Lompat ke isi

Alfabet bahasa Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Alfabet bahasa Indonesia modern adalah alfabet yang digunakan secara luas dalam bahasa Indonesia hingga saat ini. Alfabet bahasa Indonesia terdiri dari 26 huruf alfabet Latin dasar ISO tanpa diakritik apa pun. Alfabet bahasa Indonesia juga mengenal beberapa dwihuruf, yang terbagi dalam konsonan ganda (ng, ny, kh, dan sy), monoftong (eu), dan diftong (ai, au, ei, dan oi), untuk menuliskan bunyi lafal yang ada dalam bahasa Indonesia tetapi tidak tersedia dalam alfabet Latin dasar. Namun semua dwihuruf tersebut tidak dianggap sebagai huruf terpisah dalam bahasa Indonesia.

Alfabet bahasa Indonesia pada saat ini menggunakan sistem ortografi Ejaan yang Disempurnakan (EYD) edisi kelima, yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) No. 0424/I/BS.00.01/2022.[1] Alfabet bahasa Indonesia dapat ditulis dalam berbagai macam gaya penulisan, termasuk gaya huruf lepas dan huruf tegak bersambung yang umum dikenal di Indonesia.

Huruf kapital ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
Huruf kecil abcdefghijklmnopqrstuvwxyz
Fonem IPA a b t͡ʃ d e, ə f g h i d͡ʒ k l m n o p k r s t u f w ks j z

Sistem alfabet

[sunting | sunting sumber]

Bahasa Indonesia menggunakan sistem alfabet yang diadopsi dari alfabet bahasa Belanda dengan beberapa perubahan fonem sepanjang dan setelah kolonialisme Belanda. Ortografi bahasa Indonesia merupakan ortografi fonemik, yakni setiap grafem (terutama huruf) melambangkan persis satu fonem (bunyi huruf), meskipun tidak sepenuhnya demikian karena adanya alofon dan pengecualian huruf e. Bahasa Indonesia jauh lebih stabil secara fonemis daripada dialek-dialek bahasa Melayu lain, termasuk bahasa Malaysia sebagai basantara di Malaysia.[2]

Alfabet bahasa Indonesia terdiri dari 26 huruf, yaitu 5 huruf vokal (a, e, i, o, dan u) dan 21 huruf konsonan (b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z)

Huruf[3]Nama[4] Bunyi
(IPA)[5]
Contoh Keterangan
KapitalKecilKamusIPADepanTengahBelakang
Aaa/a//a/apipadilusa
Bbbe/be//b/bahasasebutadabBila berada di akhir kata, kadang dilafalkan sebagai [p].
Ccce/t͡ʃe//t͡ʃ/cakapkacaKarena pengaruh bahasa Belanda dan Inggris, kadang dilafalkan sebagai [s], meskipun itu tidak benar dalam kaidah bahasa Indonesia. Contohnya kata AC ([ase]).
Ddde/de//d/duaadaabadBila berada di akhir kata, kadang dilafalkan sebagai [t].
Eee/e//e/enakpetaksoreUntuk membedakan pengucapan, huruf e yang berlafal [ə] diberikan tanda diakritik (ê). Huruf tersebut biasanya hanya digunakan dalam kamus dan hampir tidak pernah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Bunyi /e/ kadang dilafalkan sebagai [ɛ], yang dianggap sebagai alofon.

/ə/emaskenatipe
Ffef/ef//f/fakirkafanmaafSebagian penutur melafalkannya sebagai [p].
Ggge/ge//ɡ/gunatigamugBila berada di akhir kata, kadang dilafalkan sebagai [k].
Hhha/ha//h/harisahamtuah
Iii/i//i/itusimpanmurniKadang dilafalkan sebagai [ɪ], yang dianggap sebagai alofon.
Jjje/d͡ʒe//d͡ʒ/jalanmanjamikraj
Kkka/ka//k/kamipaksapolitikHuruf k yang berada di akhir suku kata kadang dilafalkan sebagai bunyi hamzah ([ʔ]), yang dianggap sebagai alofon.
Llel/el//l/lekasalasakal
Mmem/em//m/makakamidiam
Nnen/en//n/namatanahdaun
Ooo/o//o/olehkotaradio Kadang dilafalkan sebagai [ɔ] atau [ʊ], yang dianggap sebagai alofon.
Pppe/pe//p/pasangapasiap
Qqkiu/kiu//k/qariahiqraBenuaqUmumnya dilafalkan sebagai /k/, namun dapat dilafalkan sebagai [q] pada kata-kata serapan dari bahasa Arab.

Huruf q jarang digunakan di Indonesia, karena umumnya diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi huruf k. Huruf ini tetap diserap demikian bila kata yang mengandungnya khusus digunakan untuk nama diri dan keperluan bidang tertentu.

Rrer/er//r/raihbaraputar
Sses/es//s/sampaiaslitangkas
Ttte/te//t/talimatarapat
Uuu/u//u/ulangbumiibuKadang dilafalkan sebagai [ʊ], yang dianggap sebagai alofon.
Vvve/fe//f/variasilavamolotovPenutur asli biasanya melafalkan huruf v sebagai /f/, tetapi beberapa penutur melafalkannya sebagai /v/ karena pengaruh bahasa Inggris. Sebagian penutur juga melafalkannya sebagai [p].
Wwwe/we//w/wanitahawatakraw
Xxeks/eks//ks/marxismeMaxHuruf x jarang digunakan di Indonesia. Huruf x dari kata bahasa asing umumnya diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi gabungan huruf ks. Huruf ini tetap diserap demikian bila kata yang mengandungnya khusus digunakan untuk nama diri dan keperluan bidang tertentu, atau bila hurufnya terletak di awal kata.

Huruf x yang terletak di awal kata diucapkan sebagai /s/.

/s/ (depan) xenon
Yyye/je//j/yakinpayungalay
Zzzet/zet//z/zenilazimjuzSebagian penutur melafalkannya sebagai [s] atau [d͡ʒ], sesuai kebiasaan setempat dan letak huruf dalam kata.

Selain itu, terdapat pula beberapa dwihuruf yang tidak dianggap sebagai alfabet yang terpisah.

DwihurufLafal IPAContohKeterangan
DepanTengahBelakang
Konsonan ganda
kh/x/khususakhirtarikhUmum dilafalkan sebagai [c], [h], atau [ch], tergantung kebiasaan setempat dan letak dalam kata. Lafal /x/ lebih sering diucapkan oleh para ulama dan pakar bahasa Arab.
ng/ŋ/ngaraibangunsenang
ny/ɲ/nyatabanyak
sy/ʃ/syaratmusyawaraharasyKadang dilafalkan sebagai /sj/ oleh sebagian penutur, tergantung pada bahasa daerah setempat.
Monoftong
eu/ɘ/eurihseudatisadeuHanya muncul pada kata-kata serapan dari bahasa Sunda.
Diftong
ai/ai̯/aikidokailanpandaiDapat dilafalkan sebagai [aɪ̯] atau [ay̯] bila disebutkan secara cepat, serta [e], [ɛ], atau [eʔ] dalam percakapan sehari-hari menurut kebiasaan setempat, kata tersebut, dan letak huruf dalam kata.
au/au̯/audittaufikharimauDapat dilafalkan sebagai [aʊ̯] atau [aw] bila disebutkan secara cepat, serta [o] dalam percakapan sehari-hari.
ei/ei̯/eigendomgeisersurveiDapat dilafalkan sebagai [eɪ̯] atau [ey̯] bila disebutkan secara cepat.
oi/oi̯/oikumeneboikotkoboiDapat dilafalkan sebagai [oɪ̯] atau [oy̯] bila disebutkan secara cepat.

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan". Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia No. 0424/I/BS.00.01/2022.
  2. "PUEBI.pdf" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-01-25. Diakses tanggal 2020-01-11.
  3. "Huruf Abjad - EYD V". ejaan.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 2023-02-17.
  4. "Indonesian Phonetic Transcription–Formula–Examples". MasteringBahasa.com.
  5. Soderberg, Craig D.; Olson, Kenneth S. "Illustration of the IPA" (PDF). SIL International. International Phonetic Association.