Alemdar Mustafa Pasha
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Bayraktar Mustafa Pasha | |
|---|---|
بایراکتار مصطفی پاشا | |
| Masa jabatan Juli 1808 – 15 November 1808 | |
| Penguasa monarki | Mahmud II |
Pendahulu Çelebi Mustafa Pasha Pengganti Kadı Abdurrahman Pasha | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1755 Rusçuk, Kesultanan Utsmaniyah (kini Ruse, Bulgaria) |
| Meninggal | 15 November 1808 (umur 57–58) Istanbul, Kesultanan Utsmaniyah |
| Kebangsaan | Utsmaniyah |
| Profesi | Panglima militer |
Alemdar Mustafa Pasha (juga dikenal sebagai Bayraktar Mustafa Pasha; 1755 – 15 November 1808) adalah seorang panglima militer, wazir agung, sekaligus penguasa de facto Kesultanan Utsmaniyah pada tahun 1808.
Ia lahir dari keluarga seorang janissari, kemungkinan di Rusçuk (kini Ruse, Bulgaria), meskipun terdapat beragam keterangan mengenai tempat kelahirannya. Ia memperoleh julukan bayraktar atau alemdar, yang keduanya berarti "pembawa panji", kemungkinan merujuk pada pangkat militernya di dalam korps janissari pada masa Perang Rusia–Turki (1768–1774). Setelah perang berakhir, ia meninggalkan korps tersebut dan kemudian menjadi seorang tokoh berpengaruh sekaligus panglima militer di Rumelia.
Ia menjadi pendukung kuat atas reformasi Sultan Selim III, serta menjadi titik kumpul bagi para penentang rezim baru setelah Selim digulingkan pada tahun 1807. Pada Juli 1808, ia merebut kekuasaan melalui kudeta militer, menggantikan Mustafa IV dengan Mahmud II sekaligus menjabat sebagai wazir agung.
Segera setelah kudeta, ia membentuk pemerintahan diktator dengan Sultan sebagai pemimpin simbolis. Ia berusaha menghidupkan kembali program reformasi Selim, kemungkinan untuk mengejar ketertinggalan teknologi dari Eropa, memodernisasi tentara Utsmaniyah, dan mencegah penghinaan lebih lanjut akibat kekalahan dalam perang di Balkan. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, ia tewas dalam pemberontakan yang dilakukan oleh para janissari.[1]
Alemdar Mustafa Pasha kerap dianggap sebagai salah satu tokoh perintis yang menyadari perlunya pembentukan angkatan bersenjata modern. Ia berperan penting dalam pendirian misi militer Prancis pada tahun 1796.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Muṣṭafa Pas̲h̲a, Bayraḳdār, doi:10.1163/1573-3912_islam_sim_5612, diakses tanggal 2025-09-28



