Annabeth Chase

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Annabeth Chase
Tokoh Percy Jackson & Dewa-Dewi Olympia
Penampilan
perdana
Pencuri Petir
Penampilan
terakhir
The House of Hades
PenciptaRick Riordan
PemeranAlexandra Daddario
Informasi
SpesiesBlasteran
GenderPerempuan
KeluargaAthena
(Ibu dewa)
Frederick Chase
(Ayah)
Pihak lainPercy Jackson
KewarganegaraanAmerika
KemampuanKecerdasan tinggi/Pemikiran strategis/Kemampuan bertempur
SenjataPisau kecil

Annabeth Chase adalah salah satu karakter utama dalam serial Percy Jackson & Dewa-Dewi Olympia serta serial sekuelnya, The Heroes of Olympus. Seorang blasteran, Annabeth adalah putri dari dewi kebijakan dan strategi perang Yunani, Athena, dan seorang manusia fana bernama Frederick Chase. Dalam seri, Annabeth adalah salah satu sahabat Percy Jackson; dia selalu mendampingi Percy dalam berbagai perjalanan-perjalanannya yang terkadang berbahaya. Seiring berjalannya waktu, mereka berdua jatuh cinta dan akhirnya mulai berpacaran di akhir buku Dewa Olympia Terakhir. Di sekuel serial The Heroes of Olympus, Annabeth kembali menjadi karakter utama, kali ini karena dia termasuk dalam tujuh blasteran yang disebutkan pada Ramalan Besar Baru.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Annabeth Chase adalah putri dari dewi kecerdasan, kebijakan, dan strategi perang Yunani, Athena, dan seorang manusia fana, Frederick Chase. Seperti anak-anak Athena lainnya, Annabeth dilahirkan melalui pertemuan kontak batin antara Athena dan pasangannya; ini membuatnya anak "pemikiran" secara harfiah. Sebagai putri Athena, Annabeth memiliki kecerdasan di atas rata-rata serta pemikiran strategis yang handal. Dia juga bercita-cita menjadi arsitek dan membuat bangunan yang dapat berdiri sepanjang masa. Kekurangan fatal Annabeth adalah kebanggaan (atau hubris dalam bahasa Yunani); dia sangat yakin dengan kemampuannya dan berpikir bahwa semuanya harus sesuai yang dia rencanakan. Karena berbagai macam kesulitan hidup dengan keluarga baru ayahnya, Frederick, Annabeth lari dari rumah pada usia 7 tahun. Dia kemudian bertemu dengan dua blasteran lain: Luke Castellan dan Thalia Grace. Luke memperlakukan Annabeth dengan sangat baik dan bahkan menghadiahkannya sebuah pisau kecil; ini membuat Annabeth sangat menyukai dan peduli pada Luke. Setelah bertemu satir Grover Underwood, mereka bereempat segera menuju Perkemahan Blasteran sementara dikejar monster; Thalia-pun akhirnya harus mengorbankan dirinya untuk menghadang monster sementara yang lain berhasil selamat.

Di seri Percy Jackson & Dewa-Dewi Olympia[sunting | sunting sumber]

Buku Pencuri Petir terjadi 5 tahun setelah Annabeth berhasil mencapai Perkemahan Blasteran; ia sekarang beusia 12 tahun dan sudah berada di perkemahan lebih lama dari kebanyakan blasteran lain. Saat Percy Jackson sampai di perkemahan, Annabeth menjadi pemandunya berkeliling perkemahan. Annabeth bersama Grover kemudian ikut dalam misi Percy mencari Petir dewa Zeus untuk membuktikan bahwa dia bukanlah si pencuri petir. Dia sangat terkejut karena sang pencuri petir terungkap sebagai sahabatnya, Luke yang bekerja untuk membangkitkan Titan Kronos kembali; dia belum benar-benar percaya dan berupaya untuk membujuk Luke kembali di buku-buku selanjutnya. Di buku Lautan Monster, Annabeth kembali mendampingi Percy dalam misi mencari Bulu Domba Emas; mereka sempat berhadapan dengan pasukan Kronos dimana Annabeth memohon supaya Luke kembali, namun upayanya gagal. Di akhir novel, Annabeth adalah orang pertama yang mengetahui bahwa Thalia, yang dulu diubah menjadi pohon ek menjelang ajalnya, hidup kembali setelah pohonnya diberi Bulu Domba Emas. Pada novel Kutukan Para Titan, Annabeth bersama Percy, Thalia, dan Grover ikut dalam perekrutan dua blasteran baru: Bianca dan Nico di Angelo, ke perkemahan. Dia jatuh dan diculik oleh pasukan Kronos saat bertarung dengan manticore. Penyelamatan dirinya dan dewi Artemis menjadi tujuan misi Percy berikutnya. Annabeth sempat dipaksa menopang beban bola langit yang membuat segelintir rambutnya menjadi putih saking capeknya, namun dia berhasil diselamatkan. Dia juga dapat memperbaiki hubungan dengan ayahnya.

Di novel keempat, Pertempuran Labirin, Annabeth dan Percy tak sengaja mendapati "Labirin" karya Daedalus, di bawah perkemahan yang dapat digunakan pasukan Kronos untuk menyerang; dia-pun dipilih untuk memimpin Percy, Grover, dan Tyson, menyelusuri Labirin dan bertemu Daedalus sebelum pasukan Kronos. Disinilah perasaan romantis Annabeth terhadap Percy mulai terlihat; dia sempat mencium Percy sebagai jimat keberuntungan dan cemburu berat terhadap teman fana Percy, Rachel Elizabeth Dare, yang dapat melihat menembus Kabut. Dia sangat terkejut saat mengetahui bahwa Luke sudah membolehkan tubuhnya dirasuki jiwa Kronos yang membuat kesempatannya menjadi dirinya dulu nil. Di akhir novel, Annabeth ikut pertarungan melawan pasukan Kronos dan mendapatkan hadiah dari Daedalus sebelum kematiannya: sebuah laptop berisi seluruh karya dan rencana-rencana Daedalus. Pada buku terakhir, Dewa Olympia Terakhir, Annabeth ikut dalam misi mempertahankan Olympus dari pasukan Kronos sementara para dewa-dewi Olympus disibukkan oleh kehadiran Typhon. Dia sempat terluka saat melindungi Percy terkena serangan pedang beracun. Saat pertarungan melawan Luke yang dirasuki Kronos di Olympus, Annabeth berhasil membujuk jiwa Luke untuk melawan dan kemudian mengorbankan dirinya untuk memecah belah jiwa Kronos. Sebagai hadiah dari dewa karena sudah melindungi Olympus, Annabeth dibolehkan untuk mendesain kota Olympus setelah penghancurannya, membuatnya hampir kolaps saking girangnya. Pada akhir novel, Annabeth dan Percy menyatakan cinta mereka berdua dengan berciuman dan mulai berpacaran.

Di seri The Heroes of Olympus[sunting | sunting sumber]

Pada buku The Lost Hero, Percy telah menghilang beberapa bulan setelah pertempuran di Manhattan. Hal ini membuat Annabeth depresi, dan dia berusaha mencarinya kemana-mana tanpa henti. Pada akhirnya, dia, dengan bantuan Jason Grace, mencapai kesepakatan bahwa Percy dan Jason telah ditukar dan sekarang dia berada di Perkemahan Jupiter/Romawi. Annabeth tidak muncul di buku The Son of Neptune, namun dia menjadi satu-satunya orang yang Percy ingat saat dia amnesia di Perkemahan Jupiter. Di buku selanjutnya, The Mark of Athena, Annabeth terungkap sebagai salah satu dari tujuh blasteran yang disebutkan pada Ramalan Besar Baru. Dia bertemu kembali dengan Percy dan ikut perjalanan di Argo II bersama Percy, Jason Grace, Piper McLean, Leo Valdez, Hazel Levesque, dan Frank Zhang, kali ini dalam misi pribadinya untuk mengambil kembali patung ibunya, Athena Parthenos, yang sudah dicuri oleh Bangsa Romawi. Di akhir novel, Annabeth berhasil mengalahkan musuh terakhir yang melindungi Parthenos, Arachne, namun Arachne menarik Annabeth untuk jatuh bersamanya ke Tartarus. Percy, yang mencoba menyelamatkannya, memilih untuk ikut jatuh dengan Annabeth. Di buku keempat, The House of Hades, Annabeth dan Percy mencoba untuk mencari jalan keluar ke jantung Tartarus dengan menghalau berbagai rintangan yang mengerikan dan berbahaya di sana. Dengan bantuan dan pengorbanan Titan Iapetus (yang sekarang bernama "Bob") dan Gigant Damasen, mereka berhasil keluar melalui Pintu Kematian kembali ke dunia atas.