Lompat ke isi

Andreas Harsono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Andreas Harsono
Andreas Harsono
Lahir7 Agustus 1965 (umur 60)
Jember, Jawa Timur, Indonesia
AlmamaterUniversitas Kristen Satya Wacana
PekerjaanJurnalis, penulis, peneliti HAM
OrganisasiHuman Rights Watch (Peneliti Senior)
Dikenal atasPendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Yayasan Pantau
Suami/istriSapariah Saturi
X: andreasharsono Instagram: andreasharsono LinkedIn: andreas-harsono-a418a217 Modifica els identificadors a Wikidata

Andreas Harsono (lahir di Jember, Jawa Timur, 7 Agustus 1965) adalah seorang jurnalis, penulis, dan peneliti hak asasi manusia berkebangsaan Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Yayasan Pantau, dan kini bekerja sebagai peneliti senior untuk Human Rights Watch di Indonesia.[1]

Fokus kerjanya mencakup isu kebebasan beragama, hak asasi manusia, serta dinamika politik dan etnis di Indonesia pasca-Soeharto.[2]

Andreas memulai karier jurnalistiknya sebagai reporter untuk berbagai media internasional, termasuk harian The Nation yang berbasis di Bangkok dan The Star di Kuala Lumpur.[3] Ia juga pernah menjadi penyunting pelaksana untuk majalah Pantau, sebuah majalah yang didedikasikan untuk mempromosikan standar jurnalisme bermutu.[4]

Ia menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, pada 1984–1990.[5]

Pada tahun 1999, ia menerima beasiswa Nieman Fellowship dari Universitas Harvard.[6] Sepanjang kariernya, Andreas aktif menulis laporan mendalam mengenai ketidakadilan sosial dan konflik di wilayah-wilayah seperti Aceh, Kalimantan Barat, dan Papua.

Kehidupan pribadi

[sunting | sunting sumber]

Andreas Harsono menikah dengan jurnalis Sapariah Saturi pada 2007.[7] Ia memiliki seorang putra, Norman Harsono, jurnalis di Bloomberg, dari pernikahan sebelumnya.[8][9]

Andreas telah menulis dan menyunting sejumlah buku yang menjadi rujukan dalam studi jurnalisme dan hak asasi manusia di Indonesia:[10]

  • Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat (bersama Budi Setiyono) (2005)
  • "Agama" Saya adalah Jurnalisme (Kanisius, 2010)
  • Race, Islam and Power: Ethnic and Religious Violence in Post-Suharto Indonesia (Monash University Publishing, 2019)

Filmografi

[sunting | sunting sumber]
  • Invisible Hands (Film Dokumenter)

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Tokoh: Andreas Harsono". Tirto.id. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  2. "Biografi Staf: Andreas Harsono". Human Rights Watch. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  3. "About the Author: Andreas Harsono". Google Books. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  4. "Profil Penulis: Andreas Harsono". Project Multatuli. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  5. "Mengenal Andreas Harsono, Sosok Jurnalis Berdedikasi dan Menginspirasi". Media Pijar. 2024-02-15. Diakses tanggal 2026-07-08.
  6. "Arsip Penulis: Andreas Harsono". IndoProgress. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  7. Harsono, Andreas (3 Januari 2007). "Mengapa Kami Menikah?". Andreas Harsono. Diakses tanggal 2026-07-08.
  8. Harsono, Andreas (20 Agustus 2007). "Kronologi Pengasuhan Norman Harsono". Andreas Harsono. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
  9. "Norman Harsono". Bloomberg. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
  10. "Daftar Buku Andreas Harsono". Goodreads. Diakses tanggal 13 Januari 2026.