dipamerkan. Pada satu pertemuan Wozniak bertemu teman lamanya Steve Jobs yang tertarik akan potensi komersialisasi komputer-komputer kecil.

Tahun-tahun pertama[sunting | sunting sumber]

Steve Jobs dan Steve Wozniak sudah berteman sejak lama. Bertemu pertama kali pada tahun 1971 ketika seorang teman memperkenalkan Wozniak yang saat itu berumur 21 tahun kepada Jobs yang saat itu baru berumur 16 tahun. Jobs berhasil membujuk Wozniak untuk membuat komputer dan menjualnya. Jobs mendekati sebuat toko komputer lokal The Byte Shop yang tertarik untuk membeli komputer tetapi hanya komputer yang sudah terpaket lengkap, pemilik toko tersebut Paul Terrell mengatakan ia siap membeli 50 unit seharga $US 500 satunya.

Komputer buatan Wozniak hanya memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya dapat menggunakan TV sebagai monitor di mana saat itu banyak komputer tidak memiliki monitor sama sekali. Monitor ini bukanlah seperti monitor modern dan hanya menampilkan teks dengan kecepatan 60 karakter per detik. Komputer ini bernama Apple I dan memiliki kode bootstrap pada ROM-nya yang membuatnya lebih mudah untuk dihidupkan. Akhirnya dengan paksaan Paul Terrell Wozniak juga mendisain sebuah mekanisme kaset untuk membuka dan menyimpan program dengan kecepatan 1,200 bits/detik, sebuah kecepatan yang cukup tinggi pada saat itu. Walaupun komputer tersebut cukup sederhana disainnya adalah sebuah masterpiece, menggunakan jumlah komponen yang jauh lebih sedikit dengan komputer-komputer sejenisnya dan berhasil memberi reputasi kepada Wozniak sebagai seorang master designer dengan cepat.

Dibantu oleh satu orang lagi teman Ronald Wayne, bertiga mereka mulai memproduksi komputer tersebut. Dengan menggunakan berbagai cara termasuk meminjam ruangan dari teman dan keluarga, menjual bermacam harta pribadi (seperti kalkulator dan sebuah mobil VW Combi), memulung dan sedikit menipu. Jobs berhasil mendapatkan komponen-komponen yang dibutuhkan untuk produksi sementara Wozniak dan Wayne membuat komputer-komputer tersebut. Selesai dan dikirim pada bulan Juni, mereka dibayar sesuai janji oleh Paul Terrell. Pada akhirnya, 200 unit Apple I diproduksi.

Tapi Wozniak sudah lebih maju daripada Apple I. Banyak elemen design Apple I dibuat karena keterbatasan dana yang dimiliki oleh mereka untuk membuat sebuah prototype. Tapi dengan pendapatan dari penjualan Apple I, dia bisa memulai produksi komputer yang lebih canggih, Apple II; Apple II diperkenalkan kepada publik pada West Coast Computer Faire pada bulan April 1977.

Perbedaan utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini monitor tidak hanya bisa menampilkan teks juga bisa menampilkan gambar dan pada akhirnya warna. Pada saat yang sama Jobs menekankan disain casing dan keyboard yang lebih baik dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus lengkap dan siap langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu namun pengguna masih harus memasang berbagai macam komponen dan menulis kode untuk menjalankan BASIC.

Menyadari membuat komputer seperti itu akan memakan banyak biaya. Jobs mulai mencari uang tunai namun Wayne sedikit ragu karena ia pernah mengalami kegagalan perusahaan empat tahun sebelumnya dan akhirnya keluar dari perusahaan. Jobs akhirnya bertemu dengan Mike Markkula yang menjamin pinjaman bank sebanyak $US 250.000 dan mereka bertiga membentuk perusahaan Apple Computer pada 1 April 1976. Dengan dana dan disain bentuk yang baru, Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan unit terjual sampai tahun 1980an. Ketika Apple go public pada tahun 1980, mereka menghasilkan dana terbanyak sejak Ford go public pada tahun 1956.

Berbagai jenis model Apple II diproduksi, termasuk Apple IIe dan Apple IIgs.

Apple III dan Lisa[sunting | sunting sumber]

Memasuki dekade 1980, Apple menghadapi kompetisi dalam bisnis komputer pribadi. Salah satu penantang besar adalah IBM, perusahaan ternama pertama di bidang komputer. Komputer IBM yang menggunakan sistem operasi DOS yang dilisensi kepada IBM oleh Microsoft meraih porsi yang besar dalam pangsa pasar komputer meja untuk perusahaan besar yang tergolong masih muda.

Beberapa perusahaan yang lebih kecil menggunakan Apple II, tetapi Apple merasa perlu mengeluarkan model baru yang lebih maju untuk bersaing di bidang komputer meja bagi perusahaan besar. Maka para perancang Apple III dipaksa untuk mengikuti keinginan Steve Jobs yang terlalu tinggi dan mustahil untuk dipenuhi. Salah satu diantaranya adalah menghilangkan kipas pendingin - yang menurut Steve Jobs tidak elegan. Mesin baru tersebut kemudian sangat sering mengalami overheating dan sebagian model awalnya harus ditarik dari pasaran. Apple III tergolong sangat mahal walaupun Apple berusaha mengeluarkan versi yang diperbaiki pada tahun 1983 yang juga gagal di pasaran.

Sementara, beberapa grup di dalam Apple juga berusaha mengembangkan jenis komputer pribadi baru, dengan teknologi maju seperti antarmuka pengguna grafis menggunakan mouse, object-oriented programming dan kemampuan menggunakan network. Orang-orang tersebut seperti Jef Raskin dan Bill Atkinson mencoba meyakinkan Steve Jobs untuk memberikan dukungan sepenuhnya dalam mengembangkan ide mereka.

Hanya setelah mereka membawa Steve Jobs untuk melihat teknologi yang dikembangkan di Xerox PARC dalam komputer Alto pada bulan Desember 1979 maka yakinlah Steve Jobs bahwa masa depan akan menghadirkan komputer yang grafik-intensif dan icon-friendly. Walaupun ide tersebut mengundang ketidak-setujuan ahli riset dari PARC banyak yang akhirnya bekerja untuk Apple seperti Larry Tesler, Xerox mengijinkan insinyur dari Apple untuk mengunjungi fasilitas PARC dengan perjanjian bahwa Apple akan menjual satu juta saham mereka sebelum perusahaan tersebut go-public (total harga saat itu berkisar AS$18 juta). Apple Lisa dilepas pada bulan January 1983 dengan harga AS$ 10.000. Sekali lagi, Apple mengenalkan produk yang tergolong sangat maju pada saat itu, tetapi terlalu mahal (kesalahan ini akan terus diulang Apple selama beberapa tahun kedepan), dan sekali lagi Apple gagal meraih pasaran yang tersedia. Apple Lisa kemudian diberhentikan pada tahun 1986.

Macintosh[sunting | sunting sumber]

Proyek Lisa dilepas dari kendali Steve Jobs saat masih separuh jadi. Steve Jobs kemudian mengalihkan perhatiannya kepada proyek Macintosh, yang pada awalnya dianggap sebagai sejenis Lisa yang lebih murah. Apple Macintosh diluncurkan pada tahun 1984 dengan iklan televisi berjudul 1984 yang didasarkan dari novel karya George Orwell yang juga diberi nama 1984, dengan pernyataan, "On January 24, Apple Computer will introduce Macintosh. And you'll see why 1984 won't be like '1984'" — maksud dari kata-kata tersebut adalah Macintosh yang baru akan membebaskan komputer dan informasi dari kekangan perusahaan besar dan technocrats. Apple juga membuahkan konsep pewarta Apple (Apple evangelist) yang dipelopori oleh karyawan Apple bernama Guy Kawasaki.

Walaupun ada kekhawatiran mengenai kurangnya piranti lunak yang tersedia, layar hitam putih dan arkitekturnya yang terutup, merek Macintosh pada akhirnya menjadi produk yang berhasil bagi Apple bahkan sampai hari ini. Banyak yang merasa bahwa kesuksesan itu seharusnya jauh lebih besar dari kenyataannya. Ketika Bill Gates pendiri dan sekarang pemimpin Microsoft mengunjungi kantor besar Apple di Cupertino, Steve Jobs menunjukkan sebuah prototipe dari antarmuka pengguna grafis untuk Macintosh. Pada tahun 1985 Microsoft meluncurkan Windows, antarmuka pengguna grafis buatan mereka sendiri untuk komputer IBM. Pada saat itu sistem komputer IBM sudah di-reverse engineered dan banyak perusahaan juga membuat komputer yang kompatibel dengan IBM. Walaupun Apple memberi lisensi untuk beberapa produk lainnya mereka tidak pernah memberikan izin perusahaan lain untuk membuat komputer yang kompatibel dengan Macintosh sehingga Microsoft bisa mendominasi pangsa pasar yang ada. Pada saat itu Apple sadar bahwa mereka sudah terlambat untuk merebut kembali kekuasaan pasar yang pernah mereka miliki. Komputer Macintosh kompatibel yang dijual pada tahun 1990an pun hanya meraih kesuksesan yang kecil. Walaupun Windows versi pertama sangat ketinggalan zaman dibanding Macintosh, piranti lunak tersebut dan komputer yang kompatibel dengan Windows bisa dibeli dengan harga yang jauh lebih murah dibanding sebuah Macintosh. Ditambah lagi perbaikan yang dilakukan Microsoft secara cepat mengejar ketinggalan mereka. Sekaligus juga karena keterbukaan yang dimiliki oleh komputer yang kompatibel dengan IBM menyebabkan lebih banyak piranti lunak tersedia untuk Windows dibanding Macintosh.

iPod Nano generasi keempat, 2008

Keadaan sekarang[sunting | sunting sumber]

Setelah kegagalan Macintosh Portable pada tahun 1989 Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer PowerBook di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut. Namun merek PowerBook mengalami kegagalan setelah model PowerBook 5300 memiliki banyak masalah dalam kualitasnya seperti baterai yang gampang rusak, kerangka yang gampang keropos dan layar yang tidak bagus. Produk dari Apple yang dulu dan sekarang juga meliputi sistem operasi seperti ProDOS, Mac OS, Mac OS X, and A/UX, produk networking seperti AppleTalk, dan program multimedia seperti QuickTime and seri piranti lunak Final Cut. Pada tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0 sebelumnya. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor PowerPC.

Setelah permasalahan kepemimpinan di dalam Apple dengan CEO baru John Sculley di dekare 1980-an, Steve Jobs keluar dari Apple dan mendirikan perusahaan NeXT Inc., yang pada akhirnya gagal, sekalipun memiliki awal yang baik. Dikemudian hari, Dalam usaha Apple untuk menyelamatkan perusahaannya, mereka membeli NeXT sekaligus dengan sistem operasi UNIX-based-nya NeXTstep yang juga membawa kembali Steve Jobs ke dalam perusahaan yang didirikannya. Sata satu langkah pertama yang dia lakukan sebagai pemimpin sementara di Apple adalah mencetuskan ide untuk mengembangkan iMac, produk yang akan menyelamatkan Apple dari kehancurannya sekaligus memberikan waktu bagi mereka untuk merampingkan sistem operasi yang sudah ada.

Produk yang dirilis Apple setelah itu adalah Apple Airport yang menggunakan teknologi Wireless LAN untuk menyambungkan sebuah komputer ke Internet tanpa menggunakan kabel. Mereka juga mengeluarkan iBook dan PowerMac G4.

Di awal tahun 2002, Apple mengeluarkan iMac G4. Komputer ini memiliki bagian dasar yang separuh bulat dan layar datar yang ditopang dengan leher yang bisa digerakkan. Model ini diberhentikan di musim panas 2004. Sebuah model yang baru yang menggunakan prosesor prosesor G5 dilepas pada tanggal 31 Agustus 2004 dan mulai dijual di pertengahan September pada tahun yang sama. Model ini meniadakan bagian dasar dan mengemas seluruh unit proses pusatnya (central processing unit) di belakang layar komputer yang ditopang oleh sebuah kaki aluminium yang ramping. Komputer yang dijuluki iMac G5 ini adalah komputer meja tertipis di dunia, dengan ketebalan yang hanya dua inci atau 5,1 cm.

Di pertengahan 2003, Apple mengeluarkan prosesor PowerPC generasi kelima yang menggunakan seri prosesor PowerPC 970 yang dikembangkan oleh IBM. Ini adalah komputer 64 bit yang pertama kali tersedia untuk umum.

Pada tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX dengan kemudahan dalam menggunakan Macintosh ke dalam sebuah piranti lunak yang bisa dipakai baik bagi mereka yang bergerak di bidang profesional maupun perseorangan. Mac OS X juga memiliki sebuah program bernama Classic Environment yang bisa menjalankan piranti lunak yang dirancang untuk sistem operasi 9.1-9.2.2 yang lama. Apple juga memberikan pilihan bagi pengembang piranti lunak yang lama untuk menggunakan teknologi Carbon agar program mereka bisa diadaptasi secara langsung ke dalam Mac OS X. Dengan cara ini, sebuah program bisa memanfaatkan semua fitur baru yang tersedia dalam Mac OS X.

Pada Januari 2007, Apple memasuki pasar telepon genggam dengan memperkenalkan iPhone, yang dirilis pada tanggal 29 Juni 2007 di AS. Pada saat yang sama, nama perusahaan juga akan dipangkas dengan menanggalkan kata "Computer" untuk mewakili diversifikasi produk perusahaan tersebut.

Namun, pada tahun 2011, CEO Apple digantikan oleh Tim Cook , dikarenakan mundurnya Steve Jobs dari jabatannya pada tanggal 24 Agustus 2011. Kemudian, pada tanggal 5 Oktober 2011, Steve Jobs yang merupakan mantan CEO dan pendiri Apple, meninggal dunia karena kanker pankreas.

Tak lama setelah menjabat sebagai CEO, pada tahun berikutnya Apple memperkanalkan iPhone 5 dengan layar yang sedikit lebih besar dari pendahulunya, iPhone 4S. Walau banyak orang meragui akan masa depan Apple pasca di tinggalkan Steve Jobs, namun dengan percaya diri Tim Cook mulai menunjjukan kehebatan dirinya dengan menaikkan harga saham perusahaan yang mencapai $768 per lembar. dan pada tahun 2013, Apple memperkenalkan dua unit iPhone sekaligus, iPhone 5S dengan fitur sidik jari dan iPhone 5C dengan berbagai warna-warni. kemudian pada di ajang WWDC 2014 Tim Cook memperkenalkan 2 buah unit iPhone sengan layar jumbo yang di sebut sebagai iPhone 6 (4.7inc) & iPhone 6 plus (5.5inc). selain duo iPhone, Tim Cook juga meluncurkan Apple Watch sebagi jam tangan pintar dan sistem pembayaran digital yang dinamakan Apple Pay.

Produk[sunting | sunting sumber]

Mac[sunting | sunting sumber]

Mac yang masih diproduksi:

  • iMac: Komputer meja terpadu untuk konsumen, diluncurkan tahun 1998.
  • Mac Mini: Komputer sub-meja untuk konsumen, diluncurkan tahun 2005.
  • MacBook: Komputer jinjing ultratipis ultraportabel untuk konsumen, diluncurkan tahun 2006 dan diluncurkan ulang tahun 2015.
  • MacBook Pro: Komputer jinjing profesional, diluncurkan tahun 2006.
  • Mac Pro: Komputer meja multilayar, diluncurkan tahun 2006.
  • MacBook Air: Komputer jinjing ultratipis ultraportabel untuk konsumen, diluncurkan tahun 2008.

Apple menjual berbagai aksesori komputer untuk Mac seperti Thunderbolt Display, Magic Mouse, Magic Trackpad, Magic Keyboard, produk jaringan nirkabel AirPort, dan Time Capsule.

iPod[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 23 Oktober 2001, Apple meluncurkan pemutar musik digital iPod. Model-model baru diluncurkan hampir setiap tahun. iPod kini menjadi pemutar musik portabel terlaris di pasaran. Lebih dari 350 juta unit telah terjual hingga September 2012.[11] Apple bekerja sama dengan Nike untuk memproduksi Nike+iPod Sports Kit yang memungkinkan pelari memadukan dan mengawasi aktivitas mereka lewat iTunes dan situs web Nike+.

Pada akhir Juli 2017, Apple menutup lini produk iPod Nano dan iPod Shuffle dan melanjutkan produksi iPod Touch.[12][13][14]

iPhone[sunting | sunting sumber]

Perbedaan ukuran iPhone generasi pertama, 3G, 4, 5, 5C, dan 5S.

Di Macworld Conference & Expo bulan Januari 2007, Steve Jobs meluncurkan produk yang sudah lama ditunggu-tunggu publik,[15] iPhone, perpaduan telepon pintar berjaringan Internet dengan iPod.[16] iPhone generasi pertama dirilis tanggal 29 Juni 2007 seharga $499 (4 GB) dan $599 (8 GB) bekerja sama dengan AT&T.[17] Pada tanggal 5 Februari 2008, kapasitas penyimpanannya diperbesar menjadi 16 GB.[18] iPhone menggabungkan telepon seluler GSM empat pita 2.5G dan EDGE dengan fitur-fitur perangkat genggam. Produk ini menggunakan sistem operasi Mac OS X Apple yang lebih ramping (dijuluki iPhone OS, kelak diberi nama resmi iOS) lengkap dengan berbagai aplikasi Mac OS X seperti Safari dan Mail. Produk ini juga menyertakan aplikasi berbasis web dan Dashboard seperti Google Maps dan Weather. iPhone memiliki layar sentuh sebesar 35-inci (890 mm), Bluetooth, dan Wi-Fi ("b" dan "g").[16]

Versi kedua, iPhone 3G, dirilis tanggal 11 Juli 2008 dengan harga yang lebih murah, $199 untuk versi 8 GB dan $299 untuk versi 16 GB.[19] Versi ini dilengkapi jaringan 3G dan navigasi GPS berpemandu. Bagian belakang model pertama yang datar dan perak serta antena yang besar digantikan oleh bagian belakang kaca lengkung hitam atau putih. Perangkat lunaknya diperbarui dengan menambahkan App Store, tempat mengunduh aplikasi khusus iPhone. Pada 24 April 2009, aplikasi-aplikasi di App Store[20] telah diunduh satu miliar kali.[21] Tanggal 8 Juni 2009, Apple meluncurkan iPhone 3GS. Apple memutakhirkan telepon ini secara perlahan dengan menambahkan komponen internal yang lebih kencang, jaringan 3G, perekaman video, dan kendali suara.

Di Worldwide Developers Conference (WWDC) tanggal 7 Juni 2010, Apple meluncurkan iPhone 4 dengan bentuk yang berbeda.[22] It featured a 960 × 640 display, prosesor Apple A4, giroskop untuk bermain, kamera 5MP dengan kilatan LED, kamera depan VGA dan panggilan video FaceTime. Tidak lama setelah dirilis, konsumen mengeluhkan penerimaan sinyal karena telepon ini berkerangka baja antikarat yang juga berfungsi sebagai antena sinyal seluler dan Wi-Fi. Apple menyelesaikan masalah ini dengan membagikan "Bumper Case" secara gratis kepada semua pengguna selama beberapa bulan. Pada Juni 2011, Apple mengalahkan Nokia sebagai produsen telepon pintar terbesar di dunia menurut volume penjualan.[23] Pada 4 Oktober 2011, Apple memperkenalkan iPhone 4S yang kemudian dirilis tanggal 14 Oktober 2011.[24] iPhone 4S menggunakan prosesor Apple A5 dan teknologi asisten suara Siri, perusahaan yang diakuisisi Apple tahun 2010.[25] Produk ini juga memiliki kamera 8 MP dengan lensa baru. Apple memperkenalkan fitur aksesibilitas baru bernama Made for iPhone Hearing Aids di iPhone 4S.[26] Made for iPhone Hearing Aids memiliki fitur Live Listen untuk membantu pengguna mendengar percakapan di ruangan yang ribut atau mendengar orang yang berbicara di ujung ruangan.[27] Apple menjual 4 juta iPhone 4S dalam tiga hari pertama setelah diluncurkan.[28]

Pada tanggal 12 September 2012, Apple meluncurkan iPhone 5.[29] Produk ini memiliki layar 4 inci, jaringan 4G LTE, dan cip Apple A6.[30] Dua juta iPhone terjual dalam hari pertama pemesanan awal[31] dan lebih dari lima juta perangkat pelengkap terjual dalam tiga hari pertama setelah diluncurkan.[32] Setelah iPhone 5S dan iPhone 5C diluncurkan, Apple mencetak rekor baru dalam kategori penjualan telepon pintar pekan pertama dengan angka penjualan lebih dari sembilan juta unit dalam tiga hari pertama setelah diluncurkan.[33] iPhone 5S dan 5C menandakan pertama kalinya Apple meluncurkan dua model sekaligus dalam satu acara.[34]

Pada Juli 2013, Apple mengajukan paten yang mengungkapkan pengembangan sistem baterai iPhone baru. Sistem ini menggunakan data lokasi serta kebiasaan pengguna untuk menyesuaikan pengaturan daya perangkat. Apple sedang mengembangkan sistem manajemen daya yang memungkinkan iPhone memperkirakan seberapa lama pengguna tidak mengisi daya supaya penggunaan daya bisa disesuaikan. Sistem tersebut juga memiliki fungsi pelacakan yang menyesuaikan kecepatan pengisian daya dengan sumber listrik yang digunakan.[35]

Dalam wawancara bulan Maret 2014, desainer Apple Jonathan Ive menjadikan iPhone sebagai bukti tradisi produk berkualitas tinggi dan berdampak positif yang dihasilkan Apple. Ia menjelaskan bahwa produk-produk teleponnya mahal karena penelitian dan pengembangannya sangat intensif:

We don't take so long and make the way we make for fiscal reasons ... Quite the reverse. The body is made from a single piece of machined aluminium ... The whole thing is polished first to a mirror finish and then is very finely textured, except for the Apple logo. The chamfers [smoothed-off edges] are cut with diamond-tipped cutters. The cutters don't usually last very long, so we had to figure out a way of mass-manufacturing long-lasting ones. The camera cover is sapphire crystal. Look at the details around the SIM-card slot. It's extraordinary![36]

Tanggal 9 September 2014, Apple meluncurkan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus dengan layar berukuran lebih dari 4 inci.[37] Satu tahun kemudian, Apple meluncurkan iPhone 6S dan iPhone 6S Plus dengan teknologi sentuhan 3D baru dan peningkatan kualitas kamera belakang menjadi 12 MP dan kamera depan menjadi 5 MP.[38] Tanggal 21 Maret 2016, Apple memperkenalkan iPhone SE dengan ukuran layar 4 inci seperti 5S dengan perangkat keras internal yang nyaris sama dengan 6S.[39]

Pada Juli 2016, Apple mengumumkan bahwa satu miliar iPhone telah terjual.[40][41]

Tanggal 7 September 2016, Apple meluncurkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dengan sistem dan performa grafis yang lebih canggih, kedap air, sistem kamera ganda belakang baru di 7 Plus, dan melenyapkan lubang pelantang suara 3,5 mm.[42][43]

iPhone 8 perak di samping iPhone 8 Plus emas.

Pada tanggal 12 September 2017, Apple meluncurkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus dengan prosesor yang lebih cepat, teknologi tampilan terbaru, sistem kamera terkini, dan pengisian daya nirkabel.[44] Apple juga meluncurkan iPhone X dengan perangkat lunak yang jauh lebih mutakhir daripada model iPhone sebelumnya, mengganti tombol fisik dengan teknologi pengenalan wajah, dan berbentuk nyaris tanpa bezel dengan pengisian daya nirkabel.[45][46]

Pada tanggal 12 September 2018, Apple meluncurkan iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR. iPhone XS dan iPhone XS Max memiliki layar Super Retina, sistem kamera ganda yang lebih kencang dan canggih dengan pemrosesan foto dan video terbaru, cip 7 nanometer — cip A12 Bionic dengan kecerdasan buatan terbaru — pengenalan wajah (Face ID) yang lebih cepat, jangkauan suara stereo yang lebih luas, dan SIM ganda. iPhone XR dilapisi kaca menyeluruh dengan kerangka aluminium dan dilengkapi layar LCD Liquid retina 6,1 inci, cip A12 Bionic dengan kecerdasan buatan gerbaru, sistem kamera TrueDepth, Face ID, dan sistem kamera canggih yang menghasilkan foto dramatis menggunakan lensa kamera tunggal.[47][48]

iPad[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 27 Januari 2010, Apple meluncurkan komputer tablet yang sangat ditunggu-tunggu publik, iPad.[49][50] iPad memiliki interaksi multisentuh dengan dukungan format multimedia seperti koran, buku elektronik, foto, video, musik, dokumen pemrosesan kata, permainan video, dan sebagian besar aplikasi iPhone di layar 9,7 inci.[51] Produk ini juga menggunakan Safari untuk penjelajahan web dan dilengkapi App Store, iTunes Library, iBookstore, Contacts, dan Notes. Isi perangkat dapat diunduh melalui Wi-Fi dan jaringan 3G atau disinkronisasi dengan komputer pengguna.[52] Saat itu, AT&T menjadi penyedia jaringan 3G tunggal untuk iPad di Amerika Serikat.[53]

Pada tanggal 2 Maret 2011, Apple memperkenalkan iPad 2 dengan prosesor yang lebih kencang dan kamera di depan dan belakang. Produk ini juga mendukung jaringan 3G dari Verizon dan AT&T.[54] Ketersediaan iPad 2 awalnya dibatasi akibat gempa bumi dan tsunami di Jepang bulan Maret 2011.[55]

iPad generasi ketiga dirilis tanggal 7 Maret 2012 dengan julukan "the new iPad". iPad versi ini dapat menerima jaringan LTE dari AT&T atau Verizon, prosesor A5X terbaru, dan layar Retina. Dimensi dan faktor bentuknya cenderung tidak berubah, tetapi sedikit lebih tebal dan berat daripada versi sebelumnya dengan sedikit perubahan posisi.[56]

Pada tanggal 23 Oktober 2012, iPad generasi keempat diluncurkan dan diberi julukan "iPad with Retina display". iPad ini mengandung prosesor A6X terbaru dan mengganti lubang kabel 30-pin dengan kabel penghubung Lightning.[57] iPad Mini juga diperkenalkan dengan layar 7,9 inci dan spesifikasi internal yang kurang lebih sama seperti iPad 2.[58]

Tanggal 22 Oktober 2013, Apple memperkenalkan iPad Air dan iPad Mini dengan Retina Display dan prosesor Apple A7 64-bit baru.[59]

iPad Air 2 diluncurkan tanggal 16 Oktober 2014 dengan pemrosesan pusat dan grafis baru dan mode multifoto serentak (burst mode). iPad Mini 3 juga diluncurkan pada hari yang sama.[59]

Sejak diluncurkan, pengguna iPad telah mengunduh lebih dari tiga miliar aplikasi. Hingga Juni 2015, aplikasi di App Store telah diunduh lebih dari 100 miliar kali.[60]

Pada tanggal 9 September 2015, Apple memperkenalkan iPad Pro, iPad dengan layar 12,9 inci dilengkapi dua aksesori baru, Smart Keyboard dan Apple Pencil.[61] iPad Mini 4 versi terbaru juga diluncurkan pada hari itu.[62] iPad Pro 9,7 inci diluncurkan tanggal 21 Maret 2016.[63] Tanggal 5 Juni 2017, Apple mengumumkan iPad Pro baru dengan layar 10,5 inci sebagai pengganti model 9,7 inci dan memperbarui model 12,9 inci.[64]

Apple Watch[sunting | sunting sumber]

Apple Watch menjadi perangkat melekat (wearable) terlaris dengan angka penjualan 11,4 juta unit pada paruh pertama 2015, menurut Canalys.[65]

Jam pintar Apple Watch versi pertama diumumkan oleh Tim Cook pada tanggal 9 September 2014 sebagai produk kesehatan dan perekam olahraga.[66][67] Produk ini diluncurkan pada 24 April 2015.[68][69][70]

Apple Watch generasi kedua, Apple Watch Series 2, diluncurkan bulan September 2016 dengan kekedapan air yang lebih baik, prosesor yang lebih kencang, dan layar yang lebih cerah.[71]

Tanggal 12 September 2017, Apple meluncurkan Apple Watch Series 3 dengan jaringan seluluer LTE sehingga pengguna tidak perlu bergantung pada iPhone[72] kecuali untuk sinkronisasi.[73]

Tanggal 12 September 2018, Apple meluncurkan Apple Watch Series 4 dengan layar baru, elektrokardiogram, dan pendeteksi jatuh.[74]

Apple TV[sunting | sunting sumber]

Dalam konferensi Macworld tahun 2007, Jobs mendemonstrasikan Apple TV (sebelumnya bernama iTV),[75] perangkat video set-top untuk menjembatani penjualan konten dari iTunes dengan televisi berdefinisi tinggi. Perangkat ini terhubung dengan TV pengguna dan melakukan sinkronisasi lewat Wi-Fi atau kabel dengan pustaka iTunes di komputer dan menyalurkan konten dari empat penyedia konten lain. Apple TV awalnya dilengkapi penyimpanan berkapasitas 40 GB, termasuk lubang kabel HDMI dan video komponen, dan memutar video beresolusi maksimal 720p.[76] Pada 30 Mei 2007, kapasitas penyimpanannya diperbesar menjadi 160 GB.[77] Pemutakhiran perangkat lunak dirilis tanggal 15 Januari 2008 sehingga konten media bisa dibeli langsung dari Apple TV.[78]

Pada September 2009, Apple menghentikan produksi Apple TV 40 GB dan melanjutkan produksi Apple TV 160 GB. Pada 1 September 2010, Apple merilis Apple TV dengan desain baru. Perangkat baru ini berukuran seperempat versi aslinya, lebih tenang, dan menggantikan penyimpanan fisik dengan pemutaran media mengalir dari pustaka iTunes dengan memori cepat 8 GB]] untuk menyimpan singgahan media yang diunduh. Seperti iPad dan iPhone, Apple TV menggunakan prosesor A4. Memorinya sebesar 256 MB, separuh memori iPhone 4 dan sama seperti iPad, iPhone 3GS, iPod Touch generasi ketiga dan keempat.[79]

Sumber keluaran (output) satu-satunya adalah HDMI. Apple TV dilengkapi iTunes Store untuk menyewa film dan acara TV (tidak bisa membeli), pemutaran mengalir dari penyedia video internet seperti YouTube dan Netflix, dan pemutaran media mengalir dari pustaka iTunes. Apple juga menurunkan harganya menjadi $99. Apple TV generasi ketiga diperkenalkan tanggal 7 Maret 2012 dengan fitur-fitur baru seperti resolusi yang lebih tinggi (1080p) dan antarmuka pengguna baru.

Pada 9 September 2015, Apple meluncurkan Apple TV yang jauh berbeda dengan sistem operasi tvOS dan penyimpanan NAND Flash berkapasitas 32GB atau 64GB untuk menyimpan permainan, program, dan singgahan media yang sedang diputar. Peluncuran produk ini juga bertepatan dengan peluncuran Apple TV App Store dan Siri Remote dengan papan sentuh, giroskop, dan mikrofon.

Pada tanggal 12 September 2017, Apple merilis Apple TV 4K dengan faktor bentuk yang sama seperti model generasi keempat. Model 4K diperkuat A10X SoC buatan sendiri yang juga terdapat di iPad Pro generasi kedua. Model 4K mendukung video jangkauan dinamis tinggi (HDR).

HomePod[sunting | sunting sumber]

HomePod putih

Pengeras suara pintar pertama Apple, HomePod, diluncurkan tanggal 9 Februari 2018 setelah tertunda dua bulan (Desember 2017). Produk ini memiliki 7 tweeter di dasarnya, woofer empat inci di atas, dan enam mikrofon untuk kendali suara dan memaksimalkan akustik[80][81][82] Tanggal 12 September 2018, Apple mengumumkan bahwa HomePod akan dilengkapi fitur-fitur baru—pencarian lirik, multi hitung mundur, panggilan telepon, Find My iPhone, Siri Shortcut—dan Siri dalam berbagai bahasa.[83]

Perangkat lunak[sunting | sunting sumber]

Apple Worldwide Developers Conference diadakan setiap tahun oleh Apple untuk memamerkan perangkat lunak dan teknologi terbarunya untuk kalangan pengembang perangkat lunak.

Apple mengembangkan sistem operasinya sendiri untuk semua perangkatnya, termasuk macOS untuk komputer pribadi Mac,[84] iOS untuk telepon pintar dan tablet iPhone, iPad dan iPod Touch,[85] watchOS untuk jam pintar Apple Watch,[86] dan tvOS untuk pemutar media digital Apple TV.[87]

Untuk iOS dan macOS, Apple juga mengembangkan perangkat lunaknya sendiri, termasuk Pages untuk menulis, Numbers untuk pemrosesan angka, dan Keynote untuk presentasi, sebagai bagian dari produk produktivitas iWork.[88] Untuk macOS, Apple juga menyediakan iMovie dan Final Cut Pro X untuk penyuntingan video,[89] dan GarageBand dan Logic Pro X untuk membuat musik.[90]

Lini perangkat lunak server Apple meliputi sistem operasi macOS Server;[91] Apple Remote Desktop, aplikasi manajemen sistem jarak jauh;[92] dan Xsan, sistem berkas jaringan wilayah penyimpanan.[91]

Apple juga menawarkan layanan penyimpanan daring bernama iCloud. iCloud menyediakan penyimpanan daring dan sinkronisasi data pengguna seperti dokumen, foto, musik, cadangan perangkat, dan data aplikasi.[93] Apple juga memiliki Apple Music, layanan pemutaran mengalir (streaming) musik dan video.[94]

Kendaraan listrik[sunting | sunting sumber]

Menurut Sydney Morning Herald, Apple ingin memproduksi mobil listrik dengan kemampuan kendara otonom pada tahun 2020. Apple telah merekrut teknisi pengembangan baterai dan teknisi mobil listrik dari A123 Systems, LG Chem, Samsung Electronics, Panasonic, Toshiba, Johnson Controls, dan Tesla Motors.[95]

Apple Energy[sunting | sunting sumber]

Apple Energy, LLC adalah anak perusahaan Apple Inc. yang menjual energi surya. Per 6 Juni 2016, pembangkit listrik surya Apple di California dan Nevada memiliki kapasitas pembangkitan listrik sebesar 217,9 megawatt.[96][97] Selain produksi energi surya, Apple telah mendapat lampu hijau dari pemerintah untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah di North Carolina. Apple akan memanfaatkan emisi metana untuk membangkitkan listrik.[98] Pusat data Apple di North Carolina sepenuhnya bertenaga terbarukan.[99]

Identitas perusahaan[sunting | sunting sumber]

[sunting | sunting sumber]

Logo Apple pertama
(1976–77)[100]
Logo resmi pertama
(1977–98)[100]
Logo ketiga Apple
(1998–03)[100]
Logo saat ini
(since 2003)[100]

Menurut Steve Jobs, nama perusahaan ini muncul setelah ia terinspirasi oleh kunjungannya ke kebun apel saat sedang mengadopsi pola makan serba buah (fruitarian). Jobs menilai nama "Apple" itu "menyenangkan, penuh semangat, dan santai".[101]

Logo pertama Apple dirancang oleh Ron Wayne dan menampilkan Sir Isaac Newton duduk di bawah pohon apel. Tidak lama kemudian, logo ini diganti dengan "Rainbow Apple" buatan Rob Janoff, siluet apel berwarna pelangi dengan satu bekas gigitan. Janoff memperlihatkan beberapa tema monokrom untuk logo "tergigit" tersebut dan Jobs langsung suka. Namun, Jobs ingin logo ini diberi warna untuk memanusiakan perusahaan ini.[102][103] Logo ini dirancang dengan bekas gigitan supaya tidak terlihat seperti buah ceri.[104] The colored stripes were conceived to make the logo more accessible, and to represent the fact the Apple II could generate graphics in color.[104] Publik sering salah mengira bahwa logo ini mengenang Alan Turing dengan bekas gigitan yang mengacu pada cara Turing bunuh diri.[105][106] Baik Janoff maupun Apple membantah adanya unsur Turing dalam logo tersebut.[104][107]

Pada tanggal 27 Agustus 1999[108] (satu tahun setelah iMac G3 diluncurkan), Apple secara resmi mengganti logo pelanginya dengan logo monokrom yang identik dengan bentuk logo pelangi sebelumnya. Logo monokrom bertema Aqua dipakai tahun 1998 sampai 2003 dan logo bertema kaca dipakai tahun 2007 sampai 2013.[109]

Steve Jobs dan Steve Wozniak adalah penggemar The Beatles,[110][111] tetapi Apple Inc. terlibat sengketa merek dagang nama dan logo dengan Apple Corps Ltd., perusahaan multimedia yang dirintis The Beatles tahun 1967. Kedua perusahaan pun terlibat serangkaian gugatan hukum dan saling bersitegang. Permasalahan ini selesai pada tahun 2007.[112]

Iklan[sunting | sunting sumber]

Slogan pertama Apple, "Byte into an Apple", dicetuskan pada akhir 1970-an.[113] Sejak 1997 sampai 2002, slogan "Think Different" digunakan di berbagai kampanye pemasaran dan sampai sekarang masih dikaitkan dengan Apple.[114] Apple juag memiliki slogan untuk lini produk tertentu — misalnya, "iThink, therefore iMac" digunakan pada tahun 1998 untuk mempromosikan iMac,[115] dan "Say hello to iPhone" pernah dipakai di iklan iPhone.[116] "Hello" juga digunakan saat memperkenalkan Macintosh pertama, Newton, iMac ("hello (again)"), dan iPod.[117]

Sejak Macintosh diperkenalkan tahun 1984 melalui iklan Super Bowl 1984 hingga iklan 'Get a Mac' yang lebih modern, Apple dikenal atas kesungguhannya mengiklankan dan memasarkan produk-produknya secara efektif. Namun, klaim claims made by later campaigns were criticized,[118] particularly the 2005 Power Mac ads.[119] Iklan-iklan produk Apple mendapat banyak perhatian karena grafisnya mencolok dan musiknya enak.[120] Musisi juga diuntungkan karena lagu-lagu mereka dipakai di iklan Apple, termasuk penyanyi Feist asal Kanada dengan lagu "1234" dan Yael Naïm dengan lagu "New Soul".[120]

Apple memiliki saluran YouTube untuk merilis iklan, tips, dan profil singkat produk mereka.[121][122]

Kesetiaan merek[sunting | sunting sumber]

"The scenes I witnessed at the opening of the new Apple store in London's Covent Garden were more like an evangelical prayer meeting than a chance to buy a phone or a laptop."

Alex Riley dalam artikel BBC[123]

Pelanggan Apple dikenal sangat setia sejak perusahaan ini didirikan. BYTE edisi tahun 1984 menulis:[124]

There are two kinds of people in the world: people who say Apple isn't just a company, it's a cause; and people who say Apple isn't a cause, it's just a company. Both groups are right. Nature has suspended the principle of noncontradiction where Apple is concerned.

Apple is more than just a company because its founding has some of the qualities of myth ... Apple is two guys in a garage undertaking the mission of bringing computing power, once reserved for big corporations, to ordinary individuals with ordinary budgets. The company's growth from two guys to a billion-dollar corporation exemplifies the American Dream. Even as a large corporation, Apple plays David to IBM's Goliath, and thus has the sympathetic role in that myth.

Penggemar Apple mengantre mengitari Apple Store di Shanghai menjelang dimulainya penjualan produk baru.

Perusahaan sempat berkonsultasi dengan para evangelis Apple secara aktif, tetapi ini dilakukan setelah fenomena kesetiaan merek mengakar di kalangan konsumen. Evangelis Apple, Guy Kawasaki, menyebut fanatisisme merek ini sebagai "sesuatu yang mendadak muncul,"[125] sedangkan Ive menjelaskan pada tahun 2014 bahwa "orang-orang memiliki hubungan yang sangat pribadi" dengan produk-produk Apple.[36] Pembukaan Apple Store dan peluncuran produk baru selalu menarik kerumunan ratusan orang, banyak di antara mereka yang mengantre selama sehari menjelang pembukaan.[126][127][128][129] Pembukaan toko "Cube" di Fifth Avenue, New York City, pada tahun 200 menjadi latar lamaran pernikahan dan menarik pengunjung dari Eropa.[130] Pada Juni 2017, sepasang pengantin merekam foto pernikahan di dalam Apple Store yang baru saja dibuka di Orchard Road, Singapura.[131][132] Tingginya kesetiaan merek menjadi bahan kritik dan cercaan. Istilah "Apple fanboy" muncul untuk menyindir orang-orang yang mengantre panjang menjelang peluncuran produk.[133] Pada tahun 2015, sebuah memo internal bocor yang menyatakan perusahaan berencana membubarkan antrean panjang dan meminta pelanggan membeli produk lewat situs webnya.[134]

Majalah Fortune memberi Apple gelar perusahaan paling disukai di Amerika Serikat pada tahun 2008 dan di dunia sejak 2008 sampai 2012.[135][136][137][138][139] Pada 30 September 2013, Apple mengalahkan Coca-Cola sebagai merek paling bernilai di dunia dalam laporan "Best Global Brands" oleh Omnicom Group.[140] Boston Consulting Group menggelari Apple merek paling inovatif di dunia setiap tahun sejak 2005.[141]

The New York Times pada tahun 1985 menyatakan bahwa "Apple sejatinya adalah perusahaan pemasaran".[142] John Sculley sepakat dan menulis di koran The Guardian tahun 1997 bahwa, "Orang-orang membahas teknologinya, tetapi Apple itu perusahaan pemasaran. Apple perusahaan pemasaran terbesar masa kini."[143] Penelitian NetRatings tahun 2002 menunjukkan bahwa rata-rata pelanggan Apple lebih kaya dan berpendidikan daripada pelanggan perusahaan komputer pribadi lainnya. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa korelasi ini bisa jadi terbentuk karena rata-rata produk Apple lebih mahal daripada produk komputer pribadi lainnya.[144][145]

Jonathan Ive menanggapi sebuah pertanyaan tentang kesetiaan pelanggan Apple:

What people are responding to is much bigger than the object. They are responding to something rare—a group of people who do more than simply make something work, they make the very best products they possibly can. It's a demonstration against thoughtlessness and carelessness.[36]

Halaman depan[sunting | sunting sumber]

Halaman depan situs web Apple pernah digunakan untuk mengenang atau memperingati peristiwa bersejarah selain produk Apple:

Markas[sunting | sunting sumber]

Markas global Apple Inc. terletak di jantung Silicon Valley, beralamat di 1–6 Infinite Loop, Cupertino, California. Apple Campus memiliki enam bangunan dengan luas total 850.000 kaki persegi (79.000 m2) dan dibangun tahun 1993 oleh Sobrato Development Cos.[161]

Apple memiliki kampus pembantu di Sunnyvale, California, yang menaungi laboratorium pengujian dan penelitian.[162] Pada Maret 2014, AppleInsider menerbitkan artikel yang mengklaim bahwa Apple memiliki fasilitas rahasia untuk mengembangkan proyek kendaraan listrik SG5 yang dijuluki "Titan" di bawah perusahaan cangkang bernama SixtyEight Research.[163]

Bagian luar Steve Jobs Theater di Apple Park, Cupertino, California

Pada tahun 2006, Apple mengumumkan niatnya membangun kampus kedua di Cupertino berjarak kurang lebih 1 mil (1,6 km) di sebelah timur kampus saat ini dan terletak di pinggir Interstate 280.[164] Kampus baru ini dirancang oleh Norman Foster.[165] Dewan Kota Cupertino menyetujui rencana kampus "kapal luar angkasa" ini pada tanggal 15 Oktober 2013 setelah Jobs mempresentasikannya tahun 2011. Jobs merincikan desain arsitektur bangunan yang baru dan lingkungan sekitarnya. Kampus baru ini rencananya menampung 13.000 di satu gedung melingkar berlantai empat yang dikelilingi ruang hijau yang luas. Gedung ini memiliki kafe berkapasitas 3.000 orang dan tempat parkir bawah tanah serta gedung parkir. Fasilitas seluas 2,8 juta kaki persegi ini juga memiliki pusat kebugaran dan auditorium yang dirancang Jobs.[166]

Panorama auditorium di Steve Jobs Theater di Apple Park, Cupertino, California

Apple memperluas kampusnya di Austin, Texas, bertepatan dengan pembangunan Apple Park di Cupertino. Perluasan ini terdiri atas dua lokasi. Satu lokasi memiliki ruang kerja seluas 1,1 juta kaki persegi dan satu lokasi lain memiliki ruang kerja seluas 216.000 kaki persegi.[167] Di lokasi terbesarnya, 6.000 karyawan menangani bantuan teknis, mengelola jaringan pemasok Apple untuk memenuhi target produk, membantu pengelolaan iTunes Store dan App Store, menangani penghematan, dan memperbarui data Apple Maps secara berkelanjutan. Di kampus yang lebih kecil, 500 teknisi mengembangkan cip prosesor generasi terbaru untuk produk-produk Apple selanjutnya.[168]

Markas Apple untuk kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) terletak di Cork di Irlandia selatan.[169][170][171][172][173][174][175] Kompleks yang dibuka tahun 1980 ini merupakan kantor Apple pertama di luar Amerika Serikat.[176] Apple Sales International, perusahaan yang menangani penjualan internasional di luar Amerika Serikat, berkantor di kampus Apple di Cork.[177] Demikian pula Apple Distribution International, perusahaan yang menangani jaringan distribusi internasional Apple.[178] Pada 20 April 2012, Apple menambah 500 karyawan baru di markas Eropanya sehingga menambah jumlah karyawannya dari 2.800 orang menjadi 3.500 orang.[166][170][179] Perusahaan akan membangun blok kantor baru di Hollyhill Campus untuk menampung karyawan tambahan.[180] Markas Apple kawasan Britania Raya terletak di Stockley Park di pinggir kota London.[181]

Bulan Februari 2015, Apple membuka markas barunya seluas 180.000 kaki persegi di Herzliya, Israel, yang akan menampung kurang lebih 800 karyawan. Ini adalah kantor ketiga Apple di Israel; kantor pertama yang juga terletak di Herzliya merupakan hasil akuisisi Anobit dan satunya lagi adalah pusat penelitian di Haifa.[182][183]

Pada Desember 2015, Apple membeli pabrik seluas 70.000 kaki persegi di North San Jose yang sebelumnya ditempati Maxim Integrated senilai $18,2 juta.[184][185]

Toko[sunting | sunting sumber]

Apple Store pertama dibuka di dua tempat pada Mei 2001 oleh CEO Apple, Steve Jobs,[186] setelah gagal mencoba konsep toko di dalam toko selama bertahun-tahun.[187] Karena melihat perlunya perbaikan presentasi produk, ia mulai merombak program ritel pada tahun 1997 untuk memperbaiki hubungan dengan konsumen, dan mempekerjakan Ron Johnson pada tahun 2000.[187] Jobs meluncurkan ulang toko daring Apple tahun 1997[188] dan membuka dua toko fisik pertama pada tahun 2001.[186] Meski media awalnya berspekulasi bahwa Apple akan gagal,[189] toko-tokonya sukses besar, mengalahkan angka penjualan toko saingan di sekitarnya. Dalam kurun tiga tahun, Apple mencetak angka penjualan tahunan senilai US$1 miliar dan menjadi peritel tercepat sepanjang sejarah yang mencetak angka tersebut.[189] Apple kemudian menambah jumlah toko ritelnya dan wilayah operasinya. Pada Desember 2017, Apple memiliki 499 toko di 22 negara.[190] Penjualan produk yang kuat menempatkan Apple di jajaran toko ritel teratas dengan penjualan global senilai $16 miliar pada tahun 2011.[191]

Pada Mei 2016, Angela Ahrendts, Wakil Presiden Senior Ritel Apple, meresmikan Apple Store dengan desain baru di Union Square, San Francisco. Toko ini memiliki pintu kaca besar, ruang terbuka, dan desain interior baru. Selain membeli produk, pengunjung bisa meminta saran dan bantuan para "Creative Pros", karyawan yang memiliki pengetahuan tentang seni kreatif; mendapat bantuan produk di Genius Grove; dan menghadiri sesi, konferensi, dan kegiatan komunitas.[192][193] Ahrendts berkomentar bahwa tujuannya adalah mengubah Apple Store menjadi "alun-alun kota", tempat orang-orang bertemu dan menghabiskan waktu.[194] Desain baru ini akan diterapkan di semua Apple Store di seluruh dunia,[195] proses yang menyebabkan banyak toko direlokasi sementara[196] atau ditutup.[197]

Banyak Apple Store yang dibangun di dalam pusat perbelanjaan, tetapi Apple juga membangun beberapa toko utama terpisah di tempat-tempat terkenal.[187] Apple mendapat banyak paten desain serta penghargaan arsitektur atas rancangan dan konstruksi tokonya, khususnya tangga dan ruang kaca.[198] Keberhasilan Apple Store berdampak besar bagi penjual barang elektronik konsumen lainnya; mereka kehilangan pelanggan, pangsa, dan laba karena tingginya persepsi kualitas layanan dan produk di Apple Store.[199][200] Kesetiaan pelanggan terhadap merek Apple terlihat dari antrean panjang ratusan orang setiap kali ada Apple Store baru atau produk baru.[126][127][128][129] Karena merek ini sangat populer, Apple menjadi sasaran para pencari kerja, banyak di antaranya yang masih muda.[191] Meski gaji karyawan Apple Store di atas rata-rata nasional serta diberi tunjangan pendidikan dan kesehatan dan diskon produk,[191] jenjang kariernya terbatas atau tidak ada.[191] Sebuah laporan yang terbit bulan Mei 2016 mencantumkan pengakuan karyawan ritel anonim yang mengeluhkan lingkungan kerja tidak sehat, konsumen tidak ramah, kritik internal yang keras, dan tidak ada bonus apabila berhasil mendapat kontrak bisnis besar.[201]

Kritik dan kontroversi[sunting | sunting sumber]

Apple dikritik atas praktik bisnis tidak etis seperti sikap anti-persaingan, gugatan hukum berlebihan,[202] dan taktik pajak mencurigakan, metode produksi yang melibatkan tenaga kerja yang sangat terbebani (sweatshop),[203][204][205] berbagai persoalan layanan konsumen mulai dari kekeliruan garansi sampai keamanan data yang tidak memadai, serta dampak produknya terhadap lingkungan. Para kritikus mengklaim produk-produk Apple memadukan desain yang dicuri dan/atau dibeli dan diklaim sebagai rancangan asli Apple.[206][207] Selain itu, Apple dikritik karena diduga berkolaborasi dengan program pengintaian pemerintah Amerika Serikat bernama PRISM.[208][209]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f "Apple Form 10-K Annual Report" (PDF). November 3, 2017. 
  2. ^ Taylor, Harriet (August 30, 2016). "How Apple managed to pay such a low tax rate in Ireland". Diakses tanggal January 9, 2017. 
  3. ^ "Apple Goes to Hollywood. Will Its Story Have a Happy Ending?". 
  4. ^ "Apple Looks to Services to Move Beyond iPhone Price Ceiling". 
  5. ^ "Huawei beats Apple to become second-largest smartphone maker" (dalam bahasa Inggris). 2018-08-03. Diakses tanggal 2018-08-03. 
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama 1t-CNBC
  7. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama 1t-Guardian
  8. ^ "Apple Inc, Form 10-K, Annual Report, Filing Date Nov 3, 2017". secdatabase.com. Diakses tanggal Apr 23, 2018. 
  9. ^ "Apple Retail Store - Store List". Apple (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-23. 
  10. ^ "Apple Now Has 1.3 Billion Active Devices Worldwide" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-23. 
  11. ^ Sloan, Paul (September 12, 2012). "Apple by the numbers: 84M iPads, 400M iOS devices, 350M iPods sold". CNET. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  12. ^ Welch, Chris (July 27, 2017). "Apple confirms iPod nano and iPod shuffle have been discontinued". The Verge. Diakses tanggal September 3, 2017. 
  13. ^ Heater, Brian (July 27, 2017). "Apple discontinues iPod nano and shuffle and doubles iPod touch capacities to 32GB and 128GB". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal September 3, 2017. 
  14. ^ Rossignol, Joe (July 27, 2017). "Apple Discontinues iPod Nano and iPod Shuffle". MacRumors. Diakses tanggal September 3, 2017. 
  15. ^ Apple's Chief in the Risky Land of the Handhelds The New York Times
  16. ^ a b Apple Inc. (January 9, 2007). Apple Reinvents the Phone with iPhone. Siaran pers. Diakses pada October 7, 2011.
  17. ^ Apple Inc.. iPhone Premieres This Friday Night at Apple Retail Stores. Siaran pers. Diakses pada October 7, 2011.
  18. ^ Apple Inc. (February 5, 2008). Apple Adds New iPhone & iPod touch Models. Siaran pers. Diakses pada September 8, 2009.
  19. ^ Apple Inc. (June 9, 2008). Apple Introduces the New iPhone 3G. Siaran pers. Diakses pada October 7, 2011.
  20. ^ Apple's Game Changer, Downloading Now. The New York Times, December 5, 2009. Retrieved April 5, 2013.
  21. ^ "Apple's Revolutionary App Store Downloads Top One Billion in Just Nine Months". Apple Inc. April 24, 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal June 5, 2011. Diakses tanggal October 7, 2011. 
  22. ^ Griggs, Brandon; Sutter, John D. (June 8, 2010). "Apple unveils iPhone 4, 'biggest leap we've taken' since first model". CNN. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 8, 2010. Diakses tanggal July 5, 2010. 
  23. ^ Ward, Andrew (July 21, 2011). "Apple overtakes Nokia in smartphone stakes"Perlu langganan berbayar. Financial Times. Diakses tanggal July 21, 2011. 
  24. ^ "iPhone 4S Availability". OS X Daily. Diakses tanggal October 19, 2011. 
  25. ^ "Siri acquired by Apple; iPhone becomes the Virtual Personal Assistant?". ZDNet. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 16, 2011. Diakses tanggal October 19, 2011. 
  26. ^ "About Hearing Aid Compatibility (HAC) requirements for iPhone – Apple Support". support.apple.com. Diakses tanggal April 3, 2016. 
  27. ^ "Use Live Listen with Made for iPhone hearing aids – Apple Support". support.apple.com. Diakses tanggal April 3, 2016. 
  28. ^ "iPhone 4S First Weekend Sales Top Four Million". Apple Inc. Diakses tanggal October 14, 2011. 
  29. ^ Statistics and Facts about the iPhone. Statista, April 2013.
  30. ^ Moscartello, Angela (February 20, 2013). "iPhone 5 is World's Best-Selling Smartphone". PC Magazine. 
  31. ^ "iPhone 5 Pre-Orders Top Two Million in First 24 Hours". Apple Inc. Diakses tanggal January 1, 2013. 
  32. ^ "iPhone 5 First Weekend Sales Top Five Million". Apple Inc. Diakses tanggal January 1, 2013. 
  33. ^ "Apple Sells 9 Million New iPhones In Opening Weekend". NPR. Diakses tanggal September 23, 2013. 
  34. ^ Poornima Gupta; Jennifer Saba (September 23, 2013). "Apple polishes forecast after selling 9 million new iPhones". Reuters. Diakses tanggal September 24, 2013. 
  35. ^ Etherington, Darrell (July 25, 2013). "Apple Working On Location-Aware Battery Management For iPhone". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal June 25, 2017. 
  36. ^ a b c John Arlidge (March 17, 2014). "Jonathan Ive Designs Tomorrow". Time. Time Inc. Diakses tanggal March 22, 2014. 
  37. ^ Cunningham, Andrew (September 9, 2014). "Apple announces iPhone 6, iPhone 6 Plus". Ars Technica. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  38. ^ Cunningham, Andrew (September 9, 2015). "Apple announces iPhone 6S and 6S Plus for $199 and $299 on-contract". Ars Technica. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  39. ^ Hern, Alex; Kiss, Jemima (March 21, 2016). "Key points of Apple's iPhone SE launch at a glance". The Guardian. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  40. ^ Welch, Chris (July 27, 2016). "Apple has sold over 1 billion iPhones". The Verge. Diakses tanggal May 24, 2017. 
  41. ^ Clover, Juli (July 27, 2016). "Apple Has Sold 1 Billion iPhones". MacRumors. Diakses tanggal May 24, 2017. 
  42. ^ Seifert, Dan (September 7, 2016). "iPhone 7 and 7 Plus announced with water resistance, dual cameras, and no headphone jack". The Verge. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  43. ^ Patel, Nilay (June 21, 2016). "Taking the headphone jack off phones is user-hostile and stupid". The Verge. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  44. ^ Gartenberg, Chaim (September 12, 2017). "iPhone 8 and 8 Plus announced with wireless charging, True Tone display, A11 Bionic processor". The Verge. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  45. ^ Savov, Vlad (September 12, 2017). "iPhone X announced with edge-to-edge screen, Face ID, and no home button". The Verge. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  46. ^ Crook, Jordan (September 12, 2017). "This is the iPhone X". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  47. ^ "iPhone Xs and iPhone Xs Max bring the best and biggest displays to iPhone". Apple. 12 September 2018. 
  48. ^ "Apple introduces iPhone XR". Apple. 12 September 2018. 
  49. ^ Rose, Michael (January 27, 2013). "January 27, 2010: Apple announces the iPad". Engadget. AOL. Diakses tanggal April 18, 2017. 
  50. ^ Foresman, Chris (January 27, 2010). "Apple announces the iPad". Ars Technica. Diakses tanggal April 18, 2017. 
  51. ^ "Apple Launches iPad". Apple Press Info. Apple Inc. January 27, 2010. Diakses tanggal April 18, 2017. 
  52. ^ "Apple Tablet Media Event Today: "Come See Our Latest Creation"". MacRumors. January 27, 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal January 30, 2010. Diakses tanggal January 27, 2010. 
  53. ^ Tony Bradley (January 29, 2010). "AT&T Beefing Up Network for iPad and iPhone". PC World. Diarsipkan dari versi asli tanggal February 1, 2010. Diakses tanggal January 29, 2010. 
  54. ^ Helft, Miguel (March 2, 2011). "Jobs Returns to Introduce a New iPad". The New York Times. Diakses tanggal March 23, 2011. 
  55. ^ Martin, Mel (March 18, 2011). "iPad 2 supply line affected by Japan disaster". TUAW – The Unofficial Apple Weblog. Diakses tanggal October 7, 2011. 
  56. ^ The new iPad – View all the technical specifications. Apple Inc. Retrieved February 7, 2013.
  57. ^ iPad – Features. Apple Inc. Retrieved February 7, 2013.
  58. ^ iPad Mini – Features. Apple Inc. Retrieved February 7, 2013.
  59. ^ a b "iPad". Apple. Diakses tanggal January 1, 2014. 
  60. ^ Ingraham, Nathan (June 8, 2015). "Apple's App Store has passed 100 billion app downloads". The Verge. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  61. ^ Geuss, Megan (September 9, 2015). "Apple's new iPad Pro is an expansive 12.9 inches, available in November". Ars Technica. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  62. ^ Savov, Vlad (September 9, 2015). "iPad mini 4 announced at $399, iPad mini 2 now starts at $269". The Verge. Diakses tanggal June 27, 2017. 
  63. ^ Machkovech, Sam (March 21, 2016). "Behold, the new iPad Pro—now 9.7 inches with "True Tone" display". Ars Technica. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  64. ^ Painter, Lewis. "All the announcements from WWDC 2017". Macworld UK. Diakses tanggal June 24, 2017. 
  65. ^ "Apple Watch is 'world's best selling wearable' with 4.2 million shifted in Q2". 
  66. ^ Garun, Natt (September 9, 2014). "Everything Apple announced at its September 2014 keynote". The Next Web. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  67. ^ Savov, Vlad (September 9, 2014). "Apple Watch announced: available for $349 early next year". The Verge. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  68. ^ Machkovech, Sam (March 9, 2015). "Apple Watch starts at $349, launching April 24". Ars Technica. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  69. ^ Gibbs, Samuel; Hern, Alex (March 9, 2015). "Apple Watch: available 24 April for between $349 and $17,000". The Guardian. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  70. ^ Kastrenakes, Jacob (March 9, 2015). "Apple Watch release date is April 24th, with pricing from $349 to over $10,000". The Verge. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  71. ^ Dillet, Romain (September 7, 2016). "Apple unveils the Apple Watch Series 2". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  72. ^ Etherington, Darrell (September 12, 2017). "The Apple Watch Series 3 comes with LTE connectivity". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  73. ^ Morse, Jack (September 13, 2017). "An iPhone is required to get the new Apple Watch with LTE connectivity working". Mashable. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  74. ^ "Apple Watch Series 4: Beautifully redesigned with breakthrough communication, fitness and health capabilities". Apple. 12 September 2018. 
  75. ^ "Apple Announces iTunes 7 with Amazing New Features". Apple Inc. September 12, 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 15, 2011. Diakses tanggal October 7, 2011. 
  76. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama living Room
  77. ^ Apple Inc. (May 30, 2007). YouTube Coming to Apple TV. Siaran pers. Diakses pada October 7, 2011.
  78. ^ Apple Inc. (January 15, 2008). Apple Introduces New Apple TV Software & Lowers Price to $229. Siaran pers. Diakses pada October 7, 2011.
  79. ^ Miller, Ross (September 29, 2010). "Apple TV teardown reveals 8GB flash storage, 256MB RAM, leftover iPad parts". Engadget. AOL. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  80. ^ "This iFixit teardown shows the HomePod is built like a tank". The Verge. Diakses tanggal 2018-02-14. 
  81. ^ Ong, Thuy (2017-07-31). "HomePod firmware reveals more secrets of Apple's smart speaker". The Verge. Diakses tanggal 2017-09-03. 
  82. ^ "HomePod Review: Only Apple Devotees Need Apply". Wired.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-14. 
  83. ^ "HomePod adds new features and Siri languages". Apple. 12 September 2018. 
  84. ^ Statt, Nick (September 7, 2016). "Apple to release macOS Sierra on September 20th". The Verge. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  85. ^ Warren, Tom (September 7, 2016). "iOS 10 will be available on September 13th". The Verge. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  86. ^ Tepper, Fitz (June 13, 2016). "Apple overhauls watchOS with new UI and faster app launching". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  87. ^ Dillet, Romain (September 13, 2016). "Apple just released tvOS 10 and here's what's new". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  88. ^ "iWork". Apple Inc. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  89. ^ Clover, Juli (April 13, 2017). "iMovie and Final Cut Pro for Mac Get Bug Fixes in New Updates". MacRumors. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  90. ^ Griffin, Andrew (January 19, 2017). "Apple releases huge updates for music apps GarageBand and Logic Pro X". The Independent. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  91. ^ a b Broussard, Mitchel (September 20, 2016). "macOS Server Updated for Sierra With New Setup Assistant Options and More". MacRumors. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  92. ^ Cunningham, Andrew (January 28, 2015). "Apple Remote Desktop admin tool is updated for the first time in forever". Ars Technica. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  93. ^ "iCloud". MacRumors. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  94. ^ "Apple Music". MacRumors. Diakses tanggal June 9, 2017. 
  95. ^ Apple wants to start making cars as soon as 2020, Tim Higgins, Sydney Morning Herald
  96. ^ Weaver, John Fitzgerald (June 10, 2016). "Apple Energy deeper dive: Is this Apple running its own microgrids or more?". Electrek. Diakses tanggal June 12, 2016. 
  97. ^ Weintraub, Seth (June 9, 2016). "Apple has just become an energy company, looks to sell excess electricity into the grid and maybe more". 9to5Mac. Diakses tanggal June 12, 2016. 
  98. ^ "Catawba County approves lease for Apple's renewable energy center". HDR | Hickory Daily Record. Diakses tanggal June 12, 2016. 
  99. ^ Lovejoy, Ben (June 10, 2016). "As Apple moves into the energy business, it gets approval to turn landfill gas into power". 9to5Mac. Diakses tanggal June 14, 2016. 
  100. ^ a b c d "Logo Evolution: How Top Brands Redesigned Logos and Boosted Conversion". Vardot. Diakses tanggal April 9, 2017. 
  101. ^ "Steve Jobs bio says Apple CEO abhorred 'corrupt' execs". CBC News. October 20, 2011. Diakses tanggal October 21, 2011. 
  102. ^ "Wired News: Apple Doin' the Logo-Motion". September 26, 2003. 
  103. ^ "ZLOK Logo Design Blog: I Invented ... the Apple Logo". 
  104. ^ a b c Raszl, Ivan. "Interview with Rob Janoff, designer of the Apple logo". 
  105. ^ "Logos that became legends: Icons from the world of advertising". The Independent. UK. January 4, 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 3, 2009. Diakses tanggal September 14, 2009. 
  106. ^ "Archived Interview with Rob Janoff". March 14, 2005. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 14, 2005. 
  107. ^ Leavitt, David (2007). The Man Who Knew Too Much; Alan Turing and the invention of the computer. Phoenix. hlm. 280. ISBN 978-0-7538-2200-5. 
  108. ^ "Apple Computer". Web.archive.org. August 27, 1999. Diarsipkan dari versi asli tanggal August 27, 1999. Diakses tanggal January 1, 2014. 
  109. ^ "The Lost Apple Logos You've Never Seen". thebrainfever. 
  110. ^ Moses, Asher (October 7, 2011). "Who was Steve Jobs the man?". The Age. Melbourne. Diakses tanggal October 7, 2011. 
  111. ^ "Tearful memories for Apple co-founder". The Age. Melbourne. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 8, 2011. Diakses tanggal October 7, 2011. 
  112. ^ Flynn, Laurie J. (February 6, 2007). "After Long Dispute, Two Apples Work It Out". The New York Times. Diakses tanggal October 21, 2016. 
  113. ^ "Apple Company". Operating System Documentation Project. Operating System Documentation Project. December 10, 2007. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 21, 2008. Diakses tanggal August 18, 2008. 
  114. ^ "Apple Think Different Campaign". The Inspiration Room Daily. Diakses tanggal August 12, 2008. 
  115. ^ "MacWorld New York: I think, therefore iMac". Diakses tanggal August 13, 2008. 
  116. ^ "BillDay.com " Say hello to iPhone". Diarsipkan dari versi asli tanggal September 7, 2008. Diakses tanggal August 13, 2008. 
  117. ^ "IMac: What's in a Design, Anyway?". Wired. January 11, 2002. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 4, 2014. Diakses tanggal February 15, 2010. 
  118. ^ Williams, Ian (June 13, 2007). "UK watchdog clears Apple ads". Computing. Incisive Media Ltd. Diarsipkan dari versi asli tanggal January 10, 2008. Diakses tanggal April 18, 2017. 
  119. ^ "Apple Power Mac ads 'misleading'". BBC News. June 11, 2004. Diakses tanggal April 18, 2017. 
  120. ^ a b Farber, Jim. Apple ad creates recognition for Yael Naim, New York Daily News, March 11, 2008.
  121. ^ Liptak, Andrew (September 30, 2017). "Apple's new iPhone 8 Plus ad showcases its Portrait Lighting feature". The Verge. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  122. ^ Hall, Zac (February 17, 2017). "Apple launches whimsical iPad Pro ad campaign based on PC user tweets". 9to5Mac. Diakses tanggal October 11, 2017. 
  123. ^ Riley, Alex (May 16, 2011). "Superbrands' success fuelled by sex, religion and gossip". BBC News. Diakses tanggal December 28, 2011. 
  124. ^ Lemmons, Phil (December 1984). "Apple and Its Personal Computers". BYTE. hlm. A4. 
  125. ^ McConnell, Ben; Huba, Jackie. "The father of evangelism marketing". Creating Customer Evangelists. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 25, 2003. Diakses tanggal April 18, 2017. 
  126. ^ a b Webb, Alex; Gurman, Mark; Satariano, Adam (September 16, 2016). "The Apple Store Line Is Dying"Perlu langganan berbayar. Bloomberg L.P. Diakses tanggal May 25, 2017. 
  127. ^ a b Kalb, Ira (September 9, 2014). "The Truth Behind The Giant Apple Store Lines". Business Insider. Diakses tanggal May 25, 2017. 
  128. ^ a b Rossignol, Joe (September 24, 2015). "iPhone 6s Lines Forming at Apple Stores Ahead of Launch Day". MacRumors. Diakses tanggal May 25, 2017. 
  129. ^ a b Rossignol, Joe (September 19, 2015). "Apple's Beautiful New Store in Brussels Opens to Long Lines and Fanfare". MacRumors. Diakses tanggal May 25, 2017. 
  130. ^ Evans, Jonny (May 22, 2006). "Apple NY opening makes global headlines". Macworld. International Data Group. Diakses tanggal May 25, 2017. 
  131. ^ Ng, Yi Shu (June 14, 2017). "Till death do us dongle: Newlyweds take their Apple obsession to the next level". Mashable. Diakses tanggal June 16, 2017. 
  132. ^ Lang, Cady (June 14, 2017). "This Tech-Obsessed Couple Took Their Wedding Photos in an Apple Store". Time. Diakses tanggal June 16, 2017. 
  133. ^ "Confessions of an Apple fanboy: I'm going to miss the queues". The Guardian. April 8, 2015. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  134. ^ Gibbs, Samuel (April 7, 2015). "Is the Apple queue dead? A leaked memo suggests it could be". The Guardian. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  135. ^ Fisher, Anne (March 17, 2008). "America's Most Admired Companies". Fortune. 157 (5): 65–67. 
  136. ^ Colvin, Geoff (March 16, 2009). "The World's Most Admired Companies 2009". Fortune. 159 (5): 76. 
  137. ^ "World's Most Admired Companies". Fortune. March 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 7, 2010. Diakses tanggal March 7, 2010. 
  138. ^ "World's Most Admired Companies". Fortune. Nov 2011. Diakses tanggal November 10, 2011. 
  139. ^ "The World's Most Admired Companies". Fortune. 165 (4): 139–140. March 19, 2012. 
  140. ^ Stuart Elliot (September 29, 2013). "Apple Passes Coca-Cola as Most Valuable Brand". The New York Times. Diakses tanggal October 21, 2013. 
  141. ^ Is Apple The World's Most Innovative Company (Still)?, Forbes, September 27, 2013
  142. ^ Sandberg-Diment, Erik (March 19, 1985). "Apple Might Learn a Thing or Two from I.B.M." The New York Times. hlm. C4. ISSN 0362-4331. Diakses tanggal July 3, 2017. 
  143. ^ "Wired News: Apple: It's All About the Brand". December 4, 2002. Diarsipkan dari versi asli tanggal November 13, 2014. 
  144. ^ Fried, Ian (July 12, 2002). "Are Mac users smarter?". CNET. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 6, 2009. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  145. ^ "Computer Ownership Statistics". The NPD Group. October 5, 2009. Diakses tanggal November 22, 2010. 
  146. ^ "Apple celebrates Martin Luther King Jr. Day with homepage photo & timely quote". Diakses tanggal January 15, 2018. 
  147. ^ "Apple and Tim Cook Honor Dr. Martin Luther King, Jr". Diakses tanggal January 16, 2017. 
  148. ^ "Apple homepage pays tribute to Muhammad Ali, The Greatest of All Time – MacDailyNews – Welcome Home". Diakses tanggal June 5, 2016. 
  149. ^ "Apple Website Honors Bill Campbell". Diakses tanggal April 19, 2016. 
  150. ^ "Apple Honors Dr. Martin Luther King Jr. With Homepage Tribute". Diakses tanggal January 18, 2016. 
  151. ^ Joe Berkowitz (August 13, 2014). "APPLE'S MINIMALIST SALUTE TO ROBIN WILLIAMS SAYS ALL IT NEEDS TO". Fast Company Co.Create. Mansueto Ventures, LLC. Diakses tanggal September 15, 2014. 
  152. ^ "Apple commemorates Martin Luther King on its homepage, encouraging employees to volunteer through gift matching". Diakses tanggal January 19, 2015. 
  153. ^ Steve Kovach (December 7, 2013). "Apple's Home Page Is A Tribute To Nelson Mandela". Business Insider. Business Insider, Inc. Diakses tanggal September 15, 2014. 
  154. ^ "Apple Posts Steve Jobs Tribute: "His Spirit Will Forever Be The Foundation Of Apple"". Diakses tanggal October 5, 2012. 
  155. ^ Nick Wingfield (October 5, 2012). "With Steve Jobs Tribute, a Home Page Reflects Apple's Founder Again". The New York Times. Diakses tanggal September 15, 2014. 
  156. ^ Jennifer Van Grove (March 18, 2010). "Apple Pays Tribute to Board Member Jerome B. York". Mashable. Mashable. 
  157. ^ Cheng, Jacqui (October 12, 2007). "Apple "bursting with pride" over Al Gore's Peace Prize". Ars Technica. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  158. ^ Fried, Ina (October 26, 2005). "Apple pays tribute to Rosa Parks". CNET. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  159. ^ Bryan Chaffin (August 11, 2003). "Apple Remembers Gregory Hines With Think Different Home Page (With Screen Shot)". The Mac Observer. The Mac Observer, Inc. Diakses tanggal September 15, 2014. 
  160. ^ "When Steve Jobs and Apple put George Harrison on the Apple.com homepage". Edible Apple. Edible Apple. September 15, 2011. Diakses tanggal September 15, 2014. 
  161. ^ Simonson, Sharon (October 2, 2005). "Apple gobbles up Cupertino office space". 
  162. ^ "2014: Apple to occupy seven-building Sunnyvale campus". mercurynews.com. 
  163. ^ "Project Titan, SixtyEight & SG5: Inside Apple's top-secret electric car project". appleinsider.com. 
  164. ^ "The Bay Area: Apple Inc". traveldk.com. Dorling Kindersley Limited. Diarsipkan dari versi asli tanggal June 18, 2008. Diakses tanggal May 7, 2008. 
  165. ^ "Apple's New Headquarters Will Be Designed by Norman Foster". Inhabitat. Diakses tanggal June 9, 2010. 
  166. ^ a b Reisinger, Don (October 16, 2013). "Apple's 'spaceship' HQ gets green light from Cupertino". CNET. Diakses tanggal March 23, 2017. 
  167. ^ Reisinger, Don (September 1, 2016). "Where Apple Has Quietly Built Its Biggest Campus". Fortune. Time Inc. Diakses tanggal July 14, 2017. 
  168. ^ Goel, Vindu (November 20, 2016). "How Apple Empowers, and Employs, the American Working Class". The New York Times. Diakses tanggal July 14, 2017. 
  169. ^ "Apple to create 500 jobs in Cork". BBC News. April 20, 2012. Diakses tanggal April 21, 2012. 
  170. ^ a b Humphries, Conor (April 20, 2012). "Reuters News Article Discussing Addition of 500 new jobs to Apple's European Headquarters". Reuters. Diarsipkan dari versi asli tanggal June 18, 2012. Diakses tanggal April 21, 2012. 
  171. ^ "Job Description on Apple Website describing Apple's EMEA headquarters". Apple Website. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 1, 2007. Diakses tanggal April 18, 2012. 
  172. ^ Riegel, Ralph; Walsh, Anne-Marie (April 21, 2012). "Irish Independent Article Discussing Addition of 500 new jobs to Apple's EMEA Headquarters". Irish Independent. Diakses tanggal April 21, 2012. 
  173. ^ "Article from the Irish Examiner Describing Cork as Apple's European Headquarters". Irish Examiner. Diakses tanggal April 18, 2012. 
  174. ^ Roche, Barry. "Article from the Irish Times Describing Cork as Apple's European Headquarters". Irish Times. Diakses tanggal April 18, 2012. 
  175. ^ "Article from the Belfast Telegraph Describing Cork as Apple's European Headquarters". Belfast Telegraph. Diakses tanggal April 18, 2012. 
  176. ^ "Irish Examiner Article". Irish Examiner. Diakses tanggal April 21, 2012. 
  177. ^ "Bloomberg Businessweek Profile of Apple Sales International". Bloomberg Business Week. Diakses tanggal April 18, 2012. [dibutuhkan verifikasi sumber]
  178. ^ "Apple's Irish website with contact information for Apple Distribution International at Cork". Apple Website. Diakses tanggal April 18, 2012. 
  179. ^ "Times of India Article on discussing addition of 500 jobs". AFP. Diakses tanggal April 21, 2012. 
  180. ^ O'Brien, Ciara. "Irish Times Article Discussing Addition of 500 new jobs to Apple's European Headquarters". Irish Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 21, 2012. Diakses tanggal April 21, 2012. 
  181. ^ "Our Occupiers". Stockley Park. Diakses tanggal November 22, 2015. 
  182. ^ "Apple CEO Tim Cook to inaugurate new Israeli headquarters next week". The Jerusalem Post - JPost.com. Diakses tanggal February 12, 2015. 
  183. ^ "Tim Cook reportedly headed to Israel for opening of new Apple offices". 9to5Mac. Diakses tanggal February 12, 2015. 
  184. ^ Donato-Weinstein, Nathan (December 14, 2015). "Exclusive: Apple buys former chip fab in North San Jose". Silicon Valley Business Journals. Advance Publications. Diakses tanggal June 30, 2017. 
  185. ^ Dilger, Daniel Eran (December 14, 2015). "Apple buys former Maxim chip fab in North San Jose, neighboring Samsung Semiconductor". AppleInsider. Diakses tanggal June 30, 2017. 
  186. ^ a b Apple (May 15, 2001). Apple to Open 25 Retail Stores in 2001. Siaran pers. Diakses pada May 27, 2017.
  187. ^ a b c "Apple Stores". MacRumors. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  188. ^ Fiegerman, Seth (May 16, 2014). "The Slow Evolution of Apple's Online Store". Mashable. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  189. ^ a b Useem, Jerry (March 8, 2007). "Apple: America's best retailer". Fortune. Time Inc. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  190. ^ "Store List". Apple Retail. Apple Inc. Diakses tanggal December 5, 2017. 
  191. ^ a b c d Segal, David (June 23, 2012). "Apple's Retail Army, Long on Loyalty but Short on Pay". The New York Times. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  192. ^ Webb, Alex (May 19, 2016). "Inside the New Apple Retail Store Design"Perlu langganan berbayar. Bloomberg L.P. Diakses tanggal April 26, 2017. 
  193. ^ Statt, Nick (May 19, 2016). "Apple just revealed the future of its retail stores". The Verge. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  194. ^ Hartmans, Avery (August 19, 2016). "Apple's retail boss wants Apple stores to resemble 'town squares'". Business Insider. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  195. ^ "Angela Ahrendts talks Apple store makeover, why Tim Cook hired her". CBS This Morning. CBS. April 25, 2017. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  196. ^ Rossignol, Joe (August 19, 2016). "Apple Opening Three Next-Generation Stores Over the Next Week". MacRumors. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  197. ^ Rossignol, Joe (February 6, 2017). "Apple Retail Update: Danbury Store Closes for Next-Generation Redesign, Dubai to Get Second Store". MacRumors. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  198. ^ Panzarino, Matthew (April 19, 2012). "Apple out to patent curved glass panels used in Shanghai Retail Store". The Next Web. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  199. ^ Simpson, Stephen D. (October 8, 2012). "How Apple's fortunes affect other stocks". The Globe and Mail. The Woodbridge Company. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  200. ^ Crothers, Brooke (March 29, 2012). "Is Best Buy following CompUSA, Circuit City to certain doom?". CNET. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  201. ^ Edwards, Jim (May 28, 2016). "NEVER MIND THE DEATH THREATS: An Apple Store worker tells us what it's really like working for Apple". Business Insider. Diakses tanggal May 27, 2017. 
  202. ^ Orlowski, Andrew (May 4, 2006), "Apple sues itself in the foot (again)", The Register 
  203. ^ "The Stark Reality of iPod's Chinese Factories", Daily Mail, London, August 18, 2006 
  204. ^ Musgrove, Mike (June 16, 2006), "Sweatshop Conditions at IPod Factory Reported", The Washington Post 
  205. ^ Kahney, Leander (June 13, 2006), "Judging Apple Sweatshop Charge", Wired 
  206. ^ Christoph Dernbach (June 12, 2008), Steve Jobs: Good artists copy great artists steal, diakses tanggal December 11, 2016 
  207. ^ "Mergers & Acquisitions". aaplinvestors.net. Diakses tanggal December 11, 2016. 
  208. ^ Orlowski, Andrew (September 13, 2005), "Apple shot first, asked question later, say sued sites", The Register 
  209. ^ Flores, Marc, Over 5000 apps stricken from the Apple app store, new rules in place, MobileCrunch, February 20, 2010.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Data bisnis