Andri Rizki Putra

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Andri Rizki Putra (lahir di Medan, Indonesia, 20 Oktober 1991; umur 27 tahun) adalah aktivis Lembaga Swadaya Manusia yang bergerak di bidang pendidikan untuk anak tidak mampu.[1]

Biografi[2][3][4][sunting | sunting sumber]

Lahir sebagai anak tunggal dari ayah keturunan Tionghoa dan ibu keturunan Batak tidak membuatnya manja melainkan mandiri. Kebetulan ayah dan ibunya bercerai, sehingga Rizki tinggal hanya bersama ibunya, Arlina Sariani. Kehidupannya sangat sederhana dan waktu kecil dia dinilai cukup hiperaktif.

Hubungan Rizki dan ibunya terjalin cukup unik. Ibunya tidak pernah menyuruh untuk belajar dan membebaskan untuk memilih yang disuka. Terkesan cuek, tapi dari situ ibunya menanamkan kepercayaan yang luar biasa pada Rizki. Rizki bebas berbicara apa saja pada ibunya. Mungkin terkesan tidak sopan, tapi dari situ ibunya menanamkan sikap untuk berani berpendapat dan jujur apa adanya. Ibu bagi Rizki adalah sosok pendukung dan penyemangat sepanjang hidupnya.[5]

Masa kecilnya yang tidak beruntung (Rizki tumbuh dan dibesarkan oleh ibunya seorang diri) dan pengalaman di sekolah umum yang tidak jujur mendorongnya membuat gerakan pendidikan yang menjunjung tinggi kejujuran.

Ketika kuliah di UI, Rizki aktif di kegiatan penelitian kampus, perlombaan debat, dan mengajar mereka yang putus sekolah. Ia mendapat predikat Juara 3 Mahasiswa Berprestasi Tingkat FHUI, peraih predikat cum laude (lulusan terbaik), salah satu lulusan termuda, dan menjadi mahasiswa tercepat yang menyelesaikan perkuliahannya (dalam waktu 6 semester).

Di waktu senggang, Rizki gemar menghabiskan waktu untuk traveling dan mempelajari bahasa Prancis dan Spanyol.

Pemikiran[sunting | sunting sumber]

Pendidikan Kejujuran[6][sunting | sunting sumber]

Pertengahan 2006 adalah masa penting dalam hidup Rizki, saat itu dia duduk di bangku SMP kelas 3 dan sedang menjalani Ujian Nasional. Rizki mendapati bahwa sistem ujian nasional di sekolah buruk, para guru seperti sengaja menutup mata terhadap anak-anak yang menyontek dan malah ada yang memberikan kunci jawaban lewat SMS.

Keinginannya untuk melapor pada Kepala Sekolah dihalang-halangi oleh beberapa guru, dan keinginannya untuk melaporkan ke Indonesia Corruption Watch (ICW) serta mengekspos ke media dicegah oleh orang-orang terdekatnya. Rizki sangat kecewa hingga mengurung diri di kamar dan enggan keluar rumah. Rizki lalu diterima di SMA unggulan, mendapat beasiswa prestasi, dan mencetak nilai tertinggi. Tapi dia sudah terlanjur merasa kecewa dengan sistem pendidikan formal di Indonesia dan memutuskan untuk berhenti di bulan kedua masuk SMA. Menurutnya, pendidikan adalah media untuk membentuk karakter manusia menjadi lebih baik. Jika pendidikan didasarkan oleh praktik kecurangan dan ketidakjujuran, maka makna pendidikan itu sudah tidak ada artinya lagi[7]

Rizki putus sekolah formal pada jenjang SMA dikarenakan rasa marahnya atas penyelenggaran ujian nasional yang penuh praktik kebocoran. Sewaktu putus sekolah, Rizki memutuskan belajar otodidak dan mengikuti pendidikan kesetaraan Paket C atau setara SMA. Dengan metode pendidikan yang dipilihnya, Rizki berhasil menyelesaikan pendidikan setara SMA nya dalam waktu satu tahun (akselerasi).[8]

Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB)[9][10][sunting | sunting sumber]

Rizki juga merupakan pendiri dari Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB), sebuah yayasan berbasis swadaya masyarakat untuk mereka yang putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikannya tanpa batas usia, dan pekerjaan secara gratis untuk siapa pun.

Pengalaman panjangnya dalam bersekolah itu memicu Rizki untuk membuat sekolah gratis. Tak sekadar gratis, dia membantu murid-muridnya mendapatkan ijazah paket A, B, dan C. Yayasan pertama yang dia dirikan adalah masjidschooling. Dia menamai masjidschooling karena proses pembelajarannya bertempat di teras Masjid Baiturrahman di bilangan Bintaro.

Rizki pun menjadi guru bagi puluhan muridnya yang putus sekolah. Selain itu, dia dibantu mengajar oleh ibu-ibu rumah tangga dan para mahasiswa STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Hingga kini masjidschooling berjalan empat tahun.

Selain samping itu, Rizki yang saat ini menjadi konsultan di firma hukum Baker and MzKenzie juga menjadi founder Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB) pada 2012. Berbeda dengan masjidschooling yang cenderung segmented untuk warga muslim karena dikelola ibu-ibu pengajian, YPAB lebih plural. Konsep pendidikan di YPAB juga fleksibel. Sebab, tutor di YPAB merupakan anak-anak muda berusia 20–30 tahun dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesional. Mereka menjadi relawan setia yang mengajar tanpa bayaran.

Terkadang Rizki juga menjalin kerja sama dengan relasinya di luar negeri seperti Meksiko dan Malaysia untuk mengajar di YPAB. Tidak pelak, murid-murid putus sekolah yang selama ini dipandang sebelah mata oleh masyarakat akhirnya mau tidak mau belajar ngomong Inggris. Yang membanggakan, sudah banyak murid ”schooling” Rizki yang ”naik kelas”. Dari tukang jual koran menjadi pegawai admin di media. Dari pembantu rumah tangga (PRT) menjadi admin di perkantoran.

Bahkan, Prihatin, salah seorang murid yang sehari-hari berjualan pisang goreng di Tanah Abang, menjadi peraih nilai ujian nasional paket B tertinggi nasional. Kini Prihatin melanjutkan paket C. Dua murid lainnya yang bekerja sebagai PRT akan melanjutkan kuliah.

Kendati demikian, mengembangkan YPAB hingga memiliki ratusan murid dari hanya dua murid bukan hal mudah. Banyak pula tekanan dari masyarakat. Misalnya, warga pernah memprotes Rizki karena mengira yayasannya adalah tempat berbuat mesum. Sebab, awal-awal berdiri, proses pembelajaran YPAB di dalam kamar dan garasi.[11]

Namun, semua itu dilalui dengan baik. YPAB kini memiliki beberapa cabang. Selain di Tanah Abang, juga di Bintaro, kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Medan. Rencananya Rizki juga mendirikan YPAB di luar Jawa. Dari sisi kurikulum, selain menggenjot kemampuan bahasa, dia akan menambahkan praktik entrepreneurship.

Melalui YPAB, Rizki dan segenap relawan berusaha menanamkan pendidikan kesetaraan gratis yang berkualitas dan menanamkan prinsip kejujuran dan keberagaman. "Kami tidak butuh murid yang pintar, tapi jujur dan berintegritas" ujar Rizki.

Pendidikan[12][sunting | sunting sumber]

  • Fakultas Hukum (Konsentrasi Hukum Bisnis) Universitas Indonesia (2008-2011)
  • Pendidikan Kesetaraan Paket C (Akselerasi) (2006-2007)

Prestasi dan Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Penerima Penghargaan Kick Andy Young Heroes 2015[13]
  • Breakthrough People di bidang Pendidikan 2015[14]
  • Remaja Berprestasi dan Menginspirasi (Mewakili Masyarakat Umum) oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia 2014
  • Penulis Buku "Orang Jujur Tidak Sekolah" diterbitkan oleh Bentang Pustaka 2014
  • Ketua Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Pemimpin Anak Bangsa 2012
  • Pendiri Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB) 2012[15]
  • Juara III Mahasiswa Berprestasi Fakultas Hukum Universitas Indonesia 2011
  • Peraih Predikat Cumlaude Universitas Indonesia 2011

Sumber[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.koran-sindo.com/read/964594/149/bangun-sistem-pendidikan-jujur-dan-berintegritas-1423969513
  2. ^ http://www.jawapos.com/baca/artikel/5157/Jalani-SMA-Hanya-Setahun-Jadi-Lulusan-Cum-Laude-Fakultas-Hukum-UI-
  3. ^ http://www.gomuda.com/2014/12/andri-rizki-putra-lebih-baik.html
  4. ^ http://www.pengusaha.us/2014/11/andri-rizki-putra-gak-lulus-sma-tapi.html
  5. ^ http://chirpstory.com/li/234205
  6. ^ http://www.palingaktual.com/1066387/andri-rizki-tanpa-kejujuran-pendidikan-tidak-ada-artinya/
  7. ^ http://www.koran-sindo.com/read/945844/149/catatan-kelam-pendidikan-kita-1420357381
  8. ^ http://bahasa.aquila-style.com/fokus-wacana/hidup-kita/andri-rizki-putra-kejujuran-mengalahkan-kepintaran/51536/
  9. ^ http://nyata.co.id/kisah/andri-rizky-putra-si-ganteng-pendiri-ypab-yayasan-pemimpin-anak-bangsa/
  10. ^ http://www.pengusaha.us/2014/11/andri-rizki-putra-gak-lulus-sma-tapi.html
  11. ^ http://salmanitb.com/2014/12/14/tips-jadi-pemuda-idealis-la-andri-rizki-putra/
  12. ^ http://www.wowkece.com/2014/10/biodata-andri-rizki-putra-si-ganteng.html
  13. ^ http://kickandy.com/heroes/profile/read/2015/young2
  14. ^ http://www.dreamersradio.com/news/article/38114/tak-lulus-sma-reguler-andri-rizki-putra-bangun-sistem-pendidikan-jujur
  15. ^ http://nyata.co.id/kisah/andri-rizky-putra-si-ganteng-pendiri-ypab-yayasan-pemimpin-anak-bangsa/