Aktivisme budaya
Aktivisme budaya adalah istilah yang merujuk pada berbagai praktik dan kegiatan kreatif yang bertujuan untuk menantang pandangan dominan serta membangun imajinasi sosial-politik dan spasial alternatif. Aktivisme ini sering kali mengeksplorasi hubungan antara seni, politik, partisipasi, dan audiens.[1]
Aktivisme budaya melibatkan penggunaan dan penciptaan produk budaya seperti seni rupa, sastra, musik, dan film sebagai sarana untuk mendorong perubahan sosial. Pendekatan ini bersifat non-kekerasan dan memanfaatkan ekspresi kreatif untuk menyampaikan pesan atau melakukan protes.[2]
Beberapa bentuk umum dari aktivisme budaya mencakup penguncian budaya, mural, seni rajut jalanan, dan urbanisme taktis. Pendekatan-pendekatan ini digunakan untuk menarik perhatian publik, memicu dialog, dan mengubah persepsi sosial melalui media yang tidak konvensional.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Lee, Sarah. "Cultural Activism: A Path to Social Justice". www.numberanalytics.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-12.
- ↑ Buser, Michael; Arthurs, Jane. ""Cultural Activism and the Community"" (PDF).