Ampas kopi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ampas kopi yang tersisa setelah penyeduhan.

Ampas kopi adalah limbah akhir dari proses penyeduhan kopi. Pada akhir abad ke-19, ampas kopi pernah digunakan untuk memalsukan kopi murni.[1]

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Ampas kopi memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • pupuk kompos, sebab ampas kopi masih memiliki gizi yang baik untuk tanah[2][3]
  • patokan untuk meramal dalam ilmu teseografi
  • pengharum ruangan/anti-bau[2]
  • menghasilkan biogas dan bermanfaat untuk menangani air limbah[4]
    Ampas kopi disimpan dalam kardus
  • Cethe atau menjadi tinta untuk melukis
  • Diubah menjadi minyak kopi dan dimanfaatkan untuk produk perawatan.[5]


Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

Cacing menggeliat di antara ampas kopi
  1. ^ Pendergrast, Mark "Uncommon grounds : the history of coffee and how it transformed our world" 2010 Basic Books. ISBN 978-0-465-02404-9
  2. ^ a b "Don't Throw Out Your Leftover Coffee Grounds!". Huffington Post. 4 August 2014. Diakses tanggal 25 December 2014. 
  3. ^ Ballesteros, Lina F.; Teixeira, José A.; Mussatto, Solange I. (December 2014). "Chemical, Functional, and Structural Properties of Spent Coffee Grounds and Coffee Silverskin". Food and Bioprocess Technology. 7 (12): 3493–3503. Diakses tanggal 13 June 2019. 
  4. ^ Chalker-Scott, Ph.D, Linda (2009). "Coffee grounds— will they perk up plants?" (PDF). Master Gardener. Puyallup Research and Extension Center, Washington State University. Diakses tanggal 25 December 2014. 
  5. ^ Gordi.id. "Rebrew Buktikan Ampas Kopi Bisa Jadi Bisnis". Gordi.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-31.