Andika Sutoro Putra

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Andika Sutoro Putra sedang berbagi Ilmu Investasi di sebuah seminar di Jakarta.

Andika Sutoro Putra (lahir di Kalimantan Barat, 13 Juni 1994; umur 25 tahun) adalah seorang investor, entrepreneur, dan motivator asal Indonesia. Pada tahun 2010, Putra telah terjun ke dunia pasar modal sebagai pengelola dana independen. Kemudian Putra pada tahun 2012 terjun ke dunia real estate, sebagai investor dan developer dari Magenta Development. Karena memiliki minat kuliner yang tinggi, Putra mendirikan bisnis Food & Beverage, yakni Pungopang dan Harvest Moo. Kini, Putra berkonsentrasi dalam holding company yang mulai dibibit pada tahun 2011, Global Pacific International. Putra juga pendiri dari Richvolution Community, sebuah komunitas yang menggerakan anak muda untuk bebas finansial.

Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Masa Kecil[sunting | sunting sumber]

Berasal dari kota kecil di Kalimatan Barat, Singkawang, Putra dibesarkan dari keluarga yang biasa-biasa saja. Ayah dari Putra adalah seorang pekerja di sebuah bengkel kecil di kota yang kecil pula. Di sekolah, Putra juga bukanlah anak yang menonjol. Saat pengambilan rapor tahunan sekolahnya, orang tua Putra selalu dipanggil karena Putra mendapatkan ranking yang rendah, yaitu 37 dari 38. Namun, kesuksesan Putra berawal di usianya yang menginjak remaja.[1]

Awal kesuksesan[sunting | sunting sumber]

Putra mengawali usahanya di usia 14 tahun. Putra berkenalan dengan supplier CD Suara Walet di kota asalnya dan mulai berjualan secara online. Dari penjualannya, Putra berhasil meraup ratusan juta rupiah. Tidak seperti anak muda pada umumnya, Putra tidak menghabiskan keuntungannya untuk bersenang-senang, tetapi Putra memilih untuk mengikuti kelas-kelas yang ditawarkan oleh Tung Desem Waringin. Putra menghabiskan puluhan juta untuk mengikuti kelas-kelas yang ditawarkan Tung Desem Waringin. Usai pembelajarannya, Putra memulai usaha-usaha baru dengan kerabat-kerabatnya di Jakarta dan kota asalnya, Singkawang. Usaha yang dibangunnya berbagai macam, mulai dari bidang pakaian, kuliner, interior, garmen, hingga proyek properti di Bali, proyek perumahan di Bintaro, dan proyek apartemen di Bandung. Dalam kurun waktu dua tahun, banyak dari usaha yang dibangunnya tersebut mengalami kegagalan, Putra bahkan pernah ditipu oleh investasi bodong sebanyak dua kali. Namun, Putra tidak putus asa, ia terus belajar dan berkembang dari kesalahannya.[1]

Karier[sunting | sunting sumber]

Investor pasar saham[sunting | sunting sumber]

Di balik berbagai kegagalan, salah satu usaha yang berhasil dijalankannya adalah value investing, yakni investasi di Pasar Saham. Putra, sebagai pengelola dana independen, mengelola dana kerabat-kerabat dan teman-teman keluarganya, portfolio yang dikelolanya bertumbuh hingga 400%. Selama empat tahun menjalani usaha ini, Putra menghasilkan milyaran rupiah. Dari keberhasilannya, Putra membeli empat apartemen serta mobil, semua dicapainya di usia 18 tahun. Putra juga menginvestasikan penghasilannya untuk dirinya sendiri, yaitu melalui pendidikan. Putra menuntut ilmu di Universitas Pelita Harapan Business School, dalam jurusan Management, dengan harapan untuk dapat memperluas, memperdalam, dan mengaplikasikan ilmunya.[1]

Bisnis Food & Beverages[sunting | sunting sumber]

Di samping kecintaannya terhadap investasi, Putra memiliki hobi kuliner dan sangat mengapresiasi keahlian memasak. Karena itu, pada Juni 2014, Putra mendirikan Pungopang, sebuah restoran es krim dan dessert Korea yang berada di bilangan Pantai Indah Kapuk. Pungopang sendiri telah dinobatkan oleh Tokopedia sebagai 7 Cafe dengan Ice Cream Terunik di PIK yang Wajib Dicoba.[2]. Pada tahun yang sama, putra mendirikan Harvest Moo, sebuah restoran dengan menu andalan berupa susu, yang berdiri di area Serpong.[1]

Motivator[sunting | sunting sumber]

Dengan kesuksesan yang dicapai Putra di usia muda, Putra seringkali diundang untuk menjadi motivational speaker di berbagai seminar, talkshow, serta segmen radio. Pengalam pertamanya sebagai pembicara ialah diundangnya oleh Pas FM pada segmen Bincang Bisnis sebagai wiraswasta muda inspirasional. Putra juga diundang untuk menjadi pembicara di acara Alumni-Preneurs oleh Universitas Pelita Harapan selagi masih berstatus mahasiswa aktif. Putra juga pernah diundang oleh Kwik Kian Gie School of Business sebagai pembicara seminar, serta JNE Tomang sebagai motivational speaker. Seluruhnya dicapai Putra karena kesuksesannya sebagai wiraswasta dan investor.[1]

Global Pacific International[sunting | sunting sumber]

Pada awal tahun 2015, Putra bersama dengan lima rekannya bergabung dalam satu holding company terdiversifikasi yang memiliki business interest di berbagai sektor ekonomi, yakni Global Pacific International. GPI sebagai holding company mengelola aset berbagai sektor industri, termasuk pasar modal, real estate, makanan dan minuman, serta general trading.[1][3]

Penulis[sunting | sunting sumber]

Putra kini dalam proses penulisan buku tentang investasi yang akan diterbitkan pada Juni 2016 mendatang.[1]

Organisasi[sunting | sunting sumber]

Richvolution Community[sunting | sunting sumber]

Putra adalah founder dari Richvolution Community yang bermula dinamakannya Komunitas Investor Muda Indonesia (KIMI), di mana misinya adalah untuk mengubah pola pikir anak muda agar dapat berpikir "bagaimana menciptakan lapangan kerja" bukan "dimana mereka akan bekerja saat sudah lulus kuliah nanti".[4][1]

Dalam komunitas tersebut Putra berbagi ilmu menganai Bisnis dan Investasi.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]