Aplikasi kasir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Aplikasi kasir adalah program kasir yang dimana tugasnya ialah membantu proses transaksi pada sebuah bisnis. Fungsi aplikasi kasir ialah mencatat setiap transaksi, mengelola stok, dan mengawasi transaksi tanpa harus berada dibelakang mesin kasir.

Manfaat[sunting | sunting sumber]

  • Mencatat data transaksi dengan lengkap dan bisa memprosesnya akan menjadi lebih mudah untuk dianalisa.
  • Sudah terintegrasi dengan sistem stok barang di gudang, jadi akan lebih mudah mengecek ketersediaan produk.
  • Memberikan laporan transaksi di toko secara langsung.
  • Segala bentuk perubahan data, misal seperti update harga barang atau stok barang bisa dilakukan dengan cepat.[1]
  • Dapat membantu strategi marketing toko.
  • Memiliki biaya perawatan yang lebih murah.
  • Mudah didapatkan
  • Meminimalisir kesalahan yang dilakukan oleh staff[2]

Perbedaan aplikasi kasir daring dan lurnig[sunting | sunting sumber]

Aplikasi kasir online adalah program kasir yang diakses menggunakan internet dan memiliki fungsi membantu kegiatan transaksi penjualan bisnis. Dengan adanya aplikasi kasir, Anda dapat mengawasi proses transaksi tanpa harus berada di belakang mesin kasir atau lokasi bisnis yang Anda miliki. Selain fungsinya untuk memonitor transaksi, aplikasi kasir bisa membantu dalam analisis data secara real time dan akurat.[3]

Kelebihan sistem kasir online:

  • Transaksi yang terjadi ditoko, bisa langsung terbaca di kantor pusat, atau bahkan ditoko lainnya, jika hak akses nya diberikan.
  • Kontrol dan Standarisasi terhadap data dapat terjaga dengan baik. Misalnya pada saat menambah 1 (satu) barang / produk baru, maka akan diinput dikantor pusat, lalu data tersebut akan sama tersebar kesemua toko yang terkoneksi. Demikian halnya jika ada perubahan harga, dapat dilakukan di kantor pusat sehingga meningkatkan kontrol.

Kelemahan sistem kasir offline:

  • Pada saat transaksi terjadi, mesin kasir anda harus selalu terhubung dengan jaringan, kekantor pusat atau ke internet. Pada saat jaringan anda bermasalah, maka anda tidak bisa melakukan input transaksi dan hal ini sangat berisiko menimbulkan penipuan atau fraud. Transaksi tidak atau lupa diinput pada saat jaringan sudah berjalan Kembali.
  • Anda harus memperhatikan, volume data anda. Misalnya berapa besar data produk anda? Beberapa retail seperti fashion bisa memiliki mulai puluhan ribu, ratusan ribu bahkan menurut pengalaman kami sampai jutaan master produk yang sering disebut SKU (stock keeping unit). Menggunakan sistem online harus menjadi perhatian anda besarnya kebutuhan jaringan dengan volume data anda. Termasuk berapa besar data transaksi yang harus dikirimkan segera setiap transaksi terjadi. Hal ini agar menghindari sistem berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan dan menyebabkan antrian panjang yang berakibat kepada hilangnya penjualan.
  • Memerlukan biaya tambahan untuk jaringan yang harus bekerja terus, selama toko beroperasi.[4]

Sedangkan aplikasi kasir offline, program kasir ini digunakan pada toko tanpa menggunakan jaringan internet. Transaksi yang diinput hanya tersimpan di mesin kasir toko tersebut. Data-data yang telah diinput juga hanya tersimpan pada server  di toko tersebut. Karena tidak dapat diakses melalui jaringan online, maka aplikasi ini disebut dengan aplikasi kasir offline.[5]

Kelebihan sistem kasir offline:

  • Transaksi lebih cepat karena semua data tersimpan offline
  • Transaksi dapat dilakukan tanpa adanya koneksi jaringan keluar toko.

Kelemahan sistem kasir offline:

  • Jika anda memiliki lebih dari 1 (satu) lokasi, sulit untuk melihat laporan secara langsung, anda harus dating ke toko atau data dikirimkan dalam periode tertentu
  • Sulit untuk melakukan standardisasi, misalnya kita perlu melakukan perubahan harga suatu barang misalnya coca cola kaleng 330ml. Anda harus memberitahukan masing-masing team di toko, untuk melakukan update harga.
  • Sulit dalam melakukan kontrol terhadap toko. Khususnya perubahan harga jual harus dan dapat dilakukan oleh toko masing-masing, sehingga rawan kesalahan dan penipuan.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "7 Manfaat POS Bagi UMKM yang Ingin Go Digital". Kitadigi.com. 20 Januari 2021. Diakses tanggal 14 Juni 2021. 
  2. ^ "13 Manfaat Menggunakan Aplikasi Kasir Untuk Bisnis Anda". kawn.co.id. 24 Oktober 2018. Diakses tanggal 14 Juni 2021. 
  3. ^ "Apa Saja Perbedaan Kasir Offline dan Kasir Online? Cek di Sini!". kitadigi.com. 7 April 2021. Diakses tanggal 14 Juni 2021. 
  4. ^ "Pilih Aplikasi Kasir Online 📲 vs Offline💻? Mana yang Cocok untuk Saya?". ireappos.com. 23 July 2020. Diakses tanggal 14 Juni 2021. 
  5. ^ "Apa Saja Perbedaan Kasir Offline dan Kasir Online? Cek di Sini!". kitadigi.com. 7 April 2021. Diakses tanggal 14 Juni 2021. 
  6. ^ "Pilih Aplikasi Kasir Online 📲 vs Offline💻? Mana yang Cocok untuk Saya?". ireappos.com. 32 July 2020. Diakses tanggal 14 Juni 2021.