Lompat ke isi

Angkhana Neelaphaijit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Infobox orangAngkhana Neelaphaijit

Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran23 Maret 1956 Suntingan nilai di Wikidata (69 tahun)
Data pribadi
AgamaIslam Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanaktivis hak asasi manusia Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahSomchai Neelapaijit Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

Angkhana Neelaphaijit (lahir 23 Maret 1956) adalah aktivis pejuang HAM dan senator Thailand yang terpilih pada 2024.[1] Ia merupakan mantan Komisioner Hak-Hak Asasi Manusia Nasional Thailand yang menjabat dari 2015 hingga 2019. Angkhana adalah istri dari pengacara dan aktivis HAM Somchai Neelapaijit yang dihilangkan paksa pada 12 Maret 2004. Amnesty International menyebutnya sebagai "Pembela HAM terkemuka di Thailand Selatan".[2]

Kehidupan awal dan pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Angkhana terlahir di tengah keluarga Muslim di Bangkok pada 23 Maret 1956. Dia lulus dari sekolah menengah atas di Sekolah Biara Santa Cruz (Kongregasi Suster Santo Paulus dari Chartres). Ia merupakan lulusan jurusan Keperawatan Universitas Mahidol pada 1980[1] dan memulai karier sebagai perawat unit gawat darurat di RS Siriraj.[3]

Penghilangan paksa sang suami

[sunting | sunting sumber]

Pada awal 2000-an, Thailand selatan mengalami gelombang kerusuhan, termasuk pemberontakan separatis etnis. Pada 2003, empat Muslim Thailand (Waemahadi Wae-dao, seorang dokter; Maisuru Haji Abdulloh, seorang pemilik sekolah; putranya, Muyahid; dan seorang buruh kasar, Samarn Wae-kaji) ditangkap dan didakwa merencanakan pengeboman atas nama organisasi militan Islam Jemaah Islamiyah.[4] Suaminya, Somchai, bertindak sebagai pengacara mereka menuduh pasukan keamanan negara telah melakukan kekerasan dan penyiksaan terhadap para pria tersebut. Angkhana melaporkan kekerasan dan ancaman oleh polisi.[5] Pada 12 Maret 2004, sekelompok pria menangkap Somchai saat ia meninggalkan sebuah hotel di pinggiran kota Bangkok, memaksanya masuk ke dalam kendaraan. Ia tidak terlihat lagi sejak saat itu.[6]

Daftar rujukan

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Angkhana Neelapaijit: A beacon of hope in Thailand's murky new Senate". Thai PBS World (dalam bahasa Inggris). 2024-09-30. Diakses tanggal 2025-09-21.
  2. "Thailand: Fear for safety: Angkhana Neelaphaijit (f)". Amnesty International (dalam bahasa Inggris). 2008-02-27. Diakses tanggal 2025-09-21.
  3. Menge, Jonathan, ed. (2021). Icons of gender justice: Paving the way for women's rights in Asia. Kathmandu: Friedrich-Ebert-Stiftung Asia-Pacific. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. "Thailand terror case collapses" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2005-06-01. Diakses tanggal 2025-09-21.
  5. "Missing Thai lawyer 'harassed'" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2005-08-09. Diakses tanggal 2025-09-21.
  6. Cumming-Bruce, Nick (2005-04-22). "Letter From Bangkok: Thai leader's promise on rights unfulfilled (Published 2005)". The New York Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-21.