Antimon pentaklorida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Antimon pentaklorida
Antimon pentaklorida
SbCl5-dimensions-by-ED-from-CRC-91-2D.png
Antimony pentachloride in an ampoule.jpg
Nama
Nama IUPAC
Antimon pentaklorida
Antimon(V) klorida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC 231-601-8
Nomor RTECS CC5075000
Sifat
Cl5Sb
Massa molar 299,01 g·mol−1
Penampilan cairan tidak berwarna atau kuning-kemerahan (berasap), berminyak
Bau tajam
Densitas 2.336 g/cm3 (20 °C)[1]
2.36 g/cm3 (25 °C)[2]
Titik lebur 2,8 °C (37,0 °F; 275,9 K)
Titik didih 140 °C (284 °F; 413 K)
berdekomposisi dari 106 °C[3]
79 °C (174 °F; 352 K)
pada 22 mmHg[1]
92 °C (198 °F; 365 K)
pada 30 mmHg[2]
Kelarutan larut dalam alkohol, HCl, asam tartarat, CHCl3, CS2, CCl4
Kelarutan dalam selenium(IV) oksiklorida 62.97 g/100 g (25 °C)
Tekanan uap 0.16 kPa (25 °C)
4 kPa (40 °C)
7.7 kPa (100 °C)[4]
-120.0·10−6 cm3/mol
Indeks bias (nD) 1.59255
Viskositas 2.034 cP (29.4 °C)[1]
1.91 cP (35 °C)
Struktur
Trigonal bipyramidal
0 D
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 120.9 J/mol·K (gas)[3]
Entropi molar standar (So) 295 J/mol·K[3]
Entalpi pembentukan standarfHo) -437.2 kJ/mol[3]
Energi bebas GibbsfG) -345.35 kJ/mol[3]
Bahaya
Piktogram GHS The corrosion pictogram in the Globally Harmonized System of Classification and Labelling of Chemicals (GHS)The environment pictogram in the Globally Harmonized System of Classification and Labelling of Chemicals (GHS)[2]
Keterangan bahaya GHS Bahaya
H314, H411[2]
P273, P280, P305+351+338, P310[2]
Bahaya jika terhirup Toxic
Titik nyala 77 °C (171 °F; 350 K)
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
1115 mg/kg, (rat, oral)[3]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 0.5 mg/m3 (sebagai Sb)[5]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 0.5 mg/m3 (sebagai Sb)[5]
Senyawa terkait
Anion lain
Antimon pentafluorida
Kation lainnya
Fosfor pentaklorida
Senyawa terkait
Antimon triklorida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Antimon pentaklorida adalah senyawa kimia dengan rumus SbCl5. Senyawa ini merupakan minyak yang tidak berwarna, tetapi sampeknya biasanya berwarna kuning akibat ketidakmurnian yang mungkin terjadi. Senyawa ini cenderung berhidrolisis menjadi asam klorida, sehingga SbCl5 adalah bahan yang sangat korosif.

Preparasi dan struktur[sunting | sunting sumber]

Antimon pentaklorida dapat disiapkan dengan mengalirkan gas klor ke antimon triklorida yang telah dilebur:

SbCl3 + Cl2 → SbCl5

SbCl5 dalam bentuk gas memiliki struktur prismatik trigonal.[6]

Reaksi[sunting | sunting sumber]

Antimon pentaklorida berhidrolisis menjadi asam klorida dan antimon oksiklorida. Reaksi ini dapat dihentikan dengan keberadaan klorida dalam jumlah yang berlebihan akibat pembentukan ion kompleks heksakloroantimonat:

SbCl5 + Cl → [SbCl6]

Senyawa ini memiliki mono dan tetrahidrat, yaitu, SbCl5·H2O SbCl5·4 H2O.

Senyawa ini juga dapat berfungsi sebagai oksidator yang kuat.[7]

Aplikasi[sunting | sunting sumber]

Antimon pentaklorida digunakan sebagai katalis polimerisasi dan untuk proses klorinasi senyawa organik.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c http://www.inchem.org/documents/ukpids/ukpids/ukpid36.htm
  2. ^ a b c d e Sigma-Aldrich Co., Antimony(V) chloride. Retrieved on 2014-05-29.
  3. ^ a b c d e f http://chemister.ru/Database/properties-en.php?dbid=1&id=1979
  4. ^ Antimony pentachloride dalam Linstrom, P.J.; Mallard, W.G. (eds.) NIST Chemistry WebBook, NIST Standard Reference Database Number 69. National Institute of Standards and Technology, Gaithersburg MD. http://webbook.nist.gov (diakses tanggal 2014-05-29)
  5. ^ a b "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0036". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  6. ^ Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (edisi ke-2nd), Oxford: Butterworth-Heinemann, ISBN 0-7506-3365-4 
  7. ^ Connelly, N. G.; Geiger, W. E. (1996). "Chemical Redox Agents for Organometallic Chemistry". Chem. Rev. 96: 877–922. doi:10.1021/cr940053x. PMID 11848774.