Lompat ke isi

Anggur brasil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Plinia cauliflora atau dikenal dengan nama Jaboticaba atau Anggur Brazil adalah spesies tumbuhan dari keluarga Myrtaceae. Tumbuhan ini berasal dari Brazil, Argentina, Paraguay, Peru, dan Bolivia.[1] Tumbuhan ini dikenal dengan buahnya yang berwarna ungu-kehitaman dengan daging buah berwarna putih dan tumbuh di batang pohon. Buahnya dapat dimakan langsung atau dijadikan Jeli, Selai, Jus dan Anggur.[2]

Anggur Brazil
Klasifikasi ilmiah
Superkerajaan:
Kerajaan:
Upakerajaan:
Divisi:
Subdivisi:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Subtribus:
Genus:
Spesies:
P. cauliflora
Nama binomial
Plinia cauliflora
Mart. Kausel
Sinonim[4]
  • Eugenia cauliflora (Mart.) DC.
  • Eugenia jaboticaba (Vell.) Kiaersk.
  • Myrciaria jaboticaba (Vell.) O.Berg
  • Myrtus cauliflora Mart.
  • Myrtus jaboticaba Vell.
  • Plinia jaboticaba (Vell.) Kausel

Deskripsi

[sunting | sunting sumber]

Tumbuhan ini adalah Tumbuhan hijau abadi yang tumbuh dengan lambat dan dapat mencapai ketinggian 15 meter jika tidak dipangkas. Daunnya berwarna merah muda ketika muda dan berwarna hijau seiring daunnya menua.[5]

Pohon menyukai tanah yang lembap, kaya nutrisi dan sedikit asam. Tumbuhan ini dapat beradaptasi secara luas dan dapat tumbuh di tanah jenis pasir pantai, asalkan dirawat. Bunganya berwarna putih dan tumbuh dari Batang (Cauliflorous).[6] Di habitat aslinya, Anggur pohon dapat berbunga dan berbuah 5-6 kali setahun. Anggur pohon dapat mentolerir embun beku yang ringan dan singkat tidak dibawah 26 °F (-3 °C).

Tumbuhan ini memiliki akar serabut yang kompak kompak, yang membuatnya cocok untuk ditanam di pot.

Buahnya berwarna ungu kehitaman, berbentuk bulat dengan kulit tebal mengkilap dan berukuran 3-4 centimeter. Daging buahnya berwarna putih dan memiliki rasa asam. Bijinya tidak dapat hidup apabila disimpan dalam waktu 10 hari.

Buahnya dapat dimakan segar.[7] Buahnya akan terfermentasi dalam waktu 3-4 hari setelah panen. Buah Anggur pohon dapat diolah menjadi selai, tar, anggur dan likeur. Karena masa penyimpanannya yang pendek, buah Anggur pohon jarang dijual di pasar di luar area budidaya.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Brazilian grapetree". Eden Project. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-14. Diakses tanggal 21 April 2022. 
  2. ^ "Marianna shares Brazilian tree grape jam recipe". Bundaberg Now. 23 Agustus 2020. Diakses tanggal 21 April 2022. 
  3. ^ "Plinia cauliflora (Mart.) Kausel". gbif.org. Diakses tanggal 21 April 2022. [pranala nonaktif permanen]
  4. ^ "The Plant List: A Working List of All Plant Species". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 21 April 2022. 
  5. ^ Marchiori, Jose Newton Cardosa; Sobral, Marcos (1997). Dendrologia das angiopermas: Myrtales (dalam bahasa Portugis). Federal University of Santa Maria. hlm. 304. ISBN 9788573910094. 
  6. ^ Brown, Stephen H. "Myrciaria cauliflora: Jaboticaba: Brazilian grapetree: jabuticaba; ybapuru" (pdf). deerfield-beach.com. University of Florida Institute of Food and Agricultural Sciences. Diakses tanggal 21 April 2022. [pranala nonaktif permanen]
  7. ^ Janick, Jules; Paull, Robert E., ed. (2008). The Encyclopedia of Fruit and Nuts. CABI. hlm. 536. ISBN 9780851996387.